Jelang Ramadhan, Bupati Safaruddin Bersama Forkopimda Tinjau Ketersediaan Pangan di Pasar Nagari Taram

Limapuluh Kota (Rangkiangnagari) - Empat hari jelang Bulan Ramadhan 1445 Hijriyah, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo bersama Kapolres Limapuluh Kota AKBP. Ricardo Conrat Yusuf, Kepala BPS Limapuluh Kota Yudi Yos Elvin dan unsur Forkopimda Kabupaten Limapuluh Kota melaksanakan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Taram, Kamis (07/03/2024).

Tidak hanya melakukan pemantauan harga, Bupati bersama rombongan yang didampingi Kepala Dinas Pangan Yunire Yunirman, Camat Harau Jeki Mardonal, dan Wali Nagari Taram Nanang Anwar juga sesekali bertanya kepada pedagang maupun pembeli tentang ketersediaan sembako maupun bahan dapur lainnya.

Tidak hanya itu, Bupati Safarudddin terlihat berdiskusi dengan para pedagang perihal bahan pokok utama yaitu beras, bawang, cabe, daging, minyak goreng, dan telur.

Per 07 Maret 2024, untuk harga beras rata-rata ada di angka Rp.15.000-17.000, sementara itu daging sapi rata-rata perminggunya berada di angka Rp150.000/kg, sedangkan telur ayam Rp.50.000-60.000 per tray 30 lubang. Untuk komoditas cabe cabe merah keriting mencapai Rp.85.000/kg, untuk harga bawang merah Rp.24.000/kg, sedangkan minyak goreng curah Rp13.500/kg dan untuk minyak goreng kemasan ada di angka Rp.16.500 hingga Rp.21.000.

Dari hasil pantauannya itu, Bupati Safarudddin mengatakan, harga bahan pokok di Kabupaten Limapuluh Kota cenderung meningkat. Ada kenaikan drastis di beberapa jenis komoditi. "Harga bahan pokok relatif meningkat. Tadi saat kita tanya pedagang, ada kenaikan harga di seluruh bahan pokok," kata Bupati Safaruddin saat diwawancarai Tim Humas Diskominfo Limapuluh Kota.

Disamping itu, Bupati Safarudddin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bersama Forkopimda akan terus memonitor fluktuasi harga pasar, guna menekan tingkat inflasi di sepanjang bulan ramadhan nantinya. "Selain itu, Pemkab Limapuluh Kota juga selalu intens melakukan monitoring ketersediaan bahan pokok. Sebab, jika bahan pokok mengalami kelangkaan, maka berdampak pada kenaikan harga. Kita berkomitmen dengan dinas terkait selalu monitoring, untuk menjaga kestabilan harga pangan, dan Alhamdulillah sampai saat ini, stok di pasaran cukup tersedia," ujarnya.

Bupati Safaruddin juga mengatakan, pemerintah daerah akan melaksanakan Gelar Pangan Murah di sejumlah titik di Limapuluh Kota dalam upaya mengendalikan sejumlah bahan pokok untuk menjaga daya beli masyarakat. (Rn)

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.