Latest News

Solok Selatan Genap berusian 19 tahun, Zigo Rolanda Ketua DPRD PimpinParipurna

SOLSEL (Rangkiangnagari) -  Peringatan Hari Ulang Tahun HUT Kabupaten Solok Selatan (Solsel) ke-19 diawali dengan sidang paripurna DPRD, Sabtu (7/1). 

Sidang Paripurna ini langsung dibuka oleh ketua DPRD Solok Selatan, Zigo Rolanda dan dihadiri gubernur Sumbar yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Politik, Danlantamal Padang, seluruh anggota DPRD, Bupati, Wakil Bupati Solok Selatan, sejumlah Bupati, Wali Kota se Sumbar, Riau dan Jambi. 

Sidang ini juga diawali laporan resmi dari Sekrestaris Dewan Solok Selatan.

Bupati Solok Selatan Khairunas dalam pidatonya menyampaikan, 7 Januari 2004, merupakan hari bersejarah bagi masyarakat Kabupaten Solok Selatan. Pada tanggal tersebut, berkat perjuangan dari masyarakat Solok Selatan  dan dukungan dari Bupati Solok masa jabatan tahun 2000-2005 yaitu DR. H. Gamawan Fauzi, SH. MH, Kabupaten Solok Selatan secara resmi memisahkan diri dari Kabupaten Solok. 

Untuk memperingati momentum yang bersejarah tersebut, maka pada setiap tanggal 7 Januari, masyarakat Solok Selatan memperingatinya sebagai Hari Lahirnya Kabupaten Solok Selatan. 

Oleh sebab itu, sudah sepatutnya, pada setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Solok Selatan, kita bertafakur sejenak untuk mengenang jasa serta  perjuangan dan tidak lupa pula menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada tokoh-tokoh dan masyarakat Kabupaten Solok Selatan  yang telah berhasil memperjuangkan lahirnya Kabupaten Solok Selatan.

 

Perlu kita pahami bersama, bahwa tujuan utama dari pemisahan Kabupaten Solok Selatan dari Kabupaten Solok, adalah untuk memudahkan tugas-tugas pemerintahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan inovasi dan kreativitas daerah dalam mengelola sumber daya agar dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.

Dan yang tidak kalah pentingnya, tujuan dari pembentukan Kabupaten Solok Selatan adalah untuk menyatukan semangat kebersamaan seluruh masyarakat Solok Selatan untuk memajukan daerahnya. Sekat-sekat antar wilayah dan ego sektoral dan ego kewilayahan di lingkup Kabupaten Solok Selatan, harus kita lebur dan disatukan dalam semengat kebersamaan Solok Selatan.

Hari ini, Kabupaten Solok Selatan telah berusia 19 Tahun. Pasca pemisahaan dari Kabupaten Solok, tentu sudah banyak yang dicapai oleh Pemerintah Daerah bersama DPRD dengan dukungan masyarakat Solok Selatan. Apabila dibandingkan mulai dari awal pemisahaan tahun 2004 sampai dengan tahun 2022, telah cukup banyak kemajuan dan prestasi yang diraih.

Pada tahun 2004, IPM Kabupaten Solok Selatan berada pada posisi 65, sedangkan pada tahun 2021 sudah mencapai 69,23, PDRB Perkapita pada tahun 2004 sebesar Rp. 5.13 juta, sedangkan pada tahun 2021 sudah mencapai Rp. 31.26 juta. Rata-Rata lama  sekolah pada tahun 2004 baru sebesar 7  Tahun, sedangkan pada tahun 2021 sudah mencapai sebesar 8,32  Tahun dan Angka Harapan hidup pada tahun 2004 sebesar 62,5 Tahun, sedangkan pada Tahun 2021 sudah sebesar 68,01 Tahun 2021.

Terhadap perkembangan dan kamajuan tersebut, patut kita berikan penghargaan dan apresiasi kepada :

Aliman Salim, SH, Pj. Bupati Solok Selatan Tahun 2004

Drs. Marzuki Onmar, Pj. Bupati Solok Selatan Tahun 2005

Drs. Syafrizal dan Drs. Nurfirmanwansyah, Apt. Bupati Solok Selatan Tahun 2005-2010.

Ir. Muzni Zakaria, M.Eng dan Abdul Rahman, SH. MH. Bupati Solok Selatan Tahun 2010-2015 dan Tahun 2015-2020.

Namun demikian, capaian-capaian tersebut, belumlah cukup untuk mengangkat Kabupaten Solok Selatan menjadi daerah yang lebih baik dari Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Sumatera Barat. 

Rangking beberapa indikator ekonomi makro dan indeks pembangunan daerah Kabupaten Solok Selatan, masih jauh tertinggal dari daerah lain. Oleh sebab itu, dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas untuk mengejar ketertinggalan tersebut. Tidak cukup hanya dengan berlari, tetapi harus melompat jauh ke depan untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, maka semua potensi daerah, mulai dari Pemerintah Daerah beserta perangkatnya, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, pemuda, pemudi dan seluruh komponen masyarakat Solok Selatan, harus saling mendukung, bersinergi dan berkolaborasi satu sama lainnya, sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Ibarat pepatah minang, yang buto mehambuih lasuang, yang   pakak malapeh badia  dan yang lumpuah mahuni  rumah. Artinya, kita semua memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing untuk menjadikan Kabupaten Solok Selatan menjadi lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera. 

Kami yakin dan percaya,  dengan semua potensi yang kita miliki, baik SDM maupun SDA, serta perencanaan dan program yang jelas dan terukur,  Kabupaten Solok Selatan dapat lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera.

Apabila kita analogikan dengan umur manusia, usia 19 tahun merupakan usia emas dan sedang kuat-kuatnya. Pada usia tersebut, tingkat produktivitas, inovasi, dan kreativitas sedang tinggi-tingginya.

Demikian juga hendaknya dengan Kabupaten Solok Selatan yang pada hari ini usia telah 19 tahun, harus banyak yang bisa dikerjakan untuk mengejar ketertinggalan kita dari daerah lain.

Kita memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah, baik di sektor pertanian, perkebunan, pertambangan, panas bumi  serta  keindahan alam yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Semua potensi tersebut, tentu merupakan keunggulan dan manjadikan daya saing Kabupaten Solok Selatan menjadi lebih tinggi.

Sesuai dengan tema Peringatan HUT Kabupaten Solok Selatan ke 19 Tahun 2023 yaitu “ Kita Melompat, Menuju  Solok Maju dan Sejahtera “, marilah kita jadikan momentum peringatan HUT Kabupaten Solok Selatan ini sebagai strating point untuk melakukan lompatan-lompatan yang jauh ke depan mengejar ketertinggalan Kabupaten Solok Selatan.

Untuk bisa melompat yang lebih jauh, ada 2 (dua) hal yang perlu disiapkan, yaitu pondasi yang kuat sebagai pijakan untuk melompat dan visoner atau cara pandang yang jauh ke depan. 

Pondasi atau tempat berpijak yang kuat, digambarkan dari kesiapan Pemerintah Daerah beserta perangkatnya dan kesiapan masyarakat yang didukung dengan kakayaan sumber daya alam, untuk mau bekerja lebih keras, bekerja lebih cerdas dan bekerja lebih ikhlas untuk membangunan Kabupaten Solok Selatan. 

Sedangkan visioner, digambarkan perlunya inovasi, kreativitas, komitmen  dan etos kerja yang tinggi dari semua pihak dalam pembangunan daerah. 

Dari sudut pandang DPRD, melihat bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah telah berjalan pada track yang benar sesuai dengan visi dan misi pembangunan daerah yang ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Solok Selatan Tahun 2021-2026.

Dalam beberapa waktu terakhir, cukup banyak prestasi yang berhasil ditorehkan oleh Pemerintah Daerah, diantaranya memperoleh 3 (tiga) penghargaan sekaligus dari KPK, yaitu sebagai Pemerintah Daerah dengan Peningkatan Skor Indeks Pencegahan Korupsi (MCP) tertinggi,  Penerbitan sertifikat tanah tertinggi dan Kantor pertanahan dengan penerbitan sertififat terbanyak di Provinsi Sumatera Barat. Penghargaan Implementasi Manajemen Kinerja ASN dari BKN dan Penghargaan BUKA Award Komisi Informasi sebagai daerah dengan tingkat keterbukaan informasi publik yang tinggi.

Terhadap capaian-capaian tersebut, tentu patut kita berikan apresi dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Selatan beserta jajarannya. Namun, perlu kami ingatkan, bahwa penghargaan yang telah diperoleh tersebut, bukanlah merupakan akhir dari sebuah proses dari penyelenggaraan pemerintahan daerah. Masih banyak pekerjaan rumah yang perlu kita selesaikan dalam upaya mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah.

Ke depan, penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah tidaklah semakin ringan, bahkan sebaliknya menjadi lebih berat dari tahun-tahun sebelumnya. Pada tataran global, ancaman resesi dunia, krisis pangan dan kririsi energi, akan sangat berpengaruh terhadap ekonomi makro nasional dan daerah.

Sedangkan dalam lingkup nasional, pada tahun 2024, kita akan melaksanakan pesta besar demokrasi yang prosesnya telah dimulai pada tahun 2023, yaitu Pemilu Serentak untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR-RI, DPD-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota serta Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Kedua tantangan tersebut, sangat menguras pikiran dan energi semua pemangku kepentingan di daerah. Oleh sebab itu, dengan momentum Peringatan HUT Kabupaten Solok Selatan ke 19 Tahun 2023 ini, kita perkuat sinergisitas, kolaborasi dan koordinasi agar pembangunan Kabupaten Solok dapat terus berjalan, meningkat dan melompat jauh ke depan untuk menjadi Kabupaten terbaik di Sumatera Barat. 

Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda dalam hantaran katanya saat penutupan Sidang Paripurna mengatakan. Kita sama-sama telah mengikuti dengan hikmat keseluruhan rangkaian acara Rapat Paripurna Peringatan HUT Kabupaten Solok Selatan ke 19 Tahun 2023. Kami berharap, kagiatan Rapat Paripurna yang kita laksanakan pada Hari ini dalam suasana yang meriah, tidak hanya menjadi agenda serimonial saja.  

Banyak hikmah yang bisa kita ambil  sebagai bekal untuk menjadikan Kabupaten Solok Selatan menjadi lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera dan kita jadikan agenda ini sekaligus sebagai wadah untuk mengevaluasi apa yang sudah kita kerjakan dan apa yang akan kita kerjakan ke depannya.

Dengan telah dilaksanakan keseluruhan rangkaian Rapat Paripurna, izinkan kami menyampaikan permohonan maaf kepada kita semua, apabila dalam pelaksanaan Rapat Paripurna ini terdapat kekurangan-kekurangan yang tidak berkenan pada kita semua.

Dan ucapan terima kasih kami sampaikan juga kepada Bapak/Ibu dan Undangan sekalian  serta pihak-pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu, atas kehadiran, dukungan dan partisipasinya atas terselenggarakan Rapat paripurna DPRD Kabupaten Solok Selatan tahun 2023 ini. (DT)

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 Comments:

Posting Komentar

Item Reviewed: Solok Selatan Genap berusian 19 tahun, Zigo Rolanda Ketua DPRD PimpinParipurna Rating: 5 Reviewed By: Ryan Permana