Latest Post

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Bupati Solok, DR (HC) Jon Firman Pandu, SH, menggelar diskusi bersama terkait pembiayaan masyarakat lahan untuk pembangunan Jalan Nasional Air Dingin, Kabupaten Solok, pada Jumat (13/02) di Nagari Aia Dingin.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana dialog dan penuh keterbukaan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi antara pemerintah daerah dan masyarakat terdampak pembangunan jalan nasional yang akan mencakup wilayah Aia Dingin.

Pembangunan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dalam perayaannya, Wali Nagari Air Dingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Solok beserta jajaran yang telah hadir langsung untuk berdialog dengan masyarakat terkait pembiayaan lahan pembangunan Jalan Nasional Aia Dingin.

Dalam arahannya, Bupati Solok menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Nasional di Aia Dingin merupakan proyek strategis yang akan memberikan dampak besar terhadap kelancaran arus transportasi dan distribusi barang maupun jasa di Kabupaten Solok.

“Kami memahami bahwa penyediaan lahan menyangkut hak masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk melaksanakan proses ini sesuai aturan dan mengedepankan musyawarah,” ujar Bupati.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami juga menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan ganti keuntungan kepada rumahnya masyarakat terdampak, semaksimal kemampuan pemerintah, dengan tetap mengedepankan asas keadilan, musyawarah, dan kepentingan bersama” lanjutnya.

Dalam sesi diskusi, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, pertanyaan, serta masukan terkait mekanisme penyediaan lahan, penetapan nilai ganti rugi, serta tahapan pelaksanaan pembangunan. 

Pemerintah daerah memastikan seluruh masukan akan menjadi perhatian dalam proses selanjutnya.

Dengan adanya dialog ini, diharapkan tercipta kesepahaman bersama sehingga pembangunan Jalan Nasional Aia Dingin dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Solok.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten II Sekretariat Daerah Jefrizal, Kasat Pol PP Asril, Kabag Kadis Kominfo Susi Sofianti Saidani, Camat Lembah Gumanti, Wali Nagari Air Dingin, beberapa Kepala bagian di lingkup Setda, serta tokoh masyarakat setempat yang turut memberikan dukungan dan masukan dalam diskusi bantuan lahan guna pembangunan Jalan Nasional Aia Dingin.(Lz)

Kabupaten Solok (Rangkingnagari)Bantuan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok menyerahkan perbaikan rumah kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu. 

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membantu pemulihan kondisi perumahan masyarakat pascabencana.

‎Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan pada Jumat (13/02) di Halaman Kantor BPBD Kabupaten Solok, Koto Baru Kecamatan Kubung. 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Solok DR (HC) Jon Firman Pandu, SH, Wakil Bupati H. Candra, SHI, Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB Udrekh, unsur Forkopimda, para Staf Ahli dan Asisten, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul S.Sos, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.

‎Selain dilaksanakan secara langsung, kegiatan ini juga diikuti secara virtual bersama BNPB, Pemerintah Pusat, serta seluruh kepala daerah terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera, meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

‎Adapun jumlah bantuan yang disalurkan untuk bantuan perbaikan rumah rusak tahap I sebesar Rp. 1. 710.000.000,- dengan rincian rusak ringan untuk 72 KK dengan anggaran Rp. 1.080.000.000,- dan rusak sedang dengan anggaran Rp. 630.000.000-. Bantuan perbaikan untuk masing-masing rumah rusak ringan Rp. 15.000.000/KK dan yang untuk rusak sedang sebesar Rp. 30.000.000/KK. Dan seluruh penerima bantuan akan disalurkan melalui rekening masing-masing melalui Bank Mandiri Cabang Solok. Selain itu, masyarakat juga menerima bantuan logistik berupa paket sembako, selimut, tikar, serta kebutuhan harian lainnya. ‎

‎Dalam perayaannya, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Pusat dan BNPB atas dukungan yang diberikan dalam penanganan bencana di Kabupaten Solok.

‎”Terima kasih kepada BNPB, Pemerintah Pusat, serta Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, hari ini bantuan telah dapat kami serahkan kepada masyarakat yang terdampak. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memperbaiki masyarakat rumahnya sehingga dapat kembali ditempati dengan aman,” ujar Bupati.

‎Pemerintah Kabupaten Solok berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal.(Lz)

Solsel (Rangkiangnagari)  - Segera datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah pun ditandai dengan dilaksanakannya Sarantau            Sasurambi Balimau untuk tahun kelima . Seperti tahun-tahun      sebelumnya ,  ini menjadi ajang bagi Pemerintah Kabupaten     Solok Selatan dan masyarakat bertemu dan bersilaturahmi      sambil menikmati aneka panganan dan objek wisata lokal .       

 

Seperti pelaksanaan sebelumnya , Sarantau Sasurambi Season V juga selenggarakan di salah satu objek wisata unggulan             Solok Selatan, Hot Water Boom Sapan Maluluang , Sabtu (14/2 ), yang telah dibuka Kembali setelah akselerasi pada          tahun lalu .  

 

Tak hanya ' balimau ' dan bersilaturahmi , kegiatan kali ini       dimulai dengan bersepeda bersama dengan titik     keberangkatan dari Kantor Bupati Solok Selatan di Padang Aro dan berakhir di lokasi acara .           

Setidaknya terdapat lebih dari  100 orang,  termasuk Wakil    Bupati Solok  Selatan H.  Yulian Efi , yang  ikut bersepeda   bersama kemudian bergabung dengan pengunjung lainnya yang  sudah memadati  water boom  dengan  air  panas alam ini.

Dalam berbagai hal , Wabup mengatakan balimau bersama yang diadakan setiap tahun ini tak hanya sekedar pelaksanaan             kegiatan saja , namun juga memperkuat tradisi untuk ' balimau ', membersihkan diri menyambut bulan yang suci .             

" Setidaknya ada tiga makna dari tradisi ini , makna mencuci        lahir mandi sehingga bersih diri dari berbagai prasangka .       Selain itu juga untuk mengingatkan bahwa objek wisata       tempat lokasi acara ini adalah milik bersama , bukan hanya        milik segelintir orang atau ' akamsi ' saja ," kata Yulian siang       ini .


Terakhir adalah makna untuk memperkuat silaturahmi dimana      ini menjadi ajang untuk bertegur sapa , melihat wajah , dan        saling memahami serta berbagi .   

" Ini momentum silaturahmi , kita berkumpul bersama , saling      maaf memaafkan , semoga Ramadhan kali ini kita menjadi       pribadi yang bersih ," imbuhnya .   

 

Masyarakat yang ikut mengunjungi lokasi acara juga      disuguhkan dengan siraman rohani yang disampaikan oleh      Ustadz Adri Wahyudi yang menyampaikan tentang persiapan yang perlu dilakukan setiap orang memasuki Ramadhan . Begitu             lupa juga ada hiburan lainnya .    

 

Tak ketinggalan adalah suguhan berbagai makanan dan      minuman gratis yang bisa dinikmati selama acara     berlangsung . Setidaknya lebih dari 70 pelaku UMKM yang terlibat dengan 3 ribu lebih porsi makanan .             


Juga disediakan berbagai doorprize menarik bagi para peserta       bersepeda dan pengunjung di lokasi acara . (Dt )      

 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.