Latest Post

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari) - Pemerintah Kabupaten Solok mulai mempersiapkan langkah pemulihan pascabencana banjir bandang dengan memasuki masa transisi selama enam bulan ke depan, setelah berakhirnya masa tanggap darurat yang telah berlangsung selama 21 hari. Persiapan tersebut dibahas dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Forkopimda Kabupaten Solok dalam rangka penetapan status bencana, yang digelar pada Senin (12/10) di Posko Utama Bencana Arosuka, Lapangan Kantor Bupati Solok.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, didampingi Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.HI, serta menghadirkan unsur Forkopimda Kabupaten Solok, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, kepala OPD, kepala balai Kementerian Pekerjaan Umum, perwakilan BMKG Sumatera Barat, BUMN dan BUMD, serta peserta FGD lainnya.

Dalam arahannya, Bupati Solok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda serta pihak-pihak terkait yang telah membantu pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan bencana di Kabupaten Solok.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama membantu penanganan bencana ini. Memasuki masa transisi, persiapan ke depan menjadi sangat penting karena kita tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa masa transisi harus dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat langkah-langkah pemulihan. Ia meminta seluruh kepala OPD untuk meningkatkan komunikasi, saling mendukung, dan bekerja bersama agar proses pemulihan dapat berjalan secara terarah dan optimal.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya penyusunan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan program pemulihan. Seluruh kemajuan pekerjaan yang telah dan akan dilaksanakan harus dipersiapkan dengan baik, termasuk percepatan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Kita akhiri hari ini adalah masa tanggap darurat yang telah kita laksanakan selama 21 hari, dan kita akan masuk ke masa transisi selama enam bulan ke depan,” tegasnya.

Dalam FGD tersebut, turut dibahas informasi prakiraan cuaca dari Stasiun Meteorologi Kelas III Minangkabau. Berdasarkan pemaparan yang disampaikan, wilayah Sumatera Barat diprediksi mengalami puncak musim hujan pada November hingga Desember mendatang, dengan wilayah Solok diperkirakan memiliki curah hujan yang cenderung lebih tinggi.

Perwakilan BMKG juga menyampaikan bahwa informasi prakiraan cuaca akan terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi atmosfer. Untuk Kabupaten Solok, prakiraan cuaca pada hari ini menunjukkan potensi hujan sedang, sedangkan dalam lima hari ke depan diperkirakan terjadi hujan ringan.

Informasi tersebut menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam menyusun langkah antisipasi, mengingat tingginya curah hujan berpotensi mempengaruhi upaya pemulihan wilayah terdampak bencana.

Melalui FGD ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, instansi teknis, BMKG, BUMN, BUMD, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat, sehingga masa transisi menuju pemulihan dapat berjalan efektif.

Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi, memastikan bantuan bagi masyarakat terdampak segera terealisasi, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana susulan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok.

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari) - Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, menerima kunjungan mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) yang melakukan kegiatan mengajar di Sekolah Rakyat Kabupaten Solok, Senin (12/10), bertempat di Posko Utama Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Solok.

Kunjungan tersebut juga turut dihadiri Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, Khairul, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok, Desamlia, serta dosen pembimbing Unhan RI, Tri Panca, bersama para mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan pendidikan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati Solok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dosen pembimbing serta mahasiswa Unhan RI atas kontribusi dan kontribusi mereka dalam mendukung pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Solok.

Bupati menilai keterlibatan siswa dalam kegiatan mengajar merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus kontribusi nyata dalam membantu meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam memberikan pendampingan dan motivasi kepada anak-anak Sekolah Rakyat.

Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membangun generasi muda yang berkualitas, berkarakter, disiplin, serta memiliki semangat kebangsaan. Oleh karena itu, anak-anak perlu mendapatkan dukungan, pendampingan, dan motivasi agar semakin bersemangat dalam mempelajari ilmu dan mengembangkan potensi diri.

Bupati juga menekankan pentingnya membangun semangat dan kepercayaan diri anak-anak Sekolah Rakyat agar mereka berani bermimpi, memiliki cita-cita tinggi, serta menyadari bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Bupati berharap anak-anak Sekolah Rakyat dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

Kehadiran mahasiswa Unhan RI diharapkan tidak hanya membantu proses pembelajaran, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para siswa melalui nilai-nilai kedisiplinan, semangat belajar, cinta tanah air, dan pengabdian kepada bangsa.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam mendukung pembangunan, khususnya di bidang pendidikan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Solok.

Di tengah situasi pemulihan pascabencana yang sedang dihadapi Kabupaten Solok, perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak juga menjadi hal yang penting. Dukungan dari berbagai pihak yang diharapkan dapat memastikan anak-anak tetap memiliki semangat belajar dan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap terbangun semangat belajar yang semakin kuat di kalangan siswa Sekolah Rakyat, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang berkualitas dan turut mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Solsel (RangkiangNagari) - Setelah mengabdi selama tiga tahun empat bulan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Solok Selatan, Irvan R. Prayogo, S.H., M.H., resmi meninggalkan jabatan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) untuk melanjutkan tugas di Kejari Rengat, Provinsi Riau.
Pergantian jabatan tersebut ditandai dengan serah terima jabatan (sertijab) dan acara pengantar tugas pejabat di lingkungan Kejari Solok Selatan yang berlangsung di Aula Kejari Solok Selatan, Senin (12/10).
Jabatan Kasi Pidsus kini diemban K. Ario Utomo Hidayatullah T.A., S.H. Selain pergantian Kasi Pidsus, Kepala Subseksi Penyidikan, Randi Fauzan, S.H., juga mendapat penugasan di tempat yang baru.
Suasana haru dan keakraban mewarnai acara tersebut. Momen ini menjadi ajang perpisahan bagi pejabat yang meninggalkan Solok Selatan sekaligus penyambutan bagi pejabat yang akan melanjutkan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Kejari Solok Selatan.
Tiga Tahun Empat Bulan, Banyak Kenangan dan Pengalaman
Dalam sambutan perpisahannya, Irvan R. Prayogo menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada seluruh keluarga besar Kejari Solok Selatan atas dukungan, kerja sama, dan kebersamaan selama dirinya bertugas.


“Setiap pertemuan pasti ada perpisahannya. Dengan penuh rasa syukur, izinkan saya berpamitan untuk melanjutkan tugas di tempat yang baru. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga selama saya bertugas di Kejari Solok Selatan,” ujar Irvan.
Ia mengungkapkan, selama kurang lebih tiga tahun empat bulan bertugas di Solok Selatan, banyak pengalaman dan kenangan berharga yang diperolehnya. Tidak hanya dalam menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga dalam membangun hubungan baik dengan berbagai pihak.
Irvan secara khusus menyampaikan apresiasi kepada para senior, rekan kerja, serta insan pers yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya di Solok Selatan.
“Ungkapan terima kasih yang tak terhingga kepada keluarga besar Kejari Solok Selatan atas semua dukungan, kerja sama, dan kebersamaan selama ini, terutama kepada para senior serta rekan-rekan media,” katanya.
Menurut Irvan, perpindahan tugas bukanlah akhir dari hubungan yang telah terjalin. Sebaliknya, hal tersebut merupakan bagian dari perjalanan pengabdian dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab sebagai insan Adhyaksa.
“Hal ini bukan berarti selesai, tetapi hanya berpindah langkah untuk melanjutkan tugas selanjutnya. Tetap semangat untuk kita semua. Saya berharap silaturahmi ini tetap terjalin dan terjaga, meskipun kita nantinya berjauhan,” tuturnya.
Kasi Pidsus Baru Bangun Keakraban
Sementara itu, Kasi Pidsus yang baru, K. Ario Utomo Hidayatullah T.A., S.H., memperkenalkan diri dalam suasana santai dan penuh keakraban.
Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama berinteraksi terdapat candaan atau perkataan yang kurang berkenan.
“Mohon maaf kalau ada candaan saya yang kurang berkenan,” ungkapnya.
Suasana penuh keakraban tersebut menjadi awal bagi Ario untuk membangun komunikasi dan kerja sama dengan seluruh jajaran Kejari Solok Selatan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Kajari Tekankan Keberlanjutan Pengabdian


Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Solok Selatan, Dahnir, S.H., M.A., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kasi Pidsus yang baru. Ia juga memberikan apresiasi serta ucapan selamat melanjutkan pengabdian kepada pejabat yang mendapat penugasan di tempat baru.
“Selamat datang dan bertugas di Solok Selatan kepada Kasi Pidsus yang baru, serta selamat bertugas di tempat yang baru kepada Kasi Pidsus yang lama,” ujar Dahnir
Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran di lingkungan Kejaksaan. Melalui pergantian ini, pelaksanaan tugas dan fungsi Kejari Solok Selatan diharapkan terus berjalan secara profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Terlebih, bidang tindak pidana khusus memiliki peran penting dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum yang menjadi bagian dari tanggung jawab Kejaksaan.
Acara sertijab dan pengantar tugas tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menjaga soliditas internal, serta memperkuat hubungan kerja dengan para mitra dan insan pers.
Bagi Irvan R. Prayogo, kepindahan ke Kejari Rengat menandai babak baru dalam perjalanan pengabdiannya. Sementara bagi K. Ario Utomo Hidayatullah T.A., penugasan di Solok Selatan menjadi amanah baru yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab



Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.