Latest Post

Padang Aro (Rangkiangnagari) - Sebanyak 21.436 paket bantuan pangan diserahkan untuk masyarakat Kabupaten Solok Selatan dari Perum Bulog. Bantuan ini dikhususkan untuk masyarakat rendah. 

Sekretaris Daerah Solok Selatan Dr. H. Syamsurizaldi mengatakan jumlah ini meningkat dua kali lipat dari bantuan tahun lalu sebanyak 10.614 paket. 

“Kami berterima kasih tahun ini Solok Selatan mendapatkan alokasi bantuan pangan yang meningkat dua kali lilat dibandingkan tahun lalu,” kata Syamsurizaldi saat penyerahan dalam CFD di RTH Padang Aro, Minggu (28/6/2026).

Sesuai dengan ketentuan, bantuan beras dan minyak goreng ini menyasar masyarakat rendah terutama yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) golongan desil 1-4.

Bantuan pangan ini merupakan program nasional yang dilaksanakan sesuai proses presiden guna memenuhi kebutuhan pangan. Khususnya beras dan minyak goreng sebagai upaya mitigasi kekurangan pangan, mencegah krisis pangan dan gizi, serta menjaga inflasi. 

Pasaman (Rangkiangnagari)Kejuaraan Daerah (Kejurda) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumatera Barat 2026 memasuki hari terakhir. Penutupan ajang upacara yang berlangsung di Kabupaten Pasaman berlangsung pada Minggu (28/6/2026) dan akan dihadiri Bupati Pasaman, Welly Suhery, bersama Ketua Umum Pengurus Provinsi FORKI DKI Jakarta periode 2025–2029, Mayjen TNI (Purn.) Herianto Syahputra, SIP, M.Si.

Kehadiran tokoh nasional di cabang olahraga karate tersebut menjadi bukti besarnya perhatian terhadap Kejurda FORKI Sumbar 2026 yang sukses mempertemukan 791 karateka dari 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Ajang ini menjadi salah satu kejuaraan karate terbesar di Ranah Minang tahun ini.

Ketua FORKI Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak, mengatakan Kejurda bukan sekadar perolehan medali, tetapi menjadi momentum penting untuk menyalurkan hasil pembinaan atlet karate di seluruh daerah.

“Penutupan Kejurda ini menjadi momentum evaluasi sekaligus pembuktian bahwa pelatihan karate di Sumatera Barat terus bergerak maju. Kehadiran Ketua FORKI DKI Jakarta merupakan kehormatan bagi kami dan menjadi motivasi bagi seluruh atlet agar terus meningkatkan prestasi,” ujar Khairuddin.

Menurutnya, FORKI Sumbar berkomitmen menjadikan Kejurda sebagai wadah melahirkan karateka berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Yang kami bangun adalah masa depan karate Sumatera Barat. Dari gelanggang inilah akan lahir atlet-atlet yang nantinya membawa nama daerah bahkan Indonesia di pentas yang lebih tinggi,” tegasnya.

Sebelumnya, seluruh kontingen peserta Kejurda disambut secara resmi oleh Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, di halaman Kantor Bupati Pasaman, Sabtu (27/6/2026). Dalam berbagai hal, Parulian menegaskan bahwa olahraga karate memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui nilai disiplin, sportivitas, keberanian, serta pengendalian diri.

“Kejuaraan ini adalah ruang bagi anak-anak kita untuk berani bermimpi, berdiri tegak, dan membuktikan kemampuan terbaiknya,” katanya.

Ia berharap Kejurda FORKI Sumbar dapat semakin memperkuat pembinaan karate di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Pasaman, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Kejurda FORKI Sumbar 2026 yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 menjadi ajang pelatihan sekaligus seleksi kemampuan atlet dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Selain memperebutkan Piala Nasional FORKI Sumbar, kejuaraan ini juga menjadi tolok ukur kesiapan atlet menghadapi berbagai tingkat kejuaraan.

Pada pembukaan kejuaraan, Ketua FORKI Sumbar Khairuddin Simanjuntak secara resmi membuka pertandingan. Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Sumbar, Ketua KONI Sumbar, unsur pimpinan DPRD Sumbar, Forkopimda Pasaman, Ketua KONI Pasaman, jajaran pengurus FORKI kabupaten/kota, para wasit dan juri, serta ratusan ofisial dan atlet.

Melalui penyelenggaraan Kejurda FORKI Sumbar 2026, FORKI Sumatera Barat berharap lahirnya bibit-bibit karateka potensial yang mampu menjadi tulang punggung prestasi karate Ranah Minang di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

Pasaman (Rangkiangnagari)Bupati Pasaman, H. Parulian mengikuti pembukaan kejuaraan Daerah (Kejurda) FORKI Sumatera Barat 2026 memperebutkan piala Ketua FORKI Sumbar di Gedung Olahraga (GOR) Tuanku Rao, Lubuk Sikaping, Sabtu (27/6/2026).

Kejuaraan yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 tersebut diikuti sebanyak 791 karateka dari 17 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Ajang ini menjadi salah satu kejuaraan karate terbesar di tingkat provinsi sekaligus wadah pelatihan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi.

Dalam berbagai datangnya selamat, Wabup Parulian menegaskan bahwa Kejurda bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, mental juang, disiplin, dan sportivitas generasi muda.

“Kejuaraan ini adalah ruang bagi anak-anak kita untuk berani bermimpi, berdiri tegak, dan membuktikan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.

Wabup Parulian berharap Kejurda FORKI Sumbar mampu meningkatkan kualitas pelatihan karate di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Pasaman, sekaligus melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Ia juga menekankan pentingnya pengendalian diri sebagai nilai utama dalam olahraga bela diri. “Kekuatan sejati bukan berasal dari pukulan atau tendangan, tetapi dari kemampuan mengendalikan diri. Keberhasilan hidup bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, melainkan juga kecerdasan emosional. Itulah yang akan menentukan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Selain memberikan motivasi kepada para atlet, Wabup Parulian mengapresiasi penyelenggaraan Kejurda yang dinilai semakin profesional. Ia berharap seluruh juri dan wasit dapat menjalankan tugas secara objektif, adil, dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Semoga seluruh juri dan wasit dapat bekerja secara profesional dan adil. Dari kejuaraan daerah inilah kita menunjukkan bahwa Sumatera Barat mampu menyelenggarakan ajang olahraga berkualitas sebelum melangkah ke tingkat nasional,” katanya.

Menutup Perayaannya, Parulian berpesan agar para atlet tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menikmati setiap proses perjuangan yang dilalui. "Saya tidak pernah meminta anak-anak untuk selalu sukses. Yang saya inginkan adalah mereka bahagia. Karena kesuksesan tanpa kebahagiaan akan terasa hampa," tutupnya.

Kejurda FORKI Sumbar Piala Ketua FORKI Sumbar diharapkan menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet karate di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Pasaman, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam mendukung pengembangan olahraga dan peningkatan prestasi generasi muda.

Prosesi pembukaan diawali dengan laporan Ketua Panitia yang juga Ketua FORKI Kabupaten Pasaman, Tirto Edi, dilanjutkan Berbagai Ketua KONI Sumatera Barat serta Berbagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Kejurda yang dinilai sebagai bagian penting dari pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, FORKI Sumatera Barat telah menunjukkan komitmen yang baik dalam mencetak atlet-atlet muda berprestasi melalui pelatihan yang konsisten.

Ia juga mengingatkan seluruh atlet agar menjunjung sportivitas tinggi saat bertanding, serta meminta para juri dan wasit untuk menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan adil sehingga seluruh pertandingan berlangsung dengan menjunjung nilai-nilai _fair play_.

Acara pembukaan resmi dilakukan oleh Ketua FORKI Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak setelah penyambutan resmi seluruh kontingen oleh Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, kepada para atlet, ofisial, pengurus FORKI Sumatera Barat, pengurus FORKI kabupaten dan kota, serta seluruh tamu undangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua FORKI Sumatera Barat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Ketua KONI Sumatera Barat, unsur pimpinan DPRD Sumatera Barat yang mewakili Wakil Ketua DPRD, Forkopimda Pasaman, Ketua KONI Kabupaten Pasaman, para juri dan wasit, serta seluruh atlet dan ofisial dari 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

Kejurda FORKI Sumbar 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antarkarateka serta memperkuat pembinaan olahraga prestasi di Ranah Minang. 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.