Latest Post

Padang(RangkiangNagari)-Festival Spensa ke-6 tahun 2026 di SMP Negeri 1 Padang berlangsung meriah dan penuh inspirasi. Kegiatan yang digelar pada Selasa, 31 Maret 2026 ini dibuka dengan penampilan tari Pasambahan Hoyak Basamo yang memukau para tamu undangan dan peserta. Gerak yang harmonis dan penuh makna dari para pelajar menjadi simbol semangat generasi muda dalam melestarikan budaya sekaligus menunjukkan potensi terbaik mereka.

Ajang tahunan ini diikuti oleh pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Padang. Tidak sekadar menjadi panggung kompetisi, Festival Spensa hadir sebagai ruang ekspresi dan wadah kreativitas bagi siswa untuk mengasah bakat di bidang seni, budaya, hingga akademik.

Festival secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Padang, Indriyedi Bakri. Dalam sambutannya, ia menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota Padang terhadap kegiatan yang digagas SMP Negeri 1 Padang. Menurutnya, Festival Spensa sejalan dengan program unggulan daerah seperti Padang Juara dan Padang Berlomba yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan serta prestasi siswa.

“Melalui kegiatan ini, kita bisa melihat secara nyata perkembangan proses pembelajaran di sekolah. Ini bukan hanya perlombaan, tetapi cerminan hasil pendidikan yang sesungguhnya,” ujarnya.

Indriyedi juga menambahkan bahwa program Padang Juara akan terus dilanjutkan hingga 2027, seiring dengan komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh siswa, termasuk yang kurang mampu, tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Ketua panitia, Erwan Effendi, mengungkapkan bahwa semangat berbagi juga menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tahun ini. Melalui program Spensa Peduli, berhasil dihimpun dana sebesar Rp66,5 juta yang disalurkan kepada 300 siswa kurang mampu, serta guru dan staf sekolah. Dana tersebut berasal dari kontribusi sukarela orang tua, alumni, dan sponsor.

“Ini bukti bahwa kebersamaan dan kepedulian masih menjadi kekuatan utama dalam dunia pendidikan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, berbagai program unggulan turut memeriahkan festival, seperti layanan servis gratis dari Honda, serta Spensa Smart Competition (SSC) yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade. SSC menjadi ajang bergengsi bagi siswa SD dan SMP untuk mengasah kemampuan di berbagai bidang, mulai dari Matematika, IPA, IPS hingga seni tari.

Festival Spensa ke-6 sendiri melibatkan seluruh siswa melalui partisipasi tiap kelas yang mengusung tema berbeda, serta kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal. Hal ini tidak hanya memperkaya pengalaman siswa, tetapi juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.

Kepala SMP Negeri 1 Padang, Elfrida Jusi, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan HUT ke-76 sekolah. Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, kreatif, dan percaya diri.

“Melalui kompetisi dan kolaborasi seperti ini, kita ingin membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan semangat juang dan sportivitas tinggi,” tuturnya.

Festival Spensa ke-6 bukan sekadar perayaan, melainkan cerminan semangat pendidikan yang hidup—tentang kolaborasi, kreativitas, kepedulian, dan harapan akan lahirnya generasi unggul masa depan.(Ayu)

Payakumbuh (Rangkiangnagari) - Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melalui Sekretaris Daerah Rida Ananda menyampaikan Nota Penjelasan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh, Selasa (31/03/2026).

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Kota Payakumbuh yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan nota pengantar LKPj Wali Kota Payakumbuh Tahun 2025 pada hari ini,” kata Rida Ananda.

Ia menegaskan, menyampaikan LKPj merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya Pasal 67, yang mewajibkan kepala daerah menyampaikan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah, laporan keterangan pertanggungjawaban, serta ringkasan laporan kepada DPRD.

Rida menjelaskan, secara substansial LKPj Tahun 2025 memuat kebijakan pemerintah daerah, pengelolaan keuangan daerah, pelaksanaan urusan wajib dan pilihan, serta tindak lanjut atas rekomendasi DPRD tahun sebelumnya.

Dalam aspek keuangan, Pemko Payakumbuh mencatat realisasi pendapatan daerah tahun 2025 melebihi target. Dari target sebesar Rp762,79 miliar, realisasi pendapatan mencapai Rp782,43 miliar atau 102,57 persen.

“Pendapatan tersebut bersumber dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, serta pendapatan daerah lain-lain yang sah,” ujarnya.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp765,45 miliar dari target Rp851,009 miliar atau sebesar 89,95 persen.

Belanja tersebut mencakup belanja operasi seperti belanja pegawai, barang dan jasa, hibah, dan bantuan sosial, serta belanja modal yang meliputi pembangunan infrastruktur dan pengadaan aset.

Di sisi pembiayaan, Pemko Payakumbuh mencatat realisasi sebesar Rp88,21 miliar atau 100 persen dari target, yang berasal dari sisa perhitungan anggaran tahun sebelumnya (SiLPA).

Lebih lanjut, Rida memaparkan pelaksanaan program berdasarkan urusan pemerintahan. Untuk urusan wajib, Pemko Payakumbuh melaksanakan 24 bidang dengan alokasi anggaran Rp472,54 miliar dan realisasi Rp425,62 miliar atau 90,07 persen.

Urusan tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan, ketentraman dan pribadi umum, sosial, hingga bidang strategi lainnya seperti lingkungan hidup, perhubungan, komunikasi dan informatika, koperasi dan UKM, serta kebudayaan.

Sementara untuk urusan pilihan, yang meliputi sektor kelautan dan perikanan, pariwisata, pertanian, perdagangan, dan perindustrian, Pemko Payakumbuh mengalokasikan anggaran sebesar Rp32,63 miliar dengan realisasi Rp28,75 miliar atau 88,1 persen.

Sedangkan fungsi pengawasan pemerintahan, seperti perencanaan, keuangan, dan kepegawaian, mencatat alokasi belanja sebesar Rp134,53 miliar dengan realisasi Rp116,43 miliar atau 86,54 persen.

Rida menambahkan, seluruh capaian tersebut akan menjadi bahan evaluasi bersama DPRD guna meningkatkan kinerja pemerintah daerah ke depan.

“Informasi selengkapnya kami sajikan dalam dokumen LKPj Tahun 2025 untuk dibahas bersama sesuai tata tertib DPRD, sehingga menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi perbaikan kinerja di masa mendatang,” tutupnya. (Rn)

Payakumbuh (Rangkiangnagari) - Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menegaskan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Payakumbuh untuk kembali meningkatkan disiplin dan kinerja pasca libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel bersama yang diikuti Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh ASN Pemko Payakumbuh di Halaman Balai Kota, Selasa (31/03/2026).

Dalam perayaannya, Zulmaeta terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh ASN.

“Semoga momentum Idul Fitri ini menjadikan kita pribadi yang lebih baik, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas sebagai ASN,” ujarnya.

Zulmaeta juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah berkontribusi menjaga kondisi kota selama masa libur, sehingga tetap aman dan kondusif.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjadikan berbagai masukan dari masyarakat, termasuk perantau, sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

“Berbagai masukan tersebut harus menjadi bahan evaluasi dan introspeksi bagi kita. Perkuat hal-hal positif dan manfaat yang masih perlu diperbaiki,” tegasnya.

Selain itu, Zulmaeta juga menyinggung dinamika global yang berdampak pada kondisi nasional, khususnya terkait energi. 

Ia mengajak ASN untuk lebih bijak dan efisien dalam penggunaan energi, baik di lingkungan kerja maupun rumah tangga.

Di akhir perayaannya, Zulmaeta mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga kekompakan, disiplin, serta meningkatkan semangat kerja pasca Idul Fitri.

“Mari kita jaga kekompakan sebagai satu organisasi, pertahankan disiplin, dan dengan bekerja dengan baik. Saling memaafkan dan mempererat silaturahmi pasca Idul Fitri ini,” tutupnya. (Rn)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.