PADANG (RangkiangNagari) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sijunjung, dan Sawahlunto menandatangani komitmen bersama untuk mendukung pengusulan Koridor Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya (Sajunraya) sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), Senin (6/7) di rumah sinas Wakil Gubernur Sumbar.
Penandatanganan komitmen dilakukan Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy bersama Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, serta Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah.
Kesepakatan tersebut menjadi bentuk sinergi pemerintah daerah dalam mempercepat pengusulan Koridor Sajunraya sebagai kawasan strategis yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Barat.
Melalui komitmen itu, para kepala daerah sepakat mendukung seluruh tahapan pengusulan PSN, mulai dari penyediaan data dan dokumen pendukung, percepatan penyelesaian tata ruang dan perizinan, penyediaan lahan sesuai kewenangan, hingga penguatan koordinasi lintas sektor. Pemerintah daerah juga akan melakukan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi bersama hingga tahap pelaksanaan apabila usulan tersebut ditetapkan sebagai PSN.
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengatakan tantangan utama dalam pengembangan kawasan tersebut adalah penyelesaian persoalan ketersediaan lahan, khususnya lahan berstatus Area Penggunaan Lain (APL) yang masih memerlukan koordinasi lintas kementerian.
"Di Kecamatan IX Koto terdapat sekitar 900 hektare lahan APL yang saat ini masih tercatat sebagai kawasan transmigrasi. Persoalan ini memerlukan penyelesaian bersama agar pengembangan kawasan dapat berjalan optimal," katanya.
Menurut Annisa, pemerintah juga tengah menyiapkan transformasi pengelolaan kawasan transmigrasi dengan pendekatan berbasis industri. Dalam skema tersebut, masyarakat tetap memiliki hak atas lahan seluas dua hektare, sementara pengelolaan operasional dilakukan oleh pihak industri dengan pola kepemilikan berbentuk saham.
Ia menilai penetapan Koridor Sajunraya sebagai PSN akan mempercepat koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Kehutanan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Transmigrasi, terutama dalam penyelesaian regulasi dan perizinan.
Selain itu, pengembangan kawasan dinilai berpotensi memperkuat ketahanan pangan nasional melalui integrasi pemanfaatan lahan dengan pengembangan industri, termasuk penyediaan bahan baku bagi industri pakan.
Pemprov Sumbar bersama pemerintah daerah berharap pengusulan Koridor Sajunraya sebagai PSN dapat segera terealisasi sehingga mampu mendorong investasi, meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperkuat ketahanan pangan, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

