Latest Post

Solsel (RangkiangNagari) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melakukan monitoring pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 di sejumlah kecamatan, Rabu (7/10).
Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. H. Syamsurizaldi, OPD dan Camat turun langsung memantau proses pemungutan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Monitoring diawali di Kecamatan Pauh Duo. Wabup bersama rombongan mendatangi TPS 02 dan TPS 03 yang berlokasi di SD Negeri 02 Pekan Selasa. Kehadiran rombongan pemerintah daerah tersebut untuk memastikan pelaksanaan Pilwana berjalan sesuai tahapan, aman, tertib dan kondusif.
Setibanya di lokasi, Yulian Efi melihat langsung proses pencoblosan yang tengah berlangsung.
Ia juga berinteraksi dengan petugas pemungutan suara serta masyarakat yang datang menggunakan hak pilihnya.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Pilwana di sini berjalan aman, tertib dan lancar. Terima kasih kepada seluruh panitia, petugas keamanan dan masyarakat yang telah bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif,” ujar Yulian Efi.
Ia berharap kondisi aman dan tertib tersebut dapat terus dipertahankan hingga seluruh tahapan Pilwana Serentak 2026 selesai, termasuk proses penghitungan suara dan penetapan hasil.
“Siapapun nantinya yang terpilih, itulah pilihan masyarakat. Yang terpenting bagaimana prosesnya berjalan dengan baik dan setelah pemilihan kita kembali bersatu untuk membangun nagari,” ungkapnya.
Sesuai agenda monitoring, Wabup Yulian Efi bersama rombongan dijadwalkan mengunjungi tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pauh Duo, Kecamatan Sungai Pagu dan Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD).
Usai melakukan monitoring di Kecamatan Pauh Duo, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Sungai Pagu.
Di daerah tersebut, Wabup memantau pelaksanaan pemungutan suara di TPS 11 yang berlokasi di SDN Rawang, Jorong Rawang, Nagari Pasir Talang.
Pemkab Solok Selatan juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia P2WN, petugas TPS, aparat keamanan, pemerintah kecamatan dan nagari serta seluruh masyarakat yang telah ikut menyukseskan Pilwana Serentak 2026.
Monitoring kemudian dijadwalkan berlanjut ke Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) untuk melihat secara langsung pelaksanaan pemungutan suara di wilayah tersebut.
Melalui monitoring lapangan ini, Pemkab Solok Selatan memastikan pelaksanaan Pilwana Serentak 2026 dapat berjalan aman, demokratis, transparan dan lancar, serta menghasilkan wali nagari yang benar-benar menjadi pilihan masyarakat


Solsel (RangkiangNagari) – Pengelolaan aset daerah yang tertib, transparan, dan akuntabel menjadi perhatian serius pemerintah dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih efektif. Hal ini menjadi salah satu fokus pembahasan dalam kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke Provinsi Sumatera Barat, Selasa (6/10).

Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi, didampingi Sekretaris Daerah dan Kepala BPKAD Kabupaten Solok Selatan, menghadiri pertemuan yang berlangsung di Auditorium Gubernuran, Padang, tersebut.

Kunjungan kerja ini membahas pengawasan terhadap berbagai persoalan aset pemerintah daerah atau Barang Milik Daerah (BMD), termasuk pengelolaan aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Sumatera Barat.

Dalam pertemuan itu, Ketua Komisi II DPR RI menekankan pentingnya pembenahan tata kelola aset melalui pendataan yang tertib, akurat, dan terintegrasi. Seluruh aset daerah harus tercatat dengan baik agar pemanfaatannya lebih optimal serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Penerapan Satu Data Nasional turut menjadi perhatian untuk mendorong integrasi informasi aset antarlembaga. Dengan data yang valid dan terkoordinasi, pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus meminimalkan persoalan dalam pengelolaan aset.

Selain aset pemerintah, pembahasan juga menyoroti keberlangsungan dan penguatan BUMD, termasuk Bank Nagari, PDAM, serta badan usaha daerah lainnya. Pada sektor perbankan, perhatian diarahkan pada pengelolaan rekening payroll ASN, fasilitas pembiayaan bagi ASN dan PPPK, hingga potensi perpindahan rekening penggajian ke bank lain.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, menyampaikan dukungan terhadap penguatan bank daerah agar mampu tumbuh secara mandiri, sehat, dan berkelanjutan. Penguatan tersebut perlu disertai tata kelola yang baik, pengelolaan risiko yang terukur, serta penerapan prinsip kehati-hatian.

Bagi Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, pembahasan ini menjadi bagian penting dalam mendorong pengelolaan aset daerah yang semakin profesional. Aset yang tercatat dengan baik dan dikelola secara tepat tidak hanya memperkuat akuntabilitas pemerintahan, tetapi juga berpotensi meningkatkan nilai ekonomi daerah.

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan BUMD semakin kuat. Dengan pengawasan serta tata kelola yang semakin baik, aset daerah diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat


Solsel (RangkiangNagari) – Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Solok Selatan, Hj. Bet Yulian Efi, menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 di TPS 10 SDN 09 Pulakek, Rabu (7/10).

Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Solok Selatan tersebut menjadi wujud nyata partisipasi dalam pesta demokrasi tingkat nagari sekaligus mengajak masyarakat untuk berperan aktif menentukan pemimpin terbaik bagi masa depan nagari.

Usai menyalurkan hak pilih, Yulian Efi mengimbau seluruh masyarakat yang memiliki hak suara agar datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan menggunakan hak pilih dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, Pilwana bukan sekadar proses memilih wali nagari, tetapi juga momentum memperkuat persatuan, menjaga keharmonisan, serta membangun masa depan nagari secara bersama-sama.


“Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, jangan sampai perbedaan tersebut memecah belah persaudaraan. Mari kita jaga kebersamaan dan sukseskan Pilwana dengan aman, damai, serta badunsanak,” demikian pesan yang disampaikan kepada masyarakat
Ia berharap, pelaksanaan Pilwana Serentak 2026 dapat berjalan lancar, tertib, jujur, dan demokratis, serta melahirkan wali nagari yang amanah, mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat, dan membawa kemajuan bagi nagari.

Semangat Pilwana Badunsanak diharapkan tidak hanya terwujud selama proses pemungutan suara, tetapi juga terus terjaga setelah hasil pemilihan ditetapkan. Siapa pun yang terpilih nantinya merupakan pemimpin bersama yang harus didukung demi terwujudnya Solok Selatan yang semakin maju dan sejahtera



Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.