Latest Post

Payakumbuh (Rangkiangnagari) - Wali Kota Payakumbuh di dampingi Sekretaris Daerah dan Kepala Bank Nagari Payakumbuh melauncing penggunaan smart tax di rumah makan Sederhana, yang nantinya juga akan digunakan diseluruh rumah makan, restoran dan hotel yang ada di Payakumbuh.

Smart tax merupakan layanan penyediaan perangkat berupa printer yang memiliki sistem operasi dan terhubung ke sistem pemerintah secara online. Yang digunakan untuk membantu pemerintah memantau semua transaksi disetiap aplikasi Point of Sales (POS) di toko/merchant, agar mendapatkan info laporan pendapatan dan jumlah pajak yang harus dibayarkan dari setiap toko/merchant.

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan, dengan smart tax ini akan banyak keuntungan yang didapat oleh wajib pajak itu sendiri, salah satunya mereka bisa memantau setiap transaksi yang terjadi secara online dimana saja mereka berada.

"Ya, dengan adanya smart tax ini tentunya harapan kita PAD Kota Payakumbuh akan meningkat. Sebab Pemerintah dapat memonitoring secara langsung transaksi yang terjadi disetiap tempat usaha yang menggunakannya," kata Wako Riza Falepi kepada media saat launcing smart tax di rumah makan Sederhana Payakumbuh, Rabu (23/02).

"Atas nama Pemko Payakumbuh, kita juga mengucapkan terima kasih kepada pengusaha restoran atas partisipasinya membayar pajak restoran dan rumah makan sesuai dengan perda kota payakumbuh nomor 9 tahun 2011 dengan tepat waktu," tambahnya lagi.

Wali Kota dua periode tersebut mengajak masyarakat serta menegaskan kepada seluruh jajarannya agar makan ditempat-tempat yang sudah menggunakan smart tax ini. Sebab dengan demikian secara tidak langsung masyarakat itu telah ikut membantu pemerintah berpartisipasi dalam peningkatan pembangunan daerah.

"Untuk apa kita makan di rumah makan yang tidak memberikan kontribusi untuk pembangunan daerah. Lebih baik kita arahkan tamu-tamu tersebut ke rumah makan yang penerimaannya jelas untuk meningkatkan PAD kita," terangnya.

Sementara itu Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Payakumbuh yang diwakil Sekretaris BKD Basnida Efrizal mengatakan setiap usaha rumah makan, restoran dan hotel di Payakumbuh akan menggunakan smart tax ini. Karena hal tersebut sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwako) nomor 38 tahun 2021.

"Tujuannya kan untuk meningkatkan transparansi penerimaan pajak daerah, serta meminimalisir terjadinya kebocoran pajak daerah itu sendiri, makanya kita mempermudah wajib pajak dengan sistem online ini," terangnya didampingi Kabid Pendapatan Nova Liza.

"Untuk tahap awal ini, kita pasang di tujuh lokasi restoran dulu yaitu di restoran Sederhan, KFC, Pizza Hut, D'besto soekarno-hatta, D'besto sudirman, Roti'O dan CFC. Selanjutnya bertahap untuk seluruh rumah makan, restoran dan hotel yang ada di Payakumbuh," tukuknya.

Selanjutnya Basnida menjelaskan, sesuai Perwko 38 tahun 2021 tersebut, kalau ada rumah makan, restoran dan hotel yang melanggar aturan tersebut tentu akan ada sangsi yang akan diberikan.

Serta untuk lancarnya pemasangan smart tax tersebut, Sekretaris BKD menyebut Pemko Payakumbuh didukung oleh Bank Nagari Payakumbuh dan Telkomsel.

"Untuk peralatannya kita difasilitasi oleh Bank Nagari dan untuk jaringannya dari telkomsel. Semoga dengan ini PAD Kota Payakumbuh bisa meningkat," pungkasnya. (Rn)

Payakumbuh (Rangkiangnagari) - Walikota Payakumbuh yang diwakili Asisten II bidang Ekonomi Pembangunan Elzadaswarman bersama Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Satu Pintu (DPMPTSP) Harmayunis sambut langsung kedatangan tamu yakni Bupati Asahan Surya bersama Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, dan diiringi Sekretaris Daerah John Hardi Nasution, Asisten Administrasi Umum Khaidir Afrin, dan OPD terkait untuk melakukan kunjungan Study Tiru ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Payakumbuh.

Diawal sambutannya, Walikota Payakumbuh yang diwakili Asisten II bidang Ekonomi Pembangunan Elzadaswarman, sampaikan penjelasan secara singkat mengenai Pemerintah Kota Payakumbuh dan MPP kota Payakumbuh.

Asisten II itu juga menjelaskan bahwa untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sangat diperlukan komitmen kuat dari Aparatur Sipil Negara dalam memberikan pelayanan sesuai dengan harapan masyarakat yang tentunya harus di dukung dengan sarana dan prasarana serta teknologi yang mumpuni.

“Sebagai ASN, kita ini hanyalah pelayan dari masyarakat tempat kita bernaung. Dan sebagai pelayan, tentu kita akan memberikan layanan terbaik untuk masyarakat,” ungkap Elzadaswarman.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan juga mendapat kesempatan untuk melakukan diskusi dan bertukar informasi tentang program unggulan agar bisa diterapkan di masing-masing daerah nantinya.

Usai melakukan penyambutan dan Diskusi Singkat bersama Asisten II bidang Ekonomi Pembangunan Kota Payakumbuh itu, kegiatan dilanjutkan mendampingi Rombongan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk melakukan Peninjauan secara langsung MPP kota Payakumbuh.

Disela-sela Peninjauan Bupati Asahan Surya menyampaikan sangat terkesan dengan layanan yang diberikan Pemerintah Kota Payakumbuh kepada masyarakat.

Dirinya menilai Pemerintah Kota Payakumbuh sudah  mampu menyajikan semua urusan bagi masyarakat dalam pelayanan satu atap sekaligus satu kantor dengan pemerintahannya.

“Saya sangat terkesan sekali dengan pelayan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Payakumbuh, selain mengurus urusan Administrasi Kependudukan, bahkan masyarakat juga bisa berinteraksi langsung dengan kepala daerah dan pejabatnya,” kata Surya.

“Ini satu hal yang patut kami tiru di Kabupaten Asahan  nantinya,” ujar Surya.

Menanggapi hal itu, Elzadaswarman yang didampingi Harmayunis menyampaikan rasa bahagia dan terima kasih atas apresiasi yang disampaikan Bupati Kabupaten Asahan, apalagi yang hadir dari Kabupaten Asahan sangat lengkap tentunya ini merupakan wujud keseriusan Pemkab Asahan dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada Masyarakat Kabupaten Asahan,” ungkap Asisten II walikota itu.

“Apa yang kita capai di Payakumbuh sekarang tidak lepas dari bimbingan dari  Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, STMT yang selalu memberikan semangat dan bimbingan kepada aparaturnya, amanatnya ya itu, untuk selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Untuk saat ini, Payakumbuh belumlah yang terbaik, namun insyaallah akan terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” lanjut om Zed sapaan akrab asisten II walikota.

Dipenghujung pertemuan, Om Zed ucapkan Selamat kepada seluruh tamu dari Pemkab Asahan itu dalam menikmati keramahan dan enaknya kuliner kota Payakumbuh, dan kami tentu berharap atas kunjungan ini akan sangat membekas selamanya di hati tamu kami dari Kabupaten Asahan”, tukasnya.


(Rn)

Payakumbuh (Rangkiangnagari) - Guna menyelaraskan program kerja dinas dengan aspirasi dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di kota Payakumbuh, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Payakumbuh gelar Focus Renja OPD bersama seluruh OPD se-kota Payakumbuh, Rabu (23/2).

Kegiatan yang berlangsung di aula Kopay Diskominfo lantai III kantor Walikota Payakumbuh itu membahas tentang Rencana Kerja (Renja) Tahun 2023 dan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2023-2026 Diskominfo Kota Payakumbuh. Diskominfo dalam pelaksanaan Forum Renja tersebut turut didampingi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Payakumbuh.

Diawal sambutannya, kepala Diskominfo Junaidi katakan bahwa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel, maka sangat perlu diterapkan sistem e-goverment dalam mewujudkan hal tersebut, apalagi ditengah perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini membuat kita harus bisa memberikan hasil kerja yang lebih maksimal lagi dengan teknologi ini,” kata Junaidi yang turut didampingi oleh Sekretaris Diskominfo Armen Busra.

Menurut Junaidi, dalam menghadapi perkembangan teknologi ini, yakni kota Payakumbuh yang akan menuju smarcity dan dalam pengadopsian Smartcity ini maka pemerintah kota Payakumbuh menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“dalam menghadapi smartcity ini, kita (OPD) semua dituntut untuk dapat mengsinergikan program dan kegiatan yang ada dibawah pengelolaan OPD terkait, supaya setiap program yang telah masuk dalam satu data ini akan lebih efisien dan efektif untuk pengelolaan dan juga lebih mudah untuk penyampaian data tersebut ke pemerintah pusat. Dan terkait dengan data yang telah terkumpul ini maka akan didapati satu data agar bagaimana nantinya kota Payakumbuh bisa diakses oleh semua masyarakat sehingga transparansi data kota Payakumbuh dapat kita raih,” ungkap Junaidi.

Lebih lanjut, dalam membawa kota Payakumbuh menjadi kota pintar, Junaidi menyampaikan bahwa sebuah kota pintar itu tentu haruslah memiliki warga dengan perekonomian yang baik, dimana hal ini bisa didapatkan dengan semuanya bersinergi untuk meningkatkan wisata dan para pelaku usaha dalam promosi terhadap hal tersebut.

Terkait tujuan forum digelar, Junaidi mengatakan bahwa forum ini digelar untuk menyatukan ide dan gagasan bersama agar dapat tercapainya Payakumbuh Maju, sehingga kedepannya Diskominfo selaku dinas yang merupakan corong dari pemerintahan dapat memberikan dan menyampaikan informasi dan data kepada masyarakat secara transparan atas dukungan OPD semua di kota Payakumbuh,” paparnya.

Senada dengan Junaidi, sekretaris Armen Busra turut menambahkan jika Diskominfo kota Payakumbuh kedepannya akan lebih ekstra lagi untuk penerapan pemerintahan yang berbasis elektronik ini agar kot Payakumbuh dapat segera mencapai kota pintar (smartcity).

Menjelang kegiatan FGD akan selesai, Junaidi berikan masukan terhadap seluruh peserta yang hadir agar nantinya dalam menggelar kegiatan forum diskusi dapat dihelat diruangan yang lebih terbuka, tidak harus selalu diruangan resmi, karna dengan berada ditempat yang luas dan terbuka tentu akan membuat kita semua dapat membuka pikiran secara lebih luas sehingga akan banyak masukan ide-ide gagasan yang muncul disaat forum diskusi tersebut berlangsung,” tutupnya mengakhiri.


(Rn)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.