Solsel (Rangkiangnagari) – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus memperkuat komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia yang religius dan berkarakter melalui pelaksanaan Program Unggulan ( Progul ) Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz .
Hingga tahun 2025, rumah tahfidz yang aktif berjumlah 432 yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Solok Selatan. Sebanyak 241 rumah tahfizd binaan pemerintah kabupaten dan 191 dikelola mandiri oleh masyarakat .
Secara rinci , 241 rumah tahfizd yang difasilitasi pemerintah adalah 37 Rumah Tahfizd di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh , 51 rumah Tahfizd di Kecamatan Sungai Pagu , di Kecamatan Pauh Duo sebanyak 26, Kecamatan Sangir sejumlah 54, Kecamatan Sangir Balai Janggo sebanyak 19 serta Kecamatan Sangir Jujuan dan Sangir Batang Hari sebanyak 24 dan 30 rumah Tahfizd .
Keberadaan Rumah Tahfidz ini menjadi pusat pelatihan hafalan Al-Qur'an di setiap jorong dan menjadi wujud nyata implementasi program satu jorong satu rumah tahfidz ," kata Mahadolog Ritonga dalam keterangan pada Selasa (03/0 3 ) siang .
Dalam pelaksanaannya , setiap Rumah Tahfidz memiliki guru tahfidz yang membina para santri . Sistem pelatihan diterapkan dengan rasio 1 orang guru untuk maksimal 17 siswa , dan akan disesuaikan dengan jumlah santri yang ada .
Data Bagian Kesra SetdaKab Solok Selatan pada tahun 2025, jumlah anak usia sekolah , 7–15 tahun di Solok Selatan tercatat sebanyak 28.892 anak . Dari jumlah tersebut , sebanyak 1.670 anak atau 7,71 persen telah menghafal 1 juz , 379 anak atau 1,93 persen hafal 2 juz , dan 179 anak atau 0,62% telah hafalkan 3 juz atau lebih .
" Capaian ini menunjukkan perkembangan positif dalam pembinaan generasi muda Qur'ani di daerah , imbuhnya .
Untuk mendukung keberlangsungan program ini , Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memberikan honorarium kepada setiap guru tahfidz sebesar Rp . 600 ribu per bulan sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap peran strategis para pendidik Al-Qur'an.
Program ini diharapkan dapat terus menumbuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis , tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan dan akhlak mulia serta menjadi Fondasi dalam mewujudkan masyarakat Solok Selatan yang religius , berkarakter , dan berdaya saing . (Dt )

