Dr Ir. Herry Bahrizal Tanjung Terpilih sebagai Ketua APPKPPMI Nasional


Dr Ir Herry Bahrizal Tanjung Ketua Umum APPKPPMI Nasional (2026-2030)

Jakarta (Rangkiangnagari) - Dr. Ir. Herry Bahrizal Tanjung M, Si Ketua Prodi S.2 Ilmu Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan di Pascasarjana Unand Padang, terpilih  sebagai Ketua Umum Assosiasi Penyuluh Pertanian, Komunikasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia ( APPKPPMI) periode 2026-2030 melalui Zoom Metting Sabtu, ( 24/1).

Rapat Umum Anggota ( RUA) yang merupakan forum tertinggi organisasi ini digelar secara hybrid (offline dan Online). Secara offline kegiatan dipusatkan di Universitas Jember Jawa Timur. Sebagai Ketua Panitia Ir. Lenny Widjayanthi, SP, MSi, Ph.D 

Herry dikenal sebagai dosen senior di Fakultas Pertanian dan S.2 Ilmu Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan  ( IPKP). Ia memang diprediksi dari awal bakal menggantikan Dr Sapja Anantanyu, dipilih sebagai Ketua Umum. Kepedulian dan piawai dalam memimpin dan berkomunikasi dengan seluruh peserta adalah kunci, kenapa ia terpilih.

Ahli Penyuluhan ini selalu menyapa teman- teman dari Sabang hingga ujung timur,  Ambon. Dan selalu hadir dalam setiap momen assosiasi.  Terakhir Herry juga mengunjungi Ambon dalam rapat kerja dan seminar tahunan assosiasi.

Dalam berbagai isu penyuluhan Pembangunan, Komunikasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Herry juga selalu tampil di depan. Ia sering menyampaikan informasi-informasi aktual terkait dengan disiplin ilmu Penyuluhan,  Komunikasi dan Pemberdayaan secara kontenporer. 

Termasuk ketika anggota assosiasi memperoleh gelar Profesor dan Doktor . Herry selalu terdepan menyapa dan mengucapkan selamat. Begitu pula disaat duka, aktif menyampaikan salam duka. Ia juga diberikan gelar provokator, tetapi dalam arti positif memacu semangat kawan-kawan untuk selalu lebih baik dan berkembang.

Sebelum terpilih sebagai Ketua Umum,  Herry memangku jabatan sebagai Sekjen di periode sebelumnya bersama Dr. Sapja Anantanyu. Di periode ini banyak lahir gagasan dan pemikiran terkait disiplin ilmu Penyuluhan,  Komunikasi dan Pemberdayaan. Termasuk produk hukum.

Rapat Umum Anggota ini juga diisi dengan pengarahan dan pencerahan dari Dewan Penasehat Prof. Ravik Kasidi ahli ilmu Penyuluhan, Komunikasi dan Pemberdayaan dari Universitas Negeri Surakarta ( UNS). Ia dikenal luas atas perannya dalam pemberdayaan masyarakat, manajemen pengembangan masyarakat, dan pengembangan perguruan tinggi di Indonesia. 

Prof Ravik pernah menjadi Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI. Ceramah Ravik sangat luar biasa. Ia membahas peran Penyuluhan, Komunikasi dan Pemberdayaan.  Ia mengatakan di periode kekinian. Komunikasi dan partisipasi menjadi kunci kesuksesan. Ia tidak sependapat kalau penyuluh hanya sebagai folower, tetapi sebagai posisi kunci yang akan mengarahkan jalannya pembangunan.

Prof Ravik menjelaskan pembangunan tidak cukup didekati dengan logika,  teknokratis semata  tetapi membutuhkan pendekatan komunikasi, partisipasi, dan pemberdayaan masyarakat

Pakar Penyuluhan ini juga menjelaskan tantangan yang bakal dihadapi assosiasi diantaranya Disrupsi digital dan rendahnya literasi digital.

Menurutnya teknologi akan selalu menggantikan sistim lama yang gagal bertransformasi. Kata Ravik, bukan soal apakah kita bisa atau sudah beradaptasi, tetapi, soal model pendidikan konvensiona itu kapan berakhir. Oleh sebab itu kita harus berinovasi. (01).




Labels: ,
[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.