Meriahkan Peringatan PDPRI, Gali Peristiwa Sejarah dan Promosikan Pariwisata Daerah

PADANG (RangkiangNagari) – Rangkaian peringatan Hari Bela Negara (HBN) 2022 sudah dimulai. Diawali dengan Tour Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) Rabu (14/12/2022) di Kabupaten Solok Selatan (Solsel).

Kal ini rangakain peringatan PDRI dikemas dengan sejumlah kegiatan menarik. Sedikit berbeda dengan tahun lalu. Jika sebelumnya, Tour PDRI diisi dengan lomba sepeda, sekarang justru menjadi lebih santai. Diikuti peserta dengan sepeda klasik, ontel.
Kemudian, melibatkan anak-anak sekolah untuk mengenal sejarah PDRI. Sehingga generasi muda di Sumatera Barat tidak melupakan sejarah penghubung mata rantai kemerdekaan Indonesia yang ada di Sumatera Barat.

Tour PDRI yang diikuti puluhan komunitas sepeda itu dilepas oleh Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat (Sumbar), Luhur Budianda, Sekdakab Solsel Syamsurizaldi dan Forkopimda Solsel, dengan start dimulai di depan Kantor Bupati Solsel.

Rombongan pesepeda ini gowes mengitari jalur-jalur yang pernah dilalui dan disinggahi rombongan Ketua PDRI waktu dulu, Syafruddin Prawiranegara.

Di mana rombongan pesepeda ini mbersepeda menuju Tugu PDRI, Stasiun Pemancar Radio PDRI. Kemudian berlanjut ke Bidar Alam dan finish di SMPN 6 Solsel.

Selain komunitas pesepeda, ikut dalam rombongan pesepeda tersebut OPD Pemprov Sumbar dan forkopimda. Tour PDRI siang itu berlangsung meriah. Sepanjang jalan rombongan pesepeda disambut hangat masyarakat dan murid SD dengan mengibarkan bendera merah putih.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Luhur Budianda mengatakan pelaksaan Tour de PDRI 2022 memang agak berbeda dari tahun sebelumnya, terutama dari konsep yang akan ditonjolkan.

Sebelumnya lebih diberatkan pada kegiatan sepeda yang diikuti oleh ratusan pesepeda dari berbagai daerah di Sumbar. Namun tahun ini lebih diberatkan untuk menggali peristiwa sejarah PDRI serta mempromosikan pariwisata daerah yang dilewati.

“Kita sengaja membawa influencer agar makin menggaungkan sejarah PDRI ini terutama bagi generasi muda yang mayoritas pengguna media sosial,” katanya.

Peserta juga sengaja diinapkan di desa wisata di Solok Selatan agar bisa mengeksplorasi kekayaan potensi wisata daerah.

“Hampir semua daerah di Sumbar memiliki potensi wisata yang luar biasa. Potensi ini harus kita angkat agar makin dikenal. Apalagi kita juga memiliki program Visit Beautiful West Sumatera 2023,” ujarnya.

Ia berharap Tour de PDRI kali ini selain bisa memberikan edukasi tentang sepenggal perjuangan bangsa yang mempertahankan NKRI selama delapan bulan di hutan belantara Sumatera Barat, juga bisa mempromosikan wisata untuk mendukung Visit Beautiful West Sumatera 2023.

 

#Rn

Labels: , ,
[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.