Latest Post

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari) - Pemerintah Kabupaten Solok secara resmi menggelar acara Launching Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Tahun 2026 yang bertempat di Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Senin (11/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu, Wakil Bupati Solok H. Candra, unsur Forkopimda, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok, Ketua KPU Kabupaten Solok, para Camat se-Kabupaten Solok, Ketua LKAAM, Ketua Bundo Kanduang, Forum Ketua KAN Kabupaten Solok, Ketua Forwana Kabupaten Solok, Ketua PABPDSI Kabupaten Solok serta para wali nagari.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Solok, Drs. Zaitul Ikhlas, AP, M.Si. Dalam laporannya, ia menyampaikan penghormatan kepada seluruh tamu undangan yang hadir serta menjelaskan tahapan dan dasar pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari Serentak Tahun 2026.

Ia juga menyampaikan bahwa tema Pilwana Serentak Tahun 2026 yakni “Sejuk Warganya, Damai Pilwananya” sebagai upaya menciptakan suasana demokrasi yang aman, damai dan kondusif di tengah masyarakat.

Selain itu, disampaikan juga gambaran umum pelaksanaan launching Pilwana Serentak Tahun 2026, dimana sebanyak 23 nagari di Kabupaten Solok akan mengikuti pelaksanaan pemilihan wali nagari secara serentak.

Dalam sambutannya, Bupati Solok, DR. (HC) Jon Firman Pandu, SH menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh pihak yang hadir dan terlibat dalam menyukseskan agenda tersebut.

Bupati berharap seluruh rangkaian Pilwana Serentak Tahun 2026 dapat berjalan dengan lancar sesuai tema yang diusung, yakni “Sejuk Warganya, Damai Pilwananya.”

“Yang pertama, kita memiliki 23 nagari yang akan melaksanakan pemilihan wali nagari. Kami meminta kepada panitia, Forkopimda dan Forkopincam agar bersama-sama mengawal pelaksanaan pemilihan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa launching Pilwana Serentak ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan dampak positif pembangunan nagari di masa mendatang.

Menurutnya, proses pemilihan wali nagari merupakan bagian penting dari demokrasi dalam menentukan pemimpin yang amanah dan mampu melayani masyarakat.

“Momentum ini adalah kesempatan untuk mencari orang-orang terbaik yang akan melayani masyarakat. Pemerintah Kabupaten Solok ingin mewujudkan pemerintahan yang benar-benar hadir melayani masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga berharap seluruh unsur masyarakat, termasuk tokoh adat dan elemen masyarakat lainnya dapat bersama-sama menjaga dan mengawal pelaksanaan Pilwana agar berjalan tertib, aman dan lancar.

“Ini bukan hanya tugas Bupati, Wakil Bupati dan OPD saja, tetapi membutuhkan dukungan seluruh unsur masyarakat, adat dan semua pihak agar pelaksanaan Pilwana berjalan dengan baik,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan bahwa Pemilihan Wali Nagari Serentak Kabupaten Solok direncanakan akan dilaksanakan pada 9 September 2026.

“Insya Allah pemilihannya akan dilaksanakan pada tanggal 9 September 2026. Dengan mengharapkan ridho Allah SWT dan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Pemilihan Wali Nagari Serentak Tahun 2026 Kabupaten Solok resmi saya launching pada hari ini,” ucap Bupati.

Launching Pilwana Serentak kemudian ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Solok sebagai simbol dimulainya tahapan Pemilihan Wali Nagari Serentak Tahun 2026 Kabupaten Solok.

Acara dilanjutkan dengan pemutaran video tahapan dan jadwal Pilwana Serentak Kabupaten Solok Tahun 2026, serta diakhiri dengan penandatanganan deklarasi damai Pilwana Serentak Kabupaten Solok Tahun 2026 oleh seluruh unsur terkait.(Liza)


Kabupaten Solok (Rangkiangagari)Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Solok melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan STAI Solok Nan Indah dan STIE El Hakim Solok di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Rabu (13/05).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Solok H. Candra, Asisten Administrasi Umum Eva Nasri, SH, MM, Kepala BPS Kabupaten Solok Bambang Suryanggono, Ketua STAI Solok Nan Indah Dr. Hidayat Ediz, Ketua STIE El Hakim Solok Zuraedah Indah, Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Solok, serta Camat se-Kabupaten Solok.

Dalam perayaannya, Kepala BPS Kabupaten Solok Bambang Suryanggono, SST., M.Ec.Dev., menyampaikan penghormatan kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan BPS dalam meningkatkan kualitas pendataan dan literasi statistik di tengah masyarakat.

Bambang juga menyampaikan bahwa mulai bulan Juni mendatang, BPS Kabupaten Solok akan turun langsung melakukan pendataan usaha dan rumah tangga. Pendataan tersebut bertujuan untuk memperoleh data yang akurat dan valid sebagai dasar dalam penyusunan program pembangunan.

“Salah satu tujuan kegiatan ini adalah agar literasi statistik dapat semakin dipahami masyarakat, sehingga masyarakat lebih memahami pentingnya data,” ujarnya.

Dilanjutkan Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Kepala BPS Kabupaten Solok bersama pimpinan STAI Solok Nan Indah dan STIE El Hakim Solok, disaksikan oleh Wakil Bupati Solok H. Candra, S.HI., dan Asisten Administrasi Umum Eva Nasri, SH, MM, serta jajaran pemerintah kabupaten solok.

Sementara itu, dalam arahannya, Wakil Bupati Solok H. Candra, S.HI., menyampaikan penghormatan kepada seluruh pihak yang hadir serta mengapresiasi langkah-langkah BPS Kabupaten Solok dalam membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi.

Menurutnya, data yang valid sangat penting agar program pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi dapat tepat sasaran. Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena kemajuan validasi data di Kabupaten Solok dinilai sangat baik.

“Dengan berbagai dukungan Bapak Bupati melalui kerja sama dengan BPS, diharapkan mampu menghadirkan program-program terbaik bagi Kabupaten Solok,” ungkapnya.

Wabup juga menyampaikan pesan kepada pimpinan perguruan tinggi agar dapat menyiapkan siswa terbaik untuk mendukung kegiatan statistik dan pendataan di lapangan. 

Menurutnya, pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa.
“Kita ingin adik-adik siswa memiliki pengalaman berbicara langsung dengan masyarakat. Ini menjadi pengalaman luar biasa bagi mereka,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya etika dan karakter yang baik bagi mahasiswa yang nantinya terlibat dalam kegiatan pendataan tersebut dan berharap melalui kerja sama tersebut Kabupaten Solok dapat menjadi lebih baik dari sebelumnya dengan dukungan data statistik yang berkualitas dan terverifikasi.

Di akhir arahannya, Wakil Bupati Solok turut menyampaikan salam dari Bupati Solok serta berharap kerja seluruh sama yang terjalin dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang benar-benar terverifikasi demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok.(Lz)

PADANG (RangkiangNagari) - Pemerintah Kota Padang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mulai mematangkan arah pembangunan daerah melalui kegiatan brainstorming Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) bersama seluruh perangkat daerah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh program dan penganggaran benar-benar sejalan dengan visi pembangunan Kota Padang 2025-2029 yang diusung Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir.

Kegiatan brainstorming RKPD tersebut digelar di Kantor Bappeda Kota Padang, Jumat (15/5/2026). Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang menjadi perangkat daerah pertama yang mengikuti pembahasan tersebut karena dinilai memegang peran strategis dalam mewujudkan visi Kota Padang sebagai Smart City.

Kepala Bappeda Kota Padang, Swesti Fanloni mengatakan kegiatan ini menjadi langkah evaluasi sekaligus penyelarasan program kerja perangkat daerah agar lebih fokus terhadap penyelesaian persoalan kota dan target pembangunan daerah.

“Untuk memastikan kembali rencana kerja dan penganggaran yang diajukan oleh setiap perangkat daerah betul-betul berdampak pada penyelesaian permasalahan kota dan capaian target kinerja Pemko Padang, melalui visi-misi dan Progul yang diusung Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujarnya.
Menurut Swesti, sinkronisasi program lintas perangkat daerah menjadi hal penting agar arah pembangunan Kota Padang berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran. Karena itu, setiap OPD diminta menyusun program berdasarkan kebutuhan prioritas masyarakat serta indikator capaian yang jelas.
Ia menjelaskan, Diskominfo dipilih menjadi OPD pertama dalam brainstorming RKPD karena memiliki kontribusi besar terhadap penguatan sistem pemerintahan berbasis digital dan transformasi layanan publik.

“Sengaja Diskominfo menjadi yang pertama, karena memiliki peran paling besar dalam pencapaian visi Kota Padang sebagai Kota Pintar atau Smart City,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Padang, Tommy TRD menyambut positif kegiatan brainstorming yang dinilainya menjadi pendekatan baru dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
“Kita duduk bersama dengan Bappeda, membahas program dan kegiatan hingga supporting anggaran dalam upaya mencapai visi kota. Menarik karena perencanaan ke depan yang kami lakukan bisa lebih detail, sesuai tingkat kebutuhan dan skala prioritas,” ujarnya.

Tommy menilai forum diskusi tersebut membuka ruang evaluasi yang lebih mendalam terhadap efektivitas program dan kebutuhan anggaran. Dengan begitu, setiap program yang dirancang dapat memiliki ukuran keberhasilan yang lebih jelas dan terarah.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.