Jembatan Darurat di Kayu Tanam Hanya untuk Berat Maksimal 20 Ton

PADANG(RS) – Pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan jalur Padang-Bukittinggi di Kayu Tanam, Padang Pariaman besok sudah dapat dimanfaatkan. Sementara untuk jembatan permanen akan disiapkan sebelum lebaran 2019.

“Paling lambat besok sudah dapat dimanfaatkan,” sebut Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Padang, Kamis (13/12).

Dikatakannya, jembatan darurat tersebut kekuatannya diperkirakan hanya mampu sekitar 20 ton. Kapasitas itu, selain kendaraan pribadi, juga angkutan barang dengan roda enam, seperti engkel dan colt diesel. “Karena darurat, bebannya tidak bisa berat,” katanya.

Sementara untuk pemanfaatnya BPJN akan menyerahkan pada dinas perhubungan dan kepolisian, karena untuk lalu lintas menjadi kewenangan dishub dan kepolisian. Bisa saja pemanfaatan jembatan darurat dimanfaatkan untuk satu arah, atau dua arah dengan buka tutup. “Kita lihat nanti, kita memungkinkan dua arah, bisa saja. Atau satu arah, hanya untuk dari Padang saja, kemudian turunnya dari Malalak bisa juga. Itu hanya kemungkinan,” ulasnya.

Khusus untuk pembangunan jembatan permanen, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengambil kebijakan. Tidak akan menggunakan sistem biasa, karena kondisinya darurat.

“Kalau menggunakan cara biasa, akan memakan waktu lama. Bisa perencanaan diawal tahun, kemudian penganggaran, pengerjaan akan selesai September. Ini akan menyulitkan. Apalagi akan lebaran.

#Ryan
Labels: , ,
[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.