Latest Post

Solsel (Rangkiangnagari) - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) resmi digelar pada Selasa (10/02).  

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Solok Selatan H. Khairunas bersama Wakil Bupati H. Yulian Efi dan dihadiri anggota DPRD sebagai bagian dari upaya menjemput aspirasi masyarakat dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.


Musrenbang ini menjadi bagian penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Solok Selatan Tahun 2027, yang merupakan penjabaran tahun kedua dari pelaksanaan RPJMD Kabupaten Solok Selatan 2025–2029, sebagaimana ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2025.

 

RPJMD tersebut mengusung visi “Terwujudnya Solok Selatan Makin Maju dan Sejahtera” yang dijalankan melalui lima misi pembangunan daerah. Fokus utamanya adalah memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah.


Dalam sambutannya, Bupati Khairunas menyampaikan bahwa periode 2025–2026 merupakan masa yang penuh tantangan, terutama dengan adanya kebijakan efisiensi dan rasionalisasi anggaran. Namun, kondisi tersebut diharapkan tidak melemahkan semangat pembangunan, melainkan menjadi motivasi untuk menghadirkan perbaikan yang lebih baik pada tahun 2027.

 

Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, Bupati menegaskan bahwa capaian makro pembangunan daerah pada tahun 2025 terus menunjukkan tren perbaikan. Hal ini tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah melalui program dan kebijakan pembangunan, dukungan masyarakat, serta peran dunia usaha.

Ia juga menyoroti sinergi dengan Anggota DPR-RI Zigo Rolanda dan DPRD Sumatera Barat yang berhasil menghadirkan alokasi anggaran sebesar Rp264 miliar atau setara 34 persen dari total APBD Kabupaten Solok Selatan Tahun 2026. Anggaran tersebut diwujudkan melalui sejumlah paket kegiatan strategis. (DT)

Solsel (Rangkiangnagari) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus mendorong percepatan pembangunan wilayah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sangir Balai Janggo yang digelar pada Kamis, (13/2)

 

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Musrenbang tersebut dibuka langsung oleh Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, didampingi Wakil Bupati H. Yulian Efi serta dihadiri Ketua DPRD Solok Selatan Martius bersama jajaran perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya sinkronisasi hasil Musrenbang dengan visi dan misi pemerintah daerah serta penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang selaras dengan kebijakan nasional.

 

Bupati berharap dari forum ini lahir usulan program dan kegiatan yang benar-benar prioritas, mendesak, memiliki daya ungkit tinggi, serta berdampak luas terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Sangir Balai Janggo dan Solok Selatan secara umum. Hal ini sejalan dengan tujuan besar daerah, yakni mewujudkan Solok Selatan yang “Makin Maju dan Sejahtera”.

Dalam kesempatan tersebut, Khairunas juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat terwujudnya Kecamatan Sangir Balai Janggo sebagai Gerbang Selatan Solok Selatan. Upaya ini ditopang melalui pembangunan strategis, salah satunya proyek jalan tembus Solok Selatan–Dharmasraya pada ruas Sungai Sungkai–Sungai Rumbai dengan nilai anggaran sekitar Rp68 miliar yang dilaksanakan secara multiyears pada 2025–2026.

Selain itu, peningkatan sejumlah ruas jalan kabupaten juga menjadi perhatian, di antaranya Jalan Sungai Sungkai–Mercu dan Jalan Simpang Talunan–Simpang TIS. Pembangunan tersebut turut didukung dengan penguatan sarana dan prasarana ekonomi serta sosial kemasyarakatan guna mendorong pertumbuhan wilayah. (DT)

Solsel (Rangkiangnagari) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menilai pembangunan daerah hingga pelayanan masyarakat bisa berjalan jika seluruh elemen pemerintahan bekerja sama dan solid satu sama lain.

 

Hal ini disampaikan Bupati Solok Selatan H. Khairunas dalam Apel Gabungan ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Bertempat di Halaman Kantor Bupati, Senin (9/2).

Pekerjaan pemerintahan dan pelayanan harus fokus karena pekerjaan itu saling berkaitan antar-OPD," kata Khairunas pagi ini.

 

Khairunas melanjutkan, hal yang sama juga ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas 2026 di hadapan seluruh Kepala Daerah se-Indonesia.

 

Presiden menyampaikan bahwa seluruh pihak harus berkolabirasi untuk melakukan pembangunan nasional dan mewujudkan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. Baik antara pemerintah daerah dengan penegak hukum, TNI, serta lembaga dan institusi lainnya. 

 

"Disampaikan Presiden kolaborasi harus dilakukan antar-kementerian, kepala dawrah, dan gubernur seluruh Indonesia. Program-program seperti MBG, Koperasi Merah Putih tidak bisa berjalan kalau tidak dijalankan bersama," imbuhnya.

Terakhir, Bupati menyampaikan berbagai program pemerintah kabupaten pun sudah sejalan dengan program pemerintah pusat. Untuk itu sudah menjadi tugas dari jajaran pemerintahan untuk bahu membahu menjalankan seluruh program tersebut. (DT)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.