Latest Post

JAKARTA (RangkiangNagari) - Pembalap TrackHouse MotoGP Team Raul Fernandez tampil tidak terbendung untuk memenangkan balapan MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Northamptonshire, Inggris, Minggu.

Start dari posisi kedua, pembalap asal Spanyol itu langsung mengambil alih posisi terdepan dari Marco Bezzecchi di tikungan pertama.

Sementara, Jorge Martin yang memulai balapan dari pole position harus kehilangan posisi setelah perangkat pada motornya tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Fernandez memanfaatkan situasi tersebut untuk membuka jarak. Memasuki lap ketiga, Fernandez bahkan mencatat rekor lap tercepat dalam balapan dan berhasil membangun keunggulan sekitar dua detik atas para pesaingnya.
Di belakangnya, persaingan berlangsung ketat. Bezzecchi sempat berada di posisi kedua, sedangkan Martin berusaha kembali mengejar. Marc Marquez juga tampil agresif setelah naik ke posisi ketiga pada awal balapan.
Sejumlah insiden pun terjadi di tengah balapan. Enea Bastianini mengalami kecelakaan di tikungan ke-17 pada lap keenam, disusul Iker Lecuona yang terjatuh di tikungan ke-12 dan Cal Crutchlow yang mengalami insiden di tikungan keenam pada lap ketujuh.

Francesco Bagnaia juga harus mengakhiri balapan lebih awal setelah terjatuh di tikungan ketujuh pada lap kedelapan. Insiden tersebut terjadi di tikungan yang sama dengan tempat ia mengalami kecelakaan pada MotoGP Inggris musim sebelumnya.

Memasuki lap kesembilan, Martin berhasil melewati rekan setimnya, Bezzecchi, untuk merebut posisi kedua. Pada saat yang sama, Alex Marquez mulai mendekati persaingan podium setelah naik ke posisi ketiga.
Namun, Alex Marquez kemudian melakukan kesalahan yang membuatnya kehilangan dua posisi. Bezzecchi kembali ke posisi ketiga, sedangkan Pedro Acosta naik ke posisi keempat.

Nasib kurang beruntung juga dialami Ai Ogura. Pembalap TrackHouse tersebut yang sempat berada di posisi kelima harus terjatuh di tikungan ke-16 pada lap kesembilan sehingga gagal melanjutkan balapan.
Sementara itu, Fernandez semakin nyaman di posisi terdepan. Memasuki lima lap terakhir, ia memiliki keunggulan lebih dari empat detik atas Martin yang berada di posisi kedua.
Pada lap ke-18, terjadi persaingan antara Fabio Di Giannantonio dan Marc Marquez. Di Giannantonio berhasil melewati juara dunia tersebut dan kemudian mencoba mengejar Pedro Acosta untuk memperebutkan posisi kelima.
Memasuki lap terakhir, Fernandez tetap berada jauh di depan. Ia akhirnya melintasi garis finis dengan keunggulan sekitar 2,5 detik atas Jorge Martin yang finis di posisi kedua. Sedangkan, Marco Bezzecchi melengkapi podium di posisi ketiga.


JAKARTA (RangkiangNagari) - Arsenal ditundukkan Borussia Dortmund 2-3 dalam laga pramusim bertajuk Emirates Cup di Stadion Emirates, London, Minggu (9/8).

The Gunners sempat tertinggal tiga gol sebelum mampu memperkecil jarak melalui Ethan Nwaneri dan Viktor Gyokeres.

Arsenal, yang berstatus juara Liga Inggris 2025/26, menurunkan sejumlah pemain andalan sejak awal. Martin Odegaard dipercaya mengawal lini tengah, sedangkan Viktor Gyokeres menjadi ujung tombak.

Di kubu Dortmund, Jobe Bellingham dan Felix Nmecha mengisi lini tengah dengan Fabio Silva sebagai penyerang.
Dortmund langsung mengejutkan tuan rumah pada menit ke-7. Samuele Inacio membawa Die Borussen unggul setelah memanfaatkan peluang di lini pertahanan Arsenal.
Dortmund kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-29. Konstantinos Karetsas mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa tim asuhan Niko Kovac unggul 2-0 hingga turun minum.

Arsenal mencoba bangkit setelah jeda. Ethan Nwaneri memperkecil ketertinggalan pada menit ke-54 setelah memanfaatkan umpan Christos Tzolis.

Namun, Dortmund kembali menjauh empat menit kemudian. Bek tengah Joane Gadou mencetak gol pada menit ke-58 setelah memanfaatkan situasi dari sepak pojok, sehingga skor berubah menjadi 3-1.
Arsenal kembali mendapatkan momentum setelah memperoleh hadiah penalti pada menit ke-69 menyusul pelanggaran terhadap Christos Tzolis. Viktor Gyokeres yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi 2-3.

Mikel Arteta kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mengejar gol penyama kedudukan. Gabriel Martinelli dan Gabriel Jesus masuk pada menit ke-78 untuk menggantikan Gyokeres dan Tzolis.
Arsenal terus menekan pertahanan Dortmund pada sisa pertandingan. Namun, usaha The Gunners tidak membuahkan gol tambahan hingga laga berakhir. Dortmund pun mengamankan kemenangan 3-2.

Meski kalah dalam waktu normal, Arsenal berhasil memenangkan adu penalti yang digelar setelah pertandingan sebagai bagian dari rangkaian Emirates Cup.
Kiper Arsenal, Illan Meslier, menjadi penentu setelah menggagalkan penalti keempat Dortmund yang dieksekusi pemain berusia 17 tahun asal Amerika Serikat, Mathis Albert. Arsenal akhirnya memenangi adu penalti dengan skor 5-4.
Setelah pertandingan ini, Arsenal masih memiliki satu laga pramusim melawan Como 1907 pada Kamis (13/8). Setelah itu, The Gunners akan menghadapi Manchester City dalam Community Shield pada Minggu (16/8).


LUBUK BASUNG (RangkiangNagari) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Tahun 2026 menggelar pagelaran seni tari tradisional dengan tema " Mengetik Sanubari Lewat Nada Tradisi di Nagari Matua Mudiak, Kabupaten Agam, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini mewadahi penampilan seni dengan menampilkan empat tarian kreasi dari masyarakat setempat, yakni Tari Sumbang 12 yang dibawakan Anak SDN 07 Nagari Matua Mudiak,Tari Alu jo Lasuang Dibawakan oleh Anak SDN 13 Nagari Matua Mudiak,dan Tari Manyilang Tabu dari SDN 24 Nagari Matua Mudiak.Kemudian acara juga dimeriahkan oleh penampilan Hoyak Tambua dari sanggar Tuah Sakato yang merupakan komunitas seni yang ada di Jorong Padang Galanggang,Nagari Matua Mudiak.Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dari program kerja mahasiswa untuk melestarikan kesenian lokal.

Acara yang berlangsung di Kantor Wali Nagari Matua Mudiak ini menarik antusiasme warga, mulai dari anak-anak hingga tokoh masyarakat setempat. Penampilan dibawakan langsung oleh mahasiswa KKN yang sebelumnya berlatih bersama sanggar seni dan pemuda nagari selama beberapa pekan.

Ketua kelompok KKN UNP di Nagari Matua Mudiak,Radhik Novandi, mengatakan kegiatan ini digagas sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjaga warisan budaya yang mulai jarang ditampilkan generasi muda.

"Kami ingin generasi muda di nagari ini kembali mengenal dan bangga dengan tarian tradisional mereka sendiri. Empat tarian yang kami tampilkan punya nilai sejarah dan filosofi yang perlu terus dijaga," ujarnya.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah Tari Alu jo Lasuang, tarian yang menggambarkan aktivitas menumbuk padi menggunakan alu dan lesung, sebagai simbol kehidupan agraris masyarakat Minangkabau. Selain itu, Tari Tambua Tansa yang diiringi alat musik pukul khas turut menambah semarak suasana acara.
Wali Nagari Matua Mudiak,Akmal Hamid,S.Sos, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UNP tersebut. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut meski masa KKN telah berakhir,"Apalagi di Nagari Matua Mudiak ini Kami sangat kekurangan Penggagas-penggagas dari kalangan yang muda untuk merawat serta mencintai tradisi ini agak tidak lapuk dimakan usia,"Ujarnya.

Tidak hanya itu beliau juga menuturkan"Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Semoga ke depan generasi muda di nagari kami semakin peduli untuk melestarikan tari-tari tradisional yang menjadi identitas budaya kita," katanya.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Camat,Kecamatan Matur.Beliau juga mengapresiasi Kegiatan yang diwadahi oleh Mahasiswa KKN-T UNP ini.Semoga kegiatan yang ini masih terus berlanjut dan bisa memotivasi kalangan anak muda untuk bisa cinta dengan budaya asli mereka yang ada di Nagari Matua Mudiak ini.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara mahasiswa KKN, perangkat nagari, Peserta festival seni,dan Masyarakat yang hadir. Rangkaian program KKN UNP di Nagari Matua Mudiak sendiri masih akan berlanjut hingga beberapa pekan ke depan dengan sejumlah kegiatan lain di bidang Kesehatan dan lingkungan.


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.