Pasaman (Rangkiangnagari) - Kejuaraan Daerah (Kejurda) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumatera Barat 2026 memasuki hari terakhir. Penutupan ajang upacara yang berlangsung di Kabupaten Pasaman berlangsung pada Minggu (28/6/2026) dan akan dihadiri Bupati Pasaman, Welly Suhery, bersama Ketua Umum Pengurus Provinsi FORKI DKI Jakarta periode 2025–2029, Mayjen TNI (Purn.) Herianto Syahputra, SIP, M.Si.
Kehadiran tokoh nasional di cabang olahraga karate tersebut menjadi bukti besarnya perhatian terhadap Kejurda FORKI Sumbar 2026 yang sukses mempertemukan 791 karateka dari 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Ajang ini menjadi salah satu kejuaraan karate terbesar di Ranah Minang tahun ini.
Ketua FORKI Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak, mengatakan Kejurda bukan sekadar perolehan medali, tetapi menjadi momentum penting untuk menyalurkan hasil pembinaan atlet karate di seluruh daerah.
“Penutupan Kejurda ini menjadi momentum evaluasi sekaligus pembuktian bahwa pelatihan karate di Sumatera Barat terus bergerak maju. Kehadiran Ketua FORKI DKI Jakarta merupakan kehormatan bagi kami dan menjadi motivasi bagi seluruh atlet agar terus meningkatkan prestasi,” ujar Khairuddin.
Menurutnya, FORKI Sumbar berkomitmen menjadikan Kejurda sebagai wadah melahirkan karateka berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Yang kami bangun adalah masa depan karate Sumatera Barat. Dari gelanggang inilah akan lahir atlet-atlet yang nantinya membawa nama daerah bahkan Indonesia di pentas yang lebih tinggi,” tegasnya.
Sebelumnya, seluruh kontingen peserta Kejurda disambut secara resmi oleh Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, di halaman Kantor Bupati Pasaman, Sabtu (27/6/2026). Dalam berbagai hal, Parulian menegaskan bahwa olahraga karate memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui nilai disiplin, sportivitas, keberanian, serta pengendalian diri.
“Kejuaraan ini adalah ruang bagi anak-anak kita untuk berani bermimpi, berdiri tegak, dan membuktikan kemampuan terbaiknya,” katanya.
Ia berharap Kejurda FORKI Sumbar dapat semakin memperkuat pembinaan karate di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Pasaman, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Kejurda FORKI Sumbar 2026 yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 menjadi ajang pelatihan sekaligus seleksi kemampuan atlet dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Selain memperebutkan Piala Nasional FORKI Sumbar, kejuaraan ini juga menjadi tolok ukur kesiapan atlet menghadapi berbagai tingkat kejuaraan.
Pada pembukaan kejuaraan, Ketua FORKI Sumbar Khairuddin Simanjuntak secara resmi membuka pertandingan. Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Sumbar, Ketua KONI Sumbar, unsur pimpinan DPRD Sumbar, Forkopimda Pasaman, Ketua KONI Pasaman, jajaran pengurus FORKI kabupaten/kota, para wasit dan juri, serta ratusan ofisial dan atlet.
Melalui penyelenggaraan Kejurda FORKI Sumbar 2026, FORKI Sumatera Barat berharap lahirnya bibit-bibit karateka potensial yang mampu menjadi tulang punggung prestasi karate Ranah Minang di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

