Latest Post

SOLSEL (Rangkiangnagari) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan meresmikan Masjid Nurut Taqwa Jorong ManggiuNagariLubuk Gadang UtaraKecSangirJumat (19/04). 

 

Peresmian ini dilakukan atas berubahnya status MushollaNurut Taqwa menjadi Masjid, berdasarkan izin nomor400/103/KESRA-2024 yang ditandatangani oleh Bupati SolokSelatan H. Khairuna Ini juga merupakan langkah pentingdalam pembangunan infrastruktur keagamaan di SolokSelatan.


Ketua DPRD, Zigo Rolandamengekspresikan harapannyabahwa pembangunan mesjid baru di Solok Selatan, ditambahdengan program rumah Tahfiz yang sudah berjalanakanmemberikan kontribusi dalam meningkatkan ketaqwaanmasyarakat.

"Pembangunan karakter butuh waktu. Begitu jugapembangunan iman dan taqwa. Dan pembangunan mesjidserta rumah Tahfiz diharapkan mampu berandil dalampercepatan pembangunan ke arah masyarakat yang religius di Solok Selatan," kata Zigo.


Sementara Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi dalamperesmian ini mengatakanpentingnya peran mesjid sebagaiindikator keimanan masyarakat.

Wabup Yulian juga berharap bahwa perubahan status Musholla menjadi Mesjid akan meningkatkan ketaqwaanmasyarakat.


Dalam kesempatan yang samaKepala Kantor KemenagSolok Selatan, Khasmir, MM menyampaikan bahwa di kecamatan Sangir kini terdapat 68 mesjid dan 72 mushollasementara Solok Selatan secara keseluruhan memiliki 222 mesjid dan 376 mushalla.

Acara peresmian juga dihadiri jajaran OPD Pemkab SolokSelatan, Forkompindatokoh agama, adatdan pemukamasyarakat dan lainnya dan ditutup dengan makan bersamasetelah sholat Jumat. (Rn/DT)

Limapuluh Kota (RangkiangNagari) - Pasca libur Idul Fitri 1445/2024, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota menggelar kegiatan apel bersama serta halal bihalal bagi seluruh jajaran pegawai lingkup Pemerintah daerah, pada Selasa, (17/4/2024) di Halaman Kantor Bupati Setempat.

Apel yang dipimpin Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo didampingi oleh Sekretaris Daerah Herman Azmar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eki Hari Purnama, Asisten Administrasi Umum A. Perama Putra serta dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah, ASN, PPPK dilingkup Pemkab Limapuluh Kota.

Dalam sambutannya, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengatakan bahwa pada momentum Idul Fitri yang bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Limapuluh Kota yang ke 183, diharapkan dapat menjadi motivasi serta pemacu semangat bagi ASN untuk meningkatkan dedikasi dan tanggung jawab sesuai dengan Panca Prasetya Korpri untuk membawa kemajuan dan kesejahteraan di daerah. "Atas nama pribadi dan Pemkab kami ucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin", ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menghimbau untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan segala persoalan. "Alhamdulillah pemilu tahun 2024 telah sukses kita lalui dengan tanpa adanya gangguan kantibmas yang berarti", terangnya.

Selanjutnya, Bupati Juga menyampaikan beberapa capaian visi-misi daerah, salah satunya fasilitas publik sebagai penunjang Ibu Kota Kabupaten (IKK) Sarilamak yang telah bisa dimanfaatkan secara bersama-sama. "InsyaAllah, kita juga sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan rumah sakit baru serta Islamic Center di kawasan IKK ini. Harapan kami, Sarilamak akan menjadi pusat pemerintahan, perdagangan dan ekonomi dapat terwujudkan," kata Bupati.

Usai pelaksanaan apel, segenap ASN dengan tertib langsung membuat antrian untuk bersalaman dengan pimpinan daerah serta para kepala OPD sembari mengulurkan tangan untuk bersalam-salaman permohonan maaf lahir dan batin dalam suasana hari raya.

 

#Rn

Limapuluh Kota (RangkiangNagari) - Ribuan masyarakat ikut menyaksikan penutupan Alek Bakajang Nagari Gunuang Malintang yang digelar di Sungai Batang Maek Jorong Boncah, Nagari Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, Rabu sore (17/4/2024). Alek Nagari Bakajang ditutup secara resmi oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah didampingi Bupati Limapuluh Kota, H. Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, Ketua DPRD Limapuluh Kota, Deni Asra, Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota, Syamsul Mikar, Forkopimda dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah se-Kabupaten Limapuluh Kota.

Disini Gubernur Mahyeldi mengapresiasi terlaksananya iven tahunan Alek Nagari Bakajang di Gunuang Malintang, menurutnya, banyak pesan yang dapat dipetik dari kegiatan positif yang digelar  setiap awal bulan syawal tersebut. "Iven ini sangat luar biasa, banyak sekali pesan-pesan penting yang dapat kita ambil dari kegiatan ini. Diantaranya, bagaimana penghormatan kepada niniak mamak dan penghulu." ujar Gubernur yang akrab disapa Buya itu. Dengan adanya iven Bakajang ini, secara langsung menghidupkan kembali nilai budaya, adat, tradisi dan nilai sosial ditengah-tengah masyarakat. Selain itu katanya, setiap kegiatan yang dilangsungkan selama gelaran Bakajang adalah sesuatu yang selalu ditekankan dalam agama Islam, yakni bersilaturahim antar sesama. "Ini sangat penting, hal-hal yang sudah mulai pudar ditengah-tengah masyarakat dapat kembali dihidupkan. Setiap pesan yang ada pada Iven ini harus diterapkan diseluruh nagari yang ada di Sumbar.  Dengan begitu kemenakan akan tahu dengan mamak dan penghulunya, karena ini adalah budaya dasar kita di Minangkabau dan ini tidak boleh hilang," katanya. Gubernur juga berharap, iven pariwisata tahunan yang selalu ramai disaksikan masyarakat ini dapat terus eksis, bahkan harus masuk kalender pariwisata Sumatera Barat.

Sementara itu, Bupati Lima Puluh Kota, Safarudin Dt. Bandaro Rajo dalam sambutannya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Gubernur Sumbar yang telah hadir langsung dalam penutupan Alek Nagari ini. ”Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang hadir langsung dalam kegiatan penutupan Alek Bakajang ini,” ujar Safaruddin. Menurut Bupati, pemerintah daerah selalu mendorong dan mendukung berbagai kegiatan yang digelar masyarakat, termasuk Alek Nagari Bakajang ini. Pihaknya akan terus mendorong, termasuk melakukan promosi, sehingga Bakajang bisa lebih dikenal oleh banyak wisatawan, tidak hanya wisatawan lokal tapi juga dari luar daerah. "Pemerintah daerah selalu mendorong dan mendukung berbagai kegiatan yang digelar masyarakat, termasuk Alek Bakajang. Pemerintah Daerah akan terus mendorong, termasuk melakukan promosi Alek Bakajang di perantauan maupun di luar negeri, sehingga Bakajang bisa lebih dikenal luas dan banyak wisatawan yang akan datang ke Kabupaten Lima Puluh Kota," sebutnya. Bupati juga menyebutkan bahwa pada tahun 2025 mendatang, melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), pemerintah daerah akan mengundang Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk hadir langsung menyaksikan Alek Nagari Bakajang Gunuang Malintang.

Disisi lain Wali Nagari Gunuang Malintang, Wido Putra menyebutkan bahwa iven budaya Alek Bakajang diambil dari tradisi yang dilakukan nenek moyang di Gunuang Malintang yang sudah ada sejak lebih kurang 1 abad yang lalu. Kegiatan tersebut katanya, digelar awal bulan syawal selama lima hari. "Sebenarnya tahapannya sudah kita lakukan jauh-jauh hari termasuk mengurus perizinan. Namun, untuk acara puncaknya digelar selama lima hari dan pada tahun 2024 ini kita gelar sejak 13 April 2024 hingga 17 April 2024," ujar Wido didepan undangan yang hadir. Ia juga menyebutkan, iven Bakajang merupakan iven untuk ajang silaturahmi antara kemenakan, niniak mamak, penghulu, pemuda, masyarakat dan pemerintah. Menurutnya, Alek Bakajang merupakan salah ikon kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota dan Sumatera Barat. Untuk itu, ia mengharapkan semua pihak agar terus melestarikan tradisi Bakajang tersebut. "Bakajang ini adalah budaya tradisional daerah kami. Kami berharap, kegiatan ini menjadi agenda prioritas pemerintah kabupaten dan provinsi setiap tahunnya," pungkasnya.

 

#Rn

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.