Tiga Warisan Budaya Solok Selatan Diakui Nasional, Tantangan Berikutnya Menjaga Tetap Hidup di Era Digital

Solsel (Rangkiangnagari) Pengakuan nasional terhadap tiga Warisan Budaya      Tak Benda (WBTB) menjadi momentum penting bagi Kabupaten      Solok Selatan untuk semakin serius dan melestarikan       kekayaan budaya daerah di tengah perkembangan zaman .      

 

Tiga warisan budaya asal Solok Selatan yang telah diakui secara        nasional oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia tersebut yakni Indang Tagak Baringin Sakti , Saluang Panjang , dan              Pangek Pisang . 

 

Penghargaan diserahkan oleh Bupati Solok Selatan H. Khairunas      kepada Kepala Dinas Pariwisata , Kebudayaan , Pemuda dan      Olahraga Kabupaten Solok Selatan, Pamil Ruskamdani , pada Apel       Senin , 31  Agustus 2026, di Halaman Kantor Bupati Solok  Selatan.     

Pamil mengatakan , pengakuan terhadap tiga warisan budaya      tersebut merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab      bagi daerah untuk terus menjaga keberadaannya .     

 

Pengakuan ini tentu menjadi kebanggaan bagi Solok Selatan.       Namun yang lebih penting , penghargaan ini harus menjadi motivasi        bagi kita untuk terus menjaga , mendokumentasikan dan      mewariskan budaya tersebut kepada generasi berikutnya ,” ujar      Pamil .

Menurutnya ,  keberadaan WBTB tidak cukup hanya tercatat dan      mendapatkan pengakuan di tingkat nasional . Pelestarian harus terus       dilakukan dengan melibatkan masyarakat , seni dan budaya , komunitas , sanggar , sekolah serta generasi muda .             

Harapan kita , penghargaan ini tidak berhenti sebagai sebuah       pencapaian ,  tetapi menjadi pemicu untuk semakin aktif     melestarikan budaya daerah . Apalagi di era digital, kita memilikinya      ruang yang sangat luas untuk memperkenalkan budaya Solok Selatan kepada masyarakat yang lebih luas ,” tambahnya .             

Bupati Solok Selatan H. Khairunas menyampaikan , pengakuannya     tersebut bukan hanya kebanggaan menjadi bagi daerah , tetapi juga        menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan warisan      budaya tersebut tetap lestari .   

 

Semoga warisan ini terus lestari di tengah arus digitalisasi saat ini         ini ,”  ujar Khairunas . (DT)  

This is the most recent post.
Posting Lama
[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.