Latest Post

 

Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra Yakin Reborn tahun 2026

Padang,  Rangkiang Nagari  - Usia Bank Nagari 64 tahun menjadi momentum penting bagi bank kebanggaan masyarkat Sumatera Barat untuk memperkuat kepedulian sosial. 

Peringatan hari ulang tahun yang jatuh setiap 12 Maret dirayakan dengan kegiatan buka puasa bersama anak yatim dan insan pers di Gedung Cabang Utama Bank Nagari di Jalan Pemuda, Kota Padang, Kamis (12/3).

Bank Nagari 64 tahun dirayakan dalam suasana Ramadan yang penuh kebersamaan. Kegiatan buka puasa bersama  dihadiri jajaran direksi, komisaris, tokoh pers Sumatera Barat, serta wartawan yang selama ini meliput kegiatan Bank Nagari. Acara juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.

Direktur Utama Gusti Chandra menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang bank daerah tersebut yang kini memasuki usia ke-64 tahun. Ia juga mengapresiasi kehadiran insan pers yang dinilai memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi mengenai kinerja dan kegiatan sosial Bank Nagari kepada masyarakat.

Menurut Gusti Chandra, peringatan Bank Nagari 64 tahun juga diisi dengan penyaluran berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Barat. Bantuan disalurkan melalui seluruh kantor cabang Bank Nagari yang tersebar di 19 kabupaten dan kota.

“Total bantuan yang kami salurkan mencapai Rp5,3 miliar. Dana tersebut digunakan untuk berbagai program sosial yang langsung menyentuh masyarakat,” kata Gusti Chandra saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama di Kantor Cabang Utama Bank Nagari.

Dana bantuan tersebut digunakan untuk sejumlah kegiatan sosial, di antaranya dukungan program Safari Ramadan yang bertepatan dengan kunjungan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat ke berbagai daerah selama bulan Ramadan.

Selain itu, Bank Nagari juga menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di beberapa wilayah Sumatera Barat. Bantuan tersebut menjadi salah satu porsi terbesar dalam program sosial yang dijalankan bank daerah tersebut sebagai bentuk respon terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana.

Tidak hanya fokus pada bantuan kemanusiaan, Bank Nagari juga menyiapkan program beasiswa bagi siswa berprestasi serta mendukung penyelenggaraan pasar murah selama Ramadan. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain menyampaikan program kepedulian, Gusti Candra mengatakan bahwa manajemen Bank Nagari di tahun 2026 ini akan mendapatkan Reborn dan memperoleh kinerja yang membanggakan.

Tahun 2026 akan dilaksanakan rehab dan rekon yang tentunya akan mengalokasikan yang besar. Proyek-proyek besar segera seperti Sitinjau Lauik dan MBG.

Pemegang saham selalu memberikan suport agar manajemen bisa bekerja maksimal, kata Gusti. 

Sebelum acara buka puasa bersama, manajemen Bank Nagari juga menggelar upacara sederhana memperingati ulang tahun ke-64 di kantor pusat di Jalan Pemuda Padang. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting yang pernah berperan dalam perjalanan Bank Nagari, termasuk mantan direktur utama, mantan direktur, serta tokoh perbankan daerah.

Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk terus mendukung perkembangan Bank Nagari ke depan. Para tokoh yang hadir sepakat memberikan dukungan agar bank pembangunan daerah tersebut tetap kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan serta isu yang sempat beredar terkait kinerja perusahaan.

Momentum Bank Nagari 64 tahun menjadi penegasan bahwa bank milik pemerintah daerah tersebut tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai institusi yang aktif mendorong pembangunan sosial serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Barat.(01).


 

Penyerahan bantuan dari koperasi Fakultas Teknik bagi korban bencana banjir sekitar kampus 


Padang, Rangkiang Nagari  — Kepedulian sosial kembali ditunjukkan anggota Koperasi Fakultas Teknik Universitas Andalas (Unand) dengan menyalurkan bantuan berupa THR dan parcel Lebaran kepada masyarakat di sekitar kampus yang terdampak bencana pada November 2025 lalu. 

Bencana tersebut menyebabkan banyak rumah warga mengalami kerusakan berat bahkan tidak dapat dihuni lagi, sehingga sebagian masyarakat masih tinggal di hunian sementara (huntara), mengontrak rumah, atau menumpang di rumah keluarga. 

Setiap tahunnya, anggota koperasi Fakultas Teknik Unand menerima pembagian dana keuntungan koperasi. Namun pada tahun ini, para anggota sepakat untuk mengalihkan dana tersebut menjadi bantuan sosial bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana. 

Bantuan disalurkan dalam bentuk parcel Lebaran yang berisi berbagai kebutuhan pokok agar masyarakat tetap dapat merasakan kebahagiaan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri bersama keluarga. 

Penyaluran bantuan ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara anggota koperasi dan pengelola Koperasi Fakultas Teknik Unand yang saat ini dipimpin oleh Hanalde Andre, S.T., M.T., 

Masyarakat sekitar kampus sedang menerima bantuan hasil THR dari Koperasi Fakultas Teknik 

Keputusan tersebut disetujui seluruh anggota koperasi sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat sekitar kampus. 

Bentuk pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dikoordinasikan Dr. Ir. Oknovia Susanti, M.Eng. Program ini berawal dari gagasan salah satu anggota koperasi, Zulkarnaini S.Si, M.T, Ph.D, yang juga menjadi inspirator bagi terlaksananya kegiatan sosial tersebut.

Gagasan tersebut kemudian mendapat sambutan positif dari para anggota koperasi dan diwujudkan dalam bentuk aksi nyata berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Dekan Fakultas Teknik Universitas Andalas, Prof. Dr. Is Prima Nanda, S.T, M.T, turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh anggota koperasi Fakultas Teknik Unand. 

Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini tidak hanya membantu masyarakat yang terdampak bencana, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan antara kampus dan masyarakat. 

Beliau juga berharap kegiatan berbagi ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun, sehingga keberadaan Fakultas Teknik Unand tidak hanya memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitarnya. 

Melalui penyaluran THR dan parcel Lebaran ini, diharapkan masyarakat yang terdampak bencana tetap dapat merasakan kehangatan dan kebahagiaan dalam merayakan Idulfitri bersama keluarga, meskipun masih berada dalam kondisi pemulihan pascabencana.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih terus tumbuh di lingkungan civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Andalas. (*)

Painan (Rangkiangnagari) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) kembali menggelar Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) bagi 35 orang remaja di Wilayah itu.  Kegiatan berlangsung Rabu (11/03) di Mushola Surau Batu, Nagari Salido. 

Kepala KUA IV Jurai, Zaimal Elpetani, dalam kesempatan itu mengatakan.  Kegiatan BRUN yang dilakukan  dalam rangka mendukung program "The Most KUA" yang di gagas Kementerian Agama. 

" Program The Most KUA ini adalah program inovasi Kementrian Agama Tahun 2026. untuk meningkatkan kualitas pelayanan KUA, terutama dalam bimbingan perkawinan, ketahanan keluarga dan lainnya," terang KUA IV Jurai Zaimal Elpetani. 

Adapun tujuan The Most KUA menurut KUA Zaimal Elpetani adalah, untuk memperkuat fungsi KUA sebagai pusat bimbingan keluarga dan bukan sekedar tempat pencatatan nikah saja.

" Kita berharap kegiatan BRUN bagi remaja yang akan menikah ini dapat menambah wawasan bagi mereka. Sehingga kelak mereka memiliki ilmu dalam membangun rumah tangga," ujar KUA Zaimal Elpetani. 

Kegiatan The Most KUA itu adalah yang ketiga kali selama Bulan Ramadhan 1447 H yang dilakukan di Wilayah Kecamatan IV Jurai. 

Terdapat dua orang Narasumber dalam BURN di Mushola Surau Batu Nagari Salido tersebut. Pemateri pertama adalah Kepala KUA IV Jurai, Zaimal Elpetani dan Penyuluh Agama Islam, Syafri Dodi. 

Kegiatan dilakukan oleh jajaran KUA IV Jurai yang terdiri dari, Penghulu, Penyuluh Agama Islam dan dibantu oleh  Pelaksana. Acara  tersebut berlangsung dengan baik dan lancar. (Dd)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.