Latest Post

JAKARTA (RangkiangNagari) - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di sektor tenaga teknis dan pelaksana lainnya lintas profesi paruh waktu akan diangkat menjadi penuh waktu.
Prasetyo mengumumkan kebijakan itu dalam jumpa pers usai rapat koordinasi pemerintah dengan DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat.

"Setelah beberapa kali kita melakukan perhitungan, maka hari ini kita memutuskan bahwa PPPK paruh waktu akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu ini termasuk lintas profesi, ya, itu termasuk dosen, kemudian damkar, Satpol PP, tenaga kesehatan atau tenaga medis, kemudian tenaga teknis, tenaga pelayanan atau tenaga pelaksana lain," ujar Prasetyo.

Kebijakan itu menyusul keputusan pemerintah yang sebelumnya akan mengangkat PPPK guru paruh waktu menjadi penuh waktu.
Ia menyampaikan para PPPK paruh waktu yang nantinya diangkat menjadi penuh waktu juga berkesempatan untuk mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Dalam hal seleksi CPNS itu, Prasetyo menyebut pemerintah akan memberlakukan perlakuan khusus, terutama yang berkaitan dengan masalah batasan usia.

"Perlakuan khusus ini maksudnya kalau ingin atau kalau harapan kita nanti mengikuti proses seleksi menjadi PNS. Di sana kan banyak syarat-syarat, salah satunya adalah syarat usia. Kita perlu pikirkan ada beberapa bidang yang memang membutuhkan, kami bersepakat membutuhkan perlakuan khusus," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan rapat koordinasi bersama pemerintah dilakukan untuk menjawab aspirasi masyarakat yang masuk ke parlemen.
Dia pun menekankan DPR akan terus menampung sekaligus menyelesaikan permasalahan masyarakat.

"DPR RI akan terus berkomitmen menampung aspirasi, kemudian menyelesaikan permasalahan-permasalahan, berpartner dengan pemerintah dalam hal memitigasi dan mencari solusi segala sesuatu aspirasi yang masuk ke DPR," kata dia.


JAKARTA (RangkiangNagari) - Dua gol dari Teun Koopmeiners dan Randal Kolo Muani membawa Juventus menang 2-1 atas AZ Alkmaar di Stadion AFAS, Alkmaar, Belanda dalam matchday keempat Liga Europa pada Jumat.
Tiga poin itu membuat Bianconeri naik ke posisi kelima klasemen Liga Europa dengan 10 poin atau dua poin di bawah Benfica, Bournemouth, dan Ferencvaros yang berada di tiga teratas.

AZ Alkmaar menempati peringkat ke-14 dengan enam poin.
Bournemouth
Bournemouth sukses menjaga catatan sempurna dengan menang 3-1 atas Sparta Praha dalam matchday keempat fase liga Liga Europa di Epet Arena, Republik Ceko, pada Jumat.

Sempat tertinggal pada babak pertama tapi bermain dengan keunggulan jumlah pemain sejak menit ke-37, The Cherries berhasil membalikkan keadaan melalui gol Tyler Adams, Evanilson, da

Hasil ini membuat klub Inggris tersebut kukuh di puncak klasemen dengan 12 poin, atau empat kemenangan dari empat laga. Sedangkan Sparta Praha tertahan di peringkat ke-21 dengan empat poin, demikian laman UEFA.


JAKARTA (RangkiangNagari) - Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama semakin percaya diri menghadapi Grand Prix Qatar 2026 di Sirkuit Lusail pada 6–8 November setelah finis kedua pada seri sebelumnya di Malaysia.
Pembalap Honda Team Asia itu mengatakan pengalamannya membalap di Lusail saat mengikuti Asia Talent Cup menjadi modal tambahan untuk menghadapi persaingan pada seri Moto3 akhir pekan ini.

"Untuk Qatar ini, saya sudah pernah balap di sini, waktu Asia Talent Cup juga hasil saya bagus balapan di sini. Apalagi minggu kemarin saya habis dapat podium dan saya merasa kayak lebih pede aja sih di Qatar ini," kata Veda dalam wawancara virtual, Kamis.

"Ini juga sirkuit yang saya suka, jadi saya lebih percaya diri," ujarnya menambahkan.
Pembalap berusia 17 tahun itu pernah memenangi dua balapan Asia Talent Cup 2023 di Lusail sehingga cukup mengenal karakter sirkuit tersebut.
Veda yang berasal dari Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tengah menjalani musim debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3 dan telah mengoleksi dua podium, yakni posisi ketiga di GP Brasil dan posisi kedua di GP Malaysia.

Ia mengatakan hasil positif di Sepang tidak terlepas dari evaluasi terhadap sejumlah kesalahan pada balapan sebelumnya.
Veda berusaha tampil lebih tenang dan mengendalikan diri sepanjang perlombaan, terutama saat menghadapi persaingan ketat serta kondisi cuaca panas yang berpotensi memicu kesalahan.
"Di Sepang kemarin juga saya mencoba untuk memperbaiki. Selama race saya merasa mencoba untuk tenang, apalagi kondisi cuaca di Sepang kemarin lumayan panas dan gampang sekali untuk membuat kesalahan," ujar Veda.

Ia juga berupaya menjaga kondisi ban agar tetap kompetitif hingga akhir perlombaan meskipun beberapa kali hampir terjatuh saat bersaing di kelompok depan.
Menjelang GP Qatar, Veda yang menempati peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 tidak memasang target khusus untuk memperbaiki posisinya.
Ia memilih berfokus pada upaya mengumpulkan poin secara konsisten dan menghindari kegagalan finis pada tiga seri tersisa musim ini.
"Jadi saya mencoba untuk dapetin poin di setiap balapannya aja, jangan sampai jatuh atau nol poin. Jadi ya mencoba yang terbaik aja," kata Veda.


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.