Latest Post

Solok Selatan (Rangkiangnagri)Polres Solok Selatan mengungkap rangkaian kasus yang saling berkaitan, yakni dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang berujung pada pengancaman menggunakan senjata tajam terhadap keluarga korban.

Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Ademi, SH, SIK memaparkan perkembangan kedua kasus tersebut dalam kegiatan siaran pers di Mapolres Solok Selatan, Kamis (13/8/2026). Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Yogie BSTr.K., SIK dan Kanit Resum Ipda Akmal, S.Tr.K., SIK

Kasus pertama berkaitan dengan dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi pada tahun 2025. Dalam perkara tersebut, seorang pemuda berinisial MS, 19, diduga melakukan persetubuhan terhadap WAN, 14.

Perkara tersebut kemudian berkembang setelah keluarga korban melaporkan dugaan tindak pidana tersebut kepada pihak kepolisian. MS hingga kini masih dalam pencarian polisi.

AKBP Andreanaldo mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menemukan keberadaan MS. Polisi bahkan melakukan pencarian ke sejumlah wilayah di Sumatera Barat.

“Kami telah berusaha secara maksimal dalam mencari keberadaan pelaku, seperti mencari ke Kabupaten Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya, serta Kiliran Jao,” kata Andreanaldo kepada wartawan.

Menurutnya, upaya pencarian terhadap MS tidak mudah. Pasalnya, tiba-tiba pelaku disebut tidak menggunakan telepon seluler dan sering berpindah-pindah tempat.

"Kendalanya, pelaku tidak menggunakan HP dan selalu berpindah-pindah. Namun, kami telah memiliki petunjuk dan akan kami kembangkan," ujarnya.

Andreanaldo menegaskan, polisi akan terus berupaya menangkap MS. Ia memastikan proses hukum terhadap perkara tersebut tetap berjalan sesuai tujuan.

“Dengan harapan kita bersama MS segera terwujud karena hukum harus kita tegakkan, keadilan kita kawal, proses harus tetap objektif,” tegasnya.

*Orang Tua Terduga Pelaku Dilaporkan.*

Sementara itu, perkara kedua berkaitan dengan dugaan pengancaman menggunakan senjata tajam dan pengerusakan yang dilakukan oleh SP, yang diketahui merupakan orang tua MS.

Pengancaman tersebut diduga dilakukan karena SP merasa sakit hati setelah anaknya, MS, dilaporkan kepada pihak kepolisian oleh keluarga korban.

“Untuk kasus pengancaman yang dilakukan oleh SP, yang juga merupakan orang tua dari MS, saat ini akan kami proses sesuai undang-undang yang berlaku,” kata Andreanaldo.

Dalam kejadian tersebut, SP diduga melakukan pengancaman terhadap pelapor dengan menggunakan senjata tajam. Selain itu, polisi juga menangani dugaan pengerusakan yang terjadi dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Atas dugaan kepemilikan atau penggunaan senjata tajam tersebut, penyidik ​​akan menerapkan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun.

Polres Solok Selatan memastikan kedua perkara tersebut akan diselesaikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang saling berkaitan dengan hal tersebut. 

Solsel (Rangkiannagari) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XX/ Tuanku Imam Bonjol (TIB), digelar             kegiatan penanaman 1.500 rumpun bambu dan pohon      produktif di kawasan Bukit Silasih Baloen , Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Kabupate n Solok Selatan, Rabu (12/8 ).                

Kegiatan penghijauan tersebut menjadi momentum untuk     Memperkuat kepedulian bersama terhadap kelestarian    lingkungan ,  sekaligus mendorong keterlibatan berbagai   elemen masyarakat dalam menjaga kawasan yang rawan      terhadap bencana alam .  

 

Dalam Berbagai Pangdam XX/TIB yang diwakili Kodim 0309/ Solok , Letkol Inf. Sugeng Riyadi menyampaikan          mohon maaf karena Pangdam XX/TIB tidak dapat hadir       secara langsung dalam kegiatan tersebut karena sedang      menjalankan keperluan lain di Jakarta.  

“Kami  menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena Pangdam tidak bisa hadir . Namun , kami merasa bangga dan terharu melihat antusiasme Forkopimda                 Solok Selatan, ninik mamak dan dubalang serta semuanya       elemen masyarakat dalam kegiatan ini , ujar Letkol Inf.Sugeng Riyadi di lokasi penghijauan Bukit Silasih Baloen .               

 

Menurutnya ,  kegiatan penghijauan tersebut diharapkan   memberikan manfaat nyata bagi masyarakat , khususnya     dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah     Terjadi kerusakan alam .  

 

Semoga penghijauan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat      dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” tambahnya .      

 

Sementara itu , Bupati Solok Selatan yang diwakili Staf Ahli , Ir. H. Novirman , mengatakan kegiatan penghijauan sangat            Penting dilakukan melihat kondisi geografis Solok Selatan yang memiliki sejumlah kawasan rawan bencana .           

Terlebih lagi di wilayah Kecamatan KPGD sejumlah kawasan      cukup rentan terhadap bencana seperti erosi , longsor dan       banjir .

Melihat situasi Kabupaten Solok Selatan, memang perlu      sekali dilakukan penghijauan . Untuk itu , diperlukan     kolaborasi dari semua pihak ,” katanya .    

 

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, lanjut Novirman , memberikan apresiasi atas kegiatan yang diprakarsai jajaran TNI tersebut dan berharap sinergi dalam menjaga lingkungan.                   dapat terus berlanjut .  

“Kami  dari Pemkab Solok Selatan mengucapkan terima kasih dan      siap bersinergi secara berkelanjutan . Selamat Hari Jadi ke-1 Kodam XX/TIB,” ujarnya .          

 

Novirman juga berharap tanaman yang ditanam tidak       hanya menjadi kegiatan seremonial , namun benar-benar     dirawat dan dijaga hingga tumbuh besar sehingga      memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat .     

Pemda Solok Selatan menginginkan daerah ini menjadi      semakin asri dan lestari . Terima kasih kepada Dandim yang telah memprakarsai kegiatan ini ,” tutupnya .             

Sementara itu , Daulat Yang Dipertuan Rajo Adat Alam       Surambi  Sungai  Pagu ,  Tuanku Rajo Bagindo Pucuk Pimpinan    Kampai  Nan 24, yang  berisi Tuanku Mudo Veandra   Baloen ,  menyampaikan penghargaan kepada Kodam XX/TIB dan     seluruh elemen yang telah mendukung terlaksananya kegiatan      penghijauan tersebut . 

 

Tuanku Mudo mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama      menjaga dan menghijaukan lingkungan , tidak hanya di kawasan Bukit Silasih Baloen , tetapi juga di seluruh wilayah               Kabupaten Solok Selatan,” ujar Tuanku Mudo Veandra      

 

“Kami  mengapresiasi Kodam XX/TIB dan seluruh elemen     atas terselenggaranya kegiatan ini dengan sukses . Mari kita       bersama-sama dan saling bahu-membahu untuk melakukan     penghijauan .

 

Tuanku juga menyampaikan terima kasih kepada Kodam XX/TIB, Kodim 0309/ Solok , Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Polres , Polsek , Kejaksaan Negeri , camat , wali nagari , Tuanku Rajo Nan Barampek , ninik mamak dan dubalang , serta pihak seluruh yang telah mendukung kegiatan tersebut .                                  

 

Ucapan terima kasih khusus juga disampaikan kepada panitia , termasuk Kolonel Onri Naldi , Kolonel Ramin dan Kolonel               Gusman ,  atas dukungan dalam menyukseskan kegiatan    penghijauan tersebut . 

 

Semoga kegiatan ini terus berlanjut di depannya . Mari kita        saling merangkul dan bersama-sama menjaga serta     menghijaukan lingkungan ,” tutupnya .  

Kegiatan penanaman 1.500 rumpun bambu dan pohon      produktif tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam      Memperkuat upaya konservasi lingkungan , mengurangi    potensi bencana , sekaligus menciptakan kawasan yang hijau , asri , lestari dan produktif bagi masyarakat Solok Selatan.              (DT)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.