Solsel (Rangkiangnagari) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mendapatkan penghargaan Cakupan Kesehatan Semesta alias Universal Health Coverage (UHC) Kategori Madya dari BPJS Kesehatan. Penghargaan ini menandakan pelayananKesehatan yang diberikan di Kabupaten Solok Selatan sudahmemiliki standar terbaik, cepat, mudah, dan merata.
Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan inimerupakan komitmen pemerintah kabupaten dalammemastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanankesehatan yang berkualitas dan merata.
"Kendati di tengah gelombang efisiensi keuangan saat ini, program Kesehatan tetap menjadi prioritas oleh pemerintahguna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanankesehatan yang terbaik, cepat, mudah, dan merata," kata Khairunas usai menerima penghargaan di Jakarta, Selasa(27/1).
"Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapijuga hasil dari dukungan seluruh masyarakat Solok Selatan serta kerja kolaboratif berbagai pihak. Capaian ini menjadimotivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan pelayanankesehatan di Kabupaten Solok Selatan. Insya Allah," lanjutnya.
Keuntungan kabupaten mendapatkan status UHC ini bagimasyarakat yakni jaminan akses layanan kesehatan yang menyeluruh, adil, dan berkualitas tanpa kendala biaya bagiseluruh masyarakat.
Dengan status UHC yang telah didapatkan dua tahun berturut-turut ini, dipastikan masyarakat Solok Selatan yang membutuhkan pelayanan kesehatan mendapatkanperlindungan finansial agar warga tidak mengalami masalahkeuangan karena biaya pengobatan.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan akses fasilitaskesehatan dengan lebih mudah baik di Puskesmas dan RumahSakit. Keuntungan lainnya yang paling utama adalah aktivasikepesertaan baru yang tidak perlu waktu tunggu, artinya saatmembuat kepesertaan baru maka akan langsung aktif dandapat digunakan saat itu juga.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Kesehatan dr. Pendewalmemaparkan bahwa menurut data per 1 Januari 2025, cakupankepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Solok Selatan mencapai 99,07%. Angka ini menujukkan bahwa dari total 182.020 penduduk, sebanyak 180.328 orang penduduk sudahmemiliki BPJS Kesehatan.
Sedangkan untuk tingkat keaktifan, dari total cakupankepesertaan terdapat 93,33% atau 169.872 orang pendudukyang aktif.
Capaian UHC tidak hanya berdampak pada meningkatnyaakses layanan kesehatan, tetapi juga berkontribusi terhadappenguatan kesejahteraan sosial.
Peran kepala daerah memiliki pengaruh langsung terhadapkeberhasilan tersebut, khususnya dalam mendorong pendudukuntuk terdaftar dan memastikan keberlangsungan kepesertaanaktif melalui dukungan kebijakan dan penganggaran daerah.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan pun terus berupayauntuk mempermudah dan mengurangi biaya berobat bagiseluruh masyarakat. Menjadi bagian dari misi pemerintahdalam RPJMD Kabupaten Solok Selatan tahun 2025-2029, berbagai program kesehatan telah disiapkan untukmemastikan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter, produktif dan kompetitif. (DT)



