Latest Post

Pasaman (RangkiangNagari) - Organisasi ibu-ibu perantau Minangkabau di Jakarta yang dikenal dengan Indo Jalito bersama Ibu Nevi Zuairina Irwan Prayitno menggelar Bakti Sosial (Baksos) Khitanan di Lima kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat (Sumbar) dari tanggal 27 - 31 Juli besok.

Hari ini khitanan massal dilaksanakan di Kabupaten Pasaman. dengan peserta sebanyak 193 orang anak Minggu (28/7).
Turut hadir saat pembukaan kegiatan ini, Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis, beserta istri, sejumlah kepala OPD yang ada di Pasaman dan orang tua anak - anak khitanan tersebut.

Ketua pelaksana Yeni Nurdin dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Ibu Nevi Zuairina Irwan Prayitno yang telah menyarankan agar program khitanan bisa dilaksanakan di Pasaman.
Sementara, Ibu Nevi Irwan Prayitno mengajak mensyukuri program Indo Jalito atas pelaksanaan khitanan ini.

"Mari kita bersama - sama membantu untuk menuntaskan kemiskinan di Sumbar," kata Ibu Nevi Irwan Prayitno.

Bupati Pasaman dalam sambutannya menyampaikan, atas nama pribadi dan Pemda mengapresiasi atas kepedulian Indo Jalito, sehingga terselenggaranya bakti sosial.

"Ini berkat kerjasama organisasi Indo Jalito dengan Pemda Pasaman," ujar Bupati.

"Ini syariat agama islam yang kewajiban bagi kaum laki - laki. Merupakan mempercepat pembersihan dalam ibadah, dalam kesehatan mempunyai manfaat penting bagi kesehatan," jelasnya.

Bupati berharap kegiatan ini memiliki dampak positif, dapat membantu mengurangi beban masyarakat untuk anak yang berguna bagi nusa dan bangsa.

Anak - anak tidak hanya dikhitan secara gratis, meraka juga diberikan bingkisan berupa sarung, tas sekolah dan uang transportasi.

#Ryan #(wl).

Pasaman (RangkiangNagari) - Sidang paripurna kembali digelar DPRD Pasaman di Ruang Sidang DPRD Pasaman dengan agenda mendengarkan jawaban Bupati Pasaman atas pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabipaten Pasaman terhadap 3 ranperda, Jum'at {26/7/2019}

Adapun jawaban Bupati Pasaman atas 3 ranperda tersebut adalah Ranperda perubahan Perda Kab. Pasaman No. 1 tahun 2016 tentang pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian Wali Nagari. Kemudian Ranperda perubahan Perda Kabupaten  Pasaman no. 2 tahun 2012 tentang jasa umum dan terakhir Ranperda perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pasaman Tahun Anggaran 2019.

Jawaban Bupati Pasaman atas pemandangan umum Fraksi Partai Golkar antara lain usulan fraksi Partai Golkar tentang pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian wali nagari, Bupati akan akan menindaklanjuti usulan yang berbunyi "berusia paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun sewaktu mendaftar" akan ditambahkan pada pasal 23 huruf e.

Mengenai ranperda perubahan perda tentang jasa umum, ada sedikit kesalahan penulisan yang selanjutnya akan memperbaiki kesalaha penulisan tersebut. "Saya berterima kasih kepada fraksi Golkar atas perhatiannya terutama terkait ketelitian terhadap ranperda yang sedang kita persiapkan ini dan kesalahan penulisan dimaksud untuk selanjutnya akan kami tindak lanjuti dan diupayakan teliti semaksimal mungkin agar terwujudnya kesempurnaan Ranperda Jasa Umum" ujar Yusuf Lubis.

Khusus Ranperda Perubahan APBD Kab Pasaman tahun anggaran 2019, beberapa usulan fraksi Golkar ditanggapi positif oleh Bupati Pasaman, antara lain dengan ywlah dianggarkannya asuransi kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu melalui program UHC (Universal Health Coverage), maka hendaknya akan terus ditingkatkan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan terutanma masyarakat miskin.

Sementara jawaban Bupati Pasaman atas pemandangan umum Fraksi PAN dan PKS khususnya ranperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2019, dan hampir seluruh pemandangan fraksi menitik beratkan pada pemasangan sambungan baru air bersih dan pembayaran rekening air bulanan mesjid dan musholla yang dibiayai oleh pemerintah daerah.

Jawaban Bupati Pasaman atas pandangan umum fraksi Partai Demokrat antara lain banyaknya usulan pembangunan seperti peningkatan jalan, irigasi dan jembatan termasuk pembangunan beberapa pasar nagari, Bupati Pasaman mengatakan akan menganggarkannya di tahun 2020 namun tetap akan mengacu pada peraturan dan regulasi yang berlaku dan juga tergantung alokasi keuangan daerah. 


#Ryan #(WL)

Pasaman (RangkiangNagari) - Ketua Kwarcab 0308 Pasaman, Drs Maraondak membuka secara resmi kegiatan Pembekalan Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwarcab 0308/Pasaman bertempat di Aula Kwarcab setempat pada, Jum'at (26/7) malam kemarin.

"Kegiatan pembekalan DKC ini dilaksanakan dari tanggal 26 sampai 28 Juli 2019 di Aula Kantor Kwarcab 0308/Pasaman," ujar Sekretaris Kwarcab Nazri Can didampingi Muslim Munir selaku Ketua Pelaksana kegiatan.

Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan kepemimpinan kepada anggota-anggota DKC di Kwartir Cabang Pasaman. Target utama dari kegiatan ini adalah adik-adik sebagai calon pemimpin mendasari bagaimana kepemimpinan dalam berorganisasi.

"Kegiatan ini sangat perlu karena pembekalan-pembekalan kepada Pramuka Penegak di setiap ranting dan gugus depan sangat dibutuhkan hal-hal yang berbau kepemimpinan karena mereka akan kembali ke daerah masing-masing yang mesti diurus. Mereka akan menjadi calon-calon Pramuka Dewasa yang akan memimpin di tempat masing-masing," kata ketua panitia Kak Muslim Munir.
Kata dia, kegiatan pembekalan bagi pengurus baru DKC Pasaman ini merupakan satu upaya untuk meningkatkan kinerja pengurus DKC dalam pembinaan Pramuka Penegak.

“Dengan pembekalan ini, diharapkan kedepan pengurus baru akan mampu meningkatkan kinerja. Sehingga meskipun dengan struktur dan SDM yang terbatas, tapi kaya fungsi dan prestasi,” kata Muslim.

Muslim Munir menyebutkan, dalam pembekalan DKC ini, kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan brigade penolong seperti, tim building, struktur organisasi brigade penolong.

Selanjutnya, pelatihan DKC meliputi, pelatihan managemen playing, seragam pramuka, PPSPDK 05 tahun 2017, dan kepemimpinan.

Dijelaskannya, sebagai peserta dalam kegiatan ini adalah, seluruh utusan pramuka penegak sebanyak 40 orang yang berasal dari seluruh Kwaran se Pasaman.

Dalam pembekalan ini, panitia juga mendatangkan narasumber dari Kwarda Padang yakni, Syofian Effendi, Faisal Aziz dan didampingi Zainal Abidin dan Kriatiawati dari Pusdiklat Cab.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Pasaman Drs Maraondak dalam sambutannya sekaligus membuka acara kegiatan menyampaikan menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat tekad dan meneguhkan kembali semangat guna membawa kaum muda ke masa depan yang lebih baik.

"Satuan-satuan terkecil dalam Pramuka Penegak disebut sangga yang beranggotakan 7-10 orang dan kesatuan beberapa sangga disebut Ambalan. Pandega pula bernaung di Racana. Kalian sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat karena kalian bisa meneruskan kelakuan baik di masyarakat ataupun bangsa ini," kata Kak Maraondak.

Ditegaskannya, pembekalan ini intinya adalah pembentukan karakter. Kita berharap, adik-adik yang mengikuti pelatihan selama dua hari ini dapat memiliki karakter yang lebih baik lagi kedepannya.

"Kepada adik-adik para peserta pembekalan DKC ini kami berharap dapat mengambil ilmu dari kegiatan yang dilangsungkan selama dua hari ini dan bisa diterapkan di organisasi-organisasi yang dipimpinnya," tukasnya. 

#Ryan #(wl).

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.