Latest Post

 

Pertemuan Tim bencana Unand dengan jajaran UPTD SDABK wilayah utara di Bukittinggi 

Bukittinggi,  Rangkiang Nagari - Tim Pusat Studi Bencana (PSB) dan Dosen Manajemen Magister Bencana ( MMB) Universitas Andalas melakukan pertemuan dengan pimpinan dan jajaran Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) wilayah utara di Bukittinggi,  Rabu (29/10).

Tim yang dipimpin Prof Hakam, didampingi Prof Fauzan, Prof Bambang Istijono,  Dr Basril Basyar,  Drs Rinaldi  Eka Putra MSi diterima pimpinan dan jajaran UPTD yang saat ini dijabat sementara Jufrinal, ST, MT.

Ia didampingi Syofyan Tanjung ST Kepala seksi Pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan serta Edman SP, Kepala Seksi Penggunaan dan Pemanfaatan. 

Sosialisasi Penyusunan dokumen Rencana Kontijensi Bencana Hidrometeorologi di Agam 


Kedatangan Tim PSB dan MMB  yang ditugaskan LPPM Universitas adalah untuk menyiapkan dokumen Rencana Kontijensi Bencana Hidrometeorologi atau banjir bandang di Kabupaten Agam. Tim juga diperkuat oleh 12 orang mahasiswa S.2 MMB.

Dalam diskusi yang berlangsung di ruang pertemuan kantor UPTD Bukittinggi,  Jufrinal menjelaskan segala bentuk bencana hidrometeorologi yang terjadi di wilayahnya, terutama daerah Kabupaten.

Alumni S.2 Fakultas Teknik Universitas Andalas ini menyebut beberapa lokasi yang terparah dilanda bencana hidrometeorologi. Diantaranya daerah Pasie Laweh, Muaro Kandang, DI Sianok, Jorong Galudua Koto Tuo, Lubuk Panji Jorong Pasa Durian, DI Gumarang dan DI Sangkir Garagahan.

Suasana pertemuan di kantor Bupati Agam di Lubuk Basung 

Bencana ini terjadi mulai 22 hingga 28 Nopember 2025. Dampak yang ditimbulkan luar biasa,  areal pertanian masyarakat rusak, Jalan terancam putus, pemukiman terendam air dan arus sungai menghancurkan berbagai infrastruktur. 

Upaya dilakukan mengerahkan seluruh kekuatan alat berat dan peralatan lainnya, dikerahkankan ke lokasi demi menyelamatkan masyarakat, kata Jufrinal. 

Dalam diskusi yang berlangsung hangat pihak UPTD mengeluhkan soal terbatas masa tanggap darurat setelah masa bencana. Waktu 14 hari, ternyata tidak cukup membantu masyarakatyang terpapar.

Sofyan Tanjung Kepala seksi Pelaksanaan operasi dan pemeliharaan menyebutkan bahwa untuk Rencana aksi penanggulangan setidaknya diperlukan waktu empat hari. Efektif bekerja paling banyak 10 hari. Akibatnya pekerjaan terbengkalai.

Sosialisasi Renkon

Sehari sebelumnya (28/10) dilaksanakan Sosialisasi Penyusunan Rencana Kontijensi Bencana Hidrometeorologi Agam di di kantor Bupati Lubuk Basung. 

Kepala BPBD Agam Rahmad Lasmono AP, S.Sos. M,AP mengundang seluruh unsur terkait dengan kebencanaan. Yang jelas seluruh unsur Muspida, Dan Yonif TP 897/Singgalang, pimpinan OPD terkait  dan media.

Rahmad mengajak seluruh unsur untuk menyampaikan informasi dan dokumen yang dimiliki guna menyempurnakan rencana Kontijensi ini.

Fauzan Azima ST bidang Analis Kebencanaan menjelaskan betapa penting dokumen ini. Agam punya indek resiko bencana kedua tertinggi di Sumbar. Peringkat pertama Pasaman Barat. Oleh sebab penyusunan rencana dokumen ini sangatlah penting, katanya.(*01).


PADANG PARIAMAN (RangkiangNagari) - Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria melakukan kunjungan kerja ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Selasa, 27/10/2026. Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung perkembangan (progres) proyek beautifikasi pada area Terminal Keberangkatan dalam rangka peningkatan standar pelayanan dan estetika bandara.

Hingga akhir Oktober 2026, realisasi pekerjaan beautifikasi di Terminal Keberangkatan BIM telah mencapai 78%. Pengerjaan saat ini berfokus pada tahap penyelesaian (finishing) interior terminal, pemasangan sistem pencahayaan LED estetis, instalasi counter layanan dan furnitur baru, serta penyematan ornamen artistik khas bermotif Minangkabau yang merepresentasikan kearifan lokal.
COO Danantara, Dony Oskaria dalam peninjauannya menekankan pentingnya penyelesaian proyek tepat waktu untuk menyambut peningkatan pergerakan penumpang pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Seluruh rangkaian pekerjaan beautifikasi ditargetkan rampung sepenuhnya dan siap beroperasi pada bulan Desember 2026. Kami memastikan hasil akhir pekerjaan ini tidak hanya mempercantik tampilan fisik bandara, tetapi juga secara signifikan meningkatkan standar kenyamanan dan customer experience para penumpang," ujar Doni Oskaria.

Guna memastikan target tersebut tercapai, manajemen telah menetapkan beberapa langkah strategis, diantaranya percepatan dan pengawasan yang ketat, mendorong pihak kontraktor dan mitra kerja untuk mengoptimalkan jumlah tenaga kerja (manpower) serta jadwal pengerjaan guna mengejar sisa 22% target pengerjaan, dengan tetap memprioritaskan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta standar kualitas Injourney Airport.
Pengujian Fasilitas (Commissioning Test) dengan melakukan pengawasan rutin dan pengujian fungsi terhadap seluruh fasilitas baru sebelum dioperasikan secara penuh pada bulan Desember.

Kemudian pelaporan berkala, yaitu menjamin transparansi dan akuntabilitas melalui pelaporan progres mingguan kepada Manajemen Injourney Airport.

Proyek beautifikasi ini merupakan komitmen berkelanjutan dari Injourney Airport dan Danantara dalam menghadirkan infrastruktur bandara berkelas dunia yang memadukan modernitas dengan identitas budaya lokal Minangkabau.

JAKARTA (RangkiangNagari) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, potensi hujan disertai petir diprakirakan terjadi di sejumlah kota, antara lain Padang, Jambi, Tanjung Pinang, Bengkulu, dan Jakarta.

“Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di berbagai wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua,” ujar Prakirawan BMKG Lintang dalam siaran rutin yang diikuti dari Jakarta.

BMKG menjelaskan sirkulasi siklonik yang terbentuk di perairan utara Aceh memicu daerah pertemuan dan perlambatan angin di perairan utara Aceh, Selat Malaka bagian utara, serta wilayah di sekitar sirkulasi tersebut.
Kondisi atmosfer itu dapat mendukung pertumbuhan awan hujan sehingga meningkatkan potensi terjadinya hujan di wilayah sekitarnya.
Untuk wilayah Sumatera, hujan ringan diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Palembang, Pangkalpinang, dan Bandar Lampung.

Di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, hujan ringan diprakirakan terjadi di Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Denpasar. Sementara itu, Mataram dan Kupang diprakirakan berawan, sedangkan Surabaya berpotensi mengalami udara kabur.

Di Kalimantan, BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Pontianak. Hujan ringan diprakirakan mengguyur Tanjung Selor dan Palangka Raya, sedangkan Samarinda dan Banjarmasin berpotensi mengalami udara kabur.
Untuk wilayah Sulawesi, hujan ringan berpotensi terjadi di Mamuju. Sementara Makassar, Palu, dan Manado diprakirakan berawan tebal, sedangkan Gorontalo berpotensi mengalami asap atau kabut dan Kendari mengalami udara kabur.

Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian timur, hujan ringan berpotensi terjadi di Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayawijaya, dan Merauke. Ternate diprakirakan berawan tebal, sedangkan Jayapura berpotensi mengalami udara kabur.
Di sektor kelautan, BMKG menyebutkan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Sumatera, perairan selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur, Laut Bali, Laut Maluku, serta Samudra Pasifik utara Maluku dan Papua.

Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta memperhatikan perkembangan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas pelayaran.
BMKG mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas harian dengan kondisi cuaca setempat serta meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan yang dapat terjadi secara lokal.
Masyarakat juga diminta tetap mengantisipasi risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan di tengah kondisi kering yang masih mendominasi sejumlah wilayah.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.