Latest Post

Solsel (RangkiangNagari) - Crosser memadati Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan. Tak hanya crosser lokal saja, namun juga dari berbagai daerah lainnya untuk menikmati alam Solok Selatan dengan motor kebanggaannya.

Pemerintah Kabupaten pun menyambut positif pelaksanaan Trabas Nasional dalam rangka HUT ke-81 TNI AL yang dilaksanakan oleh Kodaeral II Padang. Pasalnya, tak hanya meningkatkan kunjungan, namun juga menggerakkan perekonomian daerah
"Pemerintah Kabupaten berterima kasih kepada Kodaeral II Padang yang melaksanakan trabas di Solok Selatan. Selain mengenalkan wilayah, para crosser ini juga membawa berkah untuk perekonomian dengan menggerakkan UMKM," kata Yulian Efi, Wakil Bupati Solok Selatan saat pembukaan kegiatan di Lapangan Pinang Awan, Minggu (27/9).

Dirinya berharap kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk menjalin silaturahmi, meningkatkan pariwisata di Solok Selatan.


"Selamat ulang tahun untuk TNI AL ke-81. Terima kasih telah melaksanakan kegiatan di Solok Selatan, semoga kegiatan ini terus berlanjut," imbuhnya
Dalam kesempatan yang sama, Dankodaeral II Padang yang diwakili oleh Aster Dankodaeral II Padang Kolonel Marinir Wartono menyebut kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi, membangun kebersamaan, dan sinergi Kodaeral dengan pemerintah kabupaten dan masyarakat.

"Juga dapat menikmati keindahan alam di Pauh Duo, Solok Selatan. Semoga beejalan lancar, aman, dan tertib sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke khalayak luar untuk semakin banyak mengunjungi Solok Selatan," kata Wartono.
Tak hanya sekedar membuka, Wabup Yulian Efi pun turut menjadi salah satu crosser yang ikut melintasi jalur yang telah disediakan


Solsel (RangkiangNagari) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mendorong lahirnya talenta-talenta muda daerah melalui ruang kreativitas, inovasi, dan pengembangan potensi anak-anak.

Hal ini juga sejalan dengan program Car Free Day (CFD) yang dilakukan setiap minggunya, memberikan ruang bagi anak-anak berkreativitas dihadapan peserta CFD
Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, mengatakan bahwa talenta yang ada perlu dibina dan diberikan ruang untuk berkembang. Ini juga menjadi tugas dari inovasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mempersiapkan generasi muda Solok Selatan.


“Dari kecil ini kita bina, kita bentuk. Nanti talenta-talenta ini akan berkembang. Karena itu, inovasi dari OPD terkait harus memberikan ruang dan mempersiapkan talenta-talenta terbaik untuk Solok Selatan,” kata Khairunas usai CFD di RTH Padang Aro pada Minggu (27/09).

Bupati Solok Selatan itu juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menggali potensi anak-anak daerah dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk berkreasi, berinovasi, dan mengembangkan kemampuan
“Mari bersama-sama menggali potensi dan memberikan ruang bagi anak-anak di Solok Selatan,” ajaknya.

Solsel (RangkiangNagari) - Pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak se-Kabupaten Solok Selatan tinggal menghitung hari. Pemerintah Kabupaten mengingatkan seluruh pihak terkait agar persiapan teknis, termasuk pencetakan surat suara, tidak mengalami keterlambatan.

Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi mengatakan seluruh pihak yang bertanggungjawab atas pelaksanaan Pilwana diharapkan untuk terus memantau proses persiapan sehingga seluruh tahapan dapat berjalan sesuai jadwal.

"Seminggu lagi Pilwana akan dilaksanakan. Seluruh masyarakat diharapkan berpartisipasi. Proses pencetakan surat suara jangan sampai terlambat, mohon dipantau terus," kata Yulian dalam Apel Gabungan ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan di Halaman Kantor Bupati, Senin (28/9).
Pemungutan suara Pilwana Serentak tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober 2026. Sedangkan masa tenang akan jatuh pada 5–6 Oktober 2026.


Selain Pilwana, Wabup juga mengingatkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mulai mempersiapkan perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 dengan mempertimbangkan kondisi keuangan negara.
Menurutnya, kondisi APBD tahun depan diperkirakan tidak jauh berbeda dengan tahun berjalan. Karena itu, setiap OPD diminta memahami kondisi fiskal nasional dan menyusun perencanaan secara realistis.

Di sisi lain, pemerintah kabupaten juga diminta tetap proaktif memperjuangkan dukungan anggaran melalui pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
“Untuk mencapai visi dan misi, kita harus jemput bola sampai ke tingkat APBN dan APBD provinsi. Silaturahmi dan komunikasi harus disiapkan,” ujarnya
Namun, komunikasi tersebut menurutnya harus dibarengi dengan kelengkapan administrasi dan dokumen perencanaan. Usulan pembangunan tidak cukup hanya disampaikan melalui komunikasi tanpa didukung dokumen yang jelas.

“Kalau tidak diiringi administrasi, tidak bisa. Jangan hanya komunikasi, tetapi siapkan administrasi dan perencanaan,” katanya.



Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.