Latest Post

Padang (RangkiangNagari) – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat, pada Senin (3/8). Peristiwa tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Padang sejak pukul 11.00 WIB hingga 17.00 WIB yang menyebabkan sejumlah kawasan permukiman dan jalan terendam banjir.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, banjir berdampak di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kuranji, Kecamatan Koto Tangah, dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Di Kecamatan Kuranji, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Lapau Munggu, Komplek Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, dan Gunung Sarik. Sementara itu, di Kecamatan Koto Tangah, banjir menggenangi Kelurahan Aia Pacah, kawasan di belakang RSUD, serta Perumahan Green Mandiri. Adapun di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, banjir terjadi di Kelurahan Bungus Selatan, Bungus Barat, Teluk Kabung Utara, Bungus Timur, dan Teluk Kabung Tengah.
Hingga siaran pers ini diterbitkan, pendataan terhadap korban jiwa maupun kerugian materiil masih dalam proses oleh BPBD Kota Padang. Dari pantauan visual yang kami terima, banjir menghanyutkan sejumlah kendaraan yang berada di jalan.
Merespons kejadian tersebut, BPBD Kota Padang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera melakukan penanganan darurat dengan mengevakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman. Proses evakuasi warga dilakukan menggunakan perahu polietilen. Selain itu, BPBD juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melaksanakan kaji cepat dan pendataan dampak bencana guna mendukung penanganan lebih lanjut.

Hingga Senin (3/8) malam, banjir di sejumlah titik masih belum surut dan hujan masih mengguyur sebagian wilayah terdampak. BPBD Kota Padang bersama unsur pemerintah daerah, OPD terkait, serta masyarakat masih terus melakukan upaya penanganan dan evakuasi warga yang terdampak banjir.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi memicu banjir maupun bencana hidrometeorologi basah lainnya. Masyarakat yang berada di wilayah rawan diharapkan terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat serta segera mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi demi keselamatan bersama.


PADANG (RangkiangNagari) - Hujan deras melanda Padang mengakibatkan banjir di beberapa lokasi (Kuranji, Nanggalo, Padang Selatan, Bungus, Pauh), Senin (3/8).

Tim BPBD dan Perangkat Daerah terkait seperti Damkar dan Satpol PP, melakukan evakuasi warga. BPBD menurunkan perahu karet untuk membantu evakuasi warga.
Early Warning System Banjir milik Pemko Padang di Kecamatan Pauh terdampak banjir bandang.
Walikota Padang, Fadly Amran memerintahkan semua jajaran Perangkat Daerah Pemko Padang dalam keadaan siaga. Bantuan pertama berupa makanan, selimut, disiapkan bagi warga yang dievakuasi.
“Tim BPBD dan perangkat daerah terkait lainnya sudah turun melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu. Termasuk melakukan evakuasi kepada warga”kata Walikota Padang, Fadly Amran.
Disebutkannya, semua perangkat daerah disiagakan untuk melakukan tindakan penanganan bencana, termasuk kesiapan penyaluran bantuan logistik. Lalu, para camat diperintahkan untuk melakukan pemantauan dan mengambil tindakan pertama penanganan bencana di wilayah masing-masing.
Lebih jauh disebutkan, Dinas Perhubungan juga sudah menyebar petugas ke jalan-jalan, untuk mengurai kemacetan bersama petugas Lalu Lintas Polresta Padang.

Dijelaskan, di Kecamatan Kuranji, sejumlah lokasi yang terdampak banjir antara lain kawasan Lapau Munggu, Guo, Kampung Tanjung, Korong Gadang, serta beberapa titik rawan lainnya di Kelurahan Kuranji. Pemerintah kecamatan bersama BPBD terus melakukan penanganan dan membantu proses evakuasi warga yang terdampak.
Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.

Sementara itu, banjir juga merendam sejumlah kawasan di Kecamatan Nanggalo. Wilayah yang mengalami dampak cukup parah meliputi Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kelurahan Lapai, dan Kelurahan Gurun Laweh.
Camat Nanggalo, David Ferdinand, mengatakan pihak kecamatan bersama pemerintah kelurahan dan BPBD terus melakukan evakuasi serta berkoordinasi untuk membantu warga yang masih terjebak di lokasi terdampak. Selain melakukan evakuasi, pemerintah kecamatan dan kelurahan juga tengah mendata wilayah-wilayah lain yang terdampak banjir. Namun, proses pendataan belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena sejumlah lokasi masih sulit diakses akibat tingginya genangan air.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti informasi resmi dari instansi terkait, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, serta segera menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan evakuasi maupun penanganan darurat.


PADANG (RangkiangNagari) – Wali Kota Padang, Fadly Amran, meninjau langsung lokasi banjir di kawasan Guo, Kecamatan Kuranji, Senin (3/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses evakuasi warga terdampak berjalan maksimal serta mempercepat penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang.

Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak pagi mengakibatkan banjir di sejumlah kecamatan, di antaranya Kuranji, Nanggalo, Padang Selatan, Bungus, dan Pauh. Pemerintah Kota Padang bergerak cepat dengan mengerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, serta perangkat daerah terkait untuk membantu masyarakat.

Tim BPBD menurunkan perahu karet guna mengevakuasi warga yang terjebak banjir di beberapa lokasi. Pemerintah juga menyiapkan bantuan darurat berupa makanan dan selimut bagi warga yang harus mengungsi akibat tingginya genangan air.

Selain banjir, Early Warning System (EWS) banjir milik Pemerintah Kota Padang di Kecamatan Pauh juga terdampak banjir bandang. Pemerintah terus memantau kondisi tersebut agar sistem peringatan dini dapat segera kembali berfungsi secara optimal.
"Tim BPBD dan perangkat daerah terkait lainnya sudah turun melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu. Termasuk melakukan evakuasi kepada warga," ujar Fadly Amran.
Fadly juga menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Padang untuk berada dalam kondisi siaga menghadapi perkembangan cuaca ekstrem serta memastikan seluruh kebutuhan penanganan darurat tersedia.

"Semua perangkat daerah disiagakan untuk melakukan tindakan penanganan bencana, termasuk kesiapan penyaluran bantuan logistik," kata Fadly Amran.

Ia juga memerintahkan seluruh camat agar terus memantau kondisi di wilayah masing-masing dan mengambil langkah cepat apabila terjadi kondisi darurat. "Semua Camat diperintahkan untuk melakukan pemantauan dan mengambil tindakan pertama penanganan bencana di wilayah masing-masing," ujar Fadly Amran.
Untuk mengurangi dampak kemacetan akibat banjir, Pemerintah Kota Padang juga mengerahkan petugas Dinas Perhubungan di sejumlah ruas jalan. "Dinas Perhubungan juga sudah kami instruksikan untuk menyebar petugas ke jalan-jalan, untuk mengurai kemacetan bersama petugas Lalu Lintas Polresta Padang," tutup Fadly Amran.


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.