Latest Post

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH menerima bantuan dari Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Solok di Kantor BPBD Kab. Solok Selasa(17/03).

Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah akibat bencana alam terutama menjelang lebaran Idul Fitri. 

Bantuan dari Presiden tersebut diantarkan langsung oleh Direktur Pendapatan Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Dr. Drs Teguh Narutomo, MM kepada Pemerintah Kabupaten Solok untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selain untuk bantuan masyarakat yang terdampak bencana, hal tersebut juga ditujukan untuk membantu keluarga yang membutuhkan menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang lebaran.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Solok menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Presiden Republik Indonesia atas perhatian dan kepeduliannya terhadap masyarakat Kabupaten Solok.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Solok. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi masyarakat kita yang terdampak bencana, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujar Bupati. 

Bupati juga menegaskan bahwa bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan data yang telah dikumpulkan oleh pemerintah daerah bersama pihak terkait.

Pemerintah Kabupaten Solok juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam upaya penanganan pascabencana serta pemulihan kondisi masyarakat yang terdampak.

Dengan adanya bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memberikan kebahagiaan bagi keluarga yang membutuhkan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.

Dalam kesempatan itu Bupati Solok didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, Kalaksa BPBD dan Sekretaris BPBD Kab. Solok.(Lz)

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Solok menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan sosial ini dilaksanakan pada Senin pagi (16/03) dengan empat titik penyerahan bantuan di wilayah Kabupaten Solok, bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Solok. 

Ketua GOW Kabupaten Solok, Ny. Lian Octavia Candra, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bentuk kepedulian organisasi perempuan terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang hari raya. Paket sembako disiapkan untuk disalurkan kepada warga kurang mampu di beberapa lokasi. 

Penyaluran bantuan diawali dari perwakilan resmi Wakil Bupati di Kayu Aro pada pukul 09.00 WIB, kemudian dilanjutkan ke sejumlah titik. Lokasi pertama adalah SDIT MQ Cupak, disusul SDIT Saadiyah Selayo. Rombongan kemudian menyampaikan bantuan di Mushalla Nurul Ikhsan Lurah Nan Tigo dan terakhir di Mushalla Raudhatul Jannah Sawah Kandang. 

Dalam keterangannya, Ny. Lian Octavia Candra mengatakan bahwa momentum Ramadhan dan menjelang Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial. Menurutnya, kehadiran organisasi perempuan tidak hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. 

“Ramadhan mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap sesama. Bantuan ini mungkin tidak besar, tapi kami berharap dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan menjelang Idul Fitri. Kebahagiaan Ramadhan seharusnya bisa dirasakan bersama,” ujarnya. 

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa nilai gotong royong dan solidaritas sosial merupakan kekuatan utama masyarakat. “Kami percaya, ketika tangan-tangan kebaikan saling terhubung, maka tidak ada yang benar-benar merasa sendirian menghadapi kesulitan. Semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan kepedulian dan keberkahan di tengah masyarakat Kabupaten Solok,” ungkap Lian. 

Melalui kegiatan berbagi tersebut, GOW Kabupaten Solok berharap dapat terus mendorong partisipasi berbagai organisasi perempuan dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan Baznas Kabupaten Solok juga diharapkan semakin memperkuat upaya penyaluran bantuan secara tepat sasaran.(Lz)

JAKARTA (RangkiangNagari) - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan penerbangan internasional tidak ditutup meski terdapat dinamika di kawasan Timur Tengah guna menjaga konektivitas dan kelancaran mobilitas penumpang global.

"Ini mungkin di luar dari Operasi Ketupat atau pengaturan lalu lintas. Tadi ada berita berkaitan dengan penutupan, pemerintah diinformasikan bahwa akan melakukan penutupan penerbangan internasional. Dapat kami sampaikan bahwa berita tersebut tidak benar," kata Menhub dalam pernyataan diterima di Jakarta, Rabu.

Dia menekankan hal itu di sela kunjungan kerja meninjau situasi angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi di Pelabuhan Merak dan Ciwandan, Banten, Selasa (17/3) malam, bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho.

"Media yang bersangkutan (juga) telah melakukan klarifikasi dan mencabut berita tersebut," ucap Menhub.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia memastikan operasional penerbangan internasional tetap beroperasi di tengah dinamika situasi di kawasan Timur Tengah.
"Menanggapi pemberitaan yang beredar di masyarakat terkait dihentikannya seluruh penerbangan internasional karena terdampak dinamika situasi di kawasan Timur Tengah, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan bahwa berita tersebut tidak benar," kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa dalam keterangan di Jakarta, Selasa (17/3) malam.

Dia menyampaikan pihaknya terus memantau secara intensif perkembangan operasional penerbangan internasional yang terdampak dinamika situasi di kawasan Timur Tengah, serta memastikan penanganan penumpang berjalan dengan baik, aman, dan terkoordinasi.

Lukman menyebutkan hingga tanggal 17 Maret 2026 pukul 10.30 WIB, terdapat dua pesawat yang masih berstatus stranded atau tertahan di Indonesia, masing-masing satu unit di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan satu unit di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, yang keduanya dioperasikan oleh Qatar Airways.
Seiring dengan mulai dibukanya kembali wilayah udara Uni Emirat Arab, kata Lukman, sejumlah maskapai telah mengoperasikan penerbangan secara terbatas. Emirates telah melaksanakan penerbangan terbatas dari dan menuju Jakarta dan Denpasar.

Namun demikian, operasional sempat terdampak oleh gangguan pada fasilitas fuel farm di Bandar Udara Dubai pada 16 Maret 2026 yang menyebabkan keterlambatan dan penyesuaian jadwal penerbangan.
"Penanganan penumpang terdampak terus dilakukan, termasuk melalui pengangkutan penumpang stranded secara bertahap," jelas Lukman.

Lebih lanjut dia mengatakan maskapai Etihad Airways juga telah mengoperasikan penerbangan terbatas dan merencanakan peningkatan frekuensi penerbangan sebagai bagian dari langkah kontinjensi, khususnya untuk rute Jakarta dan Denpasar menuju Abu Dhabi.
Sementara itu, Qatar Airways telah melaksanakan penerbangan repatriasi sejak 8 Maret 2026 dan secara bertahap membuka kembali layanan penerbangan terbatas dari Jakarta.
Penanganan penumpang terdampak, termasuk jemaah umrah, telah dilakukan melalui mekanisme pengembalian dana, penjadwalan ulang, maupun pengalihan ke maskapai lain. Ia juga mengatakan per tanggal 16 Maret 2026, tidak terdapat lagi penumpang stranded di Jeddah yang ditangani oleh Qatar Airways.

 

#Rn

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.