Studi Tiru, ​​Pemko Dan Wartawan Kota Solok Kunjungi PWI Provinsi Riau

Kota Solok (Rangkiangnagari) - Dihari ke dua Wartawan Kota Solok bersama jajaran perwakilan Pemerintah Kota Solok melakukan kunjungan studi komparatif ke PWI Provinsi Riau, Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, beserta pengurus, dalam pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.Selasa (27/10)

Dalam sambutannya, Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, menyampaikan bahwa pemikiran saat ini sangat fokus memperkuat sosialisasi etika jurnalistik dan integritas jurnalistik. Langkah ini didasarkan pada data Dewan Pers yang menempatkan Provinsi Riau sebagai daerah dengan pertumbuhan jumlah wartawan dan media tertinggi di Indonesia.

“Saat ini tercatat sekitar 5.600 media online beroperasi di Riau, Artinya, masih banyak rekan-rekan yang belum menjadi bagian dari organisasi profesi, padahal Undang-Undang Pers mewajibkan setiap wartawan untuk bergabung dalam organisasi profesi yang diakui,” ungkap Raja Isyam.

Ia menjelaskan Ke depan, PWI Riau terus berupaya menjangkau lebih banyak rekan wartawan agar pers tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga semakin berkualitas dan terpercaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok, Nurzal Gustim, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas penyambutan yang luar biasa hangat. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan membangun kebersamaan dan belajar langsung bagaimana PWI Riau menata organisasi di tengah pesatnya pertumbuhan media.

Kominfo Kota Solok juga memperkenalkan inovasi sistem digital SIKOMPAK Sistem Informasi Kemitraan Kominfo dan Pers  yang mencatat dan melisensikan media mitra secara berani. Dari 60 media yang terdaftar di Kominfo Kota Solok, saat ini 43 di antaranya telah menjalin kerja sama resmi. Sistem ini diharapkan mempermudah layanan, meningkatkan transparansi, serta mengurangi administrasi administrasi.

“Kami sangat terkesan melihat bagaimana PWI Riau membangun organisasi. Di Riau jumlah media mencapai ribuan, tentu tantangannya jauh lebih besar. Dari sinilah kami ingin belajar,” ujar Nurzal.

Ketua PWI Kota Solok, Raunis Roni, menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan dalam rangka studi komparatif. Ia menanyakan langkah-langkah PWI Riau dalam menjaring dan membina anggota di kabupaten/kota, serta ketentuan keanggotaan yang berlaku. Di Sumatera Barat, misalnya, seseorang wajib lulus Uji Kompetensi Wartawan dan mengikuti Orientasi Keanggotaan serta Kode Etik sebelum resmi bergabung.

Menanganggap hal tersebut, Raja Isyam Azwar menjelaskan bahwa PWI Pusat telah memberikan arahan yang jelas untuk memperkuat persatuan di seluruh jajaran organisasi. “Kita diajak meninggalkan ego pribadi dan kepentingan kelompok, demi mengutamakan kepentingan organisasi dan profesi kita bersama,” tegasnya.

Pertemuan ini juga sepakat bahwa kebijakan pemerintah daerah yang memihak pada masyarakat yang profesional dan berintegritas sangat diperlukan. Pengelolaan administrasi secara berani diukur langkah tepat untuk menciptakan kemitraan yang transparan dan akuntabel.

Sebagai penutup, Pemerintah Kota Solok dan PWI Kota Solok mengundang jajaran PWI Riau untuk berkunjung ke Kota Solok pada waktu yang berkenan. Semoga silaturahmi ini terus terjalin erat dan membawa manfaat bagi kemajuan dunia pers di kedua daerah.

Labels: , ,
This is the most recent post.
Posting Lama
[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.