Latest Post

Solsel (RangkiangNagari) - Bupati Solok Selatan H. Khairunas menegaskan pentingnya memperkuat pengawasan pembangunan, penegakan peraturan daerah, serta evaluasi program pemerintah agar setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hal tersebut ditekankan bupati Khairunas saat memimpin raoat evaluasi bersama OPD, Senin (12/10).
Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi dan monitoring proyek strategis Kabupaten Solok Selatan Tahun 2026.
Bupati meminta seluruh perangkat daerah tidak hanya berfokus pada pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran, tetapi juga memastikan setiap program berjalan sesuai ketentuan dan memberikan hasil yang optimal.
Menurutnya, tanggung jawab pemerintah daerah mencakup evaluasi program yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi, maupun APBD Kabupaten.
Pengawasan tersebut diperlukan untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan efektif, tepat sasaran, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan.


Salah satu perhatian utama yang disorot adalah belum optimalnya penegakan Peraturan Daerah (Perda), terutama yang berkaitan dengan penertiban pembangunan dan tata ruang.
Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi agar kebijakan yang telah ditetapkan dapat diterapkan secara konsisten di lapangan
Bupati secara khusus meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meningkatkan kesiapsiagaan, kedisiplinan, integritas, dan konsistensi dalam menjalankan fungsi penegakan Perda.
Satpol PP juga diminta menyiapkan langkah tindak lanjut yang konkret, menyampaikan laporan kondisi faktual secara berkala, serta dilibatkan dalam setiap koordinasi yang berkaitan dengan ketertiban umum dan penataan wilayah


Solsel (RangkiangNagari) - Menanggapi kondisi kabut asap yang kian parah, terutama sejak pekan lalu, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan akan memberikan masker untuk seluruh pelajar. Instruksi ini disampaikan langsung oleh Bupati Solok Selatan H. Khairunas.

Bupati menginstruksikan dinas terkait untuk segera membagikan masker dengan memprioritaskan lingkungan sekolah hingga masyarakat luas.

"Karena kabut asap makin parah kami minta dinas terkait bagikan masker ke sekolah-sekolah dan masyarakat," kata Khairunas usai menyerahkan bantuan seragam gratis di RTH Solok Selatan di Padang Aro, Selasa (13/10)

Khairunas juga meminta instruksi ini dilaksanakan secara berjenjang hingga ke tingkat kecamatan dan nagari demi memastikan perlindungan kesehatan warga merata di seluruh wilayah Solok Selatan.

Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan Hamudis juga memberikan imbauan kepada seluruh Kepala Sekolah untuk melakukan penyesuaian kegiatan belajar mengajar guna melindungi para siswa dari paparan udara yang tidak sehat.


"Sehubungan dengan kualitas udara yang semakin memburuk, kegiatan pembelajaran di luar ruang kelas agar dihentikan. Kami juga mewajibkan seluruh murid untuk memakai masker selama berada di sekolah," Hamudis tulis imbauan tersebut
Langkah penghentian aktivitas luar ruangan dan kewajiban penggunaan masker ini menjadi fokus utama Pemkab Solok Selatan dalam menjaga keselamatan jiwa dan kesehatan peserta didik tanpa mengabaikan kelangsungan proses edukasi.

Aksi pembagian masker untuk sekolah dan warga ini memperkuat langkah kesiapsiagaan jajaran Pemkab Solok Selatan yang sebelumnya telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat melalui pendistribusian masker gratis bagi masyarakat di sejumlah titik lokasi terdampak kabut asap.

Masyarakat dan orang tua murid diimbau untuk turut serta mengawasi anak-anak agar membatasi aktivitas di luar rumah dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan mengenakan masker saat beraktivitas di ruang terbuka


Solsel (RangkiangNagari) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan dan meringankan beban ekonomi masyarakat. Hal ini ditandai dengan berlanjutnya program pembagian bantuan seragam sekolah gratis yang kini memasuki tahun keenam pelaksanaan.

Pada tahun 2026 ini, Pemkab Solok Selatan menyalurkan total 26.912 stel pakaian seragam gratis bagi peserta didik baru di seluruh wilayah kabupaten. Penyaluran bantuan mencakup siswa pada tingkat Pendidikan Anak Usia Dini/Taman Kanak-Kanak (TK)/Raudlatul Athfal (RA) , SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB).
Bupati Solok Selatan H. Khairunas dan Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi bersama dengan jajaran lainnya menyerahkan secara langsung bantuan seragam sekolah untuk wilayah Kecamatan Sangir di RTH Solok Selatan di Padang Aro, Selasa (13/10).


Khairunas menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar produktif, kompetitif, dan memiliki akhlak yang baik.
"Pemerintah daerah tidak memberikan perlakuan berbeda. Baik siswa dari tingkat TK sampai SLTA yang belajar di Solok Selatan tidak akan luput dari perhatian. Hari ini kita tetap berikan bantuan seragam sekolah gratis sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian nyata," tegas Bupati H. Khairunas siang ini.

Khusus di Kecamatan Sangir, sebanyak 7.680 stel seragam sekolah diserahkan. Jumlah tersebut terdiri atas 2.098 stel untuk jenjang TK/RA, 1.944 stel untuk SD/MI, 1.928 stel untuk SMP, 1.680 stel untuk SMA, serta 30 stel untuk siswa SLB
Melalui bantuan pakaian sekolah ini, pemerintah daerah berharap dapat langsung meringankan beban finansial orang tua sekaligus memotivasi para siswa agar semakin giat belajar. Menurutnya, Pemkab menyadari pentingnya mempersiapkan generasi muda Solok Selatan sejak dini untuk menghadapi persaingan 20 hingga 30 tahun ke depan.

Selain bantuan seragam gratis, Pemkab Solok Selatan juga memperkuat akses pendidikan melalui penyediaan program beasiswa mulai dari tingkat SD hingga Perguruan Tinggi. Bantuan beasiswa ini terwujud berkat kerja sama sinergis antara pemerintah daerah, universitas ternama, dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Solok Selatan
Komitmen peningkatan mutu pendidikan di daerah ini juga diselaraskan dengan agenda nasional Asta Cita Presiden. Pada tahun ini, Pemkab Solok Selatan memfasilitasi revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan untuk kurang lebih 68 sekolah dengan dukungan anggaran dari APBN mencapai lebih dari Rp 48 miliar, termasuk dukungan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa.

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dan memberikan dukungan demi mewujudkan pendidikan bermutu yang merata bagi seluruh anak di Solok Selatan


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.