Latest Post

Payakumbuh (Rangkiangnagari) – Pemerintah Kota Payakumbuh kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sumatera Barat setelah Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang (Sapaku), Kecamatan Payakumbuh Selatan, ditetapkan sebagai Juara I Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 400.10-413-2026.

Prestasi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi di tingkat kelurahan.

Surat Keputusan Gubernur diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumatera Barat Yozarwardi Usama Putra kepada Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman yang didampingi Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda di ruang kerja Wali Kota Payakumbuh, Senin (20/7/2026).

Kepala DPMD Provinsi Sumatera Barat Yozarwardi Usama Putra menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Payakumbuh dan Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang atas keberhasilan meraih predikat terbaik di tingkat provinsi.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta menghadirkan berbagai inovasi di tingkat kelurahan. Ia berharap persiapan menuju penilaian tingkat nasional terus dimatangkan agar Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang mampu memberikan hasil terbaik sebagai wakil Provinsi Sumatera Barat.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Kota Payakumbuh kembali meraih prestasi di tingkat provinsi.

“Dengan tercapainya prestasi ini, diharapkan seluruh unsur kelurahan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dapat bahu-membahu mendukung Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang meraih hasil terbaik di tingkat nasional,” katanya.

Menurut Elzadaswarman, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kolaborasi antara pemerintah, lembaga kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang selama ini aktif mendukung pembangunan di tingkat kelurahan.

Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh kelurahan di Kota Payakumbuh untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas pemberdayaan masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jangan sampai semangat membangun hanya muncul karena adanya perlombaan. Yang terpenting adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat terus meningkat dan inovasi terus dikembangkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kelurahan merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan daerah sehingga kualitas pelayanan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan wilayah sangat ditentukan oleh kinerja pemerintah kelurahan.

“Saya berharap seluruh kelurahan di Kota Payakumbuh terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan tidak henti-hentinya melahirkan berbagai inovasi untuk kemajuan wilayah masing-masing,” ujarnya.

Keberhasilan Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang diraih setelah melalui proses penilaian selama sekitar tiga bulan. Dalam penilaian tersebut, kelurahan ini bersaing dengan Kelurahan Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, dan Kelurahan Campago Guguk Bulek, Kota Bukittinggi.

Tim penilai menetapkan Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang sebagai juara setelah memperoleh nilai tertinggi pada berbagai aspek penilaian, meliputi bidang pemerintahan, kewilayahan, kemasyarakatan, inovasi, serta pengembangan potensi unggulan daerah.

Sementara itu, Lurah Sawahpadang Aua Kuniang Deop Darius menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh, masyarakat, serta seluruh unsur yang terlibat dalam proses penilaian.

Ia menyatakan Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang siap mempersiapkan diri secara maksimal untuk mewakili Provinsi Sumatera Barat pada Kelurahan Lomba Tingkat Nasional dengan mempertahankan berbagai inovasi dan praktik terbaik yang telah dikembangkan.

Dengan ditetapkannya sebagai Juara I tingkat provinsi, Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang resmi mewakili Provinsi Sumatera Barat pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional Tahun 2026. Capaian tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi Pemerintah Kota Payakumbuh untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta inovasi di seluruh kelurahan sehingga mampu melahirkan prestasi yang berkelanjutan di tingkat daerah maupun nasional. 

Padang Aro (Rangkiangnagari) - Pemerintah Kabupaten bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Solok Selatan terus mendorong optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid. Ini menjadi upaya untuk meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sekaligus memperkuat program pengentasan kemiskinan.

Bupati Solok Selatan H. Khairunas menegaskan bahwa zakat merupakan ajaran yang mengandung nilai kepedulian dan keadilan sosial. Menurutnya, zakat tidak hanya berfungsi membersihkan harta, tetapi juga menjadi sarana membantu masyarakat yang membutuhkan, mengurangi kesenjangan sosial, serta memperkuat perekonomian umat.

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan. Apabila dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, zakat mampu menjadi kekuatan dalam mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga penanggulangan bencana,” kata Khairunas dalam Berbagainya pada kegiatan Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) UPZ Masjid di Hotel Pesona Alam Sangir, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, masjid memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Oleh karena itu, keberadaan UPZ di masjid dinilai sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi sehingga penyalurannya lebih terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Ia mengajak seluruh pengurus masjid menjadi mitra strategi Baznas dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menunaikan zakat sesuai syariat Islam sekaligus mendukung pembentukan dan penguatan UPZ di masjid.

“Pemerintah Kabupaten Solok Selatan berkomitmen terus mendukung tata kelola zakat melalui kolaborasi bersama Baznas. Semoga kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun gerakan sadar zakat di Solok Selatan dengan pengelolaan yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Solok Selatan, Zulfajriadi, mengatakan saat ini telah terbentuk sekitar 40 UPZ di berbagai wilayah di Solok Selatan. Namun, dari jumlah tersebut baru sekitar 10 UPZ masjid yang secara konsisten aktif menghimpun dana ZIS.

“Kondisi ini menjadi dasar bagi Baznas untuk terus melakukan sosialisasi, optimalisasi, dan akselerasi peran UPZ masjid. Tujuannya adalah menggali potensi zakat, infak, dan sedekah yang ada di Solok Selatan agar volume penghimpunan semakin meningkat, sekaligus mendorong keaktifan UPZ di setiap nagari,” paparnya.

Selain meningkatkan penghimpunan dana umat, lanjutnya, Baznas juga terus memperkuat kapasitas pengurus agar pengelolaan zakat berjalan secara amanah, transparan, dan akuntabel sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat semakin meningkat.

Senada, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan Fitriyoni menegaskan bahwa Baznas dan UPZ merupakan instrumen penting dalam pengumpulan sekaligus pendistribusian zakat kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Untuk itu, ia berharap pengurus UPZ masjid tidak hanya aktif menghimpun zakat, tetapi juga memastikan pendistribusiannya tepat sasaran karena pengurus masjid merupakan pihak yang paling memahami kondisi masyarakat di lingkungannya. 

Pasaman (Rangkiangnagari)Bupati Pasaman, Welly Suhery, melantik dan mengambil sumpah jabatan 90 kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman, Senin (20/7), di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman. 

Dalam memastikan pelantikan tersebut, Bupati Welly menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap integritas, profesionalisme, serta tidak ada praktik pungutan pembohong (pungli) dalam proses penyampaian kepala sekolah.

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pasaman memperkuat tata kelola pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kemajuan daerah.

Dalam berbagai hal, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa pelantikan kepala sekolah bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan langkah-langkah strategi untuk melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa perubahan nyata di dunia pendidikan.

“Keberhasilan pembangunan pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan di setiap satuan pendidikan. Kepala sekolah harus mampu menjadi penggerak perubahan, membangun budaya kerja yang disiplin, inovatif, dan berintegritas demi meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.

Menurutnya, kepala sekolah memegang peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas, membangun karakter peserta didik, serta meningkatkan prestasi sekolah melalui tata kelola yang efektif dan akuntabel.

Bupati juga mengajak seluruh kepala sekolah memperkuat sinergi dengan guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan pemangku kepentingan agar setiap program pendidikan berjalan secara terpadu dan berkelanjutan.

“Seluruh jajaran pendidikan harus bergerak dalam satu komando, mematuhi aturan yang berlaku, serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Pendidikan yang maju hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama, integritas, dan komitmen yang kuat,” tegasnya.

Selain pentingnya transformasi kepemimpinan di dunia pendidikan, Bupati Welly memastikan proses pengangkatan dan pelantikan kepala sekolah telah dilaksanakan secara objektif, profesional, transparan, serta berdasarkan kompetensi dan kebutuhan organisasi.

Ia secara khusus mengingatkan bahwa tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun selama proses pelantikan. Oleh karena itu, apabila terdapat oknum yang mengatasnamakan pejabat Pemerintah Kabupaten Pasaman dan meminta ketidakseimbangan dengan janji jabatan tertentu, masyarakat diminta segera melaporkannya agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Di akhir arahannya, Bupati berharap seluruh kepala sekolah yang baru dilantik mampu menjadi teladan dalam menjunjung integritas, meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, serta melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. 

Suasana dilantik usai mulai terasa haru. Sejumlah kepsek yang dilantik ada yang menangis ada yang tertawa bahagia. Mereka juga ada yang terlihat bersalam-salaman dan saling menyemangati.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.