Latest Post

Painan (Rangkiangnagari) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, melakukan Program Lansia Mengaji. Kegiatan itu bertempat di Masjid Agung Al-'Amilin Painan. 

"Program Lansia Mengaji ini sudah berjalan sejak tahun 2025 lalu. Kegiatannya berlangsung setiap hari Rabu siang," ujar Kepala KUA IV Jurai Zaimal Elpetani. 

Ketika ditemui wartawan Media ini di ruang kerjanya Kamis (29/1/2026). Kepala KUA IV Jurai Zaimal Elpetani mengatakan program Lansia Mengaji ini adalah inovasi KUA IV Jurai. 

Dikatakan KUA Zaimal Elpetani, Program Lansia Mengaji tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Kantor Kemenag Pessel melalui KUA dalam mendukung Program Pemerintah daerah yakni Program Nagari Mangaji.

"Setiap Rabu siang kita bersama kawan- kawan Penyuluh Agama Islam KUA ini hadir untuk memberikan pembinaan ke Masjid Agung Al-'Amilin Painan.'' jelasnya. 

Selanjutnya, KUA Zaimal Elpetani mengatakan.  Program Lansia Mengaji adalah inisiatif pendidikan agama nonformal yang dirancang untuk memfasilitasi lansia belajar membaca Al-Qur'an, memahami maknanya, dan memperdalam ilmu agama di usia senja. 

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas spiritual, mengurangi kesepian, serta menyediakan sarana sosial bagi lansia melalui metode pengajaran yang perlahan dan  sabar. 

"Kita berharap kedepan program ini bisa terus berlanjut dan bermanfaat bagi umat di wilayah Kecamatan IV Jurai. Terutama Jama'ah Masjid Al-'Amilin Painan," tutur KUA Zaimal Elpetani. (Dodi) 

Solsel (Rangkiangnagari) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mendapatkan penghargaan Cakupan Kesehatan Semesta alias Universal Health Coverage (UHC) Kategori Madya dari BPJS KesehatanPenghargaan ini menandakan pelayananKesehatan yang diberikan di Kabupaten Solok Selatan sudahmemiliki standar terbaikcepatmudahdan merata.

 

Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan inimerupakan komitmen pemerintah kabupaten dalammemastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanankesehatan yang berkualitas dan merata.

 

"Kendati di tengah gelombang efisiensi keuangan saat ini, program Kesehatan tetap menjadi prioritas oleh pemerintahguna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanankesehatan yang terbaikcepatmudahdan merata," kata Khairunas usai menerima penghargaan di Jakarta, Selasa(27/1).

 

"Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerahtetapijuga hasil dari dukungan seluruh masyarakat Solok Selatan serta kerja kolaboratif berbagai pihak. Capaian ini menjadimotivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan pelayanankesehatan di Kabupaten Solok Selatan. Insya Allah," lanjutnya.

 

Keuntungan kabupaten mendapatkan status UHC ini bagimasyarakat yakni jaminan akses layanan kesehatan yang menyeluruhadildan berkualitas tanpa kendala biaya bagiseluruh masyarakat.

 Dengan status UHC yang telah didapatkan dua tahun berturut-turut inidipastikan masyarakat Solok Selatan yang membutuhkan pelayanan kesehatan mendapatkanperlindungan finansial agar warga tidak mengalami masalahkeuangan karena biaya pengobatan.

 

Selain itumasyarakat juga mendapatkan akses fasilitaskesehatan dengan lebih mudah baik di Puskesmas dan RumahSakit. Keuntungan lainnya yang paling utama adalah aktivasikepesertaan baru yang tidak perlu waktu tungguartinya saatmembuat kepesertaan baru maka akan langsung aktif dandapat digunakan saat itu juga.

 

Lebih lanjutKepala Dinas Kesehatan dr. Pendewalmemaparkan bahwa menurut data per 1 Januari 2025, cakupankepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Solok Selatan mencapai 99,07%. Angka ini menujukkan bahwa dari total 182.020 penduduksebanyak 180.328 orang penduduk sudahmemiliki BPJS Kesehatan.

Sedangkan untuk tingkat keaktifandari total cakupankepesertaan terdapat 93,33atau 169.872 orang pendudukyang aktif.

 

Capaian UHC tidak hanya berdampak pada meningkatnyaakses layanan kesehatantetapi juga berkontribusi terhadappenguatan kesejahteraan sosial.

 

Peran kepala daerah memiliki pengaruh langsung terhadapkeberhasilan tersebutkhususnya dalam mendorong pendudukuntuk terdaftar dan memastikan keberlangsungan kepesertaanaktif melalui dukungan kebijakan dan penganggaran daerah.

 

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan pun terus berupayauntuk mempermudah dan mengurangi biaya berobat bagiseluruh masyarakat. Menjadi bagian dari misi pemerintahdalam RPJMD Kabupaten Solok Selatan tahun 2025-2029, berbagai program kesehatan telah disiapkan untukmemastikan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkarakterproduktif dan kompetitif. (DT)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.