Dharmasraya (Rangkiangnagari) - Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, tiba-tiba menjadi pusat denyut kegiatan siswa. Sebanyak 600 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Baiturrahmah Padang yang tersebar di 25 nagari pada 10 kecamatan berkumpul di nagari tersebut untuk mengikuti rangkaian USR X Universitas Baiturrahmah Padang, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang menjadi puncak pelaksanaan USR X itu tidak sekedar menghadirkan aktivitas mahasiswa. Kehadiran ratusan pelajar dari berbagai nagari turut menciptakan geliat baru bagi masyarakat setempat, terutama bagi pelaku usaha kecil dan UMKM.
Wali Nagari Tabek, Harmanto Dt. Rajo Mangkuto, menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada Rektor Universitas Baiturrahmah Padang yang telah mempercayakan Nagari Tabek sebagai lokasi puncak kegiatan USR X.
Menurutnya, dipusatkannya kegiatan di Nagari Tabek memberikan dampak positif yang langsung dirasakan masyarakat.
“Terima kasih kepada Rektor Universitas Baiturrahmah Padang yang telah mempercayakan kegiatan USR X ini dilaksanakan di Nagari Tabek,” ujar Harmanto.
Ia menilai, kehadiran ratusan mahasiswa bukan hanya memberikan warna bagi kehidupan sosial masyarakat, tetapi juga membuka ruang perputaran ekonomi.
“Dengan dipusatkannya kegiatan USR X di Nagari Tabek, dampaknya sangat terasa. Ekonomi ikut masyarakat hidup karena terjadi perputaran uang selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Suasana Nagari Tabek pun semakin semarak dengan beragam kegiatan yang melibatkan pelajar dan masyarakat. Mulai dari olahraga hingga perlombaan bernuansa pendidikan dan keagamaan digelar untuk memeriahkan puncak USR X.
Sejumlah kegiatan yang digelar antara lain pertandingan bola voli dan bola kaki, lomba solo song, puisi, hafiz Al-Qur'an, adzan, dai cilik, hingga lomba video dan lomba busana.
Tak hanya itu, kegiatan juga diwarnai dengan Mahasiswa Expo yang menampilkan berbagai produk UMKM dari nagari-nagari lokasi mahasiswa KKN. Produk yang dipamerkan menjadi etalase kreativitas masyarakat sekaligus menunjukkan potensi ekonomi lokal yang tumbuh di tengah masyarakat.
Puncak rangkaian kegiatan kemudian ditandai dengan makan bajamba, sebuah tradisi makan bersama yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kekeluargaan. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni.
Bagi masyarakat Nagari Tabek, kegiatan USR X bukan sekadar agenda pelajar yang berlangsung beberapa hari. Kehadiran ratusan pelajar telah mempertemukan dunia pendidikan, pengabdian masyarakat, budaya dan ekonomi dalam satu ruang.
Di tengah riuh perlombaan dan ramainya Mahasiswa Expo, ada pergerakan ekonomi yang ikut tumbuh. Pedagang mendapatkan pembeli, pelaku UMKM mendapat ruang promosi, sementara masyarakat mendapat kesempatan berinteraksi langsung dengan mahasiswa dari berbagai daerah.
Rangkaian USR X Universitas Baiturrahmah Padang di Nagari Tabek akhirnya menjadi gambaran bahwa kegiatan pengabdian mahasiswa tidak berhenti pada program kerja semata. Ketika mahasiswa hadir bersama masyarakat, yang bergerak bukan hanya program pengabdian, tetapi juga kehidupan sosial dan ekonomi nagari.

