Juni 2026

Peneliti oleh Lailatun Najmi, S.Si., M.Si. beserta tim peneliti Dr. Jumsu Trisno, SP, M.Si dan Prof. Dr. Ir. Darnetty, M.Sc

Program study of Plant Protection, Department of Plant Protection, Faculty of Agriculture, Universitas Andalas, Padang, Indonesia

Limbah kulit buah yang selama ini dianggap sebagai sampah ternyata menyimpan potensi besar bagi dunia pertanian. Tim peneliti Fakultas Pertanian Universitas Andalas berhasil mengembangkan ekoenzim dari kulit buah-buahan sebagai alternatif pestisida nabati yang ramah lingkungan untuk mengendalikan serangga vektor dan penyakit virus kuning pada tanaman terung.

Penelitian yang diketuai oleh Lailatun Najmi, S.Si., M.Si. bersama tim peneliti dari Departemen Proteksi Tanaman Universitas Andalas ini menjadi salah satu inovasi dalam pemanfaatan limbah organik sekaligus mendukung penerapan pertanian berkelanjutan. Penelitian tersebut berfokus pada pemanfaatan ekoenzim yang dihasilkan dari fermentasi kulit buah, khususnya kulit nanas dan kulit semangka, sebagai agen pengendali alami terhadap kutu kebul (Bemisia tabaci), serangga vektor utama penyebar penyakit virus kuning pada tanaman terung.

Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa kedua ekoenzim memiliki kualitas yang sangat baik. Kandungan unsur hara seperti karbon, nitrogen, fosfor, dan kalium memenuhi standar mutu pupuk organik berdasarkan SNI 19-7030-2004. Ekoenzim kulit nanas bahkan memiliki kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium yang lebih tinggi dibandingkan ekoenzim kulit semangka, sehingga berpotensi tidak hanya sebagai pestisida nabati, tetapi juga sebagai pupuk organik cair yang mampu mendukung pertumbuhan tanaman.

Keunggulan penelitian ini semakin diperkuat melalui analisis menggunakan teknologi Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil identifikasi menunjukkan bahwa ekoenzim mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti caryophyllene, anethole, linalool, α-terpineol, borneol, vanillin, dan berbagai senyawa fenolik. Senyawa-senyawa tersebut telah dikenal memiliki aktivitas sebagai repelan, antifeedant, insektisida nabati, hingga antimikroba yang berpotensi menghambat perkembangan serangga hama sekaligus menekan penyebaran penyakit tanaman.

Menariknya, masing-masing jenis ekoenzim menunjukkan karakteristik yang berbeda. Ekoenzim kulit semangka memiliki keragaman senyawa terpenoid yang lebih tinggi sehingga diperkirakan lebih efektif sebagai penolak dan penghambat aktivitas kutu kebul. Sementara itu, ekoenzim kulit nanas memiliki kandungan caryophyllene dan anethole yang relatif tinggi, yang berpotensi memperkuat ketahanan tanaman sekaligus memberikan perlindungan terhadap infeksi patogen sekunder.

Menurut Ketua Peneliti, Lailatun Najmi, inovasi ini merupakan langkah nyata dalam mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida sintetis. Penggunaan pestisida kimia secara terus-menerus dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari resistensi hama, pencemaran lingkungan, hingga residu pada hasil pertanian. Oleh karena itu, ekoenzim berbahan dasar limbah organik diharapkan dapat menjadi solusi yang lebih aman, murah, dan berkelanjutan.

Selain memberikan nilai tambah terhadap limbah kulit buah, penelitian ini juga membuka peluang pengembangan produk bioinsektisida lokal berbasis sumber daya hayati Indonesia. Pemanfaatan limbah organik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi sejalan dengan konsep ekonomi sirkular dan pertanian ramah lingkungan yang saat ini menjadi perhatian dunia.

Saat ini penelitian masih memasuki tahap pengujian efektivitas terhadap populasi kutu kebul dan insidensi penyakit virus kuning pada tanaman terung. Tim peneliti optimistis bahwa hasil penelitian lanjutan akan semakin memperkuat bukti ilmiah mengenai efektivitas ekoenzim sebagai bioinsektisida sekaligus penginduksi ketahanan tanaman.

Melalui inovasi ini, Universitas Andalas kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan penelitian yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga mampu menjawab tantangan nyata di sektor pertanian. Ekoenzim dari limbah kulit buah menjadi bukti bahwa solusi inovatif bagi pertanian masa depan dapat lahir dari bahan-bahan sederhana yang selama ini sering terabaikan.

PADANG (RangkiangNagari) – Pemerintah Kota Padang mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Pasar Raya Padang selama enam bulan, terhitung mulai Minggu (29/6/2026) hingga 30 Desember 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk mendukung kelancaran proyek Revitalisasi Kawasan Pasar Raya sekaligus menjamin keselamatan masyarakat selama pekerjaan konstruksi berlangsung.
Rekayasa lalu lintas diberlakukan di sejumlah ruas jalan di sekitar pusat perdagangan terbesar di Kota Padang. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Dinas Perdagangan Kota Padang Nomor 500.2/198/Dg-2026 yang mengacu pada surat Dinas Perhubungan Kota Padang Nomor 500.11.6/552/Dishub-Pd/2026 tertanggal 25 Juni 2026.

Selama proses pembangunan, sejumlah akses menuju kawasan proyek ditutup sementara. Arus kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif yang telah disiapkan Pemerintah Kota Padang bersama instansi terkait.

Pengendara dari arah Jalan Pemuda maupun Jalan Diponegoro tidak lagi dapat melintas lurus menuju kawasan Sentral Pasar Raya (SPR). Ruas jalan mulai dari depan Masjid Taqwa Muhammadiyah hingga kawasan SPR ditutup total untuk seluruh kendaraan.
Akses menuju Jalan Belakang Lintas dan Jalan Belakang Tangsi juga dibatasi melalui pemasangan rambu larangan masuk. Kendaraan diarahkan berbelok ke kiri menuju Jalan Bandar Olo, kemudian melanjutkan perjalanan melalui Jalan Pasar Raya I atau Jalan Pasar Raya II menuju kawasan Pasar Raya.
Pemerintah juga menyiapkan jalur alternatif melalui ruas jalan di samping Gedung IWAPI maupun jalan di belakang SPR. Kendaraan dari arah Bandar Belakang Tangsi dialihkan menuju Jalan Adhyaksa sebelum memutar melalui Jalan Belakang Tangsi.

Sementara itu, akses langsung dari Jalan Bundo Kanduang menuju kawasan Air Mancur ditutup sementara karena berada di area pekerjaan revitalisasi.
Perubahan arus lalu lintas juga berlaku bagi kendaraan dari arah Jalan M. Yamin maupun kawasan Kantor Balai Kota Padang Lama. Akses menuju bundaran Pasar Raya ditutup sehingga pengendara diarahkan berbelok ke kanan sebelum titik penutupan, kemudian melintasi Jalan Sandang Pangan di depan Kantor Balai Kota Lama hingga sisi Gedung Fase VII sebelum melanjutkan perjalanan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Padang, Malvi Hendri, mengimbau masyarakat menyesuaikan perjalanan serta mematuhi seluruh pengaturan lalu lintas selama proyek revitalisasi berlangsung.

"Diimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu petunjuk yang telah disediakan petugas, serta mengutamakan keselamatan berkendara," ujarnya.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat selama proses revitalisasi berlangsung. Kami meminta kepada masyarakat agar memberikan dukungan terhadap pelaksanaan proyek dengan mengikuti jalur alternatif yang telah ditetapkan serta mematuhi pengaturan lalu lintas selama enam bulan ke depan," katanya.


JAKARTA (RangkiangNagari) - Timnas Kanada memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menundukkan Afrika Selatan dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 32 besar di stadion Los Angeles, Amerika Serikat pada Senin.
Gol dramatis Stephen Eustaquio pada masa injury time di babak kedua memberikan kemenangan dramatis bagi Kanada.

Sepanjang pertandingan, Kanada tampil lebih dominan dan langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal. Peluang pertama tercipta pada menit ke-6, sementara sundulan Derek Cornelius pada menit ke-22 dari situasi bola mati masih dapat diamankan Williams.

Di sisi lain, Afrika Selatan memilih bermain lebih sabar dengan mengandalkan serangan balik cepat. Solidnya lini belakang Bafana Bafana membuat Kanada kesulitan menciptakan peluang bersih, sehingga skor tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Afrika Selatan mulai berani keluar menyerang. Oswin Appollis sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-64, tetapi bola masih melenceng tipis dari sasaran.
Pelatih Jesse Marsch kemudian memasukkan Alphonso Davies pada menit ke-75 untuk menambah daya gedor.

Kehadiran sang kapten membuat serangan Kanada semakin hidup, sementara Jonathan David nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-79. Namun, penyelamatan gemilang Williams kembali menggagalkan peluang tersebut.
Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, Eustaquio muncul sebagai pahlawan.
Berawal dari sapuan pemain Afrika Selatan yang mengarah ke tepi kotak penalti, Eustaquio mengontrol bola dengan dada sebelum melepaskan tendangan voli keras ke sudut bawah gawang. Kiper Ronwen Williams tak mampu menghalau bola.

Golnya pada menit ke-92 memastikan kemenangan Kanada sekaligus mengakhiri perjuangan Afrika Selatan di fase gugur pertama Piala Dunia 2026.
Pada babak 16 besar, Kanada akan menghadapi pemenang laga Belanda melawan Maroko.


Jakarta (RangkiangNagari) - Daftar 32 negara lolos ke fase knockout Piala Dunia 2026 telah diketahui. Tim Nasional (Timnas) Aljazair menjadi negara terakhir yang lolos 32 besar Piala Dunia 2026. Kepastian itu didapat setelah wakil Afrika finis di posisi tiga Grup J Piala Dunia 2026 dengan empat angka.
Riyad Mahrez dan kawan-kawan lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai satu dari delapan tim peringkat tiga terbaik. Sesuai regulasi, selain juara dan runner-up grup, ada delapan tim peringkat tiga terbaik yang diizinkan lolos 32 besar Piala Dunia 2026.

Di klasemen akhir peringkat tiga terbaik, Aljazair menempati posisi enam. Naiknya posisi Aljazair di klasemen peringkat tiga terbaik membuat Iran turun satu posisi dari tangga delapan ke sembilan. Akibatnya, Team Melli -julukan Iran- dipastikan gagal lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026.

Dari 32 negara yang lolos fase knockout Piala Dunia 2026, hanya Meksiko, Prancis dan Argentina yang mencatatkan hasil sempurna di fase grup. Dibilang sempurna karena mereka menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dengan kemenangan.
El Tri -julukan Meksiko- berturut-turut menang 2-0 atas Afrika Selatan, menumbangkan Korea Selatan 1-0 serta menghajar Republik Ceko 3-0. Sementara Prancis, mempermalukan Senegal 3-1, menumbangkan Irak 3-0 serta menang telak 4-1 atas Norwegia.
Terakhir ada Argentina yang menang 3-0 atas Aljazair, menghantam Austria 2-0 dan menumbangkan Yordania 4-1.

Daftar Negara 32 Lolos Fase Knockout Piala Dunia 2026

Grup A: Meksiko dan Afrika Selatan
Grup B: Swiss, Kanada dan Bosnia
Grup C: Brasil dan Maroko
Grup D: Amerika Serikat, Australia dan Paraguay
Grup E: Jerman, Pantai Gading dan Ekuador
Grup F: Belanda, Jepang dan Swedia
Grup G: Belgia dan Mesir
Grup H: Spanyol dan Cape Verde
Grup I: Prancis, Norwegia dan Senegal
Grup J: Argentina, Austria dan Aljazair
Grup K: Kolombia, Portugal dan Kongo
Grup L: Inggris, Kroasia dan Ghana.

JAKARTA (RangkiangNagari) - Timnas Inggris finis sebagian juara Grup L Piala Dunia 2026 berkat kemenangan meyakinkan 2-0 atas Panama di Stadion New York, Amerika Serikat pada Minggu WIB.
Setelah bermain tanpa gol sepanjang babak pertama, Inggris akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-62 melalui Jude Bellingham.

Berawal dari sepak sudut Bukayo Saka, Bellingham menang duel lawan bek Panama. Dia menyentuh bola dan mengarahkan gawang. Inggris unggul 1-0.

Gelandang Real Madrid itu kemudian kembali berperan penting lima menit berselang ketika umpan silangnya diselesaikan Harry Kane menjadi gol kedua Inggris pada menit ke-67 untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Kroasia vs Ghana

Timnas Kroasia memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Ghana dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup L di Philadelphia Stadium, Amerika Serikat pada Minggu WIB.
Nikola Vlasic menjadi penentu kemenangan Vatreni lewat golnya pada menit-menit akhir pertandingan.

Kroasia membuka keunggulan lebih dahulu pada menit ke-31 melalui tendangan keras Petar Sucic dari luar kotak penalti setelah menerima umpan Mateo Kovacic. Skor menjadi 1-0.

Keunggulan itu bertahan hingga turun minum meski Ghana sempat memberikan ancaman melalui Antoine Semenyo.


Padang Aro (Rangkiangnagari) - Pemerintah Kabupaten terus mengupayakan pembangunan Sekolah Rakyat di Solok Selatan agar masyarakat mendapatkan pemerataan pendidikan yang berkeadilan. Segala kelengkapan sudah disiapkan sesuai dengan ketentuan, saat ini tinggal menunggu keputusan dari Kementerian Sosial terkait dengan jadwal pembangunan.

Hal ini disampaikan langsung Bupati Solok Selatan H. Khairunas saat melakukan audiensi langsung dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Lahan seluas lebih kurang 11 hektar telah tersedia dan siap dihibahkan, dokumen pendukung telah diselesaikan, proses pembersihan lahan sedang berjalan, serta pendataan calon siswa terus kami lakukan. Oleh karena itu, kami mendorong dan berharap kepada Kementerian Sosial agar Solok Selatan dapat segera mencapai realisasi pembangunan Sekolah Rakyat,” kata Khairunas dalam pertemuan tersebut di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Saat ini pemerintah kabupaten telah menyiapkan lahan seluas 11,28 hektar yang terletak di Golden Arm Kecamatan Sangir untuk membangun sekolah tersebut. Bahkan saat ini telah dilakukan pembersihan dan penyiapan lahan (land clearing) agar lokasi tersebut dipastikan bisa untuk dibangun.

Bersamaan dengan itu, akses air bersih juga dipersiapkan agar sekolah yang juga akan memiliki kawasan tinggal bagi siswa ini layak untuk ditinggali.

Selain itu, proses pendataan calon siswa yang akan menempuh pendidikan juga dilakukan. Mengingat untuk menjadi siswa di Sekolah Rakyat ini berasal dari keluarga miskin atau miskin ekstrem yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dengan persiapan yang sudah bisa dikatakan matang, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengharapkan Kementerian Sosial segera merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat.

“Besar harapan kami kiranya Kementerian Sosial dapat memberikan dukungan dan mempercepat proses pembangunan, sehingga manfaat program ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat kami,” tutupnya.

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan berasrama (sekolah berasrama) gratis dari pemerintah Indonesia untuk anak dari keluarga prasejahtera dan berkekurangan. Diinisiasi di bawah Kementerian Sosial, sekolah ini menjamin seluruh biaya hidup dan pendidikan anak dari jenjang SD hingga SMA untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem 

Padang Aro (Rangkiangnagari) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan turut memperigati Hari Keluarga Nasional bersamaan dengan Apel Gabungan ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten. Dalam apel ini menyampaikan pentingnya peran keluarga dalam pengasuhan untuk menciptakan generasi masa depan Indonesia.

Peringatan Hari Keluarga Nasional ini dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Senin (29/6/2026). Dipimpin oleh Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi dan diikuti oleh seluruh ASN beserta Penyuluh Keluarga Berencana (KB). 

Saat membacakan pidato Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wabup Yulian Efi mengatakan peran keluarga sangat krusial dalam menentukan arah masa depan Indonesia. Dengan bonus demografi Indonesia, kualitas sumber daya manusia menjadi penentu dan dimulai dari keluarga.

Oleh karena itu, transformasi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tidak boleh ditunda, dan tidak dimulai dari bangku sekolah atau dunia kerja, melainkan dari dalam rahim ibu dan pengasuhan keluarga, kata Yulian pagi ini.

Pemerintah pun telah menguraikan tiga tantangan utama guna memperkuat sumber daya manusia, pertama di bidang Kesehatan terutama untuk mengatasi stunting. Masalah utama stunting adalah terhambatnya perkembangan otaknya akan kesulitan bersaing di era kecerdasan buatan. Pemenuhan gizi di 1000 Hari Pertama Kehidupan harus menjadi gerakan nasional di setiap dapur keluarga.

Kedua adalah pendidikan karakter. Menjadikan rumah sebagai madrasah abad 21 akan menciptakan anak yang berintegritas, jujur, dan disiplin menjadi manusia adaptif dan kolaboratif.

Selanjutnya adalah ketahanan mental. Keluarga harus menjadi Pelabuhan emosional yang stabil di tengah era yang penuh tekanan, agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan tidak mudah menyerah.

Untuk itu, peran pengasuhan keluarga ini menjadi tugas kedua orang tua, tak hanya dibebankan kepada ibu. Kehadiran fisik dan kedekatan emosional ayah menjadi penentu kestabilan struktur kepribadian anak.

“Jangan biarkan anak-anak kita tumbuh dalam fenomena negeri tanpa ayah, di mana Ayah hadir secara fisik, namun absen secara psikologis,” tegasnya.

Peran kedua orang tua ini, selanjutnya, tak bisa digantikan dengan gawai digital saja. Tanpa pendampingan dari orang tua, anak-anak kita dikuasai oleh algoritma digital. Gantikan waktu layar (screen time) selama ini dengan dialog dan kegiatan produktif lainnya bersama anak.

Kelalaian pengasuhan ini akan bermuara pada hal negatif seperti tawuran antar pelajar, perundungan (bullying), pergaulan bebas, hingga cengkeraman narkoba.

“Jadikan rumah sebagai tempat yang paling aman dan dirindukan, sehingga ke mana pun anak kita melangkah, magnet kehangatan keluarga akan selalu menarik mereka pulang ke jalan yang benar,” tutupnya. 

Padang Aro (Rangkiangnagari) - Sebanyak 21.436 paket bantuan pangan diserahkan untuk masyarakat Kabupaten Solok Selatan dari Perum Bulog. Bantuan ini dikhususkan untuk masyarakat rendah. 

Sekretaris Daerah Solok Selatan Dr. H. Syamsurizaldi mengatakan jumlah ini meningkat dua kali lipat dari bantuan tahun lalu sebanyak 10.614 paket. 

“Kami berterima kasih tahun ini Solok Selatan mendapatkan alokasi bantuan pangan yang meningkat dua kali lilat dibandingkan tahun lalu,” kata Syamsurizaldi saat penyerahan dalam CFD di RTH Padang Aro, Minggu (28/6/2026).

Sesuai dengan ketentuan, bantuan beras dan minyak goreng ini menyasar masyarakat rendah terutama yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) golongan desil 1-4.

Bantuan pangan ini merupakan program nasional yang dilaksanakan sesuai proses presiden guna memenuhi kebutuhan pangan. Khususnya beras dan minyak goreng sebagai upaya mitigasi kekurangan pangan, mencegah krisis pangan dan gizi, serta menjaga inflasi. 

Pasaman (Rangkiangnagari)Kejuaraan Daerah (Kejurda) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumatera Barat 2026 memasuki hari terakhir. Penutupan ajang upacara yang berlangsung di Kabupaten Pasaman berlangsung pada Minggu (28/6/2026) dan akan dihadiri Bupati Pasaman, Welly Suhery, bersama Ketua Umum Pengurus Provinsi FORKI DKI Jakarta periode 2025–2029, Mayjen TNI (Purn.) Herianto Syahputra, SIP, M.Si.

Kehadiran tokoh nasional di cabang olahraga karate tersebut menjadi bukti besarnya perhatian terhadap Kejurda FORKI Sumbar 2026 yang sukses mempertemukan 791 karateka dari 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Ajang ini menjadi salah satu kejuaraan karate terbesar di Ranah Minang tahun ini.

Ketua FORKI Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak, mengatakan Kejurda bukan sekadar perolehan medali, tetapi menjadi momentum penting untuk menyalurkan hasil pembinaan atlet karate di seluruh daerah.

“Penutupan Kejurda ini menjadi momentum evaluasi sekaligus pembuktian bahwa pelatihan karate di Sumatera Barat terus bergerak maju. Kehadiran Ketua FORKI DKI Jakarta merupakan kehormatan bagi kami dan menjadi motivasi bagi seluruh atlet agar terus meningkatkan prestasi,” ujar Khairuddin.

Menurutnya, FORKI Sumbar berkomitmen menjadikan Kejurda sebagai wadah melahirkan karateka berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Yang kami bangun adalah masa depan karate Sumatera Barat. Dari gelanggang inilah akan lahir atlet-atlet yang nantinya membawa nama daerah bahkan Indonesia di pentas yang lebih tinggi,” tegasnya.

Sebelumnya, seluruh kontingen peserta Kejurda disambut secara resmi oleh Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, di halaman Kantor Bupati Pasaman, Sabtu (27/6/2026). Dalam berbagai hal, Parulian menegaskan bahwa olahraga karate memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui nilai disiplin, sportivitas, keberanian, serta pengendalian diri.

“Kejuaraan ini adalah ruang bagi anak-anak kita untuk berani bermimpi, berdiri tegak, dan membuktikan kemampuan terbaiknya,” katanya.

Ia berharap Kejurda FORKI Sumbar dapat semakin memperkuat pembinaan karate di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Pasaman, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Kejurda FORKI Sumbar 2026 yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 menjadi ajang pelatihan sekaligus seleksi kemampuan atlet dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Selain memperebutkan Piala Nasional FORKI Sumbar, kejuaraan ini juga menjadi tolok ukur kesiapan atlet menghadapi berbagai tingkat kejuaraan.

Pada pembukaan kejuaraan, Ketua FORKI Sumbar Khairuddin Simanjuntak secara resmi membuka pertandingan. Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Sumbar, Ketua KONI Sumbar, unsur pimpinan DPRD Sumbar, Forkopimda Pasaman, Ketua KONI Pasaman, jajaran pengurus FORKI kabupaten/kota, para wasit dan juri, serta ratusan ofisial dan atlet.

Melalui penyelenggaraan Kejurda FORKI Sumbar 2026, FORKI Sumatera Barat berharap lahirnya bibit-bibit karateka potensial yang mampu menjadi tulang punggung prestasi karate Ranah Minang di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

Pasaman (Rangkiangnagari)Bupati Pasaman, H. Parulian mengikuti pembukaan kejuaraan Daerah (Kejurda) FORKI Sumatera Barat 2026 memperebutkan piala Ketua FORKI Sumbar di Gedung Olahraga (GOR) Tuanku Rao, Lubuk Sikaping, Sabtu (27/6/2026).

Kejuaraan yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 tersebut diikuti sebanyak 791 karateka dari 17 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Ajang ini menjadi salah satu kejuaraan karate terbesar di tingkat provinsi sekaligus wadah pelatihan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi.

Dalam berbagai datangnya selamat, Wabup Parulian menegaskan bahwa Kejurda bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, mental juang, disiplin, dan sportivitas generasi muda.

“Kejuaraan ini adalah ruang bagi anak-anak kita untuk berani bermimpi, berdiri tegak, dan membuktikan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.

Wabup Parulian berharap Kejurda FORKI Sumbar mampu meningkatkan kualitas pelatihan karate di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Pasaman, sekaligus melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Ia juga menekankan pentingnya pengendalian diri sebagai nilai utama dalam olahraga bela diri. “Kekuatan sejati bukan berasal dari pukulan atau tendangan, tetapi dari kemampuan mengendalikan diri. Keberhasilan hidup bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, melainkan juga kecerdasan emosional. Itulah yang akan menentukan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Selain memberikan motivasi kepada para atlet, Wabup Parulian mengapresiasi penyelenggaraan Kejurda yang dinilai semakin profesional. Ia berharap seluruh juri dan wasit dapat menjalankan tugas secara objektif, adil, dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Semoga seluruh juri dan wasit dapat bekerja secara profesional dan adil. Dari kejuaraan daerah inilah kita menunjukkan bahwa Sumatera Barat mampu menyelenggarakan ajang olahraga berkualitas sebelum melangkah ke tingkat nasional,” katanya.

Menutup Perayaannya, Parulian berpesan agar para atlet tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menikmati setiap proses perjuangan yang dilalui. "Saya tidak pernah meminta anak-anak untuk selalu sukses. Yang saya inginkan adalah mereka bahagia. Karena kesuksesan tanpa kebahagiaan akan terasa hampa," tutupnya.

Kejurda FORKI Sumbar Piala Ketua FORKI Sumbar diharapkan menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet karate di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Pasaman, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam mendukung pengembangan olahraga dan peningkatan prestasi generasi muda.

Prosesi pembukaan diawali dengan laporan Ketua Panitia yang juga Ketua FORKI Kabupaten Pasaman, Tirto Edi, dilanjutkan Berbagai Ketua KONI Sumatera Barat serta Berbagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Kejurda yang dinilai sebagai bagian penting dari pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, FORKI Sumatera Barat telah menunjukkan komitmen yang baik dalam mencetak atlet-atlet muda berprestasi melalui pelatihan yang konsisten.

Ia juga mengingatkan seluruh atlet agar menjunjung sportivitas tinggi saat bertanding, serta meminta para juri dan wasit untuk menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan adil sehingga seluruh pertandingan berlangsung dengan menjunjung nilai-nilai _fair play_.

Acara pembukaan resmi dilakukan oleh Ketua FORKI Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak setelah penyambutan resmi seluruh kontingen oleh Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, kepada para atlet, ofisial, pengurus FORKI Sumatera Barat, pengurus FORKI kabupaten dan kota, serta seluruh tamu undangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua FORKI Sumatera Barat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Ketua KONI Sumatera Barat, unsur pimpinan DPRD Sumatera Barat yang mewakili Wakil Ketua DPRD, Forkopimda Pasaman, Ketua KONI Kabupaten Pasaman, para juri dan wasit, serta seluruh atlet dan ofisial dari 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

Kejurda FORKI Sumbar 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antarkarateka serta memperkuat pembinaan olahraga prestasi di Ranah Minang. 

Padang Aro (Rangkiangnagari) - Sebanyak 28 keluarga mendapatkan bantuan bedah rumah dari Baznas Kabupaten Solok Selatan. Pemerintah Kabupaten mengharapkan bantuan ini dapat bermanfaat bagi seluruh mustahik penerimanya dan memberikan keberkahan bagi muzakki yang membayar zakatnya melalui Baznas Solok Selatan.

Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi mengatakan pembangunan rumah-rumah ini diakukan secara swadaya oleh masyarakat juga dibantu pengerjaannya oleh personel dari Komando Daerah Angkatan Laut II (Kodaeral II) Padang.

“Dari hasil kunjungan ke beberapa rumah yang sedang dalam tahap pembangunan, alhamdulillah proses ini berjalan dengan baik. Setelah kami tanya kepada seluruh penerima manfaat, semuanya berjalan dengan swadaya masyarakat,” kata Yulian dalam kunjungannya ke lokasi Bedah Rumah RTLH Baznas Solok Selatan di Kecamatan Sungai Pagu dan Kecamatan Pauh Duo, Jumat (26/6/2026).

Dalam kunjungan ini, kami hanya memastikan proses pembangunan berjalan dengan lancar, namun Wabup juga memastikan bahwa rumah tersebut bisa langsung mendukung. Beberapa hal yang menjadi perhatian adalah ketersediaan jamban yang wajib ada di setiap rumah, hingga sambungan listrik yang nanti akan diusahakan oleh berbagai pihak.

Setiap rumah yang mendapatkan fasilitas bedah rumah ini adalah rumah yang tidak layak huni (RTLH), yang semula hanya berupa gubuk dan kehamilan oleh keluarga yang padat hingga rumah bekas kebakaran. Setiap rumah mendapatkan dana sebesar Rp 30 juta, tujuannya ditetapkan sebesar Rp 5 juta untuk upah pekerja dan sisanya untuk pembelian material yang dikoordinasikan oleh pihak nagari.

Kepala Baznas Solok Selatan, Zulfajriadi mengatakan ini merupakan program tahunan yang dilakukan. Hingga pertengahan tahun ini setiap kecamatan mendapatkan kuota empat rumah, sehingga ada 28 rumah yang mendapatkan fasilitas.

“Rencananya, bulan Juli nanti bersamaan dengan selesainya pembangunan rumah gelombang pertama, akan ditambah kuota bedah rumah dengan jumlah yang sama,” katanya pada kesempatan yang sama. 

Lebih lanjut, Perwira Pembantu (Paban) Komsos Kodaeral II, Letkol Laut (PM) Enriko Sandro menyebutkan keikutsertaan TNI AL dalam membantu pembangunan rumah-rumah ini menjadi bagian dari tugas untuk mengatasi kesulitan masyarakat dan membantu pemerintah daerah.

“Saat ini ada 11 unit rumah yang sedang dalam tahap pengerjaan yang dimulai sejak 2 Juni 2026. Ada 24 personel yang diterjunkan saat ini,” kata Enriko.

Perlu diketahui, dana pembangunan rumah ini berasal dari dana zakat muzakki yang membayarkan zakatnya pada Baznas Solok Selatan, salah satunya zakat dari seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. 

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Wakil Bupati Solok yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Solok secara resmi mengukuhkan Pengurus Pimpinan Cabang Saka Pramuka Rintisan Yogaswara KPU Kabupaten Solok Masa Bakti 2026–2031, sekaligus melantik Adhiyasta Pemilu Kabupaten Solok, Kamis (25/06) di Arosuka.

Pengukuhan dan pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Gerakan Pramuka dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kesadaran demokrasi yang kuat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Solok menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan bagian dari ikhtiar besar untuk menyiapkan generasi penerus yang mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi di tengah perubahan zaman yang semakin dinamis.

“Setiap organisasi pada hakikatnya bukan sekedar tempat berhimpun, melainkan ruang untuk bertumbuh. Ruang di mana karakter dibentuk, kepemimpinan ditempa, dan nilai-nilai pengabdian ditanamkan. Oleh karena itu, pengukuhan hari ini hendaknya dimaknai sebagai awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka selama ini telah menjadi salah satu wahana pendidikan karakter yang efektif. Di dalamnya, generasi muda belajar tentang disiplin, tanggung jawab, gotong royong, serta pentingnya menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.

Menurutnya, kehadiran Saka Pramuka Rintisan Yogaswara di lingkungan KPU Kabupaten Solok memiliki nilai strategis karena mempertemukan karakter pendidikan dengan pendidikan demokrasi.

“Demokrasi yang sehat tidak hanya ditentukan oleh proses pemilihan yang baik, tetapi juga oleh hadirnya warga negara yang memahami hak dan kewajibannya. Pentingnya menghadirkan ruang pembelajaran yang memungkinkan generasi muda mengenal demokrasi bukan hanya sebagai konsep, tetapi sebagai nilai yang hidup dalam keseharian,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Solok juga mengapresiasi pelantikan Adhiyasta Pemilu Kabupaten Solok sebagai bagian dari upaya memperluas partisipasi generasi muda dalam pendidikan kepemiluan. Menurutnya, keterlibatan anak-anak muda dalam proses pembelajaran demokrasi akan menjadi investasi sosial yang sangat berharga bagi masa depan daerah dan bangsa.

“Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral. Generasi yang mampu menjaga integritas ketika memiliki kesempatan, serta tetap menjunjung nilai-nilai kebangsaan ketika menghadapi perbedaan. Sebab masa depan demokrasi akan sangat ditentukan oleh kualitas generasi yang hari ini adalah kita bina,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, pembinaan generasi muda harus diarahkan tidak hanya pada peningkatan kapasitas pengetahuan, tetapi juga pada penguatan karakter, etika, dan kepedulian sosial.

“Kita berharap lahirnya generasi yang hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Generasi yang mampu bekerja sama, menghargai perbedaan, dan memiliki semangat untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah,” tambahnya.

Kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan dan dilantik, Wakil Bupati Solok menyampaikan ucapan serta harapan selamat amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan semangat pengabdian.

“Selamat mengemban amanah. Jadikan organisasi ini sebagai wadah untuk melahirkan kader-kader muda yang berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, serta siap mengambil peran dalam membangun Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dan Indonesia yang lebih baik,” tuturnya.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran KPU Kabupaten Solok, pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Solok, serta tamu undangan lainnya.

Melalui pengukuhan Pengurus Pimpinan Cabang Saka Pramuka Rintisan Yogaswara KPU Kabupaten Solok Masa Bakti 2026–2031 dan pelantikan Adhiyasta Pemilu Kabupaten Solok, diharapkan terbangunnya kolaborasi yang semakin kuat dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi, kepemimpinan, integritas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat di kalangan generasi muda.(Lz)

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Bupati Solok, Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH, melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 59 Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok, Senin (22/06), di Aula Gedung C Setda Kabupaten Solok.

‎Turut hadir Wakil Bupati Solok H. Candra, SHI, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., Ketua GOW Kab. Solok Ny. Lian Octavia Candra, Pj. Sekretaris Daerah Jefrizal, S.Pt., MT, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Solok, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.

‎Pelantikan yang terdiri dari pejabat administrator eselon III.A dan III.B tersebut merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta bagian dari upaya penyegaran organisasi guna meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

‎Dalam arahannya, Bupati Solok menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, profesionalisme, serta dedikasi yang tinggi. Menurutnya, perkembangan birokrasi yang dinamis semakin menuntut aparatur untuk mampu beradaptasi dengan perubahan, berinovasi, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

‎"Rotasi dan penyegaran jabatan ini diharapkan dapat membuat kerja-kerja pemerintah menjadi lebih cepat, lebih maksimal, dan semakin berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat," ujar Bupati.

‎Bupati juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk selalu mengutamakan kepentingan publik, mengedepankan akuntabilitas dalam setiap pengambilan keputusan, serta membangun koordinasi dan kolaborasi yang baik antar perangkat daerah guna menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.

‎Selain itu, seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok diminta untuk terus menjaga ketentraman daerah dan menyadari bahwa aparatur pemerintah adalah pelayan masyarakat yang harus selalu hadir memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat.

‎Mengakhiri Arahnya, Bupati Solok mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik dan berharap amanah yang diberikan dapat dijaga dengan sebaik-baiknya demi mewujudkan birokrasi yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada hasil, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Solok yang semakin maju, sejuk, dan damai.(Lz)

Solok Selatan (Rangkiangnagari)Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Solok Selatan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Selatan melaksanakan kegiatan reklamasi lahan bekas tambang melalui aksi penanaman pohon di Pamong Ketek, Kecamatan Sangir, Rabu (25/06/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Solok Selatan, AKBP M. Faisal Perdana, SIK, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya pemulihan lahan yang terdampak aktivitas pertambangan.

Aksi penghijauan ini merupakan bagian dari kegiatan serentak yang dilaksanakan oleh seluruh jajaran Polres dan Polresta se-Polda Sumatera Barat. Singkatnya, kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Barat Brigjen Pol. Gatot Tri Suryanta di Polres Sawahlunto dengan mengusung tema “Sejuk Asri, Hijaukan Sumbar Kembali.”

Pada kegiatan yang juga melibatkan unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat tersebut, dilakukan penanaman 100 bibit pohon di lokasi bekas penambangan. Jumlah tersebut merupakan bagian dari 1.000 pohon yang direncanakan akan ditanam secara bertahap di sejumlah lokasi lainnya di wilayah Kabupaten Solok Selatan.

Kapolres Solok Selatan AKBP M. Faisal Perdana, SIK mengatakan, penanaman pohon ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pemulihan lingkungan sekaligus mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian alam.

“Hari ini kita menanam 100 pohon sebagai bagian dari target 1.000 pohon yang akan ditanam di berbagai lokasi lainnya. Harapannya, lahan-lahan yang sebelumnya terdampak aktivitas pertambangan dapat kembali hijau, produktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang,” ungkap Kapolres.

Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi peringatan perjalanan panjang pengabdian Polri kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.

Kegiatan reklamasi ini menjadi simbol bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan perdamaian, tetapi juga melalui aksi nyata dalam menjaga kelestarian alam dan mewariskan lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang.

Dengan semangat “Sejuk Asri, Hijaukan Sumbar Kembali”, Polres Solok Selatan bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus mendukung upaya pelestarian lingkungan demi mewujudkan Sumatera Barat yang lebih hijau, sejuk, dan asri. 

Payakumbuh (Rangkiangnagari) - Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman secara resmi melepas kontingen Shorinji Kempo Kota Payakumbuh yang akan berlaga pada Kejuaraan Nasional Wilayah (Kejurnaswil) Sumatera Shorinji Kempo 2026 di Kota Sawahlunto, Selasa (23/6/2026).

Sebanyak 25 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial diberangkatkan untuk mewakili Kota Payakumbuh pada ajang yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Sumatera tersebut.

Pelepasan yang berlangsung di GOR M. Yamin itu menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam mendukung pelatihan olahraga prestasi sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, disiplin, dan berdaya saing.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengatakan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan kepada para atlet yang membawa nama daerah di berbagai kejuaraan.

"Pemko akan selalu hadir untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran kontingen selama mengikuti pertandingan di luar daerah. Kami ingin para atlet fokus memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kota Payakumbuh," katanya.

Ia mengingatkan para atlet agar menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kekompakan tim, serta menunjukkan semangat juang yang tinggi selama mengikuti kejuaraan.

“Kalian adalah putra-putri terbaik daerah yang membawa harapan masyarakat Payakumbuh. Bertandinglah dengan penuh percaya diri, pertunjukan kemampuan terbaik, dan jaga nama baik daerah di mana pun berada,” ujarnya.

Menurut Elzadaswarman, prestasi olahraga tidak hanya menyenangkan daerah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang positif.

Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman terus mendorong penguatan pelatihan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Dukungan terhadap cabang olahraga berprestasi dinilai penting untuk menciptakan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Ketua KONI Kota Payakumbuh Heru Mufti yang turut hadir dalam pelepasan menyampaikan apresiasi atas semangat para atlet dan pelatih yang telah mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan.

Pada kesempatan yang sama, hadir pula salah seorang yudansha (sabuk hitam) senior Shorinji Kempo Sumatera Barat, Erwin Yunaz, yang memberikan motivasi kepada para atlet sebelum bertolak menuju Sawahlunto.

Kontingen Payakumbuh dipimpin oleh pelatih senior Trisna Rahmawati atau yang akrab disapa Senpai Ina. Ia mengaku optimistis dengan kesiapan atlet setelah menjalani pemusatan latihan secara intensif dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami berharap seluruh atlet dapat tampil maksimal sesuai kemampuan yang dimiliki. Persiapan fisik, teknik, dan mental telah dilakukan secara serius sehingga kami optimistis dapat memberikan hasil terbaik untuk Kota Payakumbuh,” katanya.

Sebelum keberangkatan, para atlet menjalani program training center (TC) yang fokus pada peningkatan kemampuan teknik, fisik, dan mental bertanding di bawah bimbingan pelatih Rafalwi Batiso dan Aldian Pratama.

Keikutsertaan kontingen Shorinji Kempo Payakumbuh pada Kejurnaswil Sumatera 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi dan medali, tetapi juga memperkuat budaya olahraga di tengah masyarakat serta memotivasi generasi muda untuk aktif dalam kegiatan positif dan berprestasi melalui olahraga.

Payakumbuh (Rangkiangnagari) - Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan melalui pengesahan empat peraturan daerah (Perda) strategis bersama DPRD Kota Payakumbuh dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD setempat, Selasa (23/06/2026).

Empat perda yang disetujui meliputi Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025, Perda tentang Pencabutan Perda Nomor 24 Tahun 2016 tentang Lembaga Kemasyarakatan di Kelurahan, Perda tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum, serta Perda tentang Perubahan atas Perda Nomor 17 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan pengesahan empat perda tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pemerintahan yang efektif, adaptif, dan berpihak terhadap kebutuhan masyarakat.

“Empat ranperda yang telah disetujui menjadi perda ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis bagi Kota Payakumbuh ke depan,” kata Zulmaeta.

Ia mengapresiasi dukungan pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang telah berkontribusi dalam penyusunan dan pembahasan produk hukum daerah tersebut.

Menurut dia, seluruh proses pembahasan ranperda dilakukan secara intensif melalui rapat kerja antara tim penyusun ranperda, panitia khusus DPRD, serta komisi bersama mitra kerja hingga mencapai persetujuan bersama.

Salah satu regulasi yang mendapat perhatian khusus adalah Perda tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum. Melalui perda tersebut, Pemko Payakumbuh kini memiliki landasan hukum yang lebih kuat untuk memberikan bantuan hukum kepada masyarakat kurang mampu melalui dukungan anggaran daerah.

Menurut Zulmaeta, keberadaan perda itu merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memastikan seluruh warga memperoleh perlakuan yang sama di hadapan hukum tanpa terkendala kondisi ekonomi.

“Kedudukan yang lemah dan ketidakmampuan ekonomi seseorang tidak boleh menghalangi yang bersangkutan untuk mendapatkan keadilan,” ujarnya.

Perda tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendampingan hukum sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal terhadap hak-hak warga negara.

Di bidang kelembagaan, Pemko Payakumbuh juga melakukan penyesuaian organisasi perangkat daerah melalui perubahan Perda Nomor 17 Tahun 2016. Langkah itu dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pemerintahan yang terus berkembang serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Pemerintah daerah menilai penataan kelembagaan menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan birokrasi yang lebih responsif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Selain itu, pencabutan Perda Nomor 24 Tahun 2016 tentang Lembaga Kemasyarakatan di Kelurahan dilakukan sebagai upaya harmonisasi peraturan daerah dengan ketentuan peraturan-undangan yang lebih tinggi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan kepastian hukum sekaligus menghindari potensi tumpang tindih aturan dalam pelaksanaan pemerintahan daerah.

Pada kesempatan yang sama, Pemko Payakumbuh juga menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang menunjukkan capaian positif dalam pengelolaan keuangan daerah.

Realisasi pendapatan daerah tercatat mencapai Rp782,43 miliar atau 102,57 persen dari target sebesar Rp762,79 miliar. Sementara realisasi belanja daerah mencapai Rp765,45 miliar atau 89,95 persen dari pagu anggaran sebesar Rp851 miliar. Sedangkan pembiayaan terealisasi sebesar Rp88,21 miliar atau 100 persen dari target.

Capaian tersebut mencerminkan kinerja fiskal daerah yang tetap terjaga dan menjadi modal penting bagi pemerintah kota dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Zulmaeta mengatakan pemerintah daerah akan terus melakukan perbaikan tata kelola pemerintahan dengan memperhatikan masukan DPRD serta rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami akan terus meningkatkan dan memperbaiki kinerja penyelenggaraan pemerintahan berdasarkan masukan DPRD dan rekomendasi BPK RI Perwakilan Sumatera Barat demi kemajuan Kota Payakumbuh,” katanya.

Dengan disahkannya empat perda tersebut, Pemko Payakumbuh menegaskan komitmennya untuk menghadirkan regulasi yang adaptif, memperkuat perlindungan hukum bagi masyarakat, meningkatkan efektivitas efektivitas, serta mendorong pelayanan publik yang semakin berkualitas. 

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Solok menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Sekretaris Dinas Kominfo yang sebelumnya Plt Fitria Fenti S,Si. M.CIO kepada Agus Dwiyanto Gayo JD, S.STP, M.Si beserta Kepala Bidang PKP yang sebelumya Baitul Azwar,S.Sos. MM kepada Ismardi,S.AP ini sebagai bagian dari tindak lanjut rotasi dan penyegaran organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok, kegitan ini berlangsung di Ruangan Kepala Dinas Kominfo pada Rabu (24/06)

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut melibatkan jajaran pimpinan, pejabat struktural, ASN, serta pegawai Dinas Kominfo Kabupaten Solok.

Prosesi serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan berita acara sebagai simbol resmi penyerahan tugas dan tanggung jawab.

Dalam sambutannya, Dalam Berbagaiya dari pejabat baru yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kominfo Agus Dwiyanto Gayo JD, S.STP, M.Si menyampaikan bahwa kami sebagai anggota keluaraga baru bersama bapak Ismardi,S.AP memohon arah beserta petunjuknya untuk kami bisa belajar serta beradabtasi dengan lingkungan baru ini, Mudah-mudah kami bisa menjalankan tugas dan amanah ini dengan baik dan menonton secara maksimal Sekretaris Dinas Kominfo yang baru.

Pada kesempatan itu dalam Upacaranya Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Solok Susi Sofianti Saidani,SH.MM menyampaikan penghargaan dan penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan amanah. Ucapan selamat juga disampaikan kepada pejabat yang baru dilantik, dengan harapan dapat segera beradaptasi dan membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi pemerintahan sebagai upaya meningkatkan efektivitas kinerja serta pengembangan karir aparatur sipil negara. Memudahkan seluruh jajaran tetap menjaga kekompakan, profesionalisme, dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik,” ujarnya.

Melalui momentum Serah Terima Jabatan ini, diharapkan seluruh jajaran Dinas Kominfo Kabupaten Solok semakin solid dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta pelayanan informasi publik yang cepat, tepat, dan berkualitas demi kemajuan Kabupaten Solok.(Lz)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.