Latest Post

Ketua Umum DPP PKDP John Kenedy Azis menyerahkan pataka organisasi kepada Ketua DPW PKDP Riau H. Amran Tambi sebagai tanda peresmian pelantikan pengurus DPW PKDP Riau periode 2026-2031 


PEKANBARU, Rangkiang Nagari — H. Amran Tambi resmi menahkodai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Riau periode 2026-2031.

Amran Tambi bersama jajaran pengurus DPW PKDP Riau resmi dilantik Ketua Umum DPP PKDP John Kenedy Azis dalam prosesi yang berlangsung di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Sabtu (8/8/2026) malam.

Pelantikan diawali pembacaan Surat Keputusan DPP PKDP Nomor 040/01-SK/DPP-PKDP/VIII/2026 tertanggal 8 Agustus 2026 oleh Sekretaris Jenderal DPP PKDP Irwandi.

Setelah pembacaan SK, John Kenedy Azis melantik Amran Tambi beserta seluruh jajaran pengurus untuk menjalankan roda organisasi PKDP Riau selama periode 2026-2031.

Para pengurus DPW Riau yang dilantik

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat hadir dalam acara tersebut. Di antaranya Kepala Kesbangpol Riau yang mewakili Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Sekjen DPP PKDP Irwandi, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai diwakili Aster Kasdam, unsur Forkopimda Riau atau yang mewakili.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Wakil Bupati Indragiri Hulu Hendrizal, serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

John Kenedy Minta PKDP Riau Perkuat Konsolidasi

Ketua Umum DPP PKDP John Kenedy Azis menyampaikan ucapan selamat kepada Amran Tambi dan seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik.

Ia menegaskan, amanah yang diberikan kepada pengurus baru bukan sekadar tanggung jawab organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keberadaan PKDP di Riau.

"Saya mengucapkan selamat kepada saudara Amran Tambi dan seluruh jajaran pengurus DPW PKDP Riau yang baru dilantik. Amanah ini adalah tanggung jawab besar untuk memajukan organisasi kita di tingkat provinsi," ujar John Kenedy.

Menurut dia, pengurus DPW PKDP Riau perlu membangun sinergi dengan DPP dalam menjalankan program-program organisasi.

Selain itu, konsolidasi juga perlu diperkuat hingga ke tingkat daerah. Bupati Padang Pariaman itu meminta seluruh jajaran pengurus mengedepankan kerja sama dan kebersamaan dalam menjalankan visi dan misi PKDP.

Amran Tambi: Kebersamaan Jadi Modal Utama

Sementara itu, Amran Tambi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin PKDP Riau selama lima tahun ke depan.

Mantan Ketua DPW Generasi Muda Piaman Provinsi Riau (Gempar) tersebut berkomitmen menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

"Hari ini adalah hari yang penting karena merupakan hari pembuktian akan berkelanjutan organisasi PKPD di Riau, khususnya keberadaan DPW PKDP Riau yang telah berusia 28 tahun, dan telah mengadakan Muswil sebanyak lima kali secara teratur dan berkesinambungan," tuturnya.

Menurutnya, seluruh pengurus dan anggota patut bangga bahwa tokoh-tokoh terdahulu telah menanamkan pondasi yang kuat sejak tahun 1950-an untuk menyatukan orang Riau asal Pariaman dalam suatu wadah paguyuban pada 1967 diberi nama PKDP.

Ia mengatakan, pengurus baru akan berupaya memperkuat organisasi sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Piaman yang berada di Riau.

Menurut Amran, PKDP juga harus mampu memberikan kontribusi nyata, baik bagi masyarakat Riau maupun bagi pembangunan kampung halaman di ranah Piaman.

"Semangat kekeluargaan dan kebersamaan adalah modal utama bagi PKDP dalam memajukan daerah," ujarnya.

Dengan kepemimpinan Amran Tambi yang didampingi Ketua Harian Drs. H. Martius Busti, MM., MH., serta Sekretaris H. Roni Amriel, SH., MH., PKDP Riau diharapkan semakin solid dan mampu menjalankan program organisasi secara lebih efektif.

Dalam kesempatan yang sama, turut dilantik pengurus DPW Gempar Provinsi Riau periode 2026-2031 dan pengurus DPW Mandeh Piaman Provinsi Riau periode 2026-2031.

Susunan Lengkap Pengurus DPW PKDP Riau 2026-2031. Dewan Penasihat:Ketua: H. Herman Nazar, SH., M.Si. Wakil Ketua: AKBP (P) H. Mhd Nazif, SH.  Anggota: Ir. H. Yarmansyah Lapou, M.Kes.,Anggota,H. Ramli SanurAnggota: H. Aung Manday, Anggota: AKBP (P) H. SaripenAnggota: AKBP H. BainarAnggota: AKBP (P) Abdul Rahman, Anggota: Edwin Syarief, S.Si.Dewan Penyantun, Ketua: dr. H. Khairul Nasir, Sp.OG., Wakil Ketua: H. Syamsul BahriAnggota, H. Firnaldi Sidi Macho, Anggota: H. Lawanis Manday, Anggota: H. Boy Irawan, Anggota: H. Yunaldi Madali, Anggota: H. Zufra Irwan, SE., MM., Anggota: Ali Suseno, SH., MH.

Dewan Pengurus, Ketua: H. Amran Tambi, Ketua Harian: Drs. H. Martius Busti, MM., MH., Sekretaris: H. Roni Amriel, SH., MH., Bendahara: Donny Adelino, ST. Wakil Bendahara: Ir. Herman Sarinah, Wakil Bendahara: Albert G. Tanjung, SP.

Bidang Organisasi dan Keanggotaan,Wakil Ketua: Ir. Nofrizal Ali Akbar, MM., Wakil Sekretaris: Ir. H. Hendrinaldy Bur,Bidang Adat dan Syarak, Wakil Ketua: Ust. Syafrial Alidin, M.Ag., Wakil Sekretaris: Tk. Ilham Kaciak, M.Pd., Bidang Pendidikan dan SDM, Wakil Ketua: Dr. Musfialdy, S.Sos., M.Si., Wakil Sekretaris: Tk. Aldianto, M.Pd.

Bidang Ekonomi dan UMKM, Wakil Ketua: Elvi Syofriadi, S.Pi., Wakil Sekretaris: H. Afdal, SM., SE., Bidang Hukum, Advokasi, dan LBH, Wakil Ketua: Alhendri, SH., MH., Wakil Sekretaris: Jhon Kenedy, SH.

Bidang Kebudayaan dan Kesenian , Wakil Ketua: H. Zaidir Albaiza, SH., MH., Wakil Sekretaris: Drs. Hondarizal, M.Si., Bidang Tenaga Kerja dan Pemberdayaan, Wakil Ketua: Zulhayani, SP., Wakil Sekretaris: Roysman, ST.

Bidang Iptek dan Publikasi, Wakil Ketua: H. Novrizon Burman, S.IP., Wakil Sekretaris: Arisman Koto, Bidang Diklat dan Perkaderan, Wakil Ketua: By. Ahmad Chan, SH., MH.  Wakil Sekretaris: H. Tamril, S.Sos., M.Si.

Bidang Kepemudaan dan Olahraga. Wakil Ketua: Ade Fitra, SH.  Wakil Sekretaris: David Safiardi, Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Wakil Ketua: Ade Irma Suryani, SE.Wakil Sekretaris: Maria Lusiana

Bidang Hubungan Rantau dan Ranah, Wakil Ketua: Kombes Dr. H. Azuar, M.Si., M.H., Wakil Sekretaris: Feri Tanjung

Koordinator Daerah:

Korda I: Pekanbaru, Kampar, dan Rokan HuluKoordinator: H. Eki MayuardiSekretaris: Drs. H. Muhardi Yance. Korda II: Siak, Pelalawan, dan Kepulauan MerantiKoordinator: Syahrial, SE., Sekretaris: H. Muhammad Akmal

Korda III: Bengkalis, Dumai, dan Rokan HilirKoordinator: Syaiful Ardi, SH., Sekretaris: H. Mifanur, SH., Korda IV: Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi, Koordinator: Drs. H. Syamsir, M.Si.Sekretaris: Jufriadi, SE. ***

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Sebagai bentuk komitmen pemkab solok dalam penerapan sistim manajemn talenta di pemkab solok, Kegiatan dimulai dari tanggal 4 sd 6 Agustus 2026 bertempat di UPT BKN Padang.

Pelaksanaan Profiling Aparatur Sipil Negara yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memetakan potensi, kompetensi, dan kinerja ASN secara digital. Program ini bertujuan untuk mendukung sistem merit dalam manajemen ASN, sehingga penempatan ASN dapat lebih sesuai dengan keahlian mereka, yang pada akhirnya akan meningkatkan profesionalisme, profesionalitas, dan integritas birokrasi.

Program Profiling ASN (Pro ASN) 2026 juga sebagai langkah nyata BKN dalam memetakan potensi dan kompetensi ASN secara digital, cepat, objektif. Data hasil Profiling ini akan menjadi dasar dalam pembangunan Manajemen Talenta, menuju ASN yang unggul, profesional, dan berintegritas. 

Saatnya kita, ASN Indonesia, berpartisipasi aktif dalam mewujudkan birokrasi yang adaptif dan berdaya saing.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari merupakan kegiatan Memetakan potensi dan kompetensi talenta dalam mendukung pembangunan dan Proses Pelaksanaan Manajemen Telenta.

Kegiatan ini juga diikuti oleh JPTP, Administrator Jabatan, Pengawas, Fungsional Tertentu dan Pelaksana di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.

Alokasi Bantuan Irigasi Naik dari 13 Menjadi 74 Unit

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Bupati Solok, Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH, menyambut kunjungan kerja Direktur Irigasi Kementerian Pertanian RI, Dr. Liferdi Lukman, SP, M.Si., bersama jajaran Kementerian Pertanian RI di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Jumat (07/08).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Camat Kubung, Walinagari Selayo, perwakilan Biro Perencanaan Kementerian Pertanian, serta perwakilan dari sejumlah Direktorat Jenderal di lingkungan Kementerian Pertanian RI.

Dalam sambutannya, Bupati Solok menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pemulihan sektor pertanian pasca bencana di Kabupaten Solok. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Pemerintah Kabupaten Solok menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana.

Bupati menjelaskan bahwa sekitar 80 persen lahan pertanian yang mengalami kerusakan ringan dan sedang berhasil diatasi, sementara masih terdapat sekitar 64 hektare lahan dengan kategori rusak berat yang masih memerlukan dukungan penanganan lebih lanjut. Ia berharap pemerintah pusat terus memberikan dukungan agar seluruh lahan yang terdampak dapat segera menikmati dan kembali produktif.

“Alhamdulillah, sawah yang kita lihat hari ini sudah memasuki musim tanam ketiga. Mudah-mudahan ini menjadi tanda bahwa ekonomi masyarakat kita kembali tumbuh,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian RI atas perhatian besar yang diberikan kepada Kabupaten Solok melalui berbagai program pembangunan sektor pertanian.

Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen memanfaatkan seluruh bantuan tersebut secara optimal, tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan guna mendukung program swasembada pangan nasional.

Sementara itu, Direktur Irigasi Kementerian Pertanian RI, Dr. Liferdi Lukman, SP, M.Si., mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Solok dalam menangani dampak bencana di sektor pertanian. Menurutnya, Kabupaten Solok merupakan salah satu daerah yang paling cepat mengimplementasikan program-program Kementerian Pertanian untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

Keberhasilan tersebut, selanjutnya, menjadi dasar bagi pemerintah pusat untuk meningkatkan dukungan kepada Kabupaten Solok.

“Awalnya kami mengalokasikan 13 unit program irigasi ke Kabupaten Solok. Karena pelaksanaannya cepat dan berhasil, sekarang kami tingkatkan menjadi 74 unit. Daerah yang mampu melaksanakan program dengan baik akan semakin dipercaya dan memperoleh dukungan tambahan dari pemerintah pusat,” ungkap Dr. Liferdi.

Ia juga mengajak Pemerintah Kabupaten Solok agar terus mempertimbangkan kebutuhan pembangunan irigasi melalui Sistem Informasi Pengusulan Irigasi (Sipuri). Menurutnya, peningkatan anggaran pembangunan irigasi oleh pemerintah pusat menjadi peluang besar bagi daerah untuk mempercepat pembangunan jaringan irigasi, baik primer, sekunder, maupun tersier, guna mendukung peningkatan produksi pertanian.

Direktur Irigasi menambahkan bahwa bantuan Kementerian Pertanian kini disalurkan langsung kepada kelompok petani tanpa melalui pihak ketiga, sehingga manfaatnya dapat diterima secara maksimal oleh para petani. Ia juga mendorong pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan pemerintah nagari untuk aktif menyampaikan usulan kebutuhan masyarakat agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat.

Di akhir kegiatan, Bupati Solok kembali menyampaikan terima kasih atas kunjungan Direktur Irigasi beserta jajaran Kementerian Pertanian yang telah meninjau langsung kondisi pertanian di Kabupaten Solok. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit dari dampak bencana sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan.

Sementara itu, Direktur Irigasi menegaskan bahwa kehadiran jajaran Kementerian Pertanian merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat untuk memastikan seluruh program bantuan berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia juga memastikan bahwa daerah yang berhasil melaksanakan program dengan baik akan terus menjadi prioritas dalam penyaluran bantuan pemerintah.

Kegiatan diakhiri dengan peninjauan lahan pertanian di Nagari Selayo yang kini telah kembali produktif dan memasuki musim tanam ketiga.

 Kondisi tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian pascabencana sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.