Articles by "Otomotif"

Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

JAKARTA (RangkiangNagari) - Pembalap TrackHouse MotoGP Team Raul Fernandez tampil tidak terbendung untuk memenangkan balapan MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Northamptonshire, Inggris, Minggu.

Start dari posisi kedua, pembalap asal Spanyol itu langsung mengambil alih posisi terdepan dari Marco Bezzecchi di tikungan pertama.

Sementara, Jorge Martin yang memulai balapan dari pole position harus kehilangan posisi setelah perangkat pada motornya tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Fernandez memanfaatkan situasi tersebut untuk membuka jarak. Memasuki lap ketiga, Fernandez bahkan mencatat rekor lap tercepat dalam balapan dan berhasil membangun keunggulan sekitar dua detik atas para pesaingnya.
Di belakangnya, persaingan berlangsung ketat. Bezzecchi sempat berada di posisi kedua, sedangkan Martin berusaha kembali mengejar. Marc Marquez juga tampil agresif setelah naik ke posisi ketiga pada awal balapan.
Sejumlah insiden pun terjadi di tengah balapan. Enea Bastianini mengalami kecelakaan di tikungan ke-17 pada lap keenam, disusul Iker Lecuona yang terjatuh di tikungan ke-12 dan Cal Crutchlow yang mengalami insiden di tikungan keenam pada lap ketujuh.

Francesco Bagnaia juga harus mengakhiri balapan lebih awal setelah terjatuh di tikungan ketujuh pada lap kedelapan. Insiden tersebut terjadi di tikungan yang sama dengan tempat ia mengalami kecelakaan pada MotoGP Inggris musim sebelumnya.

Memasuki lap kesembilan, Martin berhasil melewati rekan setimnya, Bezzecchi, untuk merebut posisi kedua. Pada saat yang sama, Alex Marquez mulai mendekati persaingan podium setelah naik ke posisi ketiga.
Namun, Alex Marquez kemudian melakukan kesalahan yang membuatnya kehilangan dua posisi. Bezzecchi kembali ke posisi ketiga, sedangkan Pedro Acosta naik ke posisi keempat.

Nasib kurang beruntung juga dialami Ai Ogura. Pembalap TrackHouse tersebut yang sempat berada di posisi kelima harus terjatuh di tikungan ke-16 pada lap kesembilan sehingga gagal melanjutkan balapan.
Sementara itu, Fernandez semakin nyaman di posisi terdepan. Memasuki lima lap terakhir, ia memiliki keunggulan lebih dari empat detik atas Martin yang berada di posisi kedua.
Pada lap ke-18, terjadi persaingan antara Fabio Di Giannantonio dan Marc Marquez. Di Giannantonio berhasil melewati juara dunia tersebut dan kemudian mencoba mengejar Pedro Acosta untuk memperebutkan posisi kelima.
Memasuki lap terakhir, Fernandez tetap berada jauh di depan. Ia akhirnya melintasi garis finis dengan keunggulan sekitar 2,5 detik atas Jorge Martin yang finis di posisi kedua. Sedangkan, Marco Bezzecchi melengkapi podium di posisi ketiga.


JAKARTA (RangkiangNagari) - Marc Marquez naik ke peringkat ketiga klasemen sementara MotoGP 2026 setelah memenangi Grand Prix Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu.

Pembalap Ducati Lenovo itu kini mengoleksi 190 poin dan hanya tertinggal 18 poin dari pemuncak klasemen Jorge Martin yang mengumpulkan 208 poin.

Ai Ogura menempati posisi kedua dengan 194 poin setelah finis sebagai runner-up di Sachsenring, sedangkan Marco Bezzecchi turun ke urutan keempat dengan 186 poin.

Marquez memperoleh tambahan maksimal 37 poin dari kemenangan pada sprint dan balapan utama GP Jerman. Hasil tersebut membuatnya melewati Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio dalam klasemen.
Di Giannantonio kini berada di posisi kelima dengan 184 poin setelah gagal finis pada balapan utama akibat terjatuh di Tikungan 10.
Martin tetap mempertahankan puncak klasemen setelah finis kelima. Namun, keunggulannya kini hanya 14 poin atas Ogura dan 18 poin atas Marquez.

Raul Fernandez berada di peringkat keenam dengan 159 poin, diikuti Pedro Acosta dengan 148 poin dan Francesco Bagnaia dengan 143 poin.

Persaingan MotoGP selanjutnya berlanjut pada Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone setelah jeda musim panas.
Klasemen sementara lima besar MotoGP 2026 usai GP Jerman:
Jorge Martin — 208 poin
Ai Ogura — 194 poin
Marc Marquez — 190 poin
Marco Bezzecchi — 186 poin
Fabio Di Giannantonio — 184 poin


JAKARTA (RangkiangNagari) - Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi masih belum tergeser dari posisi puncak klasemen sementara perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 usai GP Ceko, Minggu, meski pembalap berjuluk The Bezz tersebut tidak dapat menambah poin karena dihukum dilarang tampil di seri itu.

Saat ini The Bezz memimpin klasemen sementara dengan torehan 180 poin hasil dari empat kemenangan grand prix.

Di papan klasemen, Bezzecchi ditempel ketat oleh rekan setimnya Jorge Martin yang kini berada di posisi kedua dengan mengantongi total 172 poin.
Sementara itu di urutan ketiga terdapat pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team Fabio Di Giannantonio yang mengoleksi total 157 poin.
Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez kian memanaskan perebutan gelar juara dunia setelah mengukir dua kemenangan seri beruntun musim ini tepatnya di GP Hungaria dan GP Ceko.

Sang juara bertahan yang memperoleh tambahan 25 poin dari seri pekan ini kini berada di posisi keempat dengan mengantongi total 140 poin.

Posisi Marc terus dibayangi oleh pembalap Trackhouse Ai Ogura yang baru saja mendapatkan podium GP Ceko. Pembalap asal Jepang ini berada di posisi kelima dengan koleksi total 134 poin.


JAKARTA (RangkiangNagari) - Pembalap Ducati Marc Marquez menjadi yang tercepat dalam MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Balatonfokajar, Minggu, dengan menyelesaikan balapan dalam waktu 42:55,325.

Kemenangan ini membuat Marquez menempati peringkat kelima klasemen MotoGP 2026 dengan 108 poin, sedangkan peringkat pertama ditempati Marco Bezzechi, kedua Jorge Martin dan ketiga Fabio Di Giannantonio.

Di Hungaria, Marquez bersaing ketat dengan pembalap Red Bull KTM Factory Racing Pedro Acosta yang menduduki posisi kedua setelah terpaut 1,343 detik lebih lambat.
Peringkat ketiga ditempati pembalap Ducati Francesco Bagnaia yang terpaut 11,632 detik, dan pembalap Trackhouse Ai Ogura pada posisiu keempat dengan selisih 15,539 detik.
Dalam balapan ini, lima pembalap terjatuh, yakni Marco Bezzechi, Jorge Martin, Fabio Di Giannantonio, Raul Fernandez dan Fermin Aldeguer.

Hanya Di Giannantonio yang bisa menyelesaikan balapan dengan menempati peringkat ke-12 atau 28,386 detik lebih lambat dari catatan waktu Marquez. Sedangkan Bezzechi, Martin, Fernandez, dan Aldeguer tidak menyelesaikan balapan sehingga mendapatkan status DNF.


Mandalika (RangkiangNagari) - Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez kemungkinan mengalami cedera patah tulang bahu kanan setelah terjatuh pada MotoGP Indonesia.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu, ketika memasuki lap pertama Marc Marquez melakukan tikungan dan posisi motornya ditabrak pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi.

Setelah kontak tersebut, Marc tampak terlempar keluar dari tikungan tujuh dan tangan kanannya terseret ke gravel. Marc yang dapat berdiri setelah sempat terseret cukup jauh kemudian memegangi bagian bahu kanannya ketika keluar dari lintasan.

"Sebuah insiden besar di lap pembukaan melihat @marcobez72 menghapus @marcmarquez93! ???? Patah tulang kecil di bahu kanan Marc kini telah dikonfirmasi. Pembaruan akan segera dilaporkan," tulis MotoGP di Instagram, Minggu.
Dalam pantauan pewarta, setelah balapan Marc Marquez tampak memasuki pit lane dengan menyembunyikan bagian bahu kanannya dan segera masuk ke area tim.
Saat ini masih belum ada perkembangan lebih lanjut terkait laporan medis mengenai kondisi dari jawara dunia musim ini tersebut.

Sementara itu, manuver yang dilakukan Bezzecchi kini masih ditinjau oleh FIA karena dianggap begitu membahayakan.

Ajang GP Indonesia akhirnya dimenangi oleh rookie Gresini Racing Fermin Aldeguer yang tampil begitu dominan sepanjang balapan.
Fermin kemudian ditemani oleh pembalap Red Bull KTM Pedro Acosta yang menempati podium kedua, sedangkan di podium ketiga ditempati oleh rekan setimnya Alex Marquez.

 

#Rn

Mandalika (RangkiangNagari) - Pembalap Gresini Racing Fermin Aldeguer menjadi pembalap termuda kedua sepanjang sejarah yang memenangi seri grand prix kelas MotoGP.

Fermin Aldeguer yang kini berusia 20 tahun 183 hari menjadi pembalap kedua termuda setelah memetik kemenangan di MotoGP Indonesia yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu.

Pembalap asal Spanyol tersebut hanya kalah dari jawara dunia tujuh kali MotoGP Marc Marquez yang masih memegang rekor sebagai pembalap termuda yang memenangi seri GP selama kurun waktu 12 tahun.
The Baby Alien memetik kemenangan di MotoGP Amerika Serikat pada tahun 2013 kala menginjak usia 20 tahun 63 hari.
Dengan kemenangan Aldeguer ini sekaligus menggeser nama-nama pembalap legendaris seperti Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo hingga Freddie Spencer.

Kemenangan di GP Indonesia ini juga sangat spesial bagi Aldeguer yang memulai debut perdananya di kelas MotoGP pada musim ini.

Aldeguer menempati podium MotoGP Indonesia bersama dengan pembalap Red Bull KTM Pedro Acosta yang berada di posisi kedua, lalu juga rekan setimnya yakni Alex Marquez yang mengamankan posisi ketiga. 


#Rn

Mataram (RangkiangNagari) - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan penjualan tiket MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, telah mencapai 90 persen atau hampir habis terjual dari total 121 ribu tiket yang disiapkan.

"Ini terus bergerak. Tapi yang jelas kalau dilihat kuota hampir terpenuhi. Biasanya pada hari terakhir tiket semua terjual," kata Direktur Teknik dan Operasi MGPA Samsul Purba di Lombok Tengah, Jumat.

Ia mengatakan penjualan tiket telah mencapai 90 persen dari total yang tersedia dan angka tersebut akan terus meningkat menjelang pelaksanaan balapan sprint race dan balapan utama Minggu pekan ini.

"Penjualan tiket dari sejumlah kategori sudah sold out. Bahkan harga tiket VIP seperti VIP Deluxe Class dengan harga Rp 15 juta, VIP Luxury Tent dengan harga 7.750.000 juga habis terjual," kata Samsul.
Ia mengatakan ini bukti masyarakat Indonesia sangat antusiastis mendukung pengembangan sporttourism di Indonesia.
"Tiket yang premier dan premium rata rata sudah habis. Memang tinggal tiket yang grandstand, tapi beberapa lagi," katanya.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam keterangan tertulisnya menyebut MotoGP Mandalika adalah contoh nyata keberhasilan sporttourism di Indonesia.

"Kami bisa lihat di Mandalika sekarang, dampak ekonominya hampir Rp4,8 triliun. Bahkan tiket yang terjual hingga hari ini juga hampir habis, bahkan sudah mencapai 90 persen. Ini hal yang positif untuk sport tourism Indonesia," kata Erick. 


#Rn

Jakarta (RangkiangNagari) - Pembalap Ducati Francesco Bagnaia yakin dirinya bisa lebih kompetitif ketika membalap di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, Italia, untuk MotoGP San Marino 2025.

Hal ini dikatakan Bagnaia saat ia melaju ke kualifikasi 2 (Q2) setelah menyelesaikan sesi latihan di posisi keempat dengan catatan waktu 1 menit 30,710 detik.

“Kami tahu bahwa di sini, dibandingkan dengan dua balapan terakhir, kami akan lebih kompetitif,” kata pembalap asal Italia itu, dikutip dari laman resmi Ducati Corse, Sabtu.

Bagnaia meraih dua kali kemenangan di sirkuit ini, tepatnya pada musim 2021 dan 2022. Pada 2023, Jorge Martin meraih kemenangan di sirkuit ini, baik di Sprint maupun di balapan utama.
Satu tahun kemudian, Bagnaia finis di posisi kedua di Sprint dan balapan utama, setelah ia dikalahkan oleh Martin dan Marc Marquez.
Kendati tak bisa menang dalam dua musim terakhir, juara dunia 2022 dan 2023 itu merasa Sirkuit Misano menawarkan hal positif untuk motornya.

“Trek Misano menawarkan tingkat cengkeraman yang lebih tinggi, yang mengurangi banyak masalah yang kami hadapi sebelum datang ke sini. Kami mengambil pendekatan yang berbeda: karena trek ini sangat saya kenal, saya meminta untuk tidak mengubah apa pun pada motor. Modifikasi yang dilakukan hanyalah detail kecil,” kata pembalap yang akrab disapa Pecco tersebut.

Ketika mengungkapkan jalannya hari pertama di Misano, Bagnaia mengaku kompetitif, namun ia mengaku masih membuat kesalahan yang membuatnya tak lebih cepat dari berada di posisi keempat.
“Kami kompetitif baik dalam satu putaran maupun dalam hal kecepatan. Sayangnya, saya melakukan kesalahan di split ketiga pada time attack kedua saya, yang membuat saya kehilangan banyak waktu. Saya masih sangat senang, karena berada di sepuluh besar dan menghindari Q1 tentu membantu,” kata pembalap 28 tahun itu.

Bagnaia saat ini menghuni posisi ketiga klasemen sementara dengan 237 poin. Ia tertinggal 68 poin dari Alex Marquez di posisi kedua dan 250 poin dari rekan setimnya Marc Marquez yang hanya tinggal menunggu waktu menjadi juara dunia musim ini.
Untuk Bagnaia, balapan pada Sabtu akan dimulai dengan sesi latihan bebas 2 (FP2) pada pukul 15.10-15.40 WIB, lalu sesi kualifikasi 2 (Q2) pukul 16.15-16.30 WIB, dan ditutup dengan sesi Sprint 13 lap pukul 20.00 WIB.

 

#Rn

JAKARTA (RangkiangNagari) - Juara dunia enam kali, Marc Marquez, mengungguli adik kandungnya, Alex Marquez, untuk memenangi Grand Prix Aragon di Motorland Aragon, Alcaniz, Spanyol, Minggu.

Kemenangan itu sekaligus memperbesar keunggulannya di puncak klasemen Moto GP, dengan keunggulan 32 poin atas pesaing terdekatnya, Alex, setelah tampil dari delapan balapan di musim ini. Marc mengoleksi 196 poin, Alex membuntuti dengan 172 poin.

Peringkat ketiga di klasemen sementara Moto GP dihuni oleh juara dunia dua kali, Francesco Bagnaia, dengan 124 poin. Bagnaia finis di posisi ketiga pada Moto GP Aragon.
Marc yang mengendarai Ducati, start dari posisi terdepan dan langsung melejit sejak awal. Ia pun mampu mempertahankan posisinya sampai 23 lap.

Alex, yang start dari posisi kedua, tidak pernah jauh dari Marc sepanjang balapan. Dua bersaudara Marquez ini sempat hanya sempat hanya terpaut 0,283 detik pada lap ketiga, namun Marc perlahan membangun jarak dan menjaga ritme hingga unggul 2,379 detik di lap ke-16.
Sementara itu, Francesco Bagnaia yang memulai balapan dari posisi keempat berhasil merangsek ke posisi tiga di awal lomba. Ia sempat mendapat tekanan dari Pedro Acosta, terutama di tikungan pertama, tapi juara dunia dua kali itu mampu mempertahankan posisinya hingga garis akhir.

Drama terjadi pada pertengahan balapan. Brad Binder terjatuh di lap ke-12, disusul Fabio Quartararo yang juga jatuh di tikungan pertama selepas lap ke-13. Keduanya gagal menyelesaikan balapan.
Memasuki lap-lap akhir, posisi tiga besar tak berubah. Marc Marquez melenggang di depan, diikuti Alex dan Bagnaia. Pada lap ke-20, Alex menjaga jaraknya dari Bagnaia yang terus mengintai dengan selisih 0,9 detik.

Marc menutup balapan dengan kemenangan dominan, menjadi yang tercepat dari start hingga finis. Ini merupakan kemenangan ketujuhnya di Aragon dari 11 penampilan dan memperkokoh posisinya di puncak klasemen MotoGP 2025.

 

#Rn

Jakarta (RangkiangNagari) - Pembalap tuan rumah Johann Zarco tampil gemilang dan menjadi pemenang MotoGP Prancis 2025 di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu malam WIB.

Rider tim Castrol Honda LCR itu memanfaatkan strategi tepat di tengah balapan yang berlangsung dalam kondisi flag-to-flag dan berhasil finis pertama, unggul jauh 19 detik dari Marc Marquez (Ducati Lenovo).

Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Ducati) menyusul di posisi ketiga setelah menyalip Pedro Acosta di dua lap terakhir.

Balapan berlangsung dramatis sejak awal. Fabio Quartararo yang memulai dari pole sempat berada di barisan depan bersama Marc Marquez dan Alex Marquez. Namun hujan gerimis yang mengguyur sirkuit membuat sejumlah pembalap mengganti ban dan motor, menyusul dikibarkannya bendera putih saat sesi pemanasan.
Balapan sempat dihentikan sementara setelah bendera merah dikibarkan, sebelum akhirnya dimulai kembali setelah penundaan 10 menit.
Marc Marquez langsung memimpin selepas start, namun nasib nahas menimpa Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) yang terjatuh di tikungan ketiga lap pertama. Ia masih mampu melanjutkan lomba setelah mengganti motor.

Quartararo yang sempat dikenai long lap penalty juga terjatuh saat berupaya menyalip Marc Marquez di lap kelima.

Kondisi lintasan yang kembali mengering memaksa banyak rider, termasuk Marc dan Alex Marquez, untuk kembali ke paddock dan berganti motor.
Zarco yang tidak mengganti motor mengambil alih pimpinan balapan di lap ketujuh. Ia terus memperlebar jarak dari kejaran Marc Marquez yang hanya bisa memperkecil selisih waktu, tetapi tak mampu menyalip.

Menjelang akhir balapan, Zarco sempat diingatkan timnya untuk berhati-hati karena memimpin lebih dari 16 detik. Alex Marquez dua kali terjatuh dan gagal finis. Sementara itu, Fermin Aldeguer tampil konsisten dan sukses mencuri podium ketiga dari Pedro Acosta.

 

#Rn

Jakarta (RangkiangNagari) - Pembalap Gresini Racing Alex Marquez meraih kemenangan perdana musim ini usai menjadi yang tercepat di GP Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Jerez, Minggu malam WIB.

Mengawali start dari posisi keempat, Alex Marquez terus membayangi posisi tiga besar yang secara berurutan diisi oleh pembalap Ducati Marc Marquez, pembalap Yamaha Fabio Quartararo, dan pembalap Ducati Francesco Bagnaia.

Memasuki lap pertama, Pecco mencoba untuk melakukan manuver merebut posisi terdepan dari Marc Marquez.

Namun manuver tersebut justru mengakibatkan kontak yang dimanfaatkan oleh Quartararo untuk merebut posisi terdepan.
Tak lama kemudian, Marc Marquez kehilangan kendali dan mengalami tabrakan sehingga membuatnya kehilangan posisi tiga besar.
Memasuki lap keenam, giliran Fermin Aldeguer yang kehilangan keseimbangan dan terjatuh di lintasan.

Alex Marquez yang mampu merebut posisi Pecco di urutan kedua langsung bertarung menghadapi Quartararo di posisi terdepan.

Alex tampil begitu dominan dan perlahan-lahan mampu memperkecil selisih waktu dari Quartararo. Di lap ke-11, aksi dari Alex mampu merebut posisi terdepan dari Quartararo.
Balapan berlangsung sengit usai Joan Mir juga kehilangan kendali ketika memasuki tikungan dan membuatnya terjatuh.

Pecco terus membayangi Quartararo di posisi kedua, namun pembalap asal Italia tersebut begitu kesulitan untuk melakukan manuver merebut podium kedua.
Alex Marquez mampu keluar menjadi juara usai mempertahankan posisi terdepan dari kejaran Quartararo.

Kemenangan ini menjadi kemenangan perdana bagi pembalap asal Spanyol itu di kelas MotoGP.
Hasil GP Spanyol, Sabtu:

1. Alex Marquez
2. Fabio Quartararo
3. Francesco Bagnaia
4. Maverick Vinales
5. Fabio Di Giannantonio


#Rn


Jakarta (RangkiangNagari) - Pembalap Ducati Marc Marquez menyegel puncak klasemen sementara MotoGP setelah meraih kemenangan grand prix keempar musim ini.

Marc Marquez menjadi yang tercepat di ajang GP Qatar yang berlangsung di Sirkuit Lusail, Senin pagi WIB. Tambahan 25 poin membuat pembalap asal Catalunya, Spanyol itu kini menempati puncak klasemen dengan total 123 poin.

Sementara pembalap Gresini Racing Alex Marquez harus kehilangan poin yang cukup signifikan setelah hanya mampu finis di urutan ketujuh pada balapan kali ini.
Ini menjadi pertama kalinya Alex tersingkir dari podium setelah dalam empat grand prix sebelumnya selalu menempati podium kedua.
Adik dari Marc Marquez itu kini berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan 106 poin atau terpaut 17 poin dari Marc.

Di peringkat ketiga terdapat rekan setim Marc Marquez, Francesco Bagnaia yang baru saja mengamankan podium ketiga di GP Qatar.

Tambahan poin tersebut membuat Pecco kian menempel ketat Alex. Pembalap asal Italia itu kini telah mengamankan total 97 poin.
Di urutan keempat dan kelima terdapat duo Pertamina Enduro VR46 Racing Team Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio.

Morbidelli kembali mendapat poin krusial seusai finis di posisi keempat GP Qatar. Tambahan poin itu membuat Morbidelli kini mengoleksi 78 poin.
Rekan setimnya, Di Giannantonio berada di peringkat kelima dengan mendapatkan total 48 poin.
Dilansir dari laman MotoGP, Senin, berikut klasemen MotoGP usai GP Qatar.


#Rn

Jakarta (RangkiangNagari) - Pembalap Pertamina Enduro VR46 Franco Morbidelli mengungguli pemenang dua seri perdana musim ini, Marc Marquez, pada latihan bebas satu MotoGP Amerika di Sirkuit Amerika, Jumat (28/3).

Dikutip dari laman resmi penyelenggara di Jakarta, pembalap asal Italia itu menjadi yang tercepat di sesi pertama ini setelah mencatatkan putaran waktu dua menit 12,531 detik. Dia lebih cepat 0,083 detik dari pembalap Pramac Yamaha Jack Miller di posisi kedua, dan kemudian 0,0249 detik dari Marquez yang menghuni tempat ketiga.

Melengkapi posisi lima besar, Johann Zarco dari Castrol Honda LCR melanjutkan progress positifnya setelah di Argentina dengan menempati posisi empat latihan bebas 1. Di belakang Zarco, ada rookie musim lalu Pedro Acosta.
Sementara itu, juara dunia 2022 dan 2023 Francesco Bagnaia harus puas di posisi keenam dengan waktu dua menit 13,290 detik. Bagnaia hanya unggul 0,024 detik dari adik Marquez, Alex Marquez di posisi tujuh.
Pada hari ini, Sabtu WIB, para pembalap akan menutup hari pertama dengan sesi latihan pada pukul 03.00-04.00 WIB.

Balapan sprint 10 lap akan digelar pada Minggu (30/3) pukul 03.00 WIB, sedangkan balapan utama 20 lap dimainkan keesokan harinya pukul 02.00 WIB.

 

#Rn

TERMAS DE RIO HONDO (RangkiangNagari) – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, berhasil menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi MotoGP Argentina 2025, pada Sabtu (15/3/2025) malam WIB. Beraksi di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Marquez berhak merebut pole position usai mencatatkan waktu tercepat, 1 menit 36,917 detik.

Hebatnya catatan waktu Marquez di sesi kualifikasi itu sukses memecahkan rekor lap tercepat di Sirkuit Termas de Rio Hondo. Menariknya Marquez juga baru saja memecahkan rekor yang sama di hari pertama MotoGP Argentina 2025.

Marquez juga berhasil mengalahkan sang adik, Alex Marquez (Gresini Ducati) yang menempati posisi kedua di kualifikasi tersebut. Sementara ketiga tim satelit Honda, LCR Honda, yang diwakili Johann Zarco.

Sebanyak 12 pembalap memasuki lintasan untuk bersaing di sesi kualifikasi satu (Q1). Rider Pertamina Enduro VR46, Franco Morbidelli memimpin sesi dengan mencatat waktu 1 menit 37,312 detik.
Sementara, Jack Miller (Pramac Racing) berada di posisi dua. Kemudian, Ai Ogura (Trackhouse Racing) mengekor di posisi tiga. Para rider terus memacu kuda besinya untuk bisa finis dua teratas guna melanjutkan perjuangan ke Q2.
Rider Repsol Honda, Joan Mir berhasil mengkudeta Miller dari posisi dua. Mir pun sukses menemani Morbidelli ke Q2. Keduanya berkesempatan untuk memperebutkan pole position MotoGP Argentina 2025.

Rider Ducati Lenovo, Marc Marquez memulai sesi Q2 dengan apik. Rider berjuluk Baby Alien itu sukses memimpin dengan catatan waktu 1 menit 37,142 detik. Dia diikuti oleh Johann Zarco dan Alex Marquez.

Tak berselang lama, Marquez mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 37,023 detik. Kemudian, Alex Marquez sukses mengkudeta Zarco dari posisi dua. Sementara Francesco Bagnaia menghuni urutan tujuh.
Namun begitu, Bagnaia berhasil merangsek naik ke posisi empat. Sementara belum ada rider yang mampu meruntuhkan catatan waktu tercepat miliki Baby Alien. Bahkan, Marquez sukses mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 36,917 detik.

Pada akhirnya, Marquez keluar menjadi yang tercepat sekaligus merebut pole position di MotoGP Argentina 2025. Disusul oleh Alex Marquez, Zarco, Bagnaia, dan Pedro Acosta. 


#Rn

Jakarta (RangkiangNagari) - Pembalap Red Bull KTM Factory Racing Brad Binder dan Pedro Acosta menantikan kebangkitan tim pabrikan tersebut pada Kejuaraan Dunia Balap Motor MotoGP musim 2025.

“Sasaran saya pada musim ini adalah untuk mengambil apa yang saya pelajari dan melangkah maju untuk bersaing dengan para pembalap di depan. Kami tidak jauh. Kami finis di posisi kedua dalam kejuaraan konstruktor, jadi kami masih punya satu kesempatan lagi,” kata Binder dikutip dari keterangan resmi Red Bull KTM Factory Racing, Jumat.

Adapun Binder memasuki musim keenamnya di MotoGP dan telah menempati posisi enam teratas selama empat musim berturut-turut dan lima teratas selama dua musim terakhir.

“Sungguh gila untuk berpikir bahwa ini sudah menjadi musim keenam saya di MotoGP. Sejujurnya, 2024 adalah tahun di mana saya mungkin belajar paling banyak. Memasuki 2025, saya merasa hal itu telah membuat saya menjadi pembalap yang jauh lebih baik,” ujar dia.
Pembalap Afrika Selatan itu akan bergabung dengan Pedro Acosta, pembalap termuda di grid, untuk tahun keduanya di MotoGP.
Seperti Binder, Acosta telah mengarungi 'piramida' Grand Prix dengan warna Red Bull dan melalui Akademi KTM GP di setiap langkahnya.

“Yang pasti, 2024 adalah tahun yang baik, dan kami masih punya beberapa sasaran yang ingin kami capai. Saya belajar cara mengendalikan balapan dan cara beradaptasi dengan MotoGP,” kata Acosta.

Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing Aki Ajo mengatakan antusias dengan musim yang akan datang, menyusul tim yang telah bekerja keras selama musim dingin untuk mengembangkan proyek dan motor RC16 agar lebih cepat dan lebih baik dari musim lalu.
“Kami juga memiliki pembalap yang kuat dan berpengalaman, dan kami semua sangat termotivasi dan menantikan aksi musim 2025 yang baru,”

 

#Rn

Jakarta (RangkiangNagari) - Pembalap Marc Marquez mengaku masih berambisi untuk kembali menjadi kandidat utama perebutan gelar juara dunia MotoGP pada musim 2025.

Marquez mengungkapkan, ambisi dan kepercayaan diri itu datang dari kepindahannya ke tim pabrikan Ducati musim ini, setelah tahun sebelumnya membela tim satelit Gresini Racing dan finis di posisi ketiga.

“Tahun 2025 dan 2026 akan menjadi dua peluru (peluang) yang sangat bagus untuk mencoba memperjuangkan gelar karena kami berada di tim terbaik dan akan berusaha memberikan performa 100 persen,” kata Marquez, dikutip dari Marca dan Crash, Senin.

Juara dunia delapan kali itu mengatakan menemukan penampilan terbaik dan kembali kompetitif sejak memutuskan pindah dari tim pabrikan Honda ke Gresini. Terlebih, saat itu ia juga dalam periode kebangkitan dari cedera parah.
Tak lama setelah hengkang dari tim pabrikan Jepang yang sudah ia bela selama 11 tahun, Marquez pun akhirnya memenangkan tiga grand prix dan segera dipromosikan ke Ducati Lenovo bersama juara dunia dua kali Francesco Bagnaia.
Mengenai apa yang ia incar tahun ini, pembalap berusia 31 tahun itu menargetkan untuk meningkatkan daya saingnya serta terhindar dari cedera.

“Pastinya akan ada kecelakaan atau crash, karena itu adalah bagian dari olahraga ini. Namun, keinginan saya adalah saya bisa terhindar dari cedera,” ungkap Marquez.

“Lalu untuk tujuan utama, tentu saja, saya ingin memperjuangkan gelar dunia hingga balapan terakhir,” ujar dia menambahkan.
Marquez melakukan debut pabrikan Ducati-nya pada uji coba pascamusim di Barcelona pada November 2024. Ia mengendarai GP24 dan GP25 setelah sebelumnya menghabiskan tahun 2024 dengan GP23.

Musim ini, Ducati dan Marquez akan memperkenalkan corak Desmosedici 2025 pada 20 Januari di acara peluncuran di Italia.

 

#Rn

Jakarta (RangkiangNagari) - Pembalap Prima Pramac Racing Jorge Martin mengatakan akan fokus untuk memberikan penampilan maksimal pada Grand Prix Malaysia demi mengunci gelar juara dunia MotoGP 2024.

“Saya sangat bersyukur bisa berada di posisi ini. Tim saya melakukan pekerjaan mereka dengan baik dan saat ini saya harus fokus,” ungkap Martin, dikutip dari keterangan video resmi MotoGP, Sabtu.

Adapun Martin kini semakin dekat untuk meraih gelar juara dunia musim ini setelah memperlebar jarak perolehan poinnya dengan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) yang berada di posisi kedua klasemen sementara.

Martin kini unggul 29 poin atas juara dunia dua kali dan kemenangan Sprint GP Malaysia hari ini semakin menambah kepercayaan dirinya.
Meski demikian, sebelum balapan pendek dimulai, Martin mengakui sempat merasa gugup.
“Hari ini sebenarnya cukup berat bagi saya. Saya banyak berpikir (mengenai gelar juara dunia) sebelum balapan (Sprint) dimulai,” ungkap Martin.

“Ekspektasi hari ini adalah Pecco (Bagnaia) meraih posisi pertama dan saya kedua, tapi saya mau menang dan saya tahu bagaimana karakter saya dalam balapan. Mental menjadi hal yang penting buat saya saat ini, dan saya bisa mengatasi tekanan itu,” ujarnya menambahkan.

Martin pun bisa menjadi juara dunia jika ia berhasil finis di posisi pertama dan Bagnaia di posisi ketiga pada balapan utama di Sepang, Minggu (3/11).
Jika Martin finis di posisi kedua, maka Bagnaia harus finis di posisi kelima agar sang pembalap Spanyol bisa mengunci gelar tertinggi musim ini.

Sementara itu, balapan utama Grand Prix Malaysia akan digelar pada Minggu (3/11) pada pukul 15.10 WIB.

 

#Rn

Jakarta (RangkiangNagari) - Pembalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia memenangi Grand Prix Thailand untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen MotoGP Jorge Martin dari tim Prima Pramac Racing, pada Minggu, ketika sang pembalap Spanyol finis di posisi kedua pada balapan di Sirkuit Chang International, Buriram, yang licin.

Keunggulan Martin atas juara bertahan Bagnaia terpangkas dari 22 menjadi 17 poin, menjelang balapan yang mungkin akan menentukan juara musim ini di Sepang, Malaysia, pada pekan depan.

Pembalap Red Bull Gasgas Tech3 Pedro Acosta finis di posisi ketiga di Buriram.
Martin memulai balapan dengan menghuni baris terdepan di posisi ketiga, dan ia segera merebut posisi terdepan dari Bagnaia.

Namun Martin tidak terlalu lama berada di posisi terdepan. Pergerakannya melebar dan harus turun ke posis ketiga, ketika Bagnaia mengambil alih posisi terdepan dan kemudian menghadapi ancaman serius dari Marc Marquez.
Pada separuh jalannya balapan, sajian yang diberikan adalah duel antara Bagnaia dan Marquez, sedangkan Martin masih kesulitan untuk menandingi laju kedua pembalap itu. Sayangnya Marquez kemudian terjatuh saat berusaha untuk merebut posisi terdepan.

Jatuhnya Marquez membuat kedua pembalap penghuni dua posisi teratas di klasemen sementara bersaing ketat. Bagnaia kemudian mampu terus menjaga jarak dari Martin dan mengatasi situasi sirkuit yang licin, untuk membuat dirinya meraih kemenangan kesembilan musim ini setelah menyesaikan 26 putaran.
Bagnaia juga mengawali sprint race Sabtu (26/10) di posisi terdepan, tetapi ia hanya mampu finis di posisi ketiga, tepat di belakang Martin. Rekan setim Bagnaia di Ducati Lenovo Team, Enea Bastianini, memenangi balapan tersebut.

Setelah Grand Prix Malaysia, balapan penutup musim ini akan dihelat di Valencia pada 15-17 November.
Pada balapan yang dimainkan lebih awal, pembalap Jepang Ai Ogura telah mengamankan gelar juara dunia Moto2, ketika ia finis di posisi kedua pada balapan yang dimenangi Aron Canet asal Spanyol. Ogura sudah dipastikan akan naik kelas ke MotoGP musim depan. 


#Rn

Jakarta (RangkiangNagari) - Federal Oil selaku sponsor tim Gresini Racing yakin Marc Marquez bisa meraih posisi tiga besar pada akhir musim balap MotoGP 2024.

Keyakinan tersebut muncul setelah pembalap Spanyol berusia 31 tahun itu meraih podium pertama pada balap MotoGP seri ke-17 di Sirkuit Philip Island, Australia akhir pekan lalu.

Marc kemudian naik ke peringkat ketiga klasemen sementara MotoGP dengan perolehan 345 poin, menggeser Enea Bastianini ke posisi empat dengan 331 poin. Dua pembalap Ducati, Jorge Martin dan Pecco Bagnaia masih menempati posisi dua teratas dengan koleksi poin 424 dan 404 poin.

"Marc Marquez mengawali pekan yang positif di MotoGP Australia 2024, podium ganda di sesi Sprint dan Main Race tentunya tidak mudah untuk diraih," kata Rommy Averdy Saat selaku Market Development General Manager ExxonMobil Lubricants Indonesia (Federal Oil) dalam siaran pers, Selasa.
"Kami yakin dan optimis Marc mampu menyelesaikan balapan musim ini dengan finis di tiga besar klasemen, dan dukungan Federal Oil akan terus mengalir untuk Tim Gresini Racing MotoGP agar meraih hasil terbaik," tutur Rommy.
Marc Marquez yang empat kali menang di Sirkuit Phillip Island pun merasa lebih percaya diri untuk menatap tiga balapan tersisa seusai menang di Australia.

"Kali ini kami menjalani balapan yang luar biasa dan kami bersenang-senang. Kemenangan ini tentu saja meningkatkan rasa percaya diri dan kami perlu melanjutkan hasil seperti ini di tiga balapan terakhir," kata Marc yang menunggangi Ducati Desmosedici GP23 itu.

Terkait dengan insiden terlepasnya tear-off (pelindung kaca helm) dalam balapan di Australia, Marc justru mengatakan bahwa itu adalah kesengajaan karena ada serangga yang mengganggu penglihatannya.
"Saya harus melepas satu bagian tear-off saat awal karena ada lalat besar di atasnya yang menghalangi pandangan saya," kata Marc.

Adapun adik Marc Marquez, Alex Marquez menyatakan akan fokus pada tiga balapan tersisa serta melupakan insiden di Australia yang membuatnya kehilangan kesempatan menambah poin.
"Saya ditabrak lawan di tikungan pertama dan turun ke posisi terakhir. Saya kemudian menyalip dua pembalap sebelum melakukan long-lap penalty dan sekali lagi kembali ke posisi terakhir," kata Alex.
"Kami meraih satu poin dan kami bersemangat untuk kembali beraksi di Thailand dan Malaysia. Kami sedikit kesulitan dalam beberapa balapan terakhir dan sekarang saatnya untuk terus berusaha agar dapat menyelesaikan musim balap dengan perasaan terbaik," kata pembalap berumur 28 tahun itu.
Balap MotoGP 2024 menyisakan tiga seri sebelum tutup musim antara lain MotoGP Thailand pada 25-27 Oktober, MotoGP Malaysia 1-3 November dan MotoGP Valencia periode 15-17 November.

 

#Rn

Jakarta (RangkiangNagari) - Pembalap Prima Pramac Racing Jorge Martin mengunci pole position di GP Australia usai menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi yang berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Australia, Sabtu.

Jorge Martin menjadi yang tercepat usai mencatatkan waktu 1 menit 27,296 detik. Sementara di posisi kedua ditempati oleh pembalap Gresini Racing Marc Marquez yang kalah 0,594 detik, dan tempat ketiga dihuni oleh pembalap Aprilia Racing Maverick Vinales yang finis dengan selisih 0,695 detik.

Sesi kualifikasi dibagi menjadi dua sesi yakni sesi kualifikasi pertama (Q1) dan kualifikasi kedua (Q2). Para pembalap yang memasuki sesi kualifikasi merupakan sepuluh pembalap tercepat di sesi latihan bebas.

Di Q1, duo pembalap Repsol Honda Luca Marini dan Juan Mir serta pembalap GASGAS Tech 3 Augusto Fernandez menjadi yang tercepat untuk bersaing mengamankan tiket menuju Q2. Namun drama terjadi usai pembalap Ducati Enea Bastianini dan pembalap Aprilia Racing Raul Fernandez mengisi dua slot tersisa untuk melangkah ke Q2.
Memasuki Q2, persaingan di Sirkuit Phillip Island yang basah langsung tersaji antara Marc Marquez, Jorge Martin, dan Francesco Bagnaia.
Namun Jorge Martin menjadi yang tercepat di sesi pertama mengungguli Marc Marquez. Di putaran pertama Vinales sempat mengambil alih urutan pertama dengan catatan waktu 1 menit 27,991 detik.

Sedangkan di putaran kedua, Jorge Martin tampil mendominasi dengan mengunci posisi terdepan dan mengungguli Marc Marquez yang menempati urutan kedua. Sementara pesaing terdekat Martin di klasemen, Bagnaia harus puas mengawali balapan di posisi kelima.

Hasil kualifikasi Moto GP Australia, Sabtu:
1. Jorge Martin (1:27,296)
2. Marc Marquez ( 0,594)
3. Maverick Vinales ( 0,695)
4. Marco Bezzecchi ( 1,079)
5. Francesco Bagnaia ( 1,182)

 

#Rn

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.