Latest Post

Painan (Rangkiangnagari) -  Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan,menggelar acara serah terima jabatan (sertijab) pada Kamis, 27 Agustus 2026. Jabatan Kepala KUA saat ini resmi beralih dari Zaimal Elpetani kepada H. Susanto yang sebelumnya menjabat Kepala KUA Bayang. 

Sertijab Kepala KUA IV Jurai itu hadir langsung, Kakan Kemenag Pessel, H. Yufrizal. Turut menampilkan analis kepegawaian, H. Jarmil. Acara juga menampilkan Camat IV Jurai Abadi Jaya, Kepala KUA Bayang, A.Fajri Kurniawan, Kepala MAN 2 Pessel, Akhiyen Nuardi, ASN KUA IV Jurai dan ASN KUA Bayang dan lainnya. 

Kakan Kemenag Pessel, H. Yufrizal menyampaikan ucapan selamat kepada, Kepala KUA IV Jurai yang baru, H. Susanto atas amanah yang diberikan. 

Selanjutnya, H. Yufrizal juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Zaimal Elpetani yang telah melakukan tugas tambahan sebagai Kepala KUA IV Jurai 4 tahun lebih. 

“Selamat kepada H. Susanto yang diberikan tugas tambahan sebagai Kepala KUA IV Jurai dan terima kasih kepada Zaimal Elpetani yang telah menjalankan tugas sebagai Kepala KUA selama ini,” ujar Kakan Kemenag Pessel, H. Yufrizal. 

Kedepan H. Yufrizal mengajak agar Kepala KUA dan ASN yang ada untuk bisa meningkatkan kerjasama yang baik. 

“Mari kita dukung pimpinan bekerja dengan baik dan kita tingkatkan lagi tata layanan bagi masyarakat di depannya,” ajaknya. 

Dalam kesempatan itu Kakan Kemenag Pessel H Yufrizal juga mengingatkan agar KUA bisa berkolaborasi dengan Camat IV Jurai. Apalagi dalam mensukseskan MTQ Tingkat Kabupaten pada November 2026 mendatang. 

Sementara itu Kepala KUA IV Jurai yang lama Zaimal Elpetani, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan ASN KUA IV Jurai selama menjalankan tugas sebagai kepala 4 tahun lebih di KUA tersebut. 

Lanjut Zaimal Elpetani, selama menjalankan amanah sebagai Kepala KUA IV Jurai, tentunya masih terdapat kekurangan. Justru itu ia menyampaikan permohonan maaf kepada ASN dan masyarakat. 

Kepala KUA IV Jurai yang baru, H. Susanto, dalam berbagai acaranya mengajak seluruh ASN untuk dapat bekerjasama dalam meningkatkan nama baik dan pelayanan kepada masyarakat. 

Selanjutnya, H Susanto juga mengajak Camat IV Jurai, untuk bersama mensukseskan MTQ Tingkat Kabupaten Pessel 2026 mendatang. Menurutnya hal itu merupakan tugas besar yang membutuhkan kebersamaan dan kekompakan antara pemerintah kecamatan dan masyarakat di wilayah itu. 

Camat IV Jurai, Abadi Jaya, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala KUA yang lama. Ia mengatakan selama ini komunikasi dengan KUA cukup baik. Meskipun baru berjalan kurang dari 4 bulan, namun sudah ada program yang terlaksana. 

“Komunikasi kami dengan Pak KUA selama ini cukup baik, meskipun saya baru empat bulan menjabat sebagai camat di sini, tetapi kami telah berkolaborasi melakukan Pawai Ta'aruf dan Tabligh Akbar dan itu menurutnya kami cukup sukses,” ujar Camat IV Jurai Abadi Jaya. 

Dikatakan Camat Abadi Jaya, selama ini terhenti juga telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi perhelatan Akbar MTQ Tingkat Kabupaten pada November 2026 mendatang. 

“Saya selaku camat IV Jurai mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang baik selama ini dengan KUA IV Jurai Bapak Zaimal Elpetani” katanya. 

Camat Abadi Jaya berharap semoga ke depan, bersama Kepala KUA IV Jurai yang baru H. Susanto kolaborasi antara pemerintah kecamatan dengan KUA semakin baik niatnya. 

“Kita yakin dengan hadirnya Kepala KUA IV Jurai yang baru, Abang kami H. Susanto, kita akan lebih siap lagi untuk menyongsong dan mensukseskan pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten 2026 mendatang,” tutur Camat Abadi Jaya. 


Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok pada tahun 2025 sempat menghancurkan sektor pertanian. Sawah terdampak, lahan yang memerlukan pemulihan, sementara irigasi dan akses menuju kawasan pertanian harus segera diperbaiki.

Bencana tidak membuat sektor pertanian terhenti. Di bawah kepemimpinan Bupati Solok Jon Firman Pandu Pemerintah Kabupaten Solok mendorong berbagai program pemulihan sekaligus penguatan pertanian melalui sinergi dengan pemerintah pusat.

Total dukungan anggaran yang diarahkan untuk sektor pertanian mencapai Rp54,78 miliar dari APBN, DAK Fisik dan APBD Kabupaten Solok.

Anggaran tersebut bukan sekedar angka. Di dalamnya terdapat program yang langsung menyentuh kebutuhan petani, mulai dari pemulihan sawah terdampak bencana, optimalisasi ribuan hektar lahan, pembangunan irigasi, jalan usaha tani hingga fasilitas pascapanen.

Ribuan Hektare Lahan Dipulihkan dan Dioptimalkan, Salah satu program utama adalah optimalisasi lahan sawah terdampak bencana seluas 1.247 hektare dengan dukungan APBN sebesar Rp5,73 miliar.Selain itu, 253 hektare lahan sawah direhabilitasi dengan anggaran Rp3,41 miliar.

Tak henti-hentinya, Pemerintah Kabupaten Solok juga mendapatkan dukungan APBN sebesar Rp23,39 miliar untuk optimalisasi lahan nonrawa seluas 5.086 hektare.

Program tersebut menjadi langkah strategi untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memperkuat ketahanan sektor pertanian Kabupaten Solok.

Irigasi Diperkuat, Jalan Usaha Tani Dibangun. Pemulihan pertanian tidak akan maksimal tanpa ketersediaan udara dan akses yang memadai.

Oleh karena itu, berbagai infrastruktur irigasi juga diperkuat. Diantaranya 15 unit operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi tersier, 33 unit irigasi perpipaan, serta 24 unit irigasi perpompaan dengan total dukungan APBN mencapai miliaran rupiah.

Dari APBD Kabupaten Solok, juga mengalokasikan anggaran untuk 10 unit pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi usaha tani sebesar Rp1,07 miliar.

Sementara untuk membuka dan memperlancar akses petani menuju lahan, sebanyak 52 unit jalan usaha tani dibangun dan direhabilitasi dengan anggaran Rp6,30 miliar dari APBD Kabupaten Solok.

Jalan usaha tani tersebut penting untuk memudahkan petani membawa sarana produksi sekaligus mengangkut hasil panen.Tak Hanya Menanam, Hasil Panen Juga Diperhatikan, Penguatan pertanian juga diarahkan hingga tahap pascapanen.

Melalui DAK Fisik, dibangun bangsal pascapanen bawang merah beserta sarana pendukung dengan anggaran Rp2,31 miliar. Kemudian bangsal pascapanen cabai beserta sarana pendukungnya dengan anggaran Rp4,17 miliar.

Langkah ini menunjukkan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya menghentikan produksi. Hasil pertanian juga perlu mendapatkan dukungan agar lebih mudah ditangani dan memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.

Selain itu, pengembangan komoditas kentang seluas 3 hektar juga mendapat dukungan APBD sebesar Rp94,95 juta.

Jika dirangkum, dukungan anggaran sektor pertanian tersebut mencapai Rp54.787.872.924.

Anggaran itu diarahkan untuk: Pemulihan sawah terdampak bencana 1.247 hektare, Rehabilitasi sawah 253 hektare, Optimasi lahan nonrawa 5.086 hektare, Penguatan berbagai jaringan irigasi, Pembangunan dan rehabilitasi 52 jalan usaha tani, Pembangunan fasilitas pascapanen bawang merah dan cabai, Pengembangan komoditas kentang

Di baliknya ada harapan agar sawah kembali produktif, air kembali mengalir, akses pertanian semakin mudah dan hasil panen semakin mendapat dukungan.

Bagi Bupati Jon Firman Pandu , tantangan pascabencana menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan, bukan alasan untuk berhenti.

Sinergi dengan pemerintah pusat menjadi bagian penting dalam menghadirkan program yang dibutuhkan masyarakat. Sementara APBD diarahkan untuk memperkuat pembangunan yang menyentuh langsung kawasan pertanian.

Pesannya sederhana: ketika petani menghadapi kesulitan, pemerintah harus hadir membawa solusi, dari sawah yang terdampak, harapan kembali ditumbuhkan, dari irigasi yang diperkuat, produksi diharapkan meningkat, dari jalan usaha pertanian yang dibangun, akses petani semakin terbuka, dan dari fasilitas pascapanen, hasil pertanian diharapkan memiliki nilai tambah.

Jon Firman Pandu ingin memastikan pembangunan tidak hanya terlihat di pusat pemerintahan, tetapi benar-benar sampai ke sawah, ladang dan kehidupan masyarakat. Bencana dapat meninggalkan kerusakan. Namun, pembangunan harus menghadirkan harapan.

Bergerak Memulihkan, Bekerja Menguatkan, Membangun untuk Rakyat Kabupaten Solok.

Solsel (Rangkiangnagari) - Setelah kemarin menggelar operasi pasar bersama     Bupati Khairunas di Padang Aro , Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi , kembali turun langsung ke lapangan dengan menggelar                operasi pasar di Pasar Muara Labuh pada Kamis (2 7/08 ).         

 

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan harga kebutuhan pokok       tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat .     

Dalam kunjungannya Wabup Yulian Efi didampingi oleh jajaran Forum  Koordinasi Pimpinan  Daerah ( Forkopimda serta Organisasi        Perangkat  Daerah (OPD)  terkait . Mereka menyatukan harga bahan    pangan  di  sejumlah lapak pedagang serta berdialog langsung     dengan masyarakat dan pelaku usaha untuk memahami kondisi  di  lapangan .       

Kami  akan terus melakukan pemantauan dan bekerja sama dengan       berbagai pihak untuk mengantisipasi ketidakstabilan harga di pasar .       Pemerintah berkomitmen untuk menjaga kesejahteraan masyarakat , terutama dalam menghadapi gejolak harga bahan pokok ,” ujar             Wabup Yulian Efi .  

Selain memastikan harga tetap terkendali operasi pasar ini juga       diharapkan dapat memberikan solusi bagi masyarakat  agar  tetap     mendapatkan bahan pangan dengan harga  yang  wajar . Upaya ini      menjadi salah satu langkah strategi pemerintah daerah dalam       menekan dampak inflasi serta menjaga daya beli masyarakat .        

Warga Muara Labuh pun menyambut baik langkah yang diambil        pemerintah . Banyak dari mereka yang berharap kegiatan seperti ini        dapat terus dilakukan secara berkala untuk memastikan harga       kebutuhan pokok tetap stabil , terutama menjelang bulan Ramadhan dan hari-hari besar lainnya .           

 

Dengan adanya operasi pasar ini , diharapkan masyarakat dapat       lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa      terbebani oleh Penerbitan harga yang tidak terduga . Pemerintah       daerah pun terus berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat . (DT)            

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.