Articles by "Agam"

Tampilkan postingan dengan label Agam. Tampilkan semua postingan

LUBUK BASUNG (RangkiangNagari) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Tahun 2026 menggelar pagelaran seni tari tradisional dengan tema " Mengetik Sanubari Lewat Nada Tradisi di Nagari Matua Mudiak, Kabupaten Agam, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini mewadahi penampilan seni dengan menampilkan empat tarian kreasi dari masyarakat setempat, yakni Tari Sumbang 12 yang dibawakan Anak SDN 07 Nagari Matua Mudiak,Tari Alu jo Lasuang Dibawakan oleh Anak SDN 13 Nagari Matua Mudiak,dan Tari Manyilang Tabu dari SDN 24 Nagari Matua Mudiak.Kemudian acara juga dimeriahkan oleh penampilan Hoyak Tambua dari sanggar Tuah Sakato yang merupakan komunitas seni yang ada di Jorong Padang Galanggang,Nagari Matua Mudiak.Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dari program kerja mahasiswa untuk melestarikan kesenian lokal.

Acara yang berlangsung di Kantor Wali Nagari Matua Mudiak ini menarik antusiasme warga, mulai dari anak-anak hingga tokoh masyarakat setempat. Penampilan dibawakan langsung oleh mahasiswa KKN yang sebelumnya berlatih bersama sanggar seni dan pemuda nagari selama beberapa pekan.

Ketua kelompok KKN UNP di Nagari Matua Mudiak,Radhik Novandi, mengatakan kegiatan ini digagas sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjaga warisan budaya yang mulai jarang ditampilkan generasi muda.

"Kami ingin generasi muda di nagari ini kembali mengenal dan bangga dengan tarian tradisional mereka sendiri. Empat tarian yang kami tampilkan punya nilai sejarah dan filosofi yang perlu terus dijaga," ujarnya.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah Tari Alu jo Lasuang, tarian yang menggambarkan aktivitas menumbuk padi menggunakan alu dan lesung, sebagai simbol kehidupan agraris masyarakat Minangkabau. Selain itu, Tari Tambua Tansa yang diiringi alat musik pukul khas turut menambah semarak suasana acara.
Wali Nagari Matua Mudiak,Akmal Hamid,S.Sos, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UNP tersebut. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut meski masa KKN telah berakhir,"Apalagi di Nagari Matua Mudiak ini Kami sangat kekurangan Penggagas-penggagas dari kalangan yang muda untuk merawat serta mencintai tradisi ini agak tidak lapuk dimakan usia,"Ujarnya.

Tidak hanya itu beliau juga menuturkan"Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Semoga ke depan generasi muda di nagari kami semakin peduli untuk melestarikan tari-tari tradisional yang menjadi identitas budaya kita," katanya.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Camat,Kecamatan Matur.Beliau juga mengapresiasi Kegiatan yang diwadahi oleh Mahasiswa KKN-T UNP ini.Semoga kegiatan yang ini masih terus berlanjut dan bisa memotivasi kalangan anak muda untuk bisa cinta dengan budaya asli mereka yang ada di Nagari Matua Mudiak ini.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara mahasiswa KKN, perangkat nagari, Peserta festival seni,dan Masyarakat yang hadir. Rangkaian program KKN UNP di Nagari Matua Mudiak sendiri masih akan berlanjut hingga beberapa pekan ke depan dengan sejumlah kegiatan lain di bidang Kesehatan dan lingkungan.


Bupati  Ir.Benni Warlis MM dan Sekda Dr. Mhd. Lutfi AR, SH, M.Si serta Wadir Pascasarjana Unand Prof Dr Reflinaldon MSi dan Dosen Pascasarjana Dr Basril Basyar 

LubukBasung (Rangkiangnagari) - Bupati Agam H. Benni Warlis, M.M., Dt. Tan Batuah menyambut baik program RPL ( Rekognisi Pembelajaran Lampau) Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas yang disampaikan  Wakil Direktur  Prof Dr Reflinaldon MSi dalam pertemuan dengan seluruh unsur pimpinan dan ASN di lingkungan Kabupaten Agam, Rabu (17/6) pagi di Lubuk Basung.

Bupati mengatakan program ini akan sangat membantu para ASN yang akan melanjutkan pendidikan pada strata 2 dan S.3, katanya menanggapi tawaran yang disampaikan pimpinan Unand kepada seluruh pimpinan dan ASN Agam.

Benni mengaku baru mengetahui ada program rekognisi atau pengakuan terhadap tugas-tugas ASN di Universitas Andalas. Selama ini,  penyelenggaraan pendidikan dianggap seperti program lama atau klasik yang memakan waktu selama empat semester atau dua tahun. Saat ini sudah dipangkas menjadi dua semester.

Kalaulah lebih awal diketahui, mungkin akan banyak para calon mahasiswa dari ASN ikut program ini. Tidak memilih negara tetangga Malaysia sebagai negara tujuan belajar S.2, katanya. Benni mengajak standar memanfaatkan kesempatan ini. Sebab untuk menuntut ilmu itu tidak ada batasnya. Benni sengaja memanggil beberapa pejabat setingkat pejabat pimpinan tinggi pratama mengambil kesempatan emas ini.

Saat ini memang ada beberapa ASN yang sedang mengikuti jenjang pendidikan S.2 di negara jiran Malaysia dengan program RPL. Sebagian besar proses pembelajaran melalui rekognisi dan daring.

Diakui program ini tergolong baru di Andalas. Universitas kebanggaan ranah minang ini salah satu dari tiga perguruan di Sumatera yang diberikan kepercayaan menyelenggarakan program RPL.

Prof  Reflinaldon mengatakan RPL  diterapkan secara bertahap di Universitas Andalas seiiringvdengan kesiapan sarana dan SDM. Dan di tahun 2026 ini sudah dibuka untuk seluruh jenjang S.2 dan S.3. Bahkan untuk S.3 by riset cukup dengan mengajukan topik penelitian.

Sosialisasi program S.2 dan S.3 Unand dihadiri ratusan  ASN dan pejabat pimpinan pratama atau setingkat kepala dinas. Wakil Direktur didampingi Kaprodi S.2  PWD ( Pembangunan Wilayah Pedesaan) Dr. Widya Fitriana, IPKP ( Ilmu Penyuluhan dan Komunikasi) Dr Sri Wahyuni, Dr Harisson dar Profesi Insinyur  serta Dr Basril Basyar dosen Pascasarjana.(B).

Bupati Agam Ir. Beni Warlis meresmikan kantor pembantu cabang Bank Nagari Baso

AGAM (Rangkiangnagari) - Peresmian Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Nagari Baso berlangsung meriah dan penuh antusiasme, ditandai dengan kehadiran sejumlah pejabat penting dan tokoh masyarakat di wilayah tersebut. Kegiatan ini menjadi momentum strategi dalam memperluas layanan perbankan bagi masyarakat Kabupaten Agam, khususnya di Kecamatan Baso, Rabu, 06/05/26.

Acara peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Operasional Bank Nagari Provinsi Sumatera Barat, Zilva Efrizon, Komisaris Bank Nagari. Turut hadir Kepala Kantor Cabang Bank Nagari Bukittinggi, Henry Suhairi, SE., Ak., serta Bupati Agam Ir. Beni Warlis yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan layanan keuangan daerah.

Selain pimpinan Bank Nagari dan pemerintah daerah, peresmian KCP Baso juga dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para tokoh ini mencerminkan besarnya harapan masyarakat terhadap peningkatan akses layanan keuangan yang lebih mudah, cepat, dan terpercaya.

Direktur Operasional Bank Nagari, Zilva Efrizon, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang telah memberikan dukungan terhadap layanan transaksi Bank Nagari, khususnya di lingkungan kampus IPDN.(**)

LUBUK BASUNG (RangkiangNagari) - Pemerintah Kabupaten Agam mengakhiri status tanggap darurat bencana alam dan menetapkan peralihan ke masa transisi menuju pemulihan selama enam bulan ke depan.

Keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan penanganan bencana yang telah berlangsung sejak terjadinya musibah banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Agam.

Hal tersebut disampaikan Bupati Agam Benni Warlis saat memimpin rapat evaluasi pelaksanaan penanganan tanggap darurat bencana alam di aula kantor bupati, Senin (5/1).

Dalam rapat itu dibahas perkembangan terkini penanganan bencana, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah strategis dalam peralihan dari masa tanggap darurat menuju masa transisi pemulihan.
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, dalam laporannya menyampaikan hingga saat ini jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tercatat sebanyak 165 orang.
Korban tersebut tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Malalak sebanyak 16 orang, Matur 1 orang, Tanjung Raya 10 orang, Palupuah 1 orang, Palembayan 136 orang, serta Ampek Nagari 1 orang.

Selain itu, masih terdapat 37 orang yang dinyatakan hilang. Dari total korban meninggal dunia, sebanyak 23 orang belum teridentifikasi, terdiri dari 18 jenazah utuh dan 5 bagian tubuh.

Rahmat Lasmono juga mengungkapkan jumlah warga terdampak yang mengungsi mencapai 3.246 jiwa. Para pengungsi saat ini menempati berbagai lokasi, seperti masjid, musala, serta rumah sanak keluarga.
Sementara itu, korban yang masih menjalani perawatan medis hingga kini tercatat sebanyak tiga orang dan dirawat di RSUD setempat.

Dari sisi kerusakan dan kerugian, dampak bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun. Sebanyak 1.729 rumah dilaporkan rusak berat dan hanyut akibat bencana.
Data tersebut masih berpotensi bertambah, mengingat masih terdapat 14 rumah yang berada dalam kondisi terancam longsor. Saat ini, rumah-rumah yang mengalami kerusakan tengah menjalani proses verifikasi dan validasi oleh tim lapangan.
Selain permukiman, sektor pertanian juga mengalami kerugian yang cukup signifikan dengan nilai taksiran mencapai lebih dari Rp123 miliar. Kerusakan lahan pertanian ini turut berdampak pada perekonomian masyarakat di wilayah terdampak.
Terkait penanganan pascabencana, Pemerintah Kabupaten Agam telah merencanakan pembangunan hunian sementara (huntara) di lima kecamatan terdampak.

 

#Rn

MALALAK (RangkiangNagari) - Korban meninggal dunia akibat Galodo Malalak terus bertambah. Satu orang korban ditemukan pagi ini di Sini Aia.

Jasad korban kemudian dievakuasi oleh tim gabungan untuk penanganan lebih lanjut.
Seperti diberitakan sebelumnya, galodo yang melanda Jorong Toboh, Kenagarian Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatra Barat telah menyebabkan sejumlah rumah rusak dan hilang dihantam air bah.
Dua orang meninggal dunia dan satu dilaporkan hilang. "Tapi kami belum tahu, apakah korban yang ditemukan yang dinyatakan hilang sebelumnya," kata Wali Nagari Malalak Timur, Abdul Hanif.

Dia sendiri belum bisa memastikan berapa banyak korban yang terdampak banjir bandang itu. Malalak sendiri nyaris terisolir karena sulitnya akses ke sana. Sejumlah ruas jalan ke Malalak terputus.

 

#Rn

TANJUNG RAYA (RangkiangNagari) - Akibat curah hujan yang tinggi beberapa hari ini mengakibatkan terjadinya banjir bandang yang melanda sebagian wilayah di Jorong Paninjauan, Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Banjir bandang terjadi Minggu (23/11) pukul 04.05 WIB.

Wali Nagari Paninjauan, Rusdi, S.Pd., Kons., saat dihubungi wartawan Top Satu menjelaskan, banjir bandang membawa material berupa pohon dan batu-batu besar disertai lumpur. Akibatnya jalan lingkar menghubungkan Jorong Paninjauan dengan Cicawan tertutup pada dua titik. Titik pertama sepanjang 10 meter, dan titik 2 sepanjang 120 meter.

Banjir bandang juga meluluhlantahkan 3 unit kolam renang, 3 saung semi permanen, dan satu unit kafe yang seluruhnya milik Tomi Chandra Putra mantan Wali Nagari Paninjauan. Selain itu material berupa pohon, batu dan lumpur menutup sawah dan ladang masyarakat seluas 5 hektare.
Kerugian lain yang ditimbulkan yaitu, 1 hektare kolam pembibitan ikan milik masyarakat juga rata dengan tanah. Akses air bersih atau Pamsimas juda putus. Dan akibat derasnya air yang membawa material dari hutan, sehingga mengubah aliran sungai. "Lokasi kolam renang saat ini sudah berubah fungsi menjadi aliran air,"ungkap Rusdi.
Saat ini sedang dilakukan pembersihan tumpukan material oleh BPBD Agam, pemerintah kecamatan, nagari, PUTR Kabupaten Agam bersama masyarakat. Sementara jumlah kerugian yang disebabkan banjir bandang masih dalam penghitungan.

Kalaksa BPBD Agam beserta anggota mulai dari pagi sudah tiba di lokasi banjir. Dari informasi yang diterima, bupati sedang menuju lokasi banjir.

 

#Rn


Jemaah Haji Agam dilepas Bupati Benni Warlis. Terlihat suasana haru dan kidmad di Surau Ka'bah Panampuangan 

Agam (Rangkiangnagari) - Suasana khidmat dan haru menyelimuti prosesi pelepasan jemaah haji asal Kabupaten Agam yang dilaksanakan di Surau Ka'bah, Jorong Surau Lauik, Nagari Panampuang, Kecamatan IV Angkek.


Acara pelepasan ini secara resmi dilakukan oleh Bapak Benni Warlis, Bupati Agam, didampingi H. Ilham, Lc, MA, Ketua DPRD Agam, Thomas Febria, Kepala Kemenag RI Kab. Agam, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Agam.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Roni Edrian, Direktur Keuangan Bank Nagari, Henry Suhairi, Pemimpin Bank Nagari Cabang Bukittinggi, Pemimpin Bank Nagari Cabang Lubuk Basung, Helfiyanrika dan Wakil Pemimpin Bank Nagari Cabang Syariah Bukittinggi, Roslaili Delfita sebagai bentuk dukungan Bank Nagari terhadap kegiatan keagamaan masyarakat, khususnya dalam rangkaian pelaksanaan ibadah haji.


Dalam sambutannya, Benni Warlis menyampaikan harapan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menunaikan rukun Islam kelima. Ia juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga nama baik daerah serta selalu menjaga kekompakan dan saling tolong-menolong sesama rombongan.


"Kami semua mendoakan agar bapak dan ibu jemaah menjadi haji dan hajjah yang mabrur. Jaga niat, kesehatan, serta patuhi semua aturan selama di Tanah Suci," ujar Benni.


Ketua DPRD Agam menambahkan bahwa pelaksanaan ibadah haji adalah momentum spiritual yang sangat penting bagi umat Islam, dan menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaannya.


Sementara itu, Roni Edrian pada kegiatan ini menyampaikan bahwa Bank Nagari berkomitmen dan berperan aktif sebagai mitra strategis masyarakat dalam berbagai aspek, termasuk layanan keuangan haji dan umrah. Bank Nagari selama ini telah memberikan berbagai fasilitas layanan keuangan syariah yang mendukung kebutuhan calon jemaah haji di Sumatera Barat seperti produk Tabungan Tahari dan Tahari Muda


Kegiatan ini resmi melepas jemaah haji sebanyak 527 jemaah se Kabupaten Agam yang tergabung dalam kloter 07 yang berangkat pada tanggal 13 Mei dan kloter 15 berangkat pada tanggal 29 Mei.


Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, serta pelepasan simbolis para jemaah yang akan berangkat menuju embarkasi haji dalam beberapa hari ke depan.(*).


Lubuk Basung (RangkiangNagari) - Sejumlah guru sertifikasi masih mengeluhkan keterlambatan pencairan dana THR dan gaji ke 13 yang mesti diterimanya. Bahkan rentang waktu menunggu mencapai waktu yang lama.

"Ini sudah hampir habis bulan Ramadhan yang hak guru sertifikasi berhak mendapatkan belum juga ada kejelasan," kata salah seorang guru.

Pihaknya juga sudah lama mendesak pihak terkait untuk mewujudkan pencairan dana yang mesti didapatkan para guru tersebut. Sebab untuk kondisi saat ini, dana tersebut merupakan pembiayaan andalan dalam memenuhi kebutuhan keluarga, sementara di satu sisi, tidak ada kepastian pencairannya.

Terkait dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam Taslim menegaskan akan mencairkan dana tunjangan hari raya dan gaji ke 13 kepada seluruh guru sertifikasi menjelang lebaran tahun ini.
"Keterlambatan pencairan dana saat ini, hanya sebatas menjalankan proses aplikasi program pencairan dana, pada intinya dana yang akan disalurkan sudah ada," kata Taslim, Rabu (12/3).
Mudah mudahan proses pencairan berjalan dengan lancar dan sukses serta memenuhi hak guru sertifikasi nantinya.

Tentunya dalam proses pencairan nanti dilakukan beberapa tahap, sesuai kondisi yang ada dan terpenuhi ketentuan yang mesti dilakukan saat implementasi pencairan dana yang mesti diwujudkan bagi yang berhak mendapatkannya.

Program pencairan dana THR dan gaji ke 13 ini sudah disosialisasikan kepada guru sertifikasi tersebut di seluruh tingkatan di Kabupaten Agam.
"Kini tinggal pencairan dana saja lagi, dan diharapkan akses jaringan komputer yang digunakan tetap terhubung dengan baik dan tidak ada kendala hingga beberapa hari ke depannya," katanya.

 

#Rn


Serah terima jabatan Kepala Bank Nagari Lubuk Basung, Musa Adi Guna ke kantor pusat 

Lubuk Basung (Rangkiangnagari) - Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt Tan Batuah menghadiri pisah sambut Kepala Cabang Bank Nagari Lubuk Basung, di Ruang Kerja Bupati Agam, Rabu (5/3).

Pisah sambut Kacab.Bank Nagari Lubuk Basung tersebut dari Musa Adi Guna kepada Helfiyanrika yang sebelumnya bertugas sebagai Pemimpin Bank Nagari Cabang Painan.

Acara tersebut dihadiri Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Drs Edi Busti M.Si, serta Direktur Operasional, Zifa Efrizon. Pada kesempatan tersebut, Bupati Agam menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Cabang Bank Nagari Lubuk Basung yang lama, yang telah memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Agam.

 “Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan selama ini. Bank Nagari telah menjadi mitra yang sangat baik dalam memajukan sektor ekonomi daerah,” ujarnya.

Bupati juga menyambut baik kedatangan kepala cabang Bank Nagari yang baru, yang diharapkan dapat terus melanjutkan program-program yang telah ada dan lebih meningkatkan lagi kontribusi Bank Nagari bagi pembangunan daerah. “Kami berharap dengan kepemimpinan yang baru, Bank Nagari Cabang Lubuk Basung dapat semakin maju, melayani masyarakat dengan lebih baik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Agam,” tambahnya.

Menurutnya, dengan pergantian tersebut diharapkan Bank Nagari Cabang Lubuk Basung semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta berperan lebih aktif dalam membantu perkembangan ekonomi di Kabupaten Agam.(*) 

AGAM (RangkiangNagari) - Hujan melanda Agam menyebabkan banjir dan longsor di Jorong Sigiran, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, pada Senin (23/12/2024).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Ichwan Pratama Danda, mengatakan saat ini petugas BPBD sedang melakukan pendataan terkait dampak dari hujan yang tak kunjung reda.

Informasi terkait bencana ini juga beredar di media sosial, dengan sejumlah video yang memperlihatkan material longsor yang turun dari bukit hingga menutup jalan.
Selain itu, video lainnya menunjukkan aliran air yang menggenangi jalan lingkar Danau Maninjau.
Kapolsek Tanjung Raya, Iptu Muzakar, mengonfirmasi banjir bandang tersebut membawa material lumpur, kayu, dan bebatuan, yang mengakibatkan akses jalan sepanjang sekitar 100 meter terputus.

“Jalan lingkar Danau Maninjau di Sigiran putus total,” ungkap Iptu Muakar.

 

#Rn

Lubuk Basung (RangkiangNagari) - Pemerintah Kabupaten Agam, mencatat kerugian akibat kebakaran yang menimpa rumah toko di malam Idul Adha 1445 Hijriah mencapai Rp5 miliar.

"Satu unit mobil mewah jenis Alphard ikut hangus terbakar. Kejadian pada Minggu (16/6) malam sekitar jam 23.30 WIB di ruko yang menjual aksesoris atau perlengkapan mobil dan motor," kata Komandan Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) Agam, Alex, Senin.

Kebakaran di malam Idul Adha ini tepatnya terjadi di Jalan Lintas Bukittinggi-Padang, Kapeh Panji, Kecamatan Banuhampu, Agam.

Karena berlokasi di jalur padat pemukiman dan lalu lintas, masyarakat terlihat berbondong-bondong ke tempat kejadian.
"Asal api diduga dari korsleting listrik pada salah satu toko. Lama pemadaman berkisar satu jam dan tidak ada korban jiwa," kata Alex.
Tiga unit mobil Damkar Agam dikerahkan, dibantu oleh tiga unit lainnya dari Damkar Bukittinggi dan satu dari Kota Padang Panjang.

Warga di sekitar lokasi kebakaran menyebut terjadinya ledakan sebelum api membesar dan menghanguskan ruko.

"Saya berada di sekitar lokasi saat kejadian. Terdengar ledakan sebelum kebakaran membesar, langsung memberitahu Damkar dan pemilik toko yang ternyata tidak berada di lokasi," kata Anton Sutan Pamuncak.

 

#Rn

AGAM (RangkiangNagari) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mencatat data korban pengungsi akibat bencana tanah longsor dan banjir lahar dingin secara realtime.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Pelaksana BPBD Agam melalui stafnya, Ghafur. Ia menyebutkan, pihaknya mencatat jumlah data korban pengungsi bertambah menjadi 709 orang dalam kurun waktu 12 jam.

Pada Minggu (26/5/2024) pukul 06.00 WIB, jumlah pengungsi tercatat 257 orang. Dengan rincian, Kecamatan Candung 100 orang, Sungai Pua 121 orang, Banuhampu 11 orang, dan Kecamatan IV Koto 25 orang.

Sementara pada hari yang sama pukul 18.00 WIB, jumlah pengungsi menjadi 709 orang dengan rincian Kecamatan Candung 447 orang, Sungai Pua 121 orang, Banuhampu 11 orang, IV Koto 25 orang, dan Kecamatan Ampek Angkek 105 orang.
"Penambahan jumlah ini berdasarkan update dari kecamatan. Sebelumnya hanya terdata di Kecamatan Sungai Pua dan Candung. Untuk Candung sebelumnya juga hanya data pengungsi yang di SD 08 Kubang Duo Koto Panjang," kata Ghafur.
"Sedangkan, yang mengungsi mandiri belum didata. Kemudian ada penambahan data dari pengungsi IV Koto, Banuhampu, dan Ampek Angkek," tambahnya.

Ghafur menekankan bahwa pihaknya akan terus melaporkan dan mengupdate data setiap harinya.

"Kami akan terus menginput dan melaporkan data dari setiap daerah yang terdampak sampai lengkap nantinya,"


#Rn


LUBUK BASUNG (RangkiangNagari) - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi lokasi bencana banjir bandang lahar dingin di Sumatera Barat serta membantu relawan memasak di dapur pengungsian Kabupaten Agam, Senin (20/5) malam.

Risma sebelumnya telah hadir di Sumbar pada Rabu (15/5) dan memerintahkan warga terdampak bencana di posko pengungsian Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang untuk dipindahkan.

"Karena untuk lokasi bencana di Kabupaten Agam ini mereka rata-rata sudah mengungsi ke tempat saudaranya, tidak lagi di SD tempat mengungsi awal. Namun pemerintah tetap menyediakan makanan dan kebutuhan," kata Risma.

Ia ikut membantu petugas dapur umum memasak lauk dan mempersiapkan bahan sayuran untuk dimasak. Ia tampak betah berlama-lama mengaduk panci masak serta mengiris sayuran.
"Ini (mengiris sayur) memang sudah biasa, kenapa memang, yang penting gizi warga terpenuhi. Itu ada standarnya tidak bisa direka-reka," katanya.
Menurutnya Kemensos berupaya menyediakan makanan sehat kepada seluruh korban bencana. Ia mengambil contoh makanan yang disiapkan kepada korban banjir Cianjur.

"Di Cianjur ada 100 ribu lebih pengungsi, untuk memenuhi kebutuhan makanan mereka disiapkan langsung dari Jakarta. Saat ini di Sumbar ada ribuan yang seharusnya lebih bisa dibantu," kata Risma.

Ia berpesan kepada warga di Sumbar untuk selalu mewaspadai potensi bencana yang bisa saja terjadi kapan saja.
"Terutama adalah sosialisasi kebencanaan, warga yang berada di sekitar aliran lahar dingin wajib waspada khususnya malam hari. Anak-anak dan lansia butuh perlakuan khusus," kata Risma.

Untuk makanan yang disiapkan Kemensos, Risma menegaskan selalu didistribusikan kepada seluruh warga terdampak bencana.
Mensos Risma dijadwalkan mendampingi Presiden Jokowi yang akan mengunjungi lokasi bencana di Sumbar pada Selasa (21/5) ini.
Seluruh persiapan tampak sudah dimaksimalkan khususnya di daerah terdampak bencana Bukik Batabuah, Kabupaten Agam.

 

#Rn

Agam (RangkiangNagari) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian Kementerian Pertanian (Kementan) dalam membantu para petani di Agam dan Tanah Datar yang terdampak bencana banjir lahar dingin dan longsor.

"Kita bersyukur dan berterima kasih banyak atas perhatian dan kepedulian pemerintah pusat dalam penanganan bencana di Sumbar. Termasuk kepedulian Bapak Mentan, yang memastikan akan segera menyalurkan bantuan bagi petani kita yang mengalami gagal panen dan merugi karena kejadian bencana kali ini," ucap Mahyeldi saat mendampingi Menteri Pertanian Amran Sulaiman ke Bukik Batabuah, Agam, Sabtu (18/05/2024).

Mahyeldi menjelaskan bahwa bencana tersebut telah menyebabkan kerusakan pada ribuan hektare lahan pertanian, mengakibatkan gagal panen (puso) dan kerugian bagi para petani. Ia pun menyambut baik respons cepat Kementan dalam memberikan bantuan kepada para petani terdampak.

"Bantuan ini sangat berarti bagi para petani kita yang sedang mengalami kesulitan. Kita harap bantuan ini dapat membantu mereka untuk kembali bercocok tanam dan memulihkan sektor pertanian yang terdampak bencana," ujar Mahyeldi.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman telah menjanjikan bantuan senilai Rp20 miliar untuk membantu para petani di Agam dan Tanah Datar. Bantuan tersebut akan diberikan dalam bentuk bibit, pupuk, dan alat-alat pertanian.
"Kita sudah menerima laporan bahwa ada sekitar 450 hektare lahan pertanian yang gagal panen dan 1.600 hektare yang rusak, sehingga totalnya sekitar 2.000 hektare terdampak," ujar Amran.

Amran menjelaskan bantuan tersebut akan segera disalurkan melalui Direktorat Jenderal terkait.

Ia juga meminta pemerintah daerah di kabupaten/kota dan provinsi untuk segera mendata Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) yang akan menerima bantuan.
"Saya sudah telpon Dirjen terkait. InsyaAllah akan dialihkan anggarannya ke sini. Saya minta Kepala Dinas Kabupaten/Kota dan Provinsi segera menindaklanjuti CPCL-nya. Bantu masyarakat untuk administrasinya. UPT Kementan di Sumbar juga saya minta segera bertindak bantu masyarakat," tegas Amran.

 

#Rn

LUBUK BASUNG (RangkiangNagari) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten Agam menyetujui Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Agam Tuo.

Sekretaris DPRD Agam Vila Erdi saat menyampaikan persetujuan bersama antara DPRD dan Pemda Agam, Senin (18/3) menyampaikan, wilayah Kabupaten Agam Tuo mencakup 10 kecamatan dan 54 nagari.
Dirinci, 10 kecamatan itu yakni Tilatang Kamang yang terdiri dari 3 nagari. Baso terdiri dari 8 nagari, Canduang terdiri dari 3 nagari.
Lalu, Sungai Pua terdiri dari 5 nagari, Ampek Angkek terdiri dari 7 nagari, Banuhampu terdiri dari 7 nagari, Palupuah terdiri dari 5 nagari.

“Kemudian, Malalak terdiri dari 4 nagari, Kamang Magek terdiri dari 5 nagari dan IV Koto terdiri dari 7 nagari,” katanya.
Dari 10 kecamatan tersebut lanjutnya, dipilih Kecamatan IV Koto sebagai ibukota persiapan Kabupaten Agam Tuo.

Untuk kabupaten persiapan tersebut juga membutuhkan sebanyak 2.696 ASN, dimana 2.202 di antaranya berstatus PNS dan 494 PPPK.
“Rinciannya, 2.024 guru, 467 nakes dan 205 tenaga teknis,” katanya.

Rencana dukungan dana dalam rangka penyelenggaraan pemerintah daerah persiapan DOB untuk tiga tahun berturut-turut sebesar Rp76 miliar lebih.

 

#Rn

PADANG (RangkiangNagari) – Harga cabai keriting terus mengalami kenaikan di Kabupaten Agam. Saat ini, harga jual komoditas ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, menciptakan peluang untung bagi petani cabai di daerah tersebut. Dalam setiap panen, omzet puluhan juta rupiah dapat diraup.

Di pasar tradisional di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, harga cabai merah keriting terus naik. Pedagang eceran menjualnya dengan harga Rp90-100 ribu per kilogram. Murni, salah seorang pedagang sayur mayur di Pasar Serikat Lubuk Basung-Garagahan, mengatakan bahwa harga tersebut masih tinggi, bahkan dengan harga beli sebesar Rp90 per kilogram, harga jual kembali mencapai Rp80 per kilogram, dengan keuntungan yang signifikan.
Anto (32), pedagang lainnya, memprediksi bahwa harga cabai merah keriting masih akan terus naik dalam beberapa minggu ke depan, terutama menjelang bulan puasa. Dia mengungkapkan bahwa petani cabai di daerah tersebut mengalami kesulitan dalam panen, menyebabkan stok yang sedikit dan harga naik.
Mardiyance, seorang petani cabai merah keriting di Bandar Baru, Lubuk Basung, juga mengonfirmasi kenaikan harga di pasaran, yang menguntungkan bagi petani seperti dia. Dengan harga patokan Rp70 ribu per kilogram dari kebunnya, ia dapat menutupi biaya pengolahan yang tinggi.

Saat ini, Mardiyance memiliki sekitar 3.000 rumpun cabai merah keriting di lahan seluas setengah hektar. Dia sudah memulai panen pertama dengan pendapatan mencapai Rp44 juta. Dengan harga yang terus naik, ia optimis dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar dari panen kedua.
Meskipun biaya perawatan seperti pemupukan dan penyemprotan hama cukup tinggi, Mardiyance yakin bahwa harga cabai yang tinggi akan mengimbangi biaya tersebut. Dia berharap tanaman cabainya terus tumbuh subur untuk memenuhi pasokan hingga lebaran mendatang, mengingat beberapa petani di sekitarnya mengalami gagal panen. 


#Rn

LUBUK BASUNG (RangkiangNagari) – Puluhan rumah warga di Nagari Salareh Aia Barat Kecamatan Palembayan dan Sitanang Kecamatan Ampek Nagari terendam air paska hujan beberapa jam yang terjadi di daerah tersebut, Selasa (2/1).

Kalak BPBD Agam Bambang Warsito menjelaskan, peristiwa ini terjadi karena curah hujan sangat tinggi, sehingga terjadi luapan sungai di daerah setempat dan berdampak terendam air beberapa waktu.
“Meski kedalaman air mencapai puluhan cm saat hujan deras, dan beberapa waktu kemudian surut,” katanya.
Hal ini terjadi berulang sewaktu hujan lebat seperti terjadi sebelumnya pada lokasi tertentu.
Mengatasi kondisi tersebut, Tim BPBD Agam bersama semua stakeholder terkait di kecamatan, nagari, PMI dan lainnya turun ke lokasi memberikan bantuan semaksimal mungkin, sehingga tidak ada korban jiwa dan menekan kerugian material.
“Pada lokasi lain di Panta Pauh Kecamatan Matur juga terjadi longsor yang mengakibatkan jalan tertimbun longsor dan akses transportasi terganggu beberapa waktu,” katanya.

Diharapkan warga tetap waspada, karena sewaktu waktu terjadi hujan lebat dan menyebabkan banjir susulan.
Tentunya kerjasama dengan semua di daerah tersebut tetap berjalan dengan baik, sehingga kondisi di daerah bencana aman dan terkendali.
Selain itu, tidak sampai mengganggu aktifitas masyarakat berlama-lama karena bencana banjir yang melanda daerah tersebut.

 

#Rn

AGAM (RangkiangNagari) – Bupati Agam, Andri Warman, melakukan tinjauan di lokasi pengungsian korban banjir bandang di Jorong Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, pada Sabtu (9/12/2023). Sebelum menuju lokasi banjir, Bupati Andri Warman terlebih dahulu melihat kondisi warga yang mengungsi di Kantor Wali Nagari Bayua.

Sebanyak lebih kurang 30 kepala keluarga mengungsi ke Kantor Wali Nagari karena rumah mereka terkena dampak banjir bandang dan tidak dapat ditempati.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Agam, kami turut prihatin terhadap musibah yang melanda masyarakat Sungai Rangeh. Semoga bencana ini dapat segera teratasi dan berlalu,” ujarnya.
Selama kunjungan tersebut, Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman MM, menyalurkan bantuan darurat kepada warga yang terdampak banjir, secara langsung diserahkan kepada Wali Nagari Bayua, Hadi Fajrin.

Setelah melihat kondisi warga yang mengungsi, Bupati Andri Warman melanjutkan perjalanan ke lokasi banjir. Di lapangan, terlihat material banjir berupa lumpur, batu, dan pohon kayu merusak bangunan rumah warga, sekolah, musala, jembatan, lahan pertanian, dan perkebunan warga. Material tersebut juga menutupi ruas jalan sepanjang kurang lebih 100 meter, sehingga tidak bisa dilewati.
Andri Warman menyatakan bahwa banjir bandang ini disebabkan oleh tingginya intensitas hujan di daerah tersebut.

“Kita akan segera membersihkan material banjir yang menutupi jalan dan membuat jembatan darurat agar akses jalan dapat dilewati,” imbuhnya.

Bupati Andri Warman juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat kondisi cuaca masih dalam musim penghujan.

“Tetap waspada dan hati-hati terhadap potensi banjir bandang susulan,” ujarnya.

 

#Rn

AGAM (RangkiangNagari) – Gunung Marapi meletus pada Senin (4/12/2023) lalu, dan sejak itu, seorang ibu dan anak asal Kota Padang, Wahlul Alde Putra dan ibunya Novita Intan Sari, masuk dalam daftar pencarian korban erupsi gunung tersebut. Hingga Rabu (6/12/2023) pagi, mereka belum dievakuasi dari puncak gunung.

Wahlul Alde Putra, seorang mahasiswa PNP, dan ibunya menjadi sorotan dalam kisah pilu keluarga yang menanti kabar kepastian tentang keberadaan mereka.

Tegar Meliga, kerabat korban, menyatakan bahwa keluarganya belum menerima informasi resmi mengenai keberadaan Wahlul dan ibunya.
“Sampai sekarang, kami sekeluarga masih menunggu informasi dari pihak berwenang. Karena sampai sekarang belum ada kabar mereka ditemukan,” ujar Tegar pada Selasa (5/12/2023).
Tegar tidak memiliki informasi pasti tentang tanggal pendakian ibu dan anak tersebut. Namun, dia mencatat bahwa setiap perjalanan ibu Novi selalu diabadikan melalui postingan di WhatsApp, terutama saat makan bersama.

Ibu Novi juga rutin mengabadikan momen pendakiannya di setiap pos pemberhentian. Dengan nada pilu, Tegar berharap agar Wahlul dan ibunya segera ditemukan.

“Kami semua menunggu seperti apa pun keadaannya,” ucapnya.

 

#Rn

AGAM (RangkiangNagari) – Tim SAR gabungan berhasil menemukan 18 orang pendaki Gunung Marapi, Sumatera Barat (Sumbar).

Enam korban ditemukan pada Senin (4/12) dan 12 lainnya ditemukan hari ini.

Dengan demikian, seluruh pendaki Gunung Marapi telah ditemukan.

Tercatat total ada 75 orang pendaki di Gunung Marapi saat terjadi erupsi.

Sebanyak 52 pendaki berhasil dievakuasi dengan selamat.

Sebelumnya, 5 orang pendaki yang tewas telah terdeteksi dan dibawa ke RSAM Bukittinggi pada Senin (4/12) malam.
Saat ini proses pencarian dan evakuasi para pendaki masih dilakukan tim SAR gabungan dengan melibatkan 200 personel.
Kepala Kantor SAR Kota Padang, Abdul Malik mengatakan, hari ini tim gabungan menargetkan mengevakuasi 8 korban.

Informasi lainnya yang diterima, posisi 10 korban lainnya telah diketahui.

Namun sejauh ini belum disampaikan proses evakuasi 10 korban tersebut.

Berikut data 18 korban yang akan dan dalam proses evakuasi:

1. M Wilki Syaputra
2. Ilham Nanda Bintang
3. Divo Suhandra
4. Afranda Junaidi
5. Wahlul Alde Putra
6. Novita Intan Sari
7. Riski Rahmat Hidayat
8. Lenggo Baren
9. Reyhani Zahra Fadli
10. Filhan Alfiqh Faizin
11. Aditya Prasetyo
12. Yasirli Amri
13. Irfandi Putra
14. Zikri Habibi
15. Muhammad Iqbal
16. Siska Alfina
17. Liarni
18. Frengki Chadra Kusuma
Sebelumnya Gunung Marapi mengalami erupsi pada Minggu (3/12) pukul 14.54 WIB.

PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Marapi menyampaikan pada erupsi pertama tinggi kolom abu teramati mencapai 3 Km atau 3.000 m di atas puncak (5.891 m di atas permukaan laut).

 

 #Rn

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.