Articles by "Padang Panjang"

Tampilkan postingan dengan label Padang Panjang. Tampilkan semua postingan

Padang Panjang (Rangkiangnagari) - Tongkat kepemimpinan Bank Nagari Cabang Padang Panjang berganti. Handre Irviyandi, S.H., M.M., mendapat penugasan baru di Kantor Pusat Bank Nagari di Padang, sementara posisi pimpinan cabang kini dipercayakan kepada Rinche Nurdian, S.E., M.M., yang sebelumnya memimpin Bank Nagari Cabang Alahan Panjang.

Pergantian pimpinan tersebut mulai berlaku Senin dan menjadi bagian dari penyegaran manajemen sekaligus keberlanjutan berbagai program serta kemitraan yang telah dibangun selama kepemimpinan Handre.

Selama bertugas sejak Maret 2025, Handre mengatakan Bank Nagari Cabang Padang Panjang terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Padang Panjang, terutama dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Selama bertugas di Padang Panjang, kami banyak melakukan pembinaan terhadap UMKM. Bank Nagari dan Pemko Padang Panjang selama ini saling bersinergi,” kata Handre.

Ia mengatakan dukungan terhadap pelaku usaha mikro menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Usaha-usaha mikro ini juga turut membangun Kota Padang Panjang. Sehingga Bank Nagari bersama Pemkot Padang Panjang saling bersinergi dalam menumbuhkan dan membangun ekonomi,” ujarnya.

Selain dengan pemerintah daerah, Handre menyebutkan Bank Nagari juga menjalin kemitraan dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), pemangku kepentingan, organisasi masyarakat, termasuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Padang Panjang.

Ia berharap berbagai kerja sama yang telah dibangun selama masa tugasnya dapat terus berlanjut meskipun terjadi pergantian pimpinan.

“Kami berharap apa yang sudah dibangun, kolaborasi dan sinergi ini dapat dilanjutkan sehingga kerja sama dengan Pemko Padang Panjang, OPD dan stakeholder lainnya tetap berkelanjutan untuk membangun Kota Padang Panjang ke arah yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank Nagari Padang Panjang yang baru, Rinche Nurdian, mengatakan penugasan tersebut merupakan amanah manajemen untuk melanjutkan program dan menjaga kemitraan yang telah berjalan.

“Kami berharap apa yang sudah menjadi bentuk kerja sama dengan pimpinan sebelumnya, di kepemimpinan kami yang baru ini tetap terlaksana,” kata Rinche.

Ia menegaskan kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemangku kepentingan, masyarakat dan nasabah akan terus diperkuat.

“Eksistensi kami di Kota Padang Panjang tentunya akan tetap terjaga dengan terbentuknya kolaborasi antara seluruh stakeholder yang ada,” ujarnya.

Menurut Rinche, keberlanjutan hubungan dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga peran Bank Nagari di tengah masyarakat Kota Padang Panjang.

Pada hari pertama pergantian pimpinan, jajaran pengurus PWI Kota Padang Panjang turut hadir memberikan apresiasi kepada Handre atas kemitraan yang telah terbangun selama memimpin Bank Nagari Cabang Padang Panjang.

Ketua PWI Kota Padang Panjang Supriyanto alias Bento berharap pergantian pimpinan tidak mengubah pola komunikasi dan kemitraan yang selama ini telah berjalan.

“Terima kasih kepada Pak Handre atas kemitraan yang sudah terbangun dengan baik selama memimpin Bank Nagari Padang Panjang. Kami berharap di bawah kepemimpinan Ibu Rinche, hubungan yang selama ini terjalin dapat terus dilanjutkan,” ujar Bento.

Ia mengatakan PWI Kota Padang Panjang siap mendukung penyebarluasan informasi mengenai berbagai program dan kegiatan Bank Nagari Cabang Padang Panjang kepada masyarakat.

“Kami tentu siap membantu menginformasikan dan mempublikasikan kegiatan yang dilaksanakan Bank Nagari Cabang Padang Panjang,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, PWI Kota Padang Panjang menyerahkan piagam penghargaan kepada Handre atas dedikasi dan kemitraan yang telah dibangun selama bertugas di Padang Panjang.

Piagam penghargaan juga diserahkan kepada Bank Nagari Cabang Padang Panjang sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin dengan insan pers di Kota Padang Panjang.

“Piagam penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi PWI Kota Padang Panjang kepada Pak Handre atas dedikasinya selama bertugas di Padang Panjang dan atas kemitraan yang telah berjalan baik bersama Bank Nagari. Kepada pimpinan baru, kami mengucapkan selamat bertugas dan berharap kemitraan antara Bank Nagari dan insan pers di kota ini terus berlanjut,” tutup Bento.(*01)


PADANG PANJANG (RangkiangNagari) – Jalur Lembah Anai di Sumatera Barat resmi kembali dibuka untuk seluruh jenis kendaraan mulai Senin (27/7/2026). Pembukaan dilakukan setelah pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana longsor dan galodo di kawasan tersebut dinyatakan selesai.

Peresmian pembukaan jalur dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat bersama Satlantas Polres Padang Panjang, Kodim 0307/Tanah Datar, serta kontraktor pelaksana PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI).

Perwakilan BPJN Sumbar menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi jalan yang terdampak bencana.

"Hari ini kami mengucap puji syukur ke hadirat Allah SWT karena pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi dampak bencana alam longsor dan galodo, khususnya di kawasan Lembah Anai, telah selesai dilaksanakan. Mulai hari ini jalur Lembah Anai resmi dibuka untuk segala jenis kendaraan," ujar perwakilan BPJN Sumbar dalam video yang beredar di grup WhatsApp, (27/7/2026).
Dengan dibukanya kembali jalur tersebut, seluruh kendaraan, termasuk angkutan barang, sudah dapat melintas di ruas jalan yang menjadi penghubung utama Kota Padang dengan Kabupaten Tanah Datar dan sejumlah daerah lainnya di Sumatera Barat.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi kawasan Lembah Anai.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melewati jalur Lembah Anai agar tetap berhati-hati dan mematuhi seluruh aturan lalu lintas yang berlaku," ujarnya.

Ia juga mengingatkan pengemudi angkutan barang untuk mematuhi ketentuan mengenai batas muatan dan berat kendaraan sesuai dengan peraturan yang berlaku guna menjaga keselamatan serta kondisi jalan.
Pembukaan kembali jalur Lembah Anai diharapkan dapat memperlancar arus transportasi, mempercepat distribusi logistik, dan mendukung kembali aktivitas ekonomi masyarakat yang sempat terdampak akibat bencana alam di kawasan tersebut.


PADANG PANJANG (Rangkiangnagari) - Pemerintah Kota Padang Panjang kembali mencatat prestasi yang diterima dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-10 secara berturut-turut.

Capaian ini sekaligus menempatkan Kota Padang Panjang sebagai salah satu daerah terbaik di Sumatera Barat dalam tindak lanjut hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Selain mempertahankan opini WTP, Padang Panjang juga mencatat indeks tindak lanjut hasil pemeriksaan sebesar 86,02 persen.

Angka tersebut mengantarkan Kota Padang Panjang berada pada peringkat kedua terbaik di Provinsi Sumatera Barat dalam penyelesaian rekomendasi BPK.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dilaksanakan di Kantor BPK Perwakilan Sumatera Barat, Jumat (29/5/2026).

LHP tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Sumbar, Sudarminto Eko Putra kepada Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, didampingi Ketua DPRD Imbral.

Dalam kesempatan tersebut, BPK memberikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kota Padang Panjang dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah.

Sudarminto Eko Putra menyampaikan bahwa opini WTP diberikan karena laporan keuangan telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Menurutnya, konsistensi tersebut juga menunjukkan tidak adanya perbaikan berkelanjutan dalam sistem pengelolaan keuangan daerah dari waktu ke waktu.

Hal itu termasuk peningkatan kepatuhan terhadap tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK yang terus menunjukkan tren positif.

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menyampaikan rasa terima kasih atas keberhasilan meraih opini WTP ke-10 tersebut.

Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran pemerintah daerah.

Mulai dari perangkat daerah, DPRD, hingga seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam penyusunan laporan keuangan.

Menurut Hendri, keberhasilan tersebut bukan sekedar pencapaian administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Padang Panjang terus berkomitmen menjaga integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan daerah.

Seluruh catatan dan rekomendasi dari BPK, selanjutnya, akan segera ditindaklanjuti secara serius sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian berbagai masalah teknis, termasuk pengelolaan aset daerah yang masih menjadi perhatian.

Hendri berharap tidak ada lagi temuan berulang pada tahun-tahun berikutnya yang dapat menghambat peningkatan kualitas tata kelola keuangan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Padang Panjang, Zia Ul Fikri, turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.

Ia menyebut bahwa prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BPKD untuk terus meningkatkan kualitas kerja.

Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah akan terus dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Zia menegaskan bahwa keberhasilan meraih WTP ke-10 ini tidak lepas dari kerja sama melintasi perangkat daerah yang solid.

Ia juga mengapresiasi peran Inspektorat dan seluruh OPD yang telah mendukung proses penyusunan laporan keuangan daerah.

Dengan capaian ini, Pemerintah Kota Padang Panjang berharap dapat terus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Selain itu, Pemko juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui tata kelola pemerintahan yang baik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekretaris Daerah Wita Desi Susanti, Staf Ahli Wali Kota Dian Eka Purnama, Kepala Inspektorat Ferino Romiko.

Hadir pula Kepala Dinas Kominfo Harry Rizka Perdana serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya yang mengikuti kegiatan penyerahan LHP tersebut.

Dengan raihan WTP ke-10 ini, Pemerintah Kota Padang Panjang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Ke depan, Pemko bertekad untuk meningkatkan kualitas tata kelola agar semakin efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil.

Capaian ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh aparatur untuk terus bekerja dengan integritas dan profesionalisme tinggi.

Selain sebagai prestasi, WTP ke-10 ini menjadi bukti nyata bahwa reformasi birokrasi di Kota Padang Panjang terus berjalan dengan baik.

Pemerintah Kota Padang Panjang optimis dapat mempertahankan pencapaian tersebut pada tahun-tahun mendatang dengan perbaikan berkelanjutan di semua sektor. 

PADANG PANJANG (RangkiangNagari) - Ketua TP PKK Kota Padang Panjang, Ny Maria Feronika Hendri Arnis meninjau warga penerima bantuan dari Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi di Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat, Ahad (15/3/2026).

Warga atas nama Mainar itu mendapatkan bantuan Rp25 juta dari Baznas Provinsi untuk rehabilitasi rumah layak huni. Selain itu, Wagub Vasko juga memberikan bantuan berupa 50 sak semen guna mendukung perbaikan rumahnya.
Dalam peninjauan tersebut, Ny. Maria didampingi Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Winarno, Camat Padang Panjang Barat Romi Ar Rahman, Lurah Tanah Hitam Wetriko, serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), pendamping PKH dan unsur terkait lainnya.

Ny. Maria menyampaikan Pemerintah Kota terus berupaya hadir membantu masyarakat yang membutuhkan agar kesejahteraan warga dapat terjamin.
“Pemko tidak akan membiarkan masyarakat hidup dalam kesusahan. Kami akan mencarikan solusi agar semua dapat hidup lebih layak dan tercukupi. Tidak hanya Pemko, Baznas Kota Padang Panjang serta pihak-pihak lain juga akan turut membantu,” ujarnya.
Selain bantuan tersebut, keluarga Mainar juga tercatat menerima beberapa program bantuan sosial dari pemerintah. Di antaranya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra pada akhir 2025 sebesar Rp900 ribu serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Rp600 ribu setiap bulan yang mulai diterima sejak Februari 2026.

Salah seorang anak dari keluarga tersebut juga pernah menerima bantuan pendidikan dari Baznas Padang Panjang Rp1,5 juta pada 9 September 2025.

Kadis Winarno menjelaskan, keluarga Mainar sebelumnya juga telah diusulkan untuk program bedah rumah pada 2024. Namun, usulan tersebut belum dapat direalisasikan karena status lahan yang ditempati belum jelas.
“Yang bersangkutan juga termasuk desil tiga. Untuk PKH belum dapat diusulkan kembali karena tidak memiliki komponen PKH seperti pendidikan dan lansia. Sementara untuk bantuan bedah rumah dapat direalisasikan setelah status tanahnya diselesaikan terlebih dahulu,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Baznas Kota Padang Panjang juga menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga Mainar sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.

 

#Rn




Penyerahan bantuan bagi korban kebakaran Sungai Andok Padang Panjang dari Bank Nagari, Baznas dan Pemko Padang Panjang 

Padang panjang (Rangkiangnagari) - Kepedulian terhadap korban kebakaran di RT 6 Kelurahan Sungai Andok, Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB) terus berlanjut. Setelah sebelumnya bantuan Pemerintah Kota menyalurkan bantuan kebutuhan dasar, lanjutan kembali diberikan bersama Baznas dan Bank Nagari, Sabtu (21/2), di lokasi pengungsian sementara di Masjid Nurul Khairat.

Pemko melalui Dinas Sosial PPKBPPPA menyerahkan berupa peralatan dapur dan paket sembako. Sementara itu, Bank Nagari menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp5 juta.

Baznas melalui Program Padang Panjang Peduli juga memberikan bantuan bagi empat rumah terdampak, masing-masing senilai Rp15 juta. Bantuan tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan bahan bangunan yang pembeliannya difasilitasi langsung oleh Baznas sesuai kebutuhan korban.

Dalam musikbah tersebut, empat rumah terdampak yang membentuk lima kepala keluarga dengan total 24 jiwa. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kejaksaan Negeri, Adhi Setyo Prabowo, Ketua Baznas, Novi Hendri, sejumlah pejabat Pemko, serta tokoh masyarakat setempat.

Adhi menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang dialami warga. “Kami juga berbelasungkawa atas musibah ini. Semoga para korban diberikan kesabaran dan kekuatan, serta bantuan yang diberikan dapat meringankan beban,” ujarnya.

sebut merupakan wujud kepedulian masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan kepada Baznas.

"Musibah ini tentu tidak kami inginkan. Kami mengajak para korban untuk bersabar. Bantuan ini berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang kami distribusikan melalui Program Padang Panjang Peduli. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan dananya," ungkapnya.

Sementara itu, Pimpinan Bank Nagari Cabang Kelas D Balai Kota, Asmi Hartati turut menyampaikan rasa duka dan harapan agar para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.

Ketua KAN Bukit Surungan, Faiz Fauzan El Muhammady Datuak Bagindo Marajo, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian berbagai pihak terhadap warganya yang tertimpa musibah. “Dengan adanya bantuan ini, kami berharap para korban kebakaran dapat segera memulihkan kondisi dan membangun kembali rumah serta kehidupan mereka,” tuturnya. ( pm.*01).



PADANG PANJANG (RangkiangNagari) - Setelah Agam, kasus dugaan keracunan MBG (Makan Bergizi Gratis) kini terjadi di Padang Panjang. Sebanyak 7 orang siswa SDN 09 Padang Panjang Timur mengalami muntah-muntah usai menyantap MBG pada Selasa (7/10), sementara puluhan lainnya mengalami demam.

Tujuah orang siswa itu langsung dibawa ke RSUD Padang Panjang dan kini sedang menjalani perawatan sekaligus observasi. "Ada 7 orang yang sedang kami tangani. Kami belum bisa memastikan apakah memang keracunan MBG atau tidak, kita harus observasi dulu," kata Kabid Pelayanan RSUD Marlina saat dihubungi via HPnya, Selasa (7/10) siang.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Nasrul yang dihubungi secara terpisah membenarkan bahwa ada 7 orang siswa SD 09 PPT yang mengalami muntah-muntah usai menyantap MBG. Namun ia belum bisa memastikan apakah faktor keracunan makanan atau sebab lainnya.

"Belum bisa dipastikan (keracunan makanan atau sebab lain-red). Usai mendapat laporan, saya langsung menghubungi dinas kesehatan dan pihaknya lainnya untuk menangani anak yang muntah-muntah. Sampel makanan pun dibawa ke labor, guna pemeriksaan kondisinya," jawabnya.
Nasrul mengaku, usai kejadian di Agam, pihaknya sudah mewanti-wanti pihak terkait agar lebih berhati-hati dalam menyiapkan MBG. "Yang pasti siswa yang muntah-muntah sudah ditangani. Dan kita menunggu hasil observasi pihak RSUD dan hasil cek labor terhadap makanan yang disantap siswa,"

 

#Rn

PADANG PANJANG (RangkiangNagari) - Pemerintah Kota Padang Panjang akan memusatkan penyelenggaraan Salat Idul Adha 1446 H di Lapangan Khatib Sulaiman Bancalaweh.

Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako, Nofiyanti Minggu (1/6/2025) menyebutkan, bertindak sebagai Khatib Salat Id, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Padang Panjang, Buya Zulhamdi dan Imam, Ustaz Alwatan.

"Bagi masyarakat Padang Panjang mari kita bersama-sama melaksanakan salat di sana," ajaknya.
Apabila cuaca tidak mendukung atau hujan, kata Nofiyanti, Pemko juga telah menyiapkan dua alternatif tempat yaitu Masjid Ilham Bancalaweh dan Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Tanah Hitam.
Di samping itu, Nofiyanti juga mengingatkan agar masyarakat diminta menjaga kebersihan lapangan, menghindari penumpukan sampah seusai pelaksanaan salat.

"Mari kita sama-sama melaksanakan salat Idul Adha, dan menjaga kebersihan lapangan seusai salat," katanya, seperti dikutip dari kominfo.

 

#Rn

PADANG PANJANG (RangkiangNagari) - Pelaksana Harian (Plh) Walikota Padang Panjang, Dr. Winarno, ME menyampaikan kondisi terkini pascabanjir bandang pada Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Lintas Sektor, Kamis (6/6/2024).

Rakor dipimpin Kepala Badan Nasinal Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, secara virtual, di Ruang VIP Lantai II Balai Kota.

Dalam penyampaiannya, Winarno mengatakan, kondisi Padang Panjang saat ini yang sudah dilakukan beberapa penanganan darurat di beberapa lokasi terdampak.

"Saat ini di Lubuk Mata Kucing dan Jembatan Tanjung sedang dilakukan penanganan darurat. Untuk jembatan Tanjung sudah dibuat jembatan darurat. Begitu juga di SMA N 1 Sumbar sudah dibuat juga jembatan sementara," ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan untuk revitalisasi sawah sebanyak 21,14 hektare dengan kondisi dipenuhi pasir.
"Begitu juga dengan 11 unit irigasi yang rusak, tiga di bawah Pemprov delapan di bawah naungan Pemko. Ini bisa menghabiskan dana lebih kurang setengah miliar," tuturnya lagi.

Akibat bencana ini juga tedapat 16 rumah yang terdampak. Lima rusak berat, tiga rusak sedang dan delapan rusak ringan. Saat ini sedang menunggu status tanah untuk relokasi mandiri.

"Jalan Lubuk Mata Kucing sedang dinormalisasi. Jembatan Tanjung dalam waktu dekat bisa diperbaiki dan digunakan lagi," harapnya.
Rakor juga diikuti perwakilan dari Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Limapuluh Kota, Pemprov Sumbar dan Kementerian terkait. 


#Rn

PADANG PANJANG (RangkiangNagari) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat menginisiasi kegiatan Jambore Demokrasi Pelajar di Padang Panjang. Kegiatan jambore demokrasi diikuti sejumlah pelajar utusan berbagai sekolah di Sumbar.

Koordinator Divisi Teknis KPU RI, Idham Holik, Kamis (9/5) menilai, Jambore Demokrasi Pelajar yang diinisiasi KPU Sumbar, merupakan literasi politik yang secara spesifik menyasar kelompok pemilih milenial di Pilkada Nasional Serentak 2024.

"Jambore Demokrasi Pelajar ini merupakan ide literasi kepemiluan dari KPU Sumatera Barat yang layak ditiru daerah lainnya di Indonesia," ungkap Idham Holik.
Jambore Demokrasi Pelajar ini diikuti 24 Pramuka Penegak (pelajar SMA-red) utusan 19 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat serta 2 orang pendamping.
Pramuka Penegak yang terdiri dari 12 orang pria (pa) dan 12 orang perempuan (pi) itu, akan dikenalkan berbagai hal teknis tentang Pilkada Serentak Nasional 2024, selama tiga hari kegiatan. Mulai dari proses pencalonan, kampanye, pemungutan suara hingga penetapan hasil.

Sementara, Pj Wali Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra mengucapkan terimakasih atas kepercayaan KPU Sumbar yang memilih kota serambi mekah ini, sebagai lokasi pelaksanaan jambore.

"Ini sebuah kehormatan bagi Padang Panjang, terlebih jambore demokrasi ini merupakan yang pertama di Indonesia,"

 

#Rn

PADANG PANJANG (RangkiangNagari) – Pemerintah Kota siapkan penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1445 Hijriah di Lapangan Bancalaweh.

Keputusan ini diambil dalam rapat persiapan pelaksanaan Salat Id yang dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota, Dr. Winarno, di Ruang VIP Balai Kota pada Senin (1/4), yang dihadiri oleh beberapa instansi terkait.
Winarno menyampaikan meskipun 1 Syawal 1445 H masih menunggu pengumuman resmi dari Pemerintah, Pemko bersama dengan pihak terkait telah sepakat untuk menyelenggarakan Salat Id di Lapangan Bancalaweh.
“Salat Id di Bancalaweh akan dilaksanakan asalkan cuaca tidak hujan dan tidak ada abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi,” katanya.

Lebih lanjut, ia menambahkan jika terjadi hujan, maka Salat Id dipindahkan ke Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre. Selain itu, juga akan disiapkan tiga masjid alternatif di sekitar Lapangan Bancalaweh, yaitu Masjid Tauhid Pasar Baru, Masjid Ilham Koto Panjang, dan Masjid Al Ikhlas Tanah Hitam.
Ia meminta dukungan dari pihak terkait agar pelaksanaan Salat Idulfitri dapat berjalan lancar.

 

#Rn

PADANG PANJANG (RangkiangNagari) - Pemerintah Kota, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kesbangpol, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, TNI, dan Polri, telah mendistribusikan masker kepada pejalan kaki dan pengendara di Simpang Tiga M. Sjafei serta di depan Kantor BPBD Kesbangpol pada Rabu (27/3).

Sebanyak 19 personel gabungan terlibat dalam pembagian 4.000 masker ini sebagai langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik Gunung Marapi yang melanda Kota Padang Panjang.
Kepala BPBD Kesbangpol, I Putu Venda, S.STP, M.Si, mengajak masyarakat untuk kembali mengenakan masker guna mencegah dampak berkepanjangan yang bisa disebabkan oleh abu vulkanik.
“Pembagian masker ini ditujukan untuk pengendara, pejalan kaki, pengunjung pasar, dan anak sekolah. Mengingat situasi saat ini, kami mendorong masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Selain itu, saat berkendara, penting untuk selalu menutup kaca helm dan menggunakan masker agar melindungi mata dan pernapasan dari abu. Semoga kabut abu ini segera berlalu,” harapnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota, melalui BPBD, terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung serta Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi.
Sebagaimana diketahui, gunung tersebut kembali meletus pada Rabu dinihari, diikuti oleh kolom abu dengan intensitas tebal mencapai ± 1.500 m di atas puncak (± 4.391 m di atas permukaan laut), yang condong ke arah barat. Letusan terbaru terjadi pada pukul 11:22 WIB pada hari yang sama.

 

#Rn

Padang Panjang (RangkiangNagari) – Pemerintah Kota Padang Panjang akan menggelar Operasi Pasar Murah di depan pintu masuk Pasar Pusat Padang Panjang, Kamis (7/3).

Operasi pasar murah ini merupakan upaya untuk mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga beberapa kebutuhan pokok.
“Kita melakukan operasi pasar murah untuk beberapa kebutuhan pokok, guna menekan angka inflasi,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdakop UKM), Jevie C. Eka Putra, M.T.
Sebanyak 11 komoditi utama akan disediakan dalam operasi pasar murah ini, di antaranya  minyak goreng Rp13.000/liter, beras SPHP Rp57.500 per 5 kg. telur ayam ras Rp50.000/sak, gula pasir Rp16.000/kg.Selain itu, tersedia juga minyak goreng Bimoli 1 liter Rp21.500/pcs, minyak goreng , bimoli 2 liter Rp42.000/pcs, santan Mama Koko Rp3.000/pcs, bihun Bijag Gurih , Tunas Bawang Rp33.000/pcs, kecap Indofood 520 ml Rp14.000/pcs, SKM Indomilk pouch 545 gram Rp17.000/pcs, Segitiga Biru Rp12.000/pcs, sarden Asahi 155 gram Rp5.000/kaleng.

Kegiatan ini merupakan sinergitas antara Pemko Padang Panjang dengan Bulog dan Distributor PT Indomarco yang akan berlangsung selama satu hari saja.
“Selain menekan angka inflasi, kita menggelar kegiatan ini juga untuk menyambut bulan suci Ramadan,” kata Azani Maizuar, M.I.Kom, Kabid Perdagangan dan Perindustrian Disperdakop UKM.

Masyarakat Padang Panjang diimbau untuk berbondong-bondong berbelanja di pasar murah ini karena harga kebutuhan pokok jauh lebih rendah dari harga biasanya.

 

#Rn

PADANG (RangkiangNagari) – Menghadapi dampak abu erupsi Gunung Marapi yang telah melanda Kota Padang Panjang dalam beberapa hari terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Perhubungan (Dishub) telah melakukan pembagian masker secara serentak pada hari Senin (4/3).

Pembagian masker dilakukan di lima lokasi berbeda, yaitu di depan Kantor BRI, Simpang M. Sjafei, Simpang Pasar Pusat, Simpang AB Mart, dan Simpang Bioskop Karya. Kepala BPBD Kesbangpol, I Putu Venda, SSTP, M.Si, menyatakan bahwa masker tersebut dibagikan kepada para pengguna jalan dengan harapan dapat melindungi mereka dari ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) yang disebabkan oleh abu vulkanik.
Total 7.000 masker telah dibagikan pada hari tersebut. Sebanyak 2.500 masker jenis N95 disediakan oleh BPBD Kesbangpol, dan 4.500 masker medis disediakan oleh PMI Padang Panjang, termasuk 500 masker bantuan dari PMI Provinsi Sumatera Barat dan 4.000 masker dari Dinas Kesehatan Kota.

Venda menekankan pentingnya untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan perlindungan seperti masker dan kaca helm saat berkendara, untuk melindungi diri dari abu vulkanik. Dia berharap agar situasi kabut abu dapat segera berlalu.
Selain itu, Venda juga mengajak masyarakat untuk membiasakan diri menggunakan masker sebagai tindakan pencegahan terhadap efek abu vulkanik. Bagi yang membutuhkan masker, mereka dapat langsung mendapatkannya di Kantor BPBD Kesbangpol.

Ketua PMI Kota Padang Panjang, Herki Toni, SKM, MARS, menegaskan bahwa pembagian masker ini sebagai tanggapan terhadap erupsi Gunung Marapi yang masih berlangsung. PMI berkomitmen untuk terus memantau situasi dan memberikan bantuan darurat kepada masyarakat yang membutuhkan, serta mendukung upaya pemerintah dalam penanganan bencana ini.
Herki Toni juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang dalam menghadapi situasi darurat ini, serta selalu menggunakan masker dan pelindung mata saat beraktivitas di luar rumah.

 

#Rn

Padang Panjang (Rangkiangnagari) - Anggota Komisi V DPR RI, Athari Gauthi Ardi terus tunjukkan komitmen nya dalam mendukung pendidikan berbasis agama di Sumatera Barat. Ia telah banyak berkontribusi terutama dalam agenda pemenuhan kebutuhan infrastruktur untuk para santri

Kali ini Athari menuntaskan harapan santri di pondok pesantren bersejarah di Sumatera Barat yaitu Thawalib Padang Panjang. Sekolah Islam modern pertama di zaman Hindia-Belanda tersebut mendapat program pembangunan berupa Rusunawa dengan anggaran 7,1 Miliar. Hal itu dibuktikan dengan diresmikannya Rusunawa tersebut pada Senin (05/02).

"Gedung Rusunawa yang diperuntukkan untuk asrama dengan tiga lantai ini berkat upaya dan perhatian dari beliau (Athari) melalui kementerian PUPR," kata Sonny Budaya Putra, Penjabat (Pj) Wali kota Padang Panjang dalam sambutannya.

Athari merasa bersyukur pembangunan Rusunawa tersebut berjalan lancar. Ia berharap gedung tersebut dapat membangkitkan semangat para santri untuk terus menimba ilmu.

"Alhamdulillah, berkat kerjasama kita semua gedung Rusunawa ini telah selesai dibangun dengan baik. Tentu dengan adanya fasilitas ini menjadi pendobrak semangat bagi para santri untuk terus belajar, menimba ilmu agama yang amat penting bagi generasi kita kedepan dalam membangun peradaban," ujar anggota DPR RI itu.

Wasekjend Partai Amanat Nasional itu kemudian menyampaikan betapa pentingnya pendidikan berbasis agama untuk menghadapi tantangan di era modern ini.

"Kita sama-sama tau bagaimana tantangan bagi generasi muda kita, tantangan di era modern cukup mengancam. Pastinya salah satu yang bisa menjawab tantangan tersebut adalah pendidikan berbasis agama dan sejarah sudah membuktikan hal itu," pungkas Athari. (Rn/Lz)

Padang Panjang (RangkiangNagari) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Panjang melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang di sepanjang zona larangan KPU pada Senin (15/1). Penertiban ini dilakukan bersama TNI-Polri, Satpol PP Damkar, Dishub, BPKD, PPK, PPS, dan Panwascam.

Tim penertiban dibagi menjadi empat tim, dua tim di kawasan Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB) dan dua tim di Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT). Ketua Bawaslu Padang Panjang, Hidayatul Fajri, S.IP, menyampaikan bahwa tim turun untuk menertibkan APK di zona yang dilarang KPU Padang Panjang. Setiap APK yang tidak sesuai dengan aturan dibongkar dan ditertibkan.
“Kegiatan ini dilakukan setelah tiga hari sebelumnya pada 12 Januari lalu, kami sudah menyurati partai politik (parpol) agar setiap APK yang terpasang tidak sesuai dengan aturan KPU, silakan dibongkar secara mandiri. Namun ternyata setelah kami turun ke lapangan, masih banyak APK yang dipasang tidak sesuai aturan seperti di jalan protokol, zona merah KPU, pohon, dan tiang listrik,” jelasnya.

Fajri menambahkan bahwa dalam penertiban hanya ditemukan baliho yang melanggar pemasangan, sementara tidak ada baliho yang melanggar materi seperti yang berisi kata-kata negatif dan sejenisnya. Ini merupakan tahapan pertama penertiban APK, dan akan ada tahapan kedua dan ketiga pada masa minggu tenang.
Kasat Satpol PP Damkar, Benny, S.STP, menjelaskan bahwa tim penertiban sebanyak 32 orang telah ditugaskan untuk menertibkan APK. Mereka disebar ke seluruh wilayah Kota Padang Panjang.

“Tim akan membongkar semua APK yang menyalahi aturan. Apalagi APK yang dipasang di pohon dan tiang listrik, akan langsung ditertibkan,” katanya.
Benny berharap agar ke depan semua APK yang dipasang di Padang Panjang sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. 


#Rn

PADANG PANJANG (RangkiangNagari) - Kegiatan di luar ruangan sekolah seperti upacara bendera, kegiatan keagamaan, dan olahraga ditiadakan sementara waktu pascakenaikan level Gunung Marapi dari Waspada (level II) ke Siaga (level III).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Nasrul, Jumat (12/1) mengatakan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Wali Kota Nomor 3 Tahun 2024 tentang Imbauan Waspada Erupsi Gunung Marapi dan Surat Kepala Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tertanggal 9 Januari 2024.
“Kepada TK, SD dan SMP se-Kota Padang Panjang, kami mengimbau menghentikan seluruh kegiatan di luar ruangan seperti upacara bendera, kegiatan keagamaan dan olahraga sampai dengan pemberitahuan selanjutnya,” ujarnya.
Nasrul meminta seluruh warga sekolah, memakai pelindung seperti masker pada saat datang dan pulang sekolah.
“Tetap tenang, tidak panik, tidak terpancing isu-isu tentang letusan Gunung Marapi,” tuturnya. 


#Rn

PADANG PANJANG (RangkiangNagari) – Dalam upaya mengatasi dampak abu erupsi Gunung Marapi yang melanda Kota Padang Panjang, Pemerintah Kota (Pemko) melakukan pembagian masker secara serentak kepada beberapa satuan pendidikan pada Senin (8/1). Pembagian masker dilakukan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota (Pj Sekdako) Winarno, M.E, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mardiansyah, S.Kom, Pelaksana Tugas Ketua Tim Penggerak PKK (Pj Ketua TP-PKK) Sri Hidayani Sonny, S.E, Akt, bersama sejumlah pimpinan DPRD dan pejabat di lingkungan Pemko.
Lokasi pembagian masker mencakup sejumlah lembaga pendidikan seperti TK Pembina, TK Pertiwi, SD Komplek Guguak Malintang, SD Komplek Teladan, SDN 9 Padang Panjang Timur (PPT), SMPN 1, 2, 3, 4, 5 dan 6.
Winarno menyampaikan bahwa masker tersebut dibagikan kepada 2.393 peserta didik dan 311 guru. “Semoga masker ini dapat menghindarkan kita dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat abu vulkanik tersebut,” harapnya.
Mardiansyah, dalam kesempatan tersebut, mengajak siswa untuk kembali membiasakan menggunakan masker guna mencegah efek dari abu vulkanik. “Kurangi aktivitas di luar rumah dan saat berkendara, jangan lupa menggunakan helm dan masker untuk melindungi mata dan hidung dari abu. Kami berharap situasi kabut abu ini segera berlalu,” ucapnya.

Di tempat lain, Sri Hidayani, yang juga Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Padang Panjang, menyampaikan pesan saat memberikan masker di TK Negeri Pembina. Ia mengingatkan bahwa abu vulkanik Marapi dapat mengganggu kesehatan anak-anak.
“Anak-anak diharapkan tidak beraktivitas di luar ruangan. Jika harus berada di luar ruangan, pastikan mereka menggunakan masker. Selain itu, penting untuk sarapan dengan menu sehat dan bergizi agar sistem kekebalan tubuh tetap kuat,” pesannya.

 

#Rn

PADANG PANJANG (RangkiangNagari) – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diimbau mengurus sertifikasi halal. Saat ini diterbitkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag).

Pendamping Proses Produk Halal (PPH) dari Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Padang Panjang, Wahyu Salim, Senin (1/1) mengatakan, sertifikasi halal bisa didapatkan secara gratis untuk produk makanan dan minuman tanpa unsur bahan daging sembelihan. Seperti kambing, ayam, dan sapi.
Pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui website sihalal.com.

Pelaku usaha terlebih dahulu membuat akun dan mengajukan sertifikasi halal.

“Bagi yang kurang paham bisa langsung ke Kankemenag atau Disperdakop UKM,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, pengajuan sertifikasi halal gratis (Sehati) ialah melalui mekanisme self declare.

Artinya pemilik usaha secara jujur menyampaikan bahan dan produksinya itu terjamin.
Pendamping PPH selanjutnya melakukan verifikasi dan validasi atas pernyataan pelaku usaha.

“Untuk dapat melaksanakan self declare, diperlukan adanya Pendamping PPH,” sebutnya.
UMKM yang ingin mendapatkan sehati, lanjutnya, mesti memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Kemudian memiliki hasil penjualan tahunan (omzet) maksimal Rp500 juta, dibuktikan dengan pernyataan mandiri.

Ditambahkannya, hingga 17 Oktober 2024 seluruh produk makanan dan minuman mesti tersertifikasi halal.

“Harapannya, lewat sertifikasi halal ini kepercayaan konsumen meningkat. UMKM bisa meningkatkan pangsa pasar, meningkatkan daya saing bisnis. Dengan memiliki sertifikat halal, produk UMKM akan lebih diterima di pasaran, terutama di kalangan konsumen muslim yang membutuhkan produk halal lagi baik,” katanya.

 

#Rn

PD. PANJANG (RangkiangNagari) – Sejumlah pendaki yang menjadi korban erupsi Gunung Marapi dibawa petugas ke RSUD Padang Panjang.

Sejak malam hingga dinihari tadi, ada 6 korban yang masuk ke rumah sakit pemerintah itu.

“Totalnya ada 6 orang korban. Mereka mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuhnya, seperti wajah, tangan dan kaki,” kata Direktur RSUD Padang Panjang, Lismawati R, Senin (4/12).
Keenam korban itu adalah Widya Azhamul (warga Kampung Dalam Padang Pariaman), Rexi Wendesta (Koto Tangah Padang), Bima Pratama Nasra (Piai Padang), Tita Cahyani (Padang Pariaman), Rofid Al Hakim (Padang) dan M. Fadli (Batusangkar).

“Korban atas nama Rexi sudah boleh pulang, Bima minta pindah ke rumah sakit di Padang, Widya dan Tita ditangani di ruang bedah, Rofid dan Fadli masih di IGD,” terangnya.

Lismawati mengaku, luka bakar yang dialami korban paling berat mencapai 24 %. “Jika ada korban lain, kita siap menerima dan memberikan perawatan terbaik,” pungkasnya. 


#Rn

PADANG PANJANG (RangkiangNagari) – Padang Panjang kembali jadi tuan rumah pembukaan (Grand Opening) kegiatan Minangkabau Travel Mart (MTM) V-2023. Ini sudah kali kelima MTM digelar di Kota Serambi Mekkah.

Kali ini pembukaan MTM dipusatkan di Aula Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang, Selasa (7/11) malam. MTM ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Sumatera Barat yang bertujuan membangkitkan pariwisata di Indonesia, khususnya di Sumbar.

Acara dibuka Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako), Dr. Winarno, M.E. ia mengucapkan terima kasih karena terus mempercayakan Padang Panjang sebagai lokasi grand opening Minangkabau Travel Mart.
Menurutnya, suatu kebanggaan sendiri mendapat kepercayaan dari DPP dan DPD ASPPI terhadap pengembangan usaha kepariwisataan di Kota Padang Panjang.

“Padang Panjang selalu dilibatkan dalam kegiatan MTM. Mulai dari MTM pertama hingga yang keempat. Saat ini yang kelima tetap jadi pilihan, baik sebagai lokasi kunjungan dari peserta MTM hingga dipercaya sebagai lokasi penyelengaraan opening ceremony. Semoga MTM ini bisa terus berlanjut dan mempromosikan serta mengembangkan wisata di Padang Panjang khususnya dan Sumatera Barat umumnya,” sebut Winarno.

Ditambahkannya, MTM merupakan wujud nyata dalam mempertemukan para pelaku pariwisata dalam sebuah “Business Meeting”. Karena hadir saat ini buyer dan seller dari berbagai negara seperti Malaysia, Thailand dan lainnya.

Sementara Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Nurasrizal, M.T mengatakan, pihaknya ikut berpartisipasi mengikuti MTM. Apalagi sekarang ini kembali mendapatkan kepercayaan penyelenggaraan kegiatan ini di Padang Panjang.

“Kami berharap semoga kami tahun berikutnya kami masih tetap dilibatkan dan turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Serta bisa membawa perubahan bagi pariwisata Padang Panjang,” sebutnya.

Sementara itu Ketua Umum DPP ASPPI, Agus Pahlevi, M.Par, sangat mengapresiasi penyelenggaraan MTM yang telah memasuki tahun kelima.

“Setiap diselenggarakan kegiatan MTM ini, selalu ada yang berbeda dalam konsep penyelenggaraan kegiatannya. Karena perlu diketahui, kegiatan ini menghadirkan buyer dan seller tidak hanya dari Indonesia. Ada juga dari negara lain yang akan mempromosikan pariwisata di negaranya,” kata Agus.

Sedangkan pengurus DPD ASPPI Sumbar, Hade Ranty Juma, S.T.Par menyampaikan, kegiatan yang rutin digelar sejak 2015 itu, melibatkan 150 buyer and seller dari Indonesia, Malaysia dan Thailand. Kegiatan berlangsung hingga 10 November mendatang. 


#Rn

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.