Banjir Kepung Padang, Sejumlah Perumahan Terendam

PADANG (RangkiangNagari) - Hujan deras melanda Padang mengakibatkan banjir di beberapa lokasi (Kuranji, Nanggalo, Padang Selatan, Bungus, Pauh), Senin (3/8).

Tim BPBD dan Perangkat Daerah terkait seperti Damkar dan Satpol PP, melakukan evakuasi warga. BPBD menurunkan perahu karet untuk membantu evakuasi warga.
Early Warning System Banjir milik Pemko Padang di Kecamatan Pauh terdampak banjir bandang.
Walikota Padang, Fadly Amran memerintahkan semua jajaran Perangkat Daerah Pemko Padang dalam keadaan siaga. Bantuan pertama berupa makanan, selimut, disiapkan bagi warga yang dievakuasi.
“Tim BPBD dan perangkat daerah terkait lainnya sudah turun melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu. Termasuk melakukan evakuasi kepada warga”kata Walikota Padang, Fadly Amran.
Disebutkannya, semua perangkat daerah disiagakan untuk melakukan tindakan penanganan bencana, termasuk kesiapan penyaluran bantuan logistik. Lalu, para camat diperintahkan untuk melakukan pemantauan dan mengambil tindakan pertama penanganan bencana di wilayah masing-masing.
Lebih jauh disebutkan, Dinas Perhubungan juga sudah menyebar petugas ke jalan-jalan, untuk mengurai kemacetan bersama petugas Lalu Lintas Polresta Padang.

Dijelaskan, di Kecamatan Kuranji, sejumlah lokasi yang terdampak banjir antara lain kawasan Lapau Munggu, Guo, Kampung Tanjung, Korong Gadang, serta beberapa titik rawan lainnya di Kelurahan Kuranji. Pemerintah kecamatan bersama BPBD terus melakukan penanganan dan membantu proses evakuasi warga yang terdampak.
Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.

Sementara itu, banjir juga merendam sejumlah kawasan di Kecamatan Nanggalo. Wilayah yang mengalami dampak cukup parah meliputi Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kelurahan Lapai, dan Kelurahan Gurun Laweh.
Camat Nanggalo, David Ferdinand, mengatakan pihak kecamatan bersama pemerintah kelurahan dan BPBD terus melakukan evakuasi serta berkoordinasi untuk membantu warga yang masih terjebak di lokasi terdampak. Selain melakukan evakuasi, pemerintah kecamatan dan kelurahan juga tengah mendata wilayah-wilayah lain yang terdampak banjir. Namun, proses pendataan belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena sejumlah lokasi masih sulit diakses akibat tingginya genangan air.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti informasi resmi dari instansi terkait, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, serta segera menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan evakuasi maupun penanganan darurat.


Labels: , ,
[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.