Desember 2025

Pangkalan Koto Baru (Rangkiangnagari) - Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi membuat Sungai Mahek meluap dan menenggelamkan sebagian wilayah Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (28/12/2025). Dari sebelas jorong yang ada, sedikitnya tiga jorong dilaporkan terdampak banjir paling parah.

Air bah mulai memasuki permukiman warga sejak pagi hari dan terus meninggi hingga siang. Jorong Lakuak Gadang, Jorong Lubuak Nago, dan Jorong Koto Panjang menjadi wilayah dengan dampak terberat. Di sejumlah rumah, ketinggian air bahkan mencapai dada orang dewasa, memaksa warga bertahan di dalam rumah atau dievakuasi menggunakan perahu karet.

Di tengah kondisi darurat tersebut, keluhan warga mulai bermunculan. Marlis, salah seorang warga terdampak banjir, mengaku kecewa dengan lambannya bantuan yang diterima masyarakat. Ia menyebut air sudah masuk ke dalam rumah sejak sekitar pukul 07.30 WIB, namun hingga pukul 13.00 WIB belum terlihat bantuan yang benar-benar sampai ke warga.

“Air sudah masuk rumah dari pagi. Sekarang sudah jam satu siang, tapi belum ada tanda-tanda bantuan datang. Kami kebingungan, mau masak juga tidak bisa,” ujar Marlis dengan nada kecewa.

Menurutnya, kebutuhan paling mendesak saat ini bukanlah janji bantuan, melainkan makanan siap saji untuk warga yang terjebak banjir. 

“Yang kami butuhkan sekarang ini sederhana saja, nasi bungkus untuk makan siang hari ini,” pintanya.

Camat Pangkalan Koto Baru, Depi Peringki, SKM, MKM, membenarkan bahwa banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Mahek yang tidak mampu menampung tingginya curah hujan sejak malam sebelumnya. Ia mengatakan, fokus utama pemerintah saat ini adalah penyelamatan warga.

“Ada tiga jorong yang terdampak banjir sangat parah, yakni Jorong Lakuak Gadang, Jorong Lubuak Nago, dan Jorong Koto Panjang. Titik fokus kami sekarang adalah mengevakuasi warga agar selamat, jangan sampai ada korban jiwa,” kata Depi Peringki di lokasi banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menurunkan perahu karet untuk membantu proses evakuasi warga, terutama mereka yang rumahnya terendam cukup dalam. Sejumlah warga lanjut usia dan anak-anak menjadi prioritas evakuasi.

Pemerintah kecamatan, lanjut camat, juga telah berkoordinasi dengan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Limapuluh Kota. Bantuan logistik berupa bahan pokok seperti beras dan kebutuhan dasar lainnya disebut sedang disiapkan. Selain itu, pemerintah kecamatan berencana mendirikan dapur umum mulai hari ini untuk memenuhi kebutuhan makan warga terdampak.

Namun, di lapangan, warga berharap langkah-langkah tersebut bisa segera direalisasikan, bukan sekadar rencana di atas kertas. Bagi mereka, waktu menjadi faktor krusial saat air terus menggenangi rumah dan aktivitas lumpuh total.

Pantauan media Rangkiang Nagari di lokasi banjir, sejumlah unsur aparat turut hadir, di antaranya Kabag Ops Polres Limapuluh Kota, Kasat Lantas, Kapolsek setempat, serta personel kepolisian lainnya untuk membantu pengamanan dan proses evakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, hujan masih berpotensi turun dan warga berharap air segera surut serta bantuan nyata segera sampai ke tangan mereka sebelum kondisi semakin memburuk.(St) 

Bukittinggi (Rangkiangnagari) - Guna menyerap aspirasi masyarakat, anggota Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi, Dedi Fatria, Daerah Pemilihan (Dapil) Mandiangin Koto Selayan (MKS), melakukan reses Masa Sidang I Tahun 2025/2026, berlangsung di Halaman Kantor Camat MKS, Sabtu (20/12/25)

Camat Mandiangin Koto Selayan, Syukri Naldi, menyampaikan, kegiatan hari ini sangat positif, sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, anggota DPRD itu wajib melaksanakan reses di daerah pemilihannya.

"Pada hari ini, pak Dedi Fatria, melaksanakan amanat itu, dan kita yakin, kalau untuk menampung aspirasi tidak disaat reses saja beliau mendengarkan aspirasi masyarakat,” ujar Sukri Naldi dihadapan peserta reses.

Dikatakan, sudah banyak pokir-pokir beliau titipkan, alhamdulillah sudah terlaksana. "Mudah-mudahan apa yang beliau usahakan dan perjuangkan untuk masyarakat MKS dapat bermanfaat dan menjadi ibadah bagi beliau,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Camat Syukri Naldi, meminta masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya, apa-apa kendala yang dihadapi masyarakat Mandiangin Koto Selayan saat ini.

Sementara itu, Anggota DPRD Dedi Fatria, menjelaskan, berhubung ini adalah reses triwulan akhir tahun, maka kegiatan 2025 ini sudah selesai.

“Jadi kalau kita buat reses yang normal seperti biasa, tentu akan membuat janji banyak dengan masyarakat yang susah untuk direalisasikan,” sebutnya.

Sementara 2026 ini, kata Dedi, anggaran itupun sudah dipotong 50 persen. Jadi reses hari ini sudah dikemas dalam bentuk kegiatan yang dilakukan pada tahun ini.

"Jadi yang hadir ini adalah mereka-mereka yang terhubung dengan kegiatan pokir 2025. Ada pengecoran jalan di Panorama Baru, bedah rumah, ada musala dan ada bantuan modal usaha untuk masyarakat kurang mampu dan juga kegiatan bundo kanduang,” sebutnya.

Dalam reses itu, disamping Camat MKS Syukri Naldi, mewakili wali kota, juga terlihat  Lurah Garegeh, Lurah Pulai Anak Aia, Lurah Koto Selayan, Masyarakat MKS, Ketua LPM, Ketua RT/RW dan stakeholder terkait. (rul)

Bukittinggi (Rangkiangnagari) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi, Daerah Pemilihan (Dapil) Guguak Panjang, Jumat (19/12/25) melaksanakan reses masa sidang I tahun 2025/2026 di halaman Kantor Camat Guguak Panjang. 

Reses yang dihadiri oleh Rahmi Brisma, Vina Kumala, Nur Hasra, Dewi Anggraini, Dedi Chandra, dan Zulkhairahmi, itu Rahmi Brisma, dari Partai Amanat Nasional (PAN) memperjuangkan pembangunan taman di depan sekretariat DPRD Kota Bukittinggi. 

"Taman ini dapat memperindah wajah kota dan menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan anggaran pembenahan wajah kota," katanya.

Vina Kumala, anggota DPRD Kota Bukittinggi, meminta maaf kepada masyarakat Kota Bukittinggi, khususnya warga Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Guguak Panjang, karena belum terealisasinya seluruh janji dan usulan saat masa pencalonan legislatif. "Pemangkasan anggaran dana pokir hingga 50 persen membuat kami tidak dapat memenuhi semua usulan dan janji," ujarnya.

Masyarakat Guguak Panjang, menyampaikan keluhan tentang kurangnya infrastruktur, seperti jalan rusak dan kurangnya fasilitas umum. 

Nur Hasra, ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menegaskan bahwa agenda-agenda unggulan anggota dewan tetap menjadi prioritas meskipun dana pokok pikiran (pokir) mengalami pemangkasan.

Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi, H Zulhamdi Nova Candra IB Amd Pangulu Alam, mengatakan, reses adalah kewajiban wakil rakyat untuk menghimpun masukan dan kritikan dari masyarakat. "Reses memungkinkan kami meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya.

Disisi lain,  masyarakat di Kecamatan Guguak Panjang, menyoroti  cukup  seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Dr. Hamka di depan Kantor BPJS Kesehatan Bukittinggi. Kejadian ini membutuhkan tindak lanjut untuk mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari.

Masyarakat ketika reses berkeinginan agar Anggota DPRD Kota Bukittinggi, meminta pemerintah daerah meningkatkan pengawasan dan penanganan kecelakaan lalu lintas. Rahmi Brisma mengatakan, "Kita harus meningkatkan keselamatan masyarakat dengan memperbaiki infrastruktur dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas."seburnya. 

Pemerintah Kota Bukittinggi, diharapkan meningkatkan anggaran untuk infrastruktur dan fasilitas umum di Guguak Panjang. Vina Kumala menegaskan, "Kita akan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga Guguak Panjang."

Dengan demikian, reses anggota DPRD Kota Bukittinggi, dapil Guguak Panjang, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dalam reses itu,  masyarakat Guguak Panjang, berharap agar pemerintah daerah dapat memenuhi kebutuhan infrastruktur dan fasilitas umum di daerah mereka.(rul) 

Bukittinggi (Rangkiangnagari) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi, Daerah Pemilihan (Dapil) Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Jon Edwar, ST.,  pada reses masa sidang I 2025/2026 ini memilih reses perorangan di Kelurahan Belakang Balok, di Jalan Perwira  No.2 Komplek Bedeng Indah, Sabtu (20/12/25).

Menurut Politisi Partai Golkar ini, reses perorangan ini berjalan lancar dan sesuai harapan, sehingga terwujudnya tujuan pelaksanaannya yakni menjemput aspirasi masyarakat terhadap pelayanan publik yang semestinya dijawab oleh pemerintah daerah.

“Kami melaksanakan tugas untuk menjemput aspirasi masyarakat. Akhir-akhir  ini keluhan masyarakat cukup banyak terhadap Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi,”katanya

Disebutkan, secara bergiliran Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Jon Edwar, ini melakukan reses di kelurahan yang tersebar di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB).

Terdapat satu ruas jalan di Kelurahan Belakang Balok, yang kondisinya sangat memprihatinkan, termasuk drainase.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Bukittinggi, dalam reses ini, sehingga OPD tersebut berjanji untuk turun ke lapangan pada Selasa, 23 Desember 2025. Kita akan turun ke lapangan untuk melihat kondisi realnya, kondisi jalan yang disampaikan masyarakat tadi,”ujarnya.

Anggota dewan ini juga mengaku jalan yang memprihatinkan itu memiliki jarak yang tidak begitu Panjang, hanya berkisar ratusan meter. “Tapi, di ruas jalan itu banyak pemukiman penduduk. Kita perlu menyikapi keluhan yang disampaikan oleh masyarakat. Tadi, kami juga mendengar bahwa beberapa minggu lalu telah terjadi kecelakaan di ruas jalan tersebut,”jelasnya.

Jon Edwar, menilai, keberadaan masyarakat yang berdomisili di Bedeng Indah di RW 3 Kelurahan Belakang Balok cukup tertib. Hal demikian mendasari sektor UMKM yang digeluti warga sepatutnya mendapatkan fasilitasi.

Pihaknya akan menindaklanjuti pemanfaatan dana aspirasi terhadap pemasangan tenda kanopi di depan mushola di Komplek Bedeng Indah tersebut, di Kawasan ini nantinya dijadikan sebagai Pasa Pabukoan agar masyarakat dapat berjualan menu kuliner dan takjil selama bulan Ramadhan.

“Nanti kita minta diadakan pertemuan bersama seluruh komponen di Kawasan ini. Pada prinsipnya kita mendukung masyarakat dapat bertransaksi untuk pemenuhan kebutuhan keluarga. Mereka dapat berjualan kuliner dan menu berbuka puasa. Jadi, musyawarahlah dulu bersama-sama, ”sebutnya

Jon Edwar, tidak membantah bahwa  sekarang para anggota legislatif di daerah ini dihadapkan dengan kondisi sulit, dimana dana aspirasinya melalui Pokok Pokok Pikiran (Pokir) mengalami pemangkasan besaran nominalnya. 

Seharusnya, setiap anggota dewan menerima Rp 1 miliar  per tahun, namun untuk tahun 2026 kondisi keuangan daerah berdampak dengan pengurangan jumlah itu menjadi Rp 500 juta. Pihaknya lebih selektif untuk pemanfaatan dana aspirasi itu dengan program pemberdayaan yang secara langsung bersentuhan erat dengan masyarakat.  

Masyarakat yang membutuhkan penguatan derajat ekonomi difasilitasi untuk berusaha secara produktif. (rul) 

Bukittinggi (Rangkiangnagati) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi, Lc. MA.,  melaksanakan reses perorangan masa sidang I tahun 2025/2026. Kegiatan berlangsung di mushalla Darul Muttaqin Belakang Balok, Jum'at (19/12/25).

Camat ABTB, Hendra Eka Putra, menyebut,  reses ini merupakan ruang untuk memberikan informasi, aspirasi yang akan diperjuangkan dan memperhatikan dari sisi anggaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Ini merupakan wadah untuk kita dalam menyampaikan keluhan, saran dan kebutuhan masyarakat. Selanjutnya, bisa diakomodir di DPRD sehingga bisa memenuhi kebutuhan kelurahan Belakang Balok ," katanya..

Ketua DPRD Bukittinggi Syaiful Efendi, menjelaskan, reses menjadi salah satu sarana untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Apapun kebutuhan warga ditampung untuk diperjuangkan agar dapat terealisasi ke depannya.

"Kewajiban Anggota DPRD setiap masa sidang untuk melaksanakan reses. Reses menjadi sarana untuk menjemput aspirasi masyarakat. Kontribusi yang diberikan masyarakat inilah yang kami butuhkan dalam menyusun program pembangunan dan kebijakan daerah ke depannya," ujarnya. 

Pengadaan fasilitas untuk berolahraga dan kesenian, keamanan untuk kelurahan Belakang Balok, perbaikan jalan yang berlobang, serta pengadaan air bersih, mengapung dalam reses tersebut. 

Dalam kesempatan itu, Syaiful Efendi, juga menyerahkan pokir untuk mushalla Darul Muttaqin Belakang Balok, sebesar Rp150 juta berupa pengadaan alat kebutuhan mushalla  sound system satu set, lemari sound system, meja, vakum udara dan karpet 2 set. (rul) 

Bukittinggi (Rangkiangnagari) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi, Hj. Elfianis, Amd, melaksanakan reses perorangan di Simpang Tiga Panganak Kelurahan Puhun Pintu Kabun Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Jumat  (19/12/25).

Elfianis menyebut, tujuannya melakukan reses perorangan ini untuk memetakan apa saja permasalahan atau kebutuhan masyarakat yang perlu diakomodir ke depannya. 

“Reses perorangan ini kami lakukan, untuk menjalin silaturrahmi dengan masyarakat. Dari reses ini, banyak muncul aspirasi dari masyarakat, seperti masalah drainase masjid, ternak anjing mengganggu warga dan masalah tiang lampu. Kami juga menekankan tentang masalah Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)," katanya. 

Menurutnya, warga banyak yang menjerit, terutama, warga yang seharusnya berhak mendapat  bantuan, ternyata tidak masuk data DTSEN tersebut. Bahkan, ada warga yang tidak mendapat bantuan. Ini termasuk kemiskinan ekstrem,” ujar Elfianis dari Fraksi Partai Demokrat.

Elfianis, menambahkan, dana aspirasi atau pokir ke depannya akan disesuaikan dengan kebutuhan orang banyak. Terkait warga tidak masuk  DTSEN, bisa dibahas atau dibicarakan di dalam musyawarah kelurahan. Situasi ini memerlukan adanya tertib administrasi kependudukan. 

“Kita akan kawal dana Pokir atau aspirasi tahun 2026. Khusus ekonomi kerakyatan, kita bisa melaksanakan program beras genggam. Relawan mengumpulkan beras kemudian dibagikan ke warga. Jadi, kita berbagi dengan warga. Untuk mensejahterakan masyarakat  bisa kita mulai dari dewan,”ungkap Elfianis yang juga anggota Komisi II DPRD Bukittinggi. 

Dalam sesi tanyajawab dan penyampaian aspirasi, sejumlah warga mempertanyakan sejumlah hal. Mulai dari Masjid Nurul Huda Panganak  yang kebanjiran di depan masjid saat hari hujan, air yang kering saat kemarau dan membeli air ke PDAM serta menara masjid yang timpang. 

Kemudian, ternak anjing mengganggu warga,  masalah tiang lampu belum ada, dan sebagainya. “Kita akan coba membuat skala prioritas dari aspirasi warga ini. Termasuk juga trotoar jalan ke Panorama Baru. Bus pariwisata banyak melewati  jalan ke Panorama Baru ini,”ungkap Elfianis. 

Reses perorangan anggota DPRD Bukittinggi Elfianis, ini juga dihadiri Camat Mandiangin Koto Selayan, Syukri Naldi, Lurah Puhun Pintu Kabun, Meida Sari, dan sejumlah warga. (rul) 

Tuntaskan Pekerjaan, Tak Ada Perlakuan Khusus Untuk Pelaksana

Bukittinggi (Rangkiangnagari) -- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kota Bukittinggi, Minggu (21/12/25)

Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi pembangunan gedung SDN 08 Campago Ipuah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, dan pembangunan Gedung Perpustakaan Kota Bukittinggi.

Komisi III  DPRD Bukitttinggi yang melakukan Sidak tersebut, dipimpin Wakil Ketua Komisi, Yundri Refno Putra, yang diikuti Sekretaris Komisi, Neni Anita, anggota komisi H.Ibra Yasser, Andre Kresna Saputra, Vina Kumala, dan Dede Suriady Harahap.

Wakil Ketua Komisi III  DPRD Bukittinggi Yundri Refno Putra, melalui anggota Komisi III H.Ibra Yasser, mengatakan, tujuan Sidak ini untuk melihat kondisi terakhir dari pembangunan SDN 08 Campago Ipuah dan Gedung Perpustakaan Kota Bukittinggi.

“Sidak Komisi III kali ini untuk membuktikan jatuh tempo pelaksanaan pembangunan SDN 08 Campago Ipuah, sekaligus melihat progres pekerjaan pembangunan. Pihak pelaksana juga menargetkan bangunan SDN  08  Campagoi Ipuah selesai 22 Desember 2025. Kita ingin mengetahui langsung pekerjaannya. Adendum dari proyek ini adalah pelaksana terkendala dana. Pelaksana menyebutkan bangunan SD ini bisa selesai 100 persen 22 Desember,” Kata Ibra Yasser.

Ibra juga berharap siswa SDN 08 Campago Ipuah, yang  selama ini numpang belajar di MDA  Masjid Syukra, dapat segera pindah ke bangunan sekolah baru. Terkait mobiler sekolah juga  telah dianggarkan di tahun 2026. Saat sidak ke bangunan SDN 08 Campago Ipuah, Komisi III melihat kondisi pekerjaan ke seluruh lantai. Adendumnya bukan karena bencana alam. 

Di hari yang sama, Komisi III DPRD Bukitttinggi meneruskan kegiatan Sidak ke pembangunan Gedung Perpustakaan Kota Bukittinggi. Kedatangan rombongan Komisi III disambut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bukittinggi Nauli Handayani  bersama staf dan pelaksana proyek pembangunan. 

Saat di lokasi Gedung Perpustakaan,  Komisi III DPRD Bukittinggi menerima informasi bahwa pelaksanaan pembangunan sudah mencapai 92 persen. Pelaksana proyek juga menyebutkan optimis pembangunan gedung ini selesai tanggal 28 Desember 2025. 

Menanggapi hal itu, Komisi III DPRD Bukittinggi meminta pekerjaan Gedung Perpustakaan harus segera dituntaskan. Apalagi, pembangunan gedung perpustakaan memakai dana DAK dan jangan sampai dana APBD yang menyelesaikannya.

“Kita tegaskan, bahwa pekerjaan gedung perpustakaan harus segera dituntaskan. Selain itu, tidak ada perlakuan khusus bagi pelaksana proyek. Semuanya sama saja. Kita dari DPRD Bukittinggi minta semua pekerjaan harus selesai sesuai target. Kemudian, kita tegaskan pula Sidak ini bukan menghambat pekerjaan bangunan. Jadi, tidak ada istilah ada pelaksana yang distimewakan dan sebagainya,”srbut Ibra. 

Komisi III DPRD Bukittinggi, meninjau seluruh lantai gedung perpustakaan. Kegiatan Sidak ini juga didampingi sejumlah anggota dan staf Sekretariat DPRD Bukittinggi. (rul)


Sawahlunto (Rangkiangnagari) - Komitmen Bank Nagari Cabang Sawahlunto dalam membangun daerah tidak sekadar slogan. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), bank daerah ini terus hadir di tengah masyarakat, mulai dari membantu pendidikan anak-anak, mendorong pelaku UMKM, hingga mendukung kegiatan olahraga dan penataan kota. 

Pimpinan Cabang Bank Nagari Sawahlunto, Ulfardhi, mengungkapkan, tahun 2025, Bank Nagari telah menyalurkan Rp120 juta dana untuk sektor pendidikan. Bantuan ini menyasar anak-anak Sawahlunto dari keluarga yang membutuhkan agar mereka tetap dapat melanjutkan sekolah dan meraih masa depan yang lebih baik.

 "Pendidikan adalah fondasi pembangunan. Kami ingin memastikan tidak ada anak Sawahlunto yang tertinggal karena keterbatasan ekonomi," ujar Ulfardhi, Kamis (18/12).

Kontribusi Bank Nagari Tanah Datar serta Sawahlunto-Solok-Sijunjung, menciptakan wajah kota yang lebih indah dan ramah bagi pengunjung. Sawahlunto juga fokus di sektor olahraga dan pariwisata. 

Setiap tahun, Bank Nagari menjadi sponsor utama Kejuaraan Pacu Kuda Bank Nagari Sawahlunto Derby yang digelar bertepatan dengan Hari Jadi Kota (HJK) Sawahlunto 1 Desember. Ajang ini tak hanya memperebutkan hadiah utama Rp150 juta, tetapi juga menjadi magnet sport tourism bagi Sawahlunto. 

Di bidang penataan kota, Bank Nagari turut mempercantik gerbang perbatasan SawahluntoSebagai mitra strategis Pemerintah Kota Sawahlunto, Bank Nagari Cabang Sawahlunto juga telah menyalurkan dana sebesar Rp17,2 miliar sepanjang tahun ini. "Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk aterus tumbuh bersama masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Sawahlunto," pungkas Ulfardhi (*).



Padang(Rangking nagari)
Komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem produk halal nasional terus digelorakan. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI kembali mengintensifkan edukasi publik melalui kegiatan Diseminasi Jaminan Produk Halal yang digelar di Masjid Jami’atul Huda Ketaping, Kota Padang, Selasa (23/12/2025) pagi. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama yang inspiratif dan solutif bagi masyarakat serta pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dipimpin oleh Tim Standar Halal BPJPH yang terdiri dari Reza Mahardhika, Neneng Siti Mariyam (Perencana Ahli Pertama), Dwinita Agnes Rosalinda (Pengadaan Barang dan Jasa Ahli Pertama), dan Romy Raditya Aji (Analis Kebijakan Ahli Pertama), kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Produk Halal Provinsi Sumatera Barat, Ikrar Abdi. Fokus utama diseminasi adalah memberikan pemahaman komprehensif tentang tata cara pengajuan sertifikasi halal, termasuk kemudahan fasilitas gratis melalui jalur self-declare bagi UMK.

Dalam pemaparannya, Reza Mahardhika menegaskan bahwa sosialisasi jaminan produk halal tetap krusial, bahkan di daerah dengan mayoritas penduduk muslim seperti Padang. Menurutnya, sertifikasi halal bukan sekadar formalitas, melainkan upaya memastikan proses produksi berjalan sesuai standar dan bebas dari potensi kontaminasi bahan non-halal.

“Tujuan kami adalah mengedukasi pelaku usaha tentang bagaimana proses sertifikasi halal dilakukan. Bagi masyarakat luas, penting juga memahami mengapa jaminan halal menjadi sangat penting,” ujar Reza. Ia menambahkan, masih terdapat aspek-aspek teknis dalam proses produksi pangan yang belum sepenuhnya dipahami pelaku usaha. “Potensi kontaminasi bisa terjadi di tahap mana saja. Di sinilah pentingnya edukasi agar pelaku usaha lebih paham dan semakin aware,” jelasnya.

Lebih lanjut, Reza menekankan bahwa pemerintah hadir memberikan fasilitasi nyata bagi pelaku UMK. “Ini adalah bentuk keberpihakan negara. Kami menyosialisasikan cara mengurus sertifikasi halal khusus untuk UMK secara gratis,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Produk Halal Sumatera Barat, Ikrar Abdi. Ia menyambut baik kegiatan ini sebagai wujud pendampingan langsung pemerintah kepada UMKM. “Kami menghadirkan P3H atau Pendamping Proses Halal di lokasi, sehingga pelaku usaha bisa langsung berkonsultasi. Ini adalah bentuk layanan dan pendampingan kami agar proses sertifikasi semakin mudah dan dipahami,” ungkap Ikrar.

Antusiasme peserta terlihat tinggi, terutama saat BPJPH memaparkan kemudahan pengurusan sertifikasi halal melalui jalur self-declare yang tidak dipungut biaya. Informasi ini menjadi angin segar bagi para pelaku UMK yang selama ini menganggap sertifikasi halal rumit dan mahal.

Sedikitnya 400 peserta yang terdiri dari pelaku usaha dan pendamping mengikuti acara ini secara aktif dan interaktif. Berbagai pertanyaan teknis mengemuka, mulai dari alur pendaftaran, kelengkapan dokumen, hingga peran strategis pendamping dalam memastikan kelancaran proses sertifikasi.

Melalui diseminasi ini, BPJPH berharap kesadaran dan literasi halal masyarakat semakin meningkat. Jaminan produk halal tidak hanya dipahami sebagai kewajiban agama, tetapi juga sebagai nilai tambah strategis yang meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing usaha. Dengan pemahaman yang tepat dan akses yang mudah, UMKM diharapkan mampu tumbuh lebih kuat, berdaya saing, dan berkontribusi positif bagi perekonomian daerah maupun nasional.(Ayu)

 

Redi, C.PS, C.STMI dari Creative Design Katunomic Indonesia sedang sampaikan materi

Padang, Rangkiang Nagari ( Des) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Dosen Pascasarjana Unand melaksanakan kegiatan pengabdian di Pasar Lalang Kuranji Kota Padang, Jumat (12/12).

Ketua Tim Dr Basril Basyar mengatakan pelatihan ini dilaksanakan pada  Kelompok Wanita Tani ( KWT) Anugerah Pasar Lalang Kuranji Kota Padang.

Materi yang diberikan adalah tentang penggunaan media sosial atau digital dalam upaya meningkatkan pemasaran produksi ayam kampung.

Kelompok Wanita Tani ini khusus beranggotakan kaum perempuan. Jumlahnya sebanyak 20 orang, tinggal dan berdomisili di kawasan Pasar Lalang dan sekitarnya.

Kelompok ini khusus membudayakan dan memproduksi telur dan daging ayam kampung. Setiap hari mereka memproduksi lebih dari 400 butir telur ayam kampung dan juga daging ayam kampung.

Para peserta, instruktur dan ketua tim foto bersama selesai pelatihan


Persoalan yang mereka hadapi adalah tidak terserapnya semua produksi yang mereka hasilkan, baik telur maupun daging ayam.

Selama ini mereka hanya jualan secara tradisional, dari kedai ke kedai di sekitar itu. Dan jumlahnya tidak banyak. Berproduksi tidak jauh dari pasar Perumnas Balimbing,  belum dapat membantu secara signifikan. 

Penduduk Balimbing dan sekitarnya memang cukup luar biasa. Kecamatan Kuranji yang di dalamnya terdapat Pasar Lalang dan Pasar Balimbing memiliki penduduk sebanyak 148.661 jiwa ( 2022).

Dengan jumlah penduduk yang cukup besar itu punya potensi untuk pemasaran produkdi ayam kampung. Namun tetap tidak maksimal.

Ketua Kelompok ini ( KWT) Silvia Sismona  salah seorang aktivis Wanita di kota Padang. Upayanya menembus pasar dengan membuka jaringan ke pedagang perantara atau toke-toke di kawasan masih belum maksimal.

Menurut Mona demikian ia biasa dipanggil, dia juga menjajaki kerjasama dengan hotel-hotel di kota Padang. Tetapi sekali lagi, belum maksimal.

Dengan kondisi seperti itu tim prngabdian dosen Pascasarjana Unand yang dipimpin Dr Basril Basyar menawarkan pelatihan digital bagi anggota KWT. Dan dilaksanakan Jumat (12/12) di Pasar Lalang Kuranji itu.

Tim ahli IT sengaja di datangkan untuk memberikan pelatihan, bagaimana berjualan dan mempromosikan produksi peternakan ayam kampung di dunia maya. Teknik desain "Canva" yang sudah begitu beragam di dunia digital diajarkan dan dilatih.

Redi, C.PS, C.STMI dari Creative Design Katunomic Indonesia dihadirkan dalam pelatihan ini. Dengan tekun ia mengajarkan ibu-ibu berjualan di dunia maya. Bagaimana membuat desain menarik dan dikunjungi banyak orang.

Dengan upaya seperti itu akan membuat masyarakat semakin banyak mengenal kelompok ini dan produksinya. Tujuan berikutnya akan banyak masyarakat berminat dan memesan produksinya.Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperluas pemasaran produksi ayam kampung melalui dunia maya.

Secara bertahap melalui pengabdian ini hasil itu mulai terlihat. Ke depan berharap akan semakin meningkat produksi ini terjual, kata Ketua tim Dr Basril Basyar. (RN*01)

 

PWI Pusat gelar diskusi kaleidoskop Media Massa tahun 2025


JAKARTA, Rangkiang Nagari ( Des) -  Mengakhiri tahun 2025 PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Pusat mengadakan kegiatan untuk mendiskusikan berbagai peristiwa dan momen penting yang berhubungan dengan media dan wartawan sepanjang kurun 2025. Kegiatan tersebut bertajuk ‘’Kaleidoskop Media Massa 2025’’, akan diadakan di Aula Dewan Pers Jl Kebun Sirih, Jakarta, Selasa (23/12), mulai pukul 13 30.

Tokoh-tokoh media dari berbagai kalangan akan berbicara mengenai isu-isu strategis yang dihadapi media. Isu-isu penting itu adalah, bagaimana perjalanan dunia media massa di Indonesia tahun 2025? Peristiwa dan perkembangan penting apa yang terjadi? Apakah media massa masih menjalankan fungsinya sebagai kekuatan demokrasi keempat dan jembatan informatif antara masyarakat dengan realitas penyelenggaraan kekuasaan dengan baik? Apakah jurnalisme mengalami metamorfosa yang membutuhkan penyesuaian dan penyikapan baru?

Ketua Panitia Agus Sudibyo mengatakan bahwa acara ini menjadi agenda tutup tahun PWI, sekaligus menjadi bagian dari ‘’kick off’’ menuju puncak HPN (Hari Pers Nasional) 2026, yang akan digelar di Serang, Banten, Februari 2026.

Acara ini merupakan kerjasama PWI dengan kanal podcast AFU (Akbar Faisal Uncensored) dan akan disiarkan secara langsung melalui live streaming bersama Akbar Faisal sebagai host. ‘’Menteri Komdigi Meutya Hafid dan Ketua Dewan Pers Prof. Komarudin Hidayat kita undang untuk menjadi keynote speakers,’’ kata Sudibyo.

Pada kesempatan itu Ketua PWI Pusat Achmad Munir akan menyampaikan deklarasi akhir tahun dengan tema ‘’Deklarasi Kebencanaan’’, untuk merespons terjadinya bencana banjir di wilayah Sumatera.

Selain itu beberapa tokoh dari Dewan Pakar PWI juga menyatakan kesediaannya untuk menjadi pembicara. Effendi Gazali dari Universitas Indonesia (UI), dan Sujiwo Tedjo, budayawan dari Jawa Timur, menyatakan kesediaannya untuk hadir. ‘’Effendi Gazali dan Mbah Tejo siap hadir, beliau berdua adalah anggota Dewan Pakar PWI,’’ tambah Sudibyo.

Ditambahkan, kaleidoskop Media Massa Indonesia 2025 bukan hanya mendata dan merangkum peristiwa dan perkembangan penting sepanjang tahun 2025, melainkan juga untuk melakukan evaluasi diri, lalu memproyeksikan diri ke era yang begitu dinamis dengan arus perubahan. 

‘’Supremasi algoritma di depan mata. Evolusi ekologi konsumsi media menjadi keniscayaan. Lalu ledakan pengaruh teknologi kecerdasan buatan membawa perubahan-perubahan yang terjadi dengan begitu cepat dan belum pernah terjadi sebelumnya,’’ terang Sudibyo.

Model bermedia menjadi arena disrupsi yang seakan tiada henti. Teknologi informasi melahirkan bentuk relasi kuasa dan forma komunikasi yang baru. ‘’Momentum akhir tahun, menjadi waktu yang tepat bagi insan pers nasional untuk memikirkan dan mendialogkan permasalahan-permasalahan tersebut,’’ pungkas Sudibyo. (B/Rel)  


 

Suasana workshop di sebuah hotel di Padang


Padang, Rangkiang Nagari( Des) – Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas (Unand) melalui Program SIAP SIAGA Megathrust menyelenggarakan "Workshop Buku Kajian Megathrust" di Hotel Mercure Padang.

Tujuan kegiatan ini untuk mensosialisasikan temuan, menyampaikan hasil kajian, dan mengumpulkan masukan penting sebelum buku ini diajukan ke BNPB.

Diskusi dihadiri perwakilan BPBD, Dinas terkait, akademisi, praktisi serta para ahli kebencanaan. Kegiatan ini dibuka secara resmi Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Unand, Prof. Dr. Eng. Ir. Febrin Anas Ismail, MT dan  mendapat sambutan positif dari seluruh stakeholders.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Prodi Magister Manajemen Bencana (MMB) Unand, Prof. Dr. Eng. Ir. Fauzan, ST, MSc (Eng), menyampaikan, workshop ini adalah upaya kolektif untuk menghasilkan panduan komprehensif untuk membangun kesadaran dan mempersiapkan diri menghadapi megathrust.

Prof Dr Eng Fauzan sedang menyampaikan pendapat di tengah suasana workshop 

Buku kajian strategis disusun  Tim Ahli dari Program Magister Manajemen Bencana (MMB) dan Pusat Studi Bencana (PSB) Unand, yang terdiri dari pakar-pakar ternama: Prof. Dr. Eng. Ir. Febrin Anas Ismail, MT; Prof. Dr. Eng. Ir. Fauzan, ST, MSc(Eng); Prof. Ir. Abdul Hakam, M.T., Ph.D; Prof. Dr. Ir. Bambang Istijono, ME; Drs. Rinaldi Ekaputra, MSi; dan Prof. Yenny Narny, SS, MA, Ph.D.

Pihak Unand menyampaikan buku ini akan diterbitkan Akhir Desember 2025 dalam dua versi bahasa, yaitu Indonesia dan Inggris. Karya ilmiah ini diharapkan dapat dijadikan referensi utama bagi pemerintah dan masyarakat dalam menyusun kebijakan mitigasi bencana Megathrust, yang menurut BMKG, berpotensi besar terjadi di zona subduksi Selat Sunda dan Mentawai.

Dalam sesi diskusi yang diikuti perwakilan BPBD, dinas terkait, dan komunitas, mayoritas masukan ditekankan pada pendekatan mitigasi non-struktural. Peserta menyoroti pentingnya penguatan peran keluarga, kelompok, komunitas, dan pemerintah nagari/desa sebagai garda terdepan. KOGAMI (Kelompok Siaga Tusnami) mengingatkan, evakuasi mandiri berbasis peringatan alami (gempa) harus diakui sebagai sistem EWS yang paling utama dan andal, mengingat risiko kegagalan listrik pada EWS berbasis teknologi.

Pengembangan EWS inklusif bagi penyandang disabilitas juga didorong sebagai kebutuhan mendesak.

Terdapat juga masukan teknis dan struktural yang penting. Peserta menyarankan agar buku ini mencantumkan pola pengulangan gempa historis, serta kajian diperluas meliputi dampak terhadap ekosistem dan lingkungan. Selain itu, analisis dampak bencana harus disesuaikan dengan lima kategori JITUPASNA (Infrastruktur, Ekonomi, Sosial, Permukiman, dan Lintas Sektor).

Ancaman likuifaksi juga disorot, terutama di Padang (Air Pacah dan Pasir Jambak), dan disarankan agar Peta Likuifaksi dari Badan Geologi dijadikan acuan. Untuk evakuasi, penetapan batas fisik Tsunami Safe Zone (blue line) di pesisir dinilai sangat krusial.

Akhirnya, workshop menyimpulkan pentingnya buku ini mendorong implementasi kebijakan yang efektif, termasuk Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dan Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana (SKPDB) yang terintegrasi.

Dengan mengintegrasikan data ilmiah mutakhir dan kearifan lokal melalui masukan komunitas, buku ini diharapkan dapat menjamin kesiapsiagaan Sumatera Barat dalam dalam menghadapi skenario terburuk Megathrust.(*b).

Padang (Rangkiangnagari) - Layanan Nasabah Cash Management (NCM) Personal Bank Nagari akan berakhir pada 7 Januari 2026 dan digantikan dengan aplikasi digital yang lebih modern bernama Ollin by Nagari.

 “Jadi nasabah yangselama ini menggunakan NCM Personal Nagari untuk memindahkan akun dan data Anda ke Ollin,” katanya disarankan untuk segera beralih ke aplikasi Ollin untuk transaksi keuangan digital selanjutnya.,” demikian keterangan resmi  pihak manajemen Bank Nagari, beberapa waktu lalu.

Menurut manajemen Bank Nagari,  nasabah perlu migrasi ke Ollin untuk melanjutkan layanan digital. “Segera Unduh Aplikasi: Cari dan unduh aplikasi “Ollin by Nagari” di toko aplikasi ponsel Anda. Ikuti instruksi dari Bank Jika ada kendala, katanya, hubungi layanan pelanggan Bank Nagari terdekat untuk bantuan lebih lanjut.

Ollin by Nagari adalah super aplikasi mobile banking terbaru dari Bank Nagari yang menawarkan kemudahan transaksi digital secara user-friendly, bisa untuk buka rekening baru secara online, cek mutasi, transfer (termasuk BI-Fast), bayar tagihan (PLN, PDAM, BPJS), top up e-wallet, dan berbagai fitur lain seperti pembelian tiket, semuanya dalam satu genggaman, tersedia di Google Play Store untuk Android dan App Store untuk iOS. 

Aplikasi ini menggantikan atau menyempurnakan layanan mobile banking sebelumnya dengan tampilan modern, login biometrik, dan fitur lengkap untuk segala kebutuhan finansial nasabah.  (*). 

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari) - Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Payakumbuh, Yeni Elzadaswarman, memimpin langsung penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan galodo di Nagari Selayo dan Nagari Koto Sani, Kabupaten Solok, serta wilayah Malalo, Kabupaten Tanah Datar, Selasa (16/12/2025).

Pada kegiatan tersebut, GOW menyalurkan bantuan kepada sekitar 250 kepala keluarga yang terdampak bencana, baik secara langsung maupun tidak langsung. Bantuan disalurkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas antardaerah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana alam.

GOW menyerahkan paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga. Selain itu, bagi keluarga yang rumahnya hanyut akibat banjir dan galodo, pemerintah daerah juga memberikan bantuan perlengkapan rumah tangga berupa 10 unit kompor gas lengkap dengan tabung, peralatan memasak, serta perlengkapan dapur guna mendukung pemulihan aktivitas rumah tangga pascabencana.

Tidak hanya bantuan logistik, setiap kepala keluarga penerima juga memperoleh bantuan tunai sebesar Rp200.000 yang ditujukan untuk membantu kebutuhan mendesak warga terdampak di masa awal pemulihan.

Ketua GOW Kota Payakumbuh, Yeni Elzadaswarman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata empati dan kepedulian bersama kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir dan berbagi dengan saudara-saudara kita yang terdampak banjir dan galodo. Bantuan yang disalurkan mungkin tidak sepenuhnya menggantikan kerugian, namun kami berharap dapat meringankan beban dan memberi semangat agar masyarakat tetap kuat serta bangkit kembali,” ujar Yeni.

Ia juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pengumpulan dan penyaluran bantuan, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, terutama dalam situasi kebencanaan.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap bantuan kemanusiaan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak serta mempercepat proses pemulihan di wilayah yang dilanda banjir dan galodo.(Rn) 

Payakumbuh (Rangkiangnagari) - Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menilai kompetisi Liga Askot PSSI Payakumbuh 2025 telah berlangsung dengan baik, tertib, dan lancar.

Hal itu disampaikannya saat penutupan resmi liga di GOR M. Yamin, Kubu Gadang, Selasa (16/12/2025) malam.

Dalam kesempatan itu, Zulmaeta menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang tua atlet, pelatih, serta seluruh tim yang telah konsisten mendukung dan mendampingi atlet dalam menekuni olahraga sepak bola.

Menurut dia, Liga Askot PSSI memiliki makna penting sebagai bagian dari pembinaan sepak bola yang berkelanjutan di Kota Payakumbuh, tidak hanya untuk melahirkan juara, tetapi juga membentuk karakter atlet.

“Melalui liga ini kita membentuk atlet yang disiplin, tangguh, menjunjung sportivitas, kebersamaan, serta sikap saling menghormati," kata Wako Zulmaeta.

"Nilai-nilai ini penting untuk membentuk generasi muda yang berintegritas dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tukuknya.

Ia menegaskan, sepak bola mengajarkan nilai persatuan yang harus dijaga, tidak hanya di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.

Pemko Payakumbuh, lanjut Zulmaeta, berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga melalui penguatan fasilitas, penyelenggaraan kompetisi, dan pengembangan prestasi atlet.

Dia berharap kompetisi ini mampu melahirkan atlet-atlet berbakat yang dapat mengharumkan nama Payakumbuh di berbagai ajang, mulai dari tingkat daerah hingga nasional.

Kepada tim dan atlet yang berkompetisi, ia berpesan agar hasil pertandingan dijadikan motivasi untuk terus berkembang, baik bagi yang meraih juara maupun yang masih dalam proses meraih prestasi.

"Selamat kepada yang juara, dan yang belum berhasil tetap semangat berlatih, mudah-mudahan di liga-liga berikutnya bisa menuai hasil yang lebih baik," pungkasnya. (Rn) 

Payakumbuh (Rangkiangnagari) – Pemko Payakumbuh menggelar tabligh akbar dan muhasabah sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Kota Payakumbuh 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di GOR M. Yamin, Kubu Gadang, Rabu (17/12/2025), dengan menghadirkan Ustadz Asyam Hafizh, Lc, usai pelaksanaan sidang paripurna istimewa DPRD Kota Payakumbuh.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan, peringatan HUT ke-55 tidak dimaknai sekadar sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan refleksi bersama atas perjalanan panjang pembangunan daerah.

“Peringatan hari jadi ini menjadi saat yang tepat untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas kekuatan yang diberikan dalam membangun Kota Payakumbuh yang kita cintai,” kata Wako Zulmaeta.

Ia menegaskan, selama 55 tahun Payakumbuh terus berbenah dan tumbuh menghadapi berbagai tantangan.

Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Zulmaeta, melalui tabligh akbar tersebut, Pemko Payakumbuh ingin menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari capaian fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kekuatan iman, akhlak, serta persatuan masyarakat.

“Kota yang maju adalah kota yang masyarakatnya berakhlak mulia, saling menghormati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” ujarnya.

Zulmaeta menambahkan, tantangan ke depan akan semakin kompleks seiring arus globalisasi, perkembangan teknologi, dan dinamika sosial.

Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan, pendidikan karakter, dan pembinaan umat sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun Payakumbuh yang lebih hebat dan bermartabat, sejalan dengan tema HUT ke-55, “Bersama Membangun Payakumbuh Hebat dan Bermartabat.”

Selain refleksi pembangunan, tabligh akbar juga diisi dengan doa bersama bagi masyarakat di sejumlah daerah yang tengah dilanda bencana, seperti di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.

“Musibah menjadi pengingat bahwa manusia adalah makhluk yang lemah dan hanya kepada Allah SWT tempat kita bergantung dan memohon pertolongan,” katanya.

Ia berharap doa bersama tersebut dapat menguatkan para korban bencana serta menumbuhkan empati dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Semoga para korban yang wafat mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan keteguhan iman,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Wako Zulmaeta juga menyerahkan bantuan biaya pendidikan Baznas Kota Payakumbuh melalui UPZ Dinas Pendidikan kepada para pelajar Payakumbuh. (Rn)

Payakumbuh (Rangkiangnagari) - Memasuki usia ke-55, Kota Payakumbuh dihadapkan pada tantangan pembangunan yang kian kompleks, mulai dari kebijakan efisiensi anggaran hingga pemulihan kawasan ekonomi pascakebakaran.

Dalam konteks itu, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 dimaknai sebagai kesempatan strategis membangun sinergi kolektif dan arah pembangunan ke depan.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan, peringatan HUT Kota Payakumbuh merupakan wujud rasa syukur kepada Allah sekaligus penghormatan kepada para pejuang dan perintis berdirinya Kota Payakumbuh.

“Apa yang kita nikmati hari ini tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan para pendahulu,” kata Wako Zulmaeta saat Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Payakumbuh, Selasa (17/12/2025).

Menurut dia, sejarah perjalanan Kota Payakumbuh harus menjadi refleksi bersama agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih bijak dan bertanggung jawab.

“Sejarah ini harus mendorong kita bekerja lebih baik demi masa depan generasi mendatang,” ujarnya.

Ia juga mengulas sejarah berdirinya Kota Payakumbuh pada 17 Desember 1970 yang diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri RI saat itu, Amir Machmud, sebagai tonggak awal Payakumbuh menjadi daerah otonom di Sumatera Barat.

Zulmaeta yang dilantik bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman pada 20 Februari 2025 menegaskan komitmen kepemimpinannya periode 2025–2030 untuk bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

Ia menyebut dukungan publik menjadi kunci menghadapi dinamika pembangunan daerah.

Pada tahun pertama kepemimpinan, Pemko Payakumbuh memfokuskan dukungan terhadap delapan Program Quick Wins pemerintah pusat yang disinergikan dengan prioritas pembangunan daerah, di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional.

Menutup sambutannya, Wako Zulmaeta mengajak masyarakat untuk selalu menjaga rasa kebersamaan, persatuan, dan gotong royong.

“Dirgahayu ke-55 Kota Payakumbuh. Mari bersama membangun Payakumbuh yang hebat dan bermartabat,” pungkasnya. (Rn) 

Sumpur (Rangkiangnagari) - Tim Pengabdian Masyarakat Prodi Pembangunan Wilayah Pedesaan (PWD) Sekolah Pascasarjana Unand menginisiasi kegiatan pengabdian masyarakat dengan menggagas aksi kolaboratif pengembangan ekonomi kreatif di Nagari Sumpur. 

Kegiatan ini merupakan bahagian dari tugas akademisi dalam meningkatkan peran sertanya membangun masyarakat. Seorang akademisi atau dosen tidak hanya punya kewajiban hanya mengajar fi depan kelas mahasiswa,  tetapi diwajibkan melakukan Pengabdian kepada masyarakat dan penelitian.

Ilmu itu tidak hanya berkutat di depan kelas. Tetapi juga mampu melihat situasi dan fenomena yang terjadi di lapangan. Tidak semua pendapat dan teori yang disampaikan para pakar itu benar. Perlu diuji secara terus menerus di lapangan. Disini pentingnya Pengabdian dan penelitian,  mampu menangkap perubahan-perubahan yang terjadi di lapangan.

Tim pengabdian kepada masyarakat Program Studi Pembangunan Wilayah Pedesaan  atau lebih dikenal dengan PWD ingin melihat dan fenomena keilmuan itu.

Tim melihat bahwa di Nagari Sumpur di Kabupaten Tanah Datar yang letaknya di tepi utara Danau Singkarak, aktivitas ekonomi masyarakat disana sangat bergantung pada potensi alam Danau Singkarak. 

Bagi masyarakat sekitar, Danau Singkarak tidak hanya sebagai sumber penghidupan tetapi juga sebagai simbol identitas budaya dan kearifan lokal dalam mengelola sumberdaya alam. 

Dari dulu,  Danau Singkarak terkenal sebagai habitatnya ikan bilih (Mystacoleucus padangensis) yakni ikan endemik yang hanya hidup di danau Singkarak. Menurut masyarakat populasi ikan bilih saat ini semakin menurun seiring dengan meningkatnya kerusakan habitat ikan bilih akibat pencemaran ekosistem danau. 

Masyarakat yang dulunya bisa menyekolahkan anak-anaknya dengan penghasilan dari tangkapan ikan bilih, sekarang ternyata tidak mencukupi lagi. Tidak hanya populasi yang menurun, namun ukuran ikan bilih sekarang lebih kecil dibandingkan denhan zaman dulu.

Istilah masyarakat setempat bahwa ikan bilih saat ini nampaknya juga mengalami stunting seperti yang dialami manusua saat ini. Kualitas ekosistem danau terlihat menurun.

Masyarakat tidak lagi dapat mengandalkan sumber pendapatan dari ikan bilih, sehingga perlu menemukan sumber aktifitas ekonomi baru yang menguntungkan bagi ekonomi lokal.

Tim Prodi Pembangunan Wilayah Pedesaan (PWD) Sekolah Pascasarjana Unand menginisiasi kegiatan pengabdian masyarakat dengan menggagas aksi kolaboratif pengembangan ekonomi kreatif di Nagari Sumpur. 

Ekonomi kreatif dirasa berpotensi untuk dikembangkan di Nagari Sumpur dengan berbasis pada pengembangan industri pariwisata dan kuliner. Tim yang diketuai Kaprodi PWD Unand, Dr. Widya Fitriana, SP.M.Si juga mendatangkan narasumber internasional yakni Prof. Takahiro Tsuge dari Shopia University, Japan. 

Kehadiran narasumber internasional mampu memberikan perspektif baru dalam menggali potensi nagari dan membangun aksi kolaboratif.  Kegiatan dilaksanakan di kantor Walinagari Sumpur dihadiri sekitar 30 stakeholder dari berbagai unsur yakni perangkat nagari, akademisi, ketua adat, ninik mamak, pelaku usaha, petani, nelayan, bumnag dan pokdarwis. 

Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Partisipatory Rural Appraisal (PRA) untuk menggali potensi ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan di Nagari Sumpur. Hasil diskusi menujukkan bahwa setidaknya ada tujuh potensi ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan yakni,  potensi wisata alam Danau Singkarak,  Potensi Budaya Silek Randai Tradisional, Potensi Kuliner Ikan Bilih, Potensi Atraksi Manjalo Ikan diatas Biduak, potensi wisata edukasi, Potensi Wisata Homestay Rumah Gadang, dan Potensi wisata memetik buah sawo. 

Sejumlah program kolaboratif yang dapat dikembangkan dari potensi yang terdidentifikasi litu adalah program ekowisata edukatif, festival randai tahunan, diversifikasi olahan ikan bilih, program konservasi bersama, program homestay budaya, dan festival buah sawo. 

Program kolaboratif ini membutuhkan keterlibatan dari sejumlah aktor yakni pemerintah, komunitas masyarakat, pemuda, toko adat, sanggar seni, akademisi, pelaku UKM, nelayan, dan petani. 

Dengan aksi kolaboratif yang melibatkan multistakeholder diharapkan ekonomi masyarakat dapat bertumbuh dengan baik dan mampu mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya lokal, demikian Widya Fitriana Ketua Tim menyimpulkan. (B)

Bukittinggi (Rangkiangnagari) – Optimisme kafilah Kota Payakumbuh menguat pada hari kedua pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XLI tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Kota Bukittinggi.

Sejumlah peserta disebut berpeluang melangkah ke babak final, sementara beberapa lainnya telah memastikan tiket ke semifinal.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdako Payakumbuh, Efrizal Amarullah, mengatakan performa kafilah Payakumbuh sejauh ini menunjukkan tren positif.

Menurutnya, hasil sementara di sejumlah cabang lomba menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini berjalan efektif.

“Alhamdulillah, dari dua hari pelaksanaan MTQ, beberapa kafilah Kota Payakumbuh memiliki peluang besar masuk babak final. Bahkan, di beberapa cabang sudah ada yang dinyatakan lolos ke semifinal,” kata Efrizal, Senin (15/12/2025) malam.

Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi pemantik motivasi tersendiri bagi seluruh peserta yang masih akan tampil.

Dukungan moril dari pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan terus mengalir agar para peserta dapat tampil maksimal di setiap cabang lomba.

Pada Selasa (16/12/2025), kafilah Kota Payakumbuh dijadwalkan tampil sejak pagi hingga malam hari di berbagai lokasi lomba.

Sejumlah cabang strategis akan diikuti, mulai dari qiraat, tilawah, tartil, hafalan Al-Quran dan hadits, hingga Musabaqah Syarhil Quran (MSQ) dan Musabaqah Fahmil Quran (MFQ).

Pada pukul 08.00 WIB, Annisa Khairun Nikmah akan tampil pada cabang Qiraat Murattal Remaja di Masjid Tangah Jua.

Di waktu yang sama, cabang Hafalan 5 Juz dan Tilawah diikuti oleh Isra Syukra Hamda (putra) serta Tazkiyah Nailatil Izza (putri) di Masjid Jami’ Mandiangin.

Cabang Tartil Dasar diikuti oleh Natan Vandick (putra) dan Khalifatul Ukhayra Yobi (putri) di Masjid Jami’ Aur Kuning. 

Sementara itu, cabang MSQ putri akan diwakili Miftah Arafah dan tim di Pustaka Bung Hatta, serta Hafalan Hadits dengan Sanad oleh Mayyasa Husna Tarigan di Masjid Tablighiyyah. Untuk cabang MFQ putra dan putri, lomba digelar di RRI.

Selanjutnya, pada pukul 11.00 WIB, Zaki Fadhlurrohman akan tampil pada cabang Tartil Menengah putra di Masjid Jami’ Aur Kuning.

Memasuki pukul 13.00 WIB, Akramul Insan Zaer (putra) dan Annisaul Muthmainnah (putri) akan berlaga pada cabang Tilawah Remaja di Masjid Jami’ Birugo.

Di waktu yang sama, Nayla Aisha Fitriani akan mengikuti cabang Hafalan 10 Juz putri di Masjid Agung Tangah Sawah, serta Asy-Syifa Hasanah Al Mukhtar pada cabang Hafalan Hadits tanpa Sanad di Masjid Tablighiyyah.

Pada sore hari pukul 15.00 WIB, Sarah Siregar dijadwalkan tampil pada cabang Hafiz 20 Juz putri di Masjid Jami’ Mandiangin.

Adapun penampilan terakhir kafilah Payakumbuh pada hari tersebut akan ditutup oleh Rinaldi Rahman pada cabang Tilawah Dewasa putra pukul 19.30 WIB di mimbar utama.

Efrizal berharap seluruh peserta diberikan kelancaran dan ketenangan saat tampil, sehingga mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Ia juga mengajak masyarakat Payakumbuh untuk terus mendoakan dan memberikan dukungan moral.

“MTQ bukan semata ajang perlombaan, tetapi juga syiar Al-Quran. Semoga ikhtiar para kafilah ini membawa hasil terbaik dan mengharumkan nama Kota Payakumbuh di tingkat provinsi,” pungkasnya. (Rn) 

Bukittinggi (Rangkiangnagari) – Optimisme kafilah Kota Payakumbuh menguat pada hari kedua pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XLI tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Kota Bukittinggi.

Sejumlah peserta disebut berpeluang melangkah ke babak final, sementara beberapa lainnya telah memastikan tiket ke semifinal.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdako Payakumbuh, Efrizal Amarullah, mengatakan performa kafilah Payakumbuh sejauh ini menunjukkan tren positif.

Menurutnya, hasil sementara di sejumlah cabang lomba menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini berjalan efektif.

“Alhamdulillah, dari dua hari pelaksanaan MTQ, beberapa kafilah Kota Payakumbuh memiliki peluang besar masuk babak final. Bahkan, di beberapa cabang sudah ada yang dinyatakan lolos ke semifinal,” kata Efrizal, Senin (15/12/2025) malam.

Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi pemantik motivasi tersendiri bagi seluruh peserta yang masih akan tampil.

Dukungan moril dari pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan terus mengalir agar para peserta dapat tampil maksimal di setiap cabang lomba.

Pada Selasa (16/12/2025), kafilah Kota Payakumbuh dijadwalkan tampil sejak pagi hingga malam hari di berbagai lokasi lomba.

Sejumlah cabang strategis akan diikuti, mulai dari qiraat, tilawah, tartil, hafalan Al-Quran dan hadits, hingga Musabaqah Syarhil Quran (MSQ) dan Musabaqah Fahmil Quran (MFQ).

Pada pukul 08.00 WIB, Annisa Khairun Nikmah akan tampil pada cabang Qiraat Murattal Remaja di Masjid Tangah Jua.

Di waktu yang sama, cabang Hafalan 5 Juz dan Tilawah diikuti oleh Isra Syukra Hamda (putra) serta Tazkiyah Nailatil Izza (putri) di Masjid Jami’ Mandiangin.

Cabang Tartil Dasar diikuti oleh Natan Vandick (putra) dan Khalifatul Ukhayra Yobi (putri) di Masjid Jami’ Aur Kuning. 

Sementara itu, cabang MSQ putri akan diwakili Miftah Arafah dan tim di Pustaka Bung Hatta, serta Hafalan Hadits dengan Sanad oleh Mayyasa Husna Tarigan di Masjid Tablighiyyah. Untuk cabang MFQ putra dan putri, lomba digelar di RRI.

Selanjutnya, pada pukul 11.00 WIB, Zaki Fadhlurrohman akan tampil pada cabang Tartil Menengah putra di Masjid Jami’ Aur Kuning.

Memasuki pukul 13.00 WIB, Akramul Insan Zaer (putra) dan Annisaul Muthmainnah (putri) akan berlaga pada cabang Tilawah Remaja di Masjid Jami’ Birugo.

Di waktu yang sama, Nayla Aisha Fitriani akan mengikuti cabang Hafalan 10 Juz putri di Masjid Agung Tangah Sawah, serta Asy-Syifa Hasanah Al Mukhtar pada cabang Hafalan Hadits tanpa Sanad di Masjid Tablighiyyah.

Pada sore hari pukul 15.00 WIB, Sarah Siregar dijadwalkan tampil pada cabang Hafiz 20 Juz putri di Masjid Jami’ Mandiangin.

Adapun penampilan terakhir kafilah Payakumbuh pada hari tersebut akan ditutup oleh Rinaldi Rahman pada cabang Tilawah Dewasa putra pukul 19.30 WIB di mimbar utama.

Efrizal berharap seluruh peserta diberikan kelancaran dan ketenangan saat tampil, sehingga mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Ia juga mengajak masyarakat Payakumbuh untuk terus mendoakan dan memberikan dukungan moral.

“MTQ bukan semata ajang perlombaan, tetapi juga syiar Al-Quran. Semoga ikhtiar para kafilah ini membawa hasil terbaik dan mengharumkan nama Kota Payakumbuh di tingkat provinsi,” pungkasnya. (Rn) 

Payakumbuh (Rangkiangnagari) - Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, memastikan pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Inspektur Daerah Pemerintah Kota Payakumbuh berjalan objektif, transparan, dan akuntabel, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kepastian tersebut ditunjukkannya dengan hadir langsung dan mengawasi proses seleksi yang berlangsung di Aula Kantor BKPSDM Kota Payakumbuh, Senin (15/12/2025).

Seleksi terbuka ini diikuti oleh tujuh peserta yang dinyatakan lolos tahapan administrasi dari total delapan pendaftar. Pada tahapan penulisan makalah, panitia seleksi yang diketuai Andri Yulika hadir secara hibrid bersama tim untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Dalam sambutannya sebelum seleksi dimulai, Wali Kota Zulmaeta menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi terbuka merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berbasis sistem merit.

“Proses ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku, yakni Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara beserta peraturan pelaksanaannya,” tegas Zulmaeta.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam seleksi terbuka tersebut. Menurutnya, keikutsertaan para peserta mencerminkan semangat pengabdian dan kontribusi nyata untuk kemajuan pemerintahan serta peningkatan pelayanan publik di Kota Payakumbuh.

Lebih lanjut, Zulmaeta menekankan bahwa seleksi ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya strategis untuk menempatkan individu terbaik pada posisi yang strategis, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi kejujuran, serta menunjukkan kompetensi dan integritas secara profesional dan bertanggung jawab. Jabatan adalah amanah yang menyangkut pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, siapa pun yang nantinya terpilih harus siap bekerja keras, mampu menerjemahkan visi dan misi Wali Kota Payakumbuh sesuai tugas pokok dan fungsi, adaptif terhadap dinamika perubahan, serta memiliki komitmen kuat terhadap reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Di akhir sambutan, Zulmaeta menyatakan keyakinannya bahwa panitia seleksi akan bekerja independen, profesional, dan bertanggung jawab, serta menjauhkan diri dari segala bentuk intervensi maupun kepentingan pribadi dan golongan.

“Saya ucapkan selamat mengikuti seleksi kepada seluruh peserta. Semoga proses ini menghasilkan pemimpin yang kompeten, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi Kota Payakumbuh,” pungkasnya.

Turut hadir dan mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nofriwandi, serta Kepala BKPSDM Kota Payakumbuh Dafrul Pasi.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap proses seleksi ini dapat menghasilkan Inspektur Daerah yang kompeten, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.(Rn) 

Payakumbuh (Rangkiangnagari) - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Payakumbuh menunjukkan kepedulian nyata terhadap warga terdampak musibah di Kecamatan Salayo dan Kecamatan Koto Sani, Kabupaten Solok. Melalui aksi solidaritas lintas daerah, GOW bersiap menyalurkan puluhan paket bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai bentuk kesiapan, Ketua GOW Kota Payakumbuh, Yeni Elzadaswarman, bersama seluruh pengurus terlebih dahulu mengonsolidasikan bantuan yang dihimpun dari anggota. Konsolidasi tersebut dilakukan sehari sebelum keberangkatan guna memastikan bantuan tersusun rapi dan siap disalurkan tepat sasaran.

Rencananya, bantuan akan diantarkan langsung ke lokasi terdampak pada Selasa (16/12/2025). Total sebanyak 57 paket sembako dan kebutuhan pokok telah disiapkan, masing-masing dikemas dalam kantong besar untuk memudahkan distribusi di lapangan.

“Atas nama pengurus dan anggota GOW Kota Payakumbuh, kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Kecamatan Salayo dan Koto Sani. Dalam kondisi seperti ini, nilai kemanusiaan dan solidaritas sesama anak Minang harus kita kedepankan,” ujar Yeni Elzadaswarman saat ditemui, Senin (15/12/2025).

Ia menjelaskan, bantuan yang dikumpulkan mungkin belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan warga terdampak. Namun demikian, GOW berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban sekaligus menghadirkan semangat dan harapan bagi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan.

“Ini adalah wujud kepedulian sekaligus rasa syukur kami karena masih diberi kesempatan untuk berbagi,” tambahnya.

Selain itu, Yeni juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berkontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat bersama.

“Dengan mempererat silaturahmi dan kebersamaan, setiap persoalan akan terasa lebih ringan untuk dilalui,” ujarnya.(MC)

Adapun isi paket bantuan yang akan disalurkan meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, susu UHT, popok bayi, perlengkapan dapur dan kamar mandi, aneka makanan siap saji, serta pakaian layak pakai. Seluruh bantuan tersebut akan diserahkan langsung kepada warga yang membutuhkan di lokasi terdampak.

Melalui kegiatan ini, GOW Kota Payakumbuh berharap kehadiran mereka dapat memberikan dukungan moril sekaligus membantu percepatan pemulihan kondisi masyarakat di dua kecamatan tersebut. Aksi sosial ini sekaligus mencerminkan kuatnya semangat solidaritas dan gotong royong masyarakat Sumatra Barat dalam menghadapi bencana bersama.(Rn) 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.