Latest Post

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari) - Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH melakukan wawancara dalam rangka seleksi calon Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Solok, Jumat (11/09), bertempat di Guest House Bupati Solok.

Wawancara tersebut merupakan salah satu tahapan dalam proses seleksi calon Dewan Pengawas PDAM Kabupaten Solok.

Dalam tahapan ini, Bupati Solok melakukan wawancara terhadap tiga peserta yang mengikuti seleksi.

Ketiga peserta tersebut yakni Jefrizal, S.Pt, MT selaku Asisten II, Deni Prihatni, ST, MT selaku Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, serta Drs. Irwan Efendi selaku Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Inspektur Daerah Kabupaten Solok Dery Akmal, ST, Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Solok Hellidhya Vicelly Meriska, ST, dan Kabag Hukum Setda Kabupaten Solok Firdaus, SH.

Melalui tahapan wawancara ini, proses seleksi calon Dewan Pengawas PDAM Kabupaten Solok diharapkan dapat menghasilkan calon yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan PDAM Kabupaten Solok.


Kabupaten Solok (Rangkiangnagari) - Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau Kepri Ibkar Saloma, didampingi Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Solok Arief Sabara, di Ruang Kerja Bupati Solok, Kamis (10/9/2026).

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Solok dengan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya terkait upaya perlindungan bagi pekerja rentan di Kabupaten Solok.

Dalam kesempatan tersebut, dibahas rencana Pemerintah Kabupaten Solok bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk meluncurkan program bantuan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan yang ada di Kabupaten Solok dalam waktu dekat.

Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen untuk memberikan perhatian dan perlindungan kepada para pekerja rentan.

“Kita di sini bersepakat, mulai dari Bupati hingga seluruh jajaran kita, untuk membantu pekerja rentan kita. Insyaallah kerja sama bersama BPJS Ketenagakerjaan kita maksimalkan untuk membantu pekerja rentan,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau Kepri Ibkar Saloma menyampaikan bahwa hingga saat ini BPJS Ketenagakerjaan telah menyerahkan sekitar 3.600 klaim Jamsostek di Kabupaten Solok.

Pertemuan tersebut juga dihadiri para Asisten dan Staf Ahli Bupati serta Kepala BKPSDM Kabupaten Solok.

 

Pertemuan Tim penyusunan buku Pembelajaran Bencana Hidrometeorologi dengan Kalaksa BPBD Padang Pariaman Emri Nurman S.STP. MSi

Pariaman, Rangkiang Nagari- Tim penyusunan buku Pembelajaran Bencana Hidrometeorologi Sumatera terus melakukan pendalaman terhadap potensi kearifan lokal yang bisa memberikan sumbangan terhadap penanggulangan bencana Hidrometeorologi di Sumatera Barat. 

Tim dipimpin Prof Hakam. PhD, didampingi Prof Fauzan, PhD dengan anggota Prof Bambang Istijono, Dr Rina Yuliet. Dr Basril Basyar,  Drs Rinaldi Eka Putra  MSi dan empat orang mahasiswa Masgister Manajemen Bencana  ( MMB).

Kunjungan Tim diawali berdiskusi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Bertemu dengan Kalaksa BPBD Ermi Nurman. S.STP. Tim berdiskusi guna menggali kearifan lokal yang dimiliki dan masih hidup ditengah masyarakat kaitan dengan penanggulangan bencana.

Selesai pertemuan Tim dengan Kalaksa BPBD Padang Pariaman Emri Nurman S.STP foto bersama di depan kantor.


Masyarakat Pariaman terkenal memiliki hubungan kekerabatan yang kuat dengan berbagai komponen dan tingkatan sosial kemasyarakatan.  Disini juga banyak tokoh-tokoh adat dan ulama serta cerdik pandai yang punya ilmu tentang alam.

Mereka memiliki memori kolektif kuat dalam menyikapi berbagai persoalan termasuk bencana alam. Kearifan lokal seperti ini,  bisa menjadi sumbangan yang berharga bagi penanggulangan bencana, baik pada masa pra atau mitigasi maupun ketika tanggap darurat dan pemulihan.

Tokoh panutan memiliki pengindraan yang kuat dalam hal mitigasi bencana. Mereka bisa menangkap tanda-tanda alam sebagai alarm akan terjadi bencana.

Potensi tokoh adat dan agama seperti ini ternyata belum dikekola secara maksimal, sehingga belum dapat berkontribusi dalam penanggulangan bencana.

Belum lagi kearifan lokal, rasa kepedulian yang tinggi ketika melihat dunsanak atau masyarakat ditimpa bencana. Gerakan bantuan dari perantauan di berbagai daerah dan luar negeri segera datang.

Memori kolektif kebersamaan dalam bentuk " badoncek" hanya dimiliki masyarakat Pariaman. Ketika anggota masyarakat mengalami kesulitan dalam menjalankan kehidupan, maka anggota masyarakat lain akan "badoncek". Artinya membantu bersama-sama.

Kearifan lokal seperti ini terpelihara sampai saat ini.  Ketika bencana alam menerjang dan diantara mereka ditimpa musibah, maka yang lain ikut membantu. Begitupun dengan musibah bencana alam.

Memori kolektif seperti ini mesti diaktualkan terus. Dia akan menjadi kekayaan yang tidak bernilai dalam tatanan kehidupan masyarakat.  Kalaksa BPBD Padang Pariaman Emri Nurman S.STP, MSi mengucapkan terima kasih atas sharing yang disampaikan secara bersama-sama itu. Kelaksa berjanji akan mendalami hal itu.

Prodi Magister Manajemen Bencana ( MMB) dan PSB ( Pusat Studi Bencana) Universitas Andalas mendapat tugas dari BNPB untuk menyusun buku Pembelajaran (Leason Learning) atas Bencana Hidrometeorologi yang melanda tiga provinsi di Sumatera. 

Penulisan hal-hal khusus dalam bencana Sumbar sedang dalam tahap akhir. Buku ini diharapkan selesai menjelang Desember 2026.( 01).


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.