Latest Post

Dharmasraya (Rangkiangnagari) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia melakukan verifikasi lapangan terhadap Kabupaten Dharmasraya, Senin (29/3/21). Verifikasi lapangan yang dilakukan secara virtual dari Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Dharmasraya itu merupakan bagian dari proses seleksi penghargaan tingkat nasional, Anugerah Parahita Ekapraya.

Verifikasi lapagan ini diikuti Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Ketua DPRD Dharmasraya, Paryanto, Sekretaris Daerah, Adlisman, Tim Driver (BAPPPEDA, Dinas Sosial P3APPKB, Inspektorat, BKD), serta sejumlah perangkat daerah dan unsur terkait lainnya.

APE merupakan penghargaan yang diberikan kepada kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang dinilai telah berkomitmen dalam pencapaian dan perwujudan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta memenuhi kebutuhan anak. Serta sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG).

Pada kesempatan itu, di hadapan tim verifikator, Bupati Sutan Riska memaparkan bagaimana implementasi Pengarusutaman Gender (PUG) di Kabupaten Dharmasraya. Mulai dari komitmen, kebijakan, kelembagaan, sumber daya manusia dan anggaran, data, sistem informasi dan KIE, pedoman dan metode hingga peran serta masyarakat.

Dikatakan bupati, pelaksanaan pengarusutamaan gender di Kabupaten Dharmasraya sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2016-2021, dilaksanakan dalam sejumlah program dan kegiatan pada perangkat daerah. Bahkan, pada tahun 2020, jumlah anggaran responsif gender pada seluruh OPD (38 OPD) di Kabupaten Dharmasraya mencapai Rp 301.143.835.485,-.

"Semoga apa-apa yang telah kita paparkan, dapat menjadi bahan pertimbangan tim verifikator, untuk kita dapat meraih penghargaan APE ini," tandas bupati.(tm)

Padang (RangkiangNagari) - Wali Kota Riza Falepi menghadiri perayaan hari ulang tahun (HUT) Padang TV ke 14 tahun sekaligus Malam Anugerah Padang TV Award tahun 2021 yang digelar di Pangeran Beach Hotel, Kota Padang, Jumat (26/3).

Dalam acara itu turut hadir Wali Kota Padang Hendri Septa, Mantan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Wakapolda Sumbar, perwakilan Indo Jalito Peduli, Anggota DPR RI Guspardi Gaus, dan tamu tokoh lainnya yang ada di Provinsi Sumbar.

Wali kota dua periode Riza Falepi turut diminta menampilkan hiburan Stand Up Comedy dan bergoyang ala Tiktok bersama Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran dan Mantan Wali Kota Padang Fauzi Bahar bak anak milenial zaman sekarang.

Acara itu juga diisi dengan penampilan Audy Band, Hendri Septa Band, penampilan pertunjukan seni dari sanggar asal Kota Padang, dan penampilan Artis Minang Ratu Sikumbang.

General Manager Padang TV Rita Gusveniza menyampaikan di tengah pandemi Covid-19 banyak tantangan bagi TV lokal dalam berperan aktif bersama pemerintah untuk mengedukasi masyarakat.

“Kami terus diberikan motivasi dan semangat oleh kepala daerah serta elemen lainnya, sehingga keinginan kita mewujudkan Padang TV sebagai wadah edukasi kepada masyarakat terus dapat kita jalankan,” ungkapnya.Sementara itu, Wali Kota Riza Falepi mengucapkan selamat kepada Padang TV yang tahun ini telah berumur 14. Menurut Riza beberapa kali dirinya pernah diwawancara bersama Padang TV.

“Kami menilai peran media itu rancak bana. Saat berkunjung ke kantor Padang TV maupun saat liputan ke lapangan, luar biasa memang krunya ini semangat semua,” kata Riza.

Untuk itu Riza berharap agar masyarakat dan generasi muda dapat memilah dan memilih mana informasi dan berita yang baik dan benar, serta mana yang hoax atau berita bohong.

“Tantangan kita pada hari ini, adalah masifnya informasi yang dapat dikonsumsi publik, untuk itu perlu memfilter apa saja yang kita baca, tonton, dan kita dengar. Cek dulu sumbernya, kalau itu berita hoax, cukup di kita saja dan jangan sebarkan agar orang lain tidak terjadi kerugian atas akibatnya,” kata Riza.

 

#Ryan

PADANG (RangkiangNagari) – Atas nama pribadi dan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengutuk keras pengeboman rumah ibadah, Gereja Katedral di Makassar, Minggu (28/3). Untuk itu, semoga pelakunya dapat diadili secepatnya.“Saya mengutuk keras pengeboman gereja Katedral di Makkasar. Apapun alasannya, jelas sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama dan kemanusiaa,”kata Mahyeldi.

Untuk itu, Mahyeldi mengimbau masyarakat jangan terpengaruh dan terprovokasi oleh cara-cara biadab. Karena agama Islam tidak mengajarkan kekerasan.

“Saya mengimbau kiranya kita semua jangan terpengaruh dan terprovokasi oleh cara-cara biadab seperti ini. Islam tidak mengajarkan kekerasan dan perbuatan terkutuk yang dapat memecah belah bangsa,”katanya.

Untuk itu, Mahyeldi berharap petugas keamanan dapat mengungkap kasus tersebut secepatnya.
“Kita berharap kepada aparat bisa mengungkapkan dalang pelaku pengeboman bunuh diri ini dan bisa di hukum sesuai aturan yang berlaku,” ucap Mahyeldi.

Gubernur Sumbar mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang berada di Sumatera Barat dapat meningkatkan keamanan, agar tidak terjadi pada daerah Sumbar.

“Kita harus tingkatkan kewaspadaan di daerah masing-masing, sehingga tidak terjadi peristiwa yang sama yang ada Makasar,” imbaunya.Mahyeldi mengajak semua untuk menjaga dan merawat kesatuan berbangsa dan negara. Jangan sampai terpecah belah. “Karena kita adalah NKRI dengan bergandeng tangan, terorisme dan kekerasan yang merusak kerukunan bangsa ini adalah musuh kita bersama,”ajaknya.

Meski begitu, Mahyeldi meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyangkutkan peristiwa yang terjadi dengan kondisi, agama maupun suku tertentu. Semoga Sumatera Barat terhindar musibah itu.

Meledaknya bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar menjadi duka cita sangat mendalam bagi seluruh bangsa Indonesia. Telah terjadi ledakan bom pada pukul 10.28 WITA, Minggu (28/3/2021)di pintu gerbang masuk Gereja Katedral yang beralamat di Jalan Kajaulalido, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar. 


#Ryan

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.