Latest Post

Nan sabaris (Rangkiangnagari) - Musrembang diadakan di ruangan rapat kantor camat kecamatan nan sabaris kabupaten Padang Pariaman Sumatera barat. Rabu,04/02/26.

Ketua panitia musrembang tingkat kecamatan Staf ahli Bupati Padang Pariaman Muslim Leter,” pada musrembang tahun 2026 ini, pusat pemerintahan memfokuskan bantuan untuk memperbaiki dan membantu seluruh infrastruktur yang rusak di kabupaten Padang Pariaman karena musibah alam banjir bandang.

Alhamdulillah pemerintah pusat sudah mengucurkan dana sebesar 2 triliun untuk kabupaten Padang Pariaman.

Dan staf ahli Bupati juga menyinggung terkait sampah di kabupaten Padang Pariaman,terkusus di nagari nagari, agar dapat menciptakan kebersihan dengan membuat bank sampah.

Pada Musrenbang kecamatan nan sabaris hadiri oleh, staf ahli Bupati, camat nan sabaris, KUA, walinagari, Bamus, guru, dan pemuka masyarakat.

Dari dinas pertanian,Kabid pertanian Emilda Fahmi,” memberi peluang kepada para petani kelapa, agar membuat kelompok di masing-masing nagari untuk memajukan budidaya kelapa.

Laporan dari dinas pendidikan saat musrembang, Eva Diani,”terdapat di kabupaten Padang Pariaman sebanyak 3 ribu anak yang tidak bersekolah dan putus sekolah pada tahun 2026.

Dpmd Fungsional Padang Pariaman, Sonia,”dana sebanyak 4,9 miliar yang dikucurkan oleh pemerintah pusat untuk pembiayaan pemilihan walinagari serentak sebanyak 74 nagari di kabupaten Padang Pariaman pada tahun 2026 ini.

Di tahun 2026 ini pemerintah pusat juga menghapus dana untuk tenaga honor di nagari.

Solsel (Rangkiangnagari) -  Dalam rangka penyusunan dokumen Solok Selatan Dalam Angka Tahun 2026, Dinas Komunikasi dan           Informatika mulai menghimpun data sektoral dari tiap OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Ini merupakan              kegiatan tahunan yang dilakukan dalam mewujudkan Indonesia Satu Data.       

 

Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Wesi      Marsal mengatakan data menjadi dasar dalam berbagai      pengambilan kebijakan dan perencanaan daerah . Untuk itu      dibutuhkan  data yang  berkualitas ,  diperlukan daftar data dan   Pengumpulan  data  statistik sektoral . 


Melalui kegiatan ini perangkat daerah didorong untuk      meningkatkan komitmen dalam penyediaan dan pemutakhiran data secara berkala sesuai standar yang telah ditetapkan.Selain itu            itu sinkronisasi dan koordinasi data lintas sektor juga terus berlanjut        diperkuat guna mewujudkan satu data daerah yang berkualitas , kata Wesi dalam keterangannya , Kamis (29/1 ).            

 

Dengan pengumpulan data ini , diharapkan akan tersedia data statistik yang berkualitas dapat mempercepat akselerasi             pembangunan dan pelayanan publik di wilayah Solok Selatan.       

 

Untuk diketahui , Solok Selatan Dalam Angka merupakan      produk hasil kerja sama pemerintah kabupaten dan BPS. Dalam buku ini terdapat detail hingga perkembangan daerah               setiap tahunnya ... 

 

Selain itu , kegiatan ini juga merupakan amanat dari Perpres        Nomor  39  tahun  2019  Tentang Satu Data Indonesia. Data yang dikumpulkan diharapkan menjadi dasar dalam        penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah , evaluasi program serta pengendalian pembangunan.


Pengumpulan  data  ini dilaksanakan pada tanggal 19 hingga 23 Januari 2026 di Kantor Disko minfo Solok Selatan. (DT)           

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.