Latest Post


Kota Solok (Rangkiangnagari)Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solok periode 2026-2030 resmi dilantik dan dikukuhkan pada Rabu (22/4/2026) bertempat di Kubung Tigo Baleh.

Acara ini menjadi momentum penting bagi dunia olahraga daerah untuk mempersiapkan diri menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat yang akan digelar Oktober 2026 mendatang.

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang demokratis, dan telah mendapatkan pengesahan resmi melalui Surat Keputusan KONI Provinsi Sumatera Barat Nomor 66 Tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KONI Kota Solok yang baru, Rudi Horizon, menyatakan siap penuh.

Kota Solok dipercaya tuan menjadi rumah untuk 5 cabang olahraga sekaligus mengirimkan kontingen pada sekitar 42 cabang yang dipertandingkan.

"Kita memiliki modal kuat dengan prestasi yang sudah ditorehkan. Baru saja di kejuaraan renang se-Sumbar di Payakumbuh kita raih 17 emas, dan di Hapkido tingkat Asia Tenggara di Surabaya kita pulang dengan 1 emas, 2 perak, dan 3 perunggu," ujarnya penuh semangat.

Rudi juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Wali Kota Solok dan DPRD yang selama ini sangat mendukung.

Ditegaskannya, kepengurusan baru hadir bukan untuk popularitas semata, melainkan bekerja keras mencetak prestasi dan solusi bagi kemajuan daerah.

“Kami berkomitmen mendukung penuh program KONI Provinsi. Ini tanggung jawab kita bersama agar nama Kota Solok bisa berbicara di tingkat nasional,” tegasnya.(Lz)

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, melantik Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Solok Nan Indah untuk masa jabatan 2026–2031 di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Arosuka, Kamis (23/04). Dalam pelantikan tersebut, Febri Fauzan kembali dipercaya memimpin perusahaan daerah air minum itu.

Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Asisten II Jefrizal, Asisten III Evanasri, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat se-Kabupaten Solok, serta sejumlah undangan lainnya.

Febri Fauza diketahui sebelumnya juga menjabat sebagai Kepala PDAM Kabupaten Solok. Penunjukan kembali ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan pemerintah daerah terhadap kesinambungan tata kelola dan peningkatan layanan air minum bagi masyarakat.

Dalam berbagai hal, Medison menegaskan bahwa momentum pelantikan harus menjadi titik tolak evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap kinerja perusahaan daerah tersebut.

“Momentum hari ini kita jadikan sebagai kesempatan untuk memperbaiki, menyalakan, dan terus membangun komitmen bersama seluruh jajaran PDAM guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Medison.

Ia menekankan, meningkatkan layanan air minum sejalan dengan visi dan misi Bupati Solok, yakni mewujudkan pemerintahan yang melayani menuju masyarakat yang madani dan sejahtera.

Menurut Medison, pelayanan air minum merupakan bagian penting dari pelayanan publik karena mencakup kebutuhan dasar masyarakat. Namun tantangan yang dihadapi Kabupaten Solok masih cukup besar.

Saat ini, cakupan layanan air bersih di daerah tersebut disebut belum mencapai 60 persen, atau masih berada di kisaran 57 persen.

"Ini menjadi tantangan berat bagi kita. Di satu sisi, Kabupaten Solok memiliki potensi sumber air yang sangat besar di daerah pegunungan. Kita punya danau, sungai, dan sumber air yang melimpah. Potensi ini harus dikelola secara profesional, terencana, dan berkesinambungan," kata Medison.

Ia juga menyoroti permasalahan infrastruktur jaringan yang sudah menua. Sebagian besar jaringan pipa yang dikelola PDAM, menurut dia, telah berumur lebih dari 10 hingga 20 tahun, sehingga memerlukan pembaruan dan rehabilitasi secara bertahap.

“Jaringan yang dibangun rata-rata sudah tua. Dalam lima tahun terakhir juga belum ada penyertaan modal dari pemerintah daerah untuk PDAM, sehingga perbaikan signifikan belum dapat dilakukan,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah daerah, lanjut Medison, telah menyiapkan strategi guna memperluas cakupan layanan air bersih, termasuk melalui rencana penyertaan modal pada masa mendatang.

Ia menyebut Bupati Solok telah memberi sinyal adanya dukungan anggaran bagi PDAM, terutama untuk perbaikan jaringan dan peningkatan kapasitas layanan.

“Ke depan, pemerintah daerah akan mendukung perluasan cakupan air bersih melalui modal penyertaan, sejalan dengan peningkatan kinerja PDAM,” kata Medison.

Pelantikan arah ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Solok, sekaligus menjawab kebutuhan dasar warga di tengah potensi sumber daya air yang melimpah.(Lz)

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH. secara resmi menyalurkan bantuan pangan tahun 2026 yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, Rabu (22/04/2026), di Kantor Wali Nagari Cupak.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Dalam program ini, bantuan yang disalurkan merupakan hasil kerja sama antara Perum Bulog dan Dinas Pangan. Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Secara keseluruhan, bantuan ini diberikan kepada sebanyak 2.197 kepala keluarga (KK).

Peluncuran penyaluran bantuan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Solok, didampingi Pimpinan Perum Bulog Solok, Hendra Kurniawan. Turut hadir Kepala OPD terkait, Camat Gunung Talang, serta Wali Nagari Cupak.

Dalam sambutannya, Bupati Solok menyampaikan bahwa bantuan pangan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama di tengah berbagai tantangan ekonomi yang ada saat ini. Ia juga berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat penerima.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya kita bersama dalam menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Solok,” ujar Bupati.

Sementara itu, pihak Bulog menyatakan kesiapan dalam mendukung lancarnya distribusi bantuan agar tepat sasaran dan tepat waktu.

 Penyaluran bantuan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan instansi terkait.(Lz)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.