Perkuat Ekosistem Digital, Bank Nagari dan BSSN Jalin Kerja Sama
Padang (Rangkiangnagari) - Bank Nagari terus memperkuat ekosistem digital. Salah satunya melalui peningkatan keamanan sistem elektronik dengan pemanfaatan sertifikat elektronik.
Terkait hal itu, Bank Nagari baru saja resmi menjalin kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemanfaatan Sertifikat Elektronik ditandatangani oleh Ditektur Utama (Dirut) Bank Nagari, Gusti Candra dan Kepala Balai Besar Sertifikasi Elektronik Jonathan Gerhard Tarigan di Hotel Aston Priority Simatupang, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Penandatanganan PKS disaksikan oleh Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN Brigjen TNI Berty BW Sumakud, dan Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Nagari, Yosviandri Asril,
Berty BW Sumakud menyampaikan bahwa penandatanganan PKS antara BSSN dan Bank Nagari merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah terjalin sebelumnya.
“Tujuannya, untuk meningkatkan keamanan sistem elektronik melalui pemanfaatan sertifikat dalam sistem administrasi elektronik di lingkungan Bank Nagari, guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Bank Nagari dalam menjaga stabilitas sistem perbankan,” katanya.
Dirut Bank Nagari, Gusti Candra pada kesempatan yang sama mengungkapkan, bahwa transformasi digital saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategi bagi industri perbankan. Perkembangan informasi teknologi yang begitu cepat menuntut perbankan untuk menghadirkan layanan yang semakin efektif, efisien, aman, serta tetap menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan dan kepatuhan terhadap regulasi.
“Dalam konteks tersebut, pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik tersertifikasi merupakan salah satu langkah penting dalam memperkuat ekosistem digital di Bank Nagari. Kerja sama ini bukan hanya implementasi teknologi, tetapi juga bentuk komitmen kami dalam membangun proses bisnis yang modern, akuntabel, terpercaya, dan berfokus pada informasi keamanan,” ungkap Gusti Candra.
Ia menjelaskan, saat ini Bank Nagari telah terdaftar pada Badan Siber dan Sandi Negara sebagai bagian dari Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS). Keikutsertaan tersebut memberikan berbagai manfaat strategi bagi Bank Nagari
“Di antaranya, bergabung dalam forum Cyber Threat Intelligence Sharing antar-Bank Pembangunan Daerah yang difasilitasi oleh BSSN dan ASBANDA, sehingga Bank Nagari dapat memperoleh informasi terkini terkait ancaman dan kejadian siber,” kata Gusti.
Kedua, lanjut dia, mendapatkan bantuan dalam penguatan keamanan siber dan pengembangan sumber daya manusia, termasuk fasilitasi kegiatan Table Top Latihan bersama Tim Tanggap Insiden Siber Bank Nagari pada tahun 2025.
“Ketiga, mendapatkan dukungan asistensi forensik digital apabila terjadi kejadian siber, yang pelaksanaannya dilakukan melalui koordinasi bersama Otoritas Jasa Keuangan,” ujar Gusti.
Ia berharap, melalui kerja sama dengan BSrE ini, implementasi Tanda Tangan Elektronik tersertifikasi dapat memberikan berbagai manfaat strategis, antara lain mempercepat proses layanan dan administrasi, meningkatkan efisiensi operasional melalui penerapan paperless office, memperkuat keamanan informasi dan keabsahan dokumen elektronik, serta mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang baik sesuai ketentuan regulator.
“Ke depan, Bank Nagari juga berencana melakukan sistem integrasi secara host to host antara Bank Nagari dengan BSrE untuk mendukung berbagai aplikasi internal yang menggunakan tanda tangan elektronik. Selain itu, kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas keamanan siber Bank Nagari melalui peningkatan kompetensi dan kesadaran sumber daya manusia, pengembangan mekanisme sistem peringatan dini, pertukaran informasi ancaman siber, serta penguatan tata kelola dan manajemen informasi teknologi,” kata Gusti Candra.
Lebih jauh disampaikan, Bank Nagari saat ini telah memiliki aplikasi surat-menyurat internal berbasis web, yaitu Nagari Electronic Office (NEO), yang telah membantu mengurangi penggunaan kertas antar-divisi maupun cabang, sekaligus menekan biaya ekspedisi dokumen.
Selain itu, Bank Nagari juga memiliki aplikasi Lending Integrated Support System (LISS) berbasis web yang mendukung proses analisis dan persetujuan kredit konsumtif secara lebih efektif dan efisien.
Sebagai Bank Pembangunan Daerah, kata Gusti, Bank Nagari memiliki tanggung jawab untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian, keamanan data, serta perlindungan terhadap nasabah.
“Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, serta menjadi kontribusi nyata dalam mendukung percepatan transformasi digital yang aman, terpercaya, dan berkelanjutan di sektor perbankan nasional,” tutur Gusti Candra.
Setelah acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan teknis (bimtek) mengenai pemanfaatan layanan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam mendukung keamanan siber dan persandian di lingkungan Bank Nagari.
Bimbingan teknis disampaikan oleh tim Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) BSSN dan diikuti oleh peserta dari Bank Nagari. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait implementasi layanan sertifikat elektronik serta penguatan tata kelola informasi keamanan guna mendukung transformasi digital yang aman dan terpercaya di sektor perbankan.(rel).



