Latest Post

Alang Lawas (Rangkiangnagari) - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau yang dikenal dengan MPLS merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh setiap sekolah pada tahun ajaran baru. 

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SDN 37 Alang Lawas pada tahun ajaran baru 2024/2025 dimulai pada Senin (15/7), dan diikuti oleh sebanyak 84 siswa kelas I.

Selama MPLS pihak sekolah mengenalkan program-program dan kegiatan yang ada di sekolah kepada peserta didik kelas I, mengenalkan aturan dan tata tertib yang ada di sekolah, sarana prasarana sekaligus perkenalan siswa baru dengan kepala sekolah, para guru, juga antara siswa.

"Alhamdulillah, sejak hari pertama masa pengenalan lingkungan sekolah hingga hari ini berjalan lancar. Siswa-siswi kelas I semangat dan gembira mengikuti serangkaian kegiatan di sekolah," ucap kepala sekolah Yulifatma, SPd.i saat berbincang dengan Rakyat Sumbar di ruang kerjanya, Kamis.

Kegiatan MPLS di SDN 37 Alang Lawas juga semakin meriah dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbolis menyambut kehadiran siswa-siswi kelas I di sekolah.

"Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi momen untuk saling menyemangati, menambah motivasi, dan menjadi bekal semua siswa untuk siap mengikuti pembelajaran dengan baik di tahun ajaran baru ini. Kita ucapkan selamat datang kepada siswa-siswi kelas I di SDN 37 Alang Lawas, teruslah semangat dalam belajar demi meraih prestasi," harap kepala sekolah. (Sil)

Pasaman (Rangkiangnagari) - Tingkatkan Kesejahteraan petani, Nagari Cubadak Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman berikan bibit jagung yang diserahkan langsung oleh Bupati Pasaman Sabar AS bertempat dihalaman kantor nagari setempat, senin, 22/07/2024.

Dalam keteranganya, Wali Nagari Cubadak Khairul Watan mengatakan, Bantuan bibit jagung ini merupakan program ketahanan pangan dari APB Nagari Cubadak sebesar 67,5 juta rupiah.

Dalam hal ini, ada 6 kelompok tani daerah ini yang mendapat bantuan bibit jagung pioner 32 dengan keseluruhan ada 100 kantong, terang Khairul.

Ahmad Azizan salah seorang tokoh masyarakat Duo koto pada kesempatan tersebut menyebutkan, Keinginan masyarakat Cubadak untuk bertani sangat tinggi, hal tersebut terlihat beberapa kelompok tani setempat secara serius memanfaatkan lahan lahan daratan yang tidak produktif menjadi lahan yang menghasilkan, dalam hal ini komoditas jagung menjadi andalan petani, mengingat sebagian wilayah agak sulit mendapatkan air.

Kami berharap, Pemerintah daerah terutama instansi terkait bisa mendampingi petani sekaligus penyediaan peralatan petani, diasmping itu perlu adanya alat pengering jagung dan graiser atau perontok, ini akan sangat mebantu petani, ucap azizan.

Sementara itu Wali nagari Cubadak dikesempatan yang sama menyebutkan.

Dalam arahanya Bupati Pasaman Sabar AS mengatakan,  Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pasaman sangat mengapresiasi atas dukungan dan inovasi yang diberikan nagari cubadak terhadap para petani didaerah ini.

Dengan adanya bantuan bibit terutama jagung ini, tentunya akan sangat membantu petani secara ekonomis, apa lagi sektor pertanian merupakan mata pencarian terbanyak di Pasaman, ungkap Sabar.

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan secara simbolis bibit jagung oleh Bupati Sabar AS dan kepala OPD terkait terhadap perwakilan kelompok tani.

Terkait dengan ekonomi Sektor pertanian merupakan penyumbang terbesar PDRB Kabupaten Pasaman, untuk itu pemerintah akan terus membina para petani melalui kelompok tani yang ada melalui penganggaran yang cukup besar dari APBD Pasaman, terang Sabar AS,  

Menyikapi harapan yang disampaikan oleh salah seorang tokoh masyarakat Cubadak, Sabar AS dengan tegas memerintahkan Kadis Pertanian untuk menindak lanjuti harapan tersebut,(Rn/Tio)

Pasaman (Rangkiangnagari) - Semenjak pemekaran Nagari tanjung betung yamg awalnya terdiri dari 9 kejorongan saat ini tinggal 3 kejorongan dan untuk pelaksanaan MTQ kali ini merupakan awal dilaksanakan, Hal ini dikatakan Pj. Wali Nagari Tannjung betung "Edison" saat acara pembukaan MTQ di halaman kantor wali nagari setempat, minggu 21 juli 2024.

Edison juga menjelaskan, Sebanyak 72 orang utusan dari 3 jorong ikut ambil bagian dalam musabaqah ini, dimana para peserta akan merebutkan piala dan uang pembinaan dan piala bergilir bagi juara umum.

Disamping itu, bagi peserta yang meraih prestasi terbaik akan dapat ikut seleksi di tingkat kecamatan, jelas Edison.

Bupati Pasaman Sabar AS, dalam arahanya pada kegiatan tersebut mengatakan, Merupakan sebuah kebanggan terhadap anak anak peserta yang tetap semangat kendati cuaca sangat panas untuk mengikuti pembukaan MTQ ini, hal ini menandakan keimanan dan cinta Al Qur'an sudah melekat pada peserta, termasuk masyarakat yang hadir untuk menyaksikan.

Kita yakin dengan adanya MTQ ini, salah satu Program prioritas yaitu Pasaman berimtaq, sudah seharusnya seluruh komponen masyarakat untuk turut menyukseskan program ini, harap Sabar.

Kepada Peserta, Sabar AS berharap, kiranya bisa bersungguh untuk mengikuti MTQ ini, tidak hanya mencari juara,  namun harus bisa untuk memahami isi yang terkandung dalam Al Qur'an tersebut, sekaligus mnerapkanya, ungkap Sabar.(Rn/Tio)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.