April 2026

Padang Aro (Rangkiangnagari) - Sebanyak 45 orang jamaah haji asal Kabupaten Solok Selatan dilepas oleh Pemerintah Kabupaten. Jamaah asal Solok Selatan masuk dalam kloter sembilan yang akan berangkat dari embarkasi Padang bersama dengan calon jamaah dari dua daerah lainnya.

Seluruh jamaah ini terdiri dari 42 orang jamaah reguler dan tiga orang petugas haji dari daerah. Rencananya seluruh jamaah akan diberangkatkan dari Solok Selatan ke embarkasi Padang pada Sabtu (2/5/2026) dan berangkat baitullah pada Minggu (3/5/2026).

Bupati Solok Selatan H. Khairunas menyampaikan selamat menuaikan ibadah kepada seluruh jamaah yang akan berangkat, termasuk petugas haji yang akan berangkat tahun ini.

"Selamat menunaikan rukun islam yang kelima kepada seluruh jamaah. Banyak-banyaklah berdoa dan memohon kepada Allah selama di Tanah Haram. Kami titip doa semoga Kabupaten Solok Selatan semakin baik dan doakan juga masyarakat yang sudah mendaftar bisa segera dipanggil pada ibadah haji selanjutnya," kata Khairunas saat Pelepasan Jamaah Haji di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, Kamis (30/4/2026).

Dirinya juga berpesan agar seluruh jamaah senantiasa menjaga Kesehatan selama menunaikan rukun haji. Juga kepada para petugas haji agar bisa menjalankannya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Solok Selatan H. Afdal Dinilhaq menyampaikan jamaah haji Solok Selatan yang berasal dari seluruh kecamatan di Solok Selatan.

“Tahun ini menjadi jamaah haji terbanyak asal Solol Selatan. Jamaah tertua berusia 85 tahun dan yang termuda berusia 24 tahun. Terdapat 10 orang jamaah lanjut usia, yang berusia lebih dari 65 tahun pada keberangkatan kali ini.,” jelas Afdal.

Afdal pun berharap pelaksanaan haji ini bisa berjalan lancar dan sukses serta jauh dari kesilapan. Seluruh jamaah juga diharapkan bisa sehat saat berangkat dan kembali lagi ke tanah air. 

PADANG (RangkiangNagari) - Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, Muhammad Fautiaz Fauzi, menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pendidikan karakter dan pelestarian budaya di tingkat sekolah dasar. Melalui dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir), ia merealisasikan bantuan berupa matras untuk 26 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di Kecamatan Koto Tangah.
Penyerahan bantuan yang dilaksanakan pada Rabu (29/4) ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sarana prasarana olahraga bagi siswa di wilayah tersebut.

Muhammad Fautiaz Fauzi menjelaskan bahwa bantuan matras ini memiliki fungsi yang beragam atau multifungsi bagi sekolah. Namun, fokus utama dari pengadaan sarana ini adalah untuk menunjang latihan silat bagi para murid. Menurutnya, keberadaan matras yang memadai sangat krusial sebagai permulaan pilot project di Koto Tangah guna memastikan anak-anak dapat berlatih dengan aman dan nyaman tanpa risiko cedera yang berarti.

Lebih lanjut, politisi muda ini menekankan bahwa olahraga silat bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sarana pembentukan karakter anak bangsa. Program ini dinilai sangat selaras dengan falsafah Minangkabau yang menjunjung tinggi keseimbangan antara ilmu bela diri dan ilmu agama. Dengan dukungan penuh dari DPRD Kota Padang, khususnya Komisi IV, ia berharap tradisi silat dapat terus dilestarikan dan diwariskan secara turun-temurun kepada generasi mendatang.
Untuk tahap awal ini, sebanyak 26 set matras (terdiri dari 50 lembar) dibagikan kepada 26 sekolah dasar di Koto Tangah. Fautiaz menegaskan bahwa ini barulah permulaan, karena ke depannya ia menargetkan seluruh sekolah dasar di kecamatan tersebut akan mendapatkan fasilitas serupa. Ia ingin memastikan tidak ada sekolah yang tertinggal dalam mendapatkan dukungan sarana olahraga agar pemanfaatan matras ini bisa dirasakan secara merata oleh seluruh siswa.
Tak hanya sekadar memberikan bantuan sarana, Fautiaz juga telah merancang keberlanjutan program ini melalui penyelenggaraan event atau pertandingan secara berkala. Ia berencana menyuarakan aspirasi ini kepada Wali Kota Padang agar kegiatan olahraga seperti "Fadly Amran Cup" atau turnamen tingkat kota lainnya dapat terlaksana. Dengan adanya kompetisi, motivasi anak-anak untuk berlatih akan semakin tinggi dan bakat-bakat muda akan terus bermunculan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Ia menilai kondisi sarana prasarana di banyak sekolah saat ini masih membutuhkan perhatian, sehingga bantuan matras sangat membantu menghidupkan kembali gairah bersilat di sekolah-sekolah. Selain untuk olahraga, Fauzi menyebut matras ini bisa digunakan secara serbaguna, termasuk sebagai alas untuk melaksanakan salat berjamaah di sekolah.
Fauzi Bahar juga menekankan pentingnya mengalihkan perhatian anak-anak dari ketergantungan pada gadget. Menurutnya, pendidikan anak harus seimbang antara asah otak (ilmu pengetahuan), asah dada (agama dan mental), serta asah fisik melalui olahraga. Sebagai bentuk dukungan nyata, ia menyatakan kesiapannya untuk menurunkan pelatih-pelatih silat berpengalaman ke sekolah-sekolah guna memastikan pembinaan berjalan dengan standar yang baik.
Harapan besar digantungkan pada bantuan ini agar dapat bertahan dan digunakan dalam jangka panjang, bahkan hingga 5 atau 10 tahun ke depan. Selain untuk silat, matras ini diharapkan dapat menunjang kegiatan ekstrakurikuler lainnya seperti senam dan seni tari. Dengan fasilitas yang mumpuni, diharapkan lahir generasi muda dari Koto Tangah yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara fisik dan memiliki kecintaan yang mendalam terhadap budaya Minangkabau.

 

#Rn

PADANG (RangkiangNagari) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Tim Pembina Samsat memperkuat sinergi pelayanan dengan menghadirkan kebijakan baru yang memudahkan pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan meski data KTP tidak sesuai dengan STNK.
Kebijakan tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Samsat Sumbar yang digelar di Aula Bapenda Sumbar, Rabu (29/4/2026).

Rakor dipimpin Kepala Bapenda Sumbar, Al Amin, bersama Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq dan Kepala Jasa Raharja Kanwil Sumbar Teguh Afrianto, serta diikuti jajaran Tim Pembina Samsat se-Sumbar.

Dalam arahannya, Al Amin menegaskan penguatan sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita membutuhkan kekompakan dari seluruh unsur Samsat. Dalam filosofi Minangkabau dikenal Tigo Tungku Sajarangan, tiga unsur harus berjalan seiring,” katanya.
Ia menjelaskan, kebijakan kemudahan pembayaran pajak tahunan merupakan solusi konkret atas kendala administratif yang selama ini dihadapi masyarakat

“Kita ingin memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kewajibannya tanpa terhambat kendala administratif, namun tetap dalam koridor aturan,” katanya.

Melalui kebijakan tersebut, wajib pajak tetap dapat melakukan pembayaran dengan membawa identitas terbaru, STNK asli, serta mengisi surat pernyataan kesediaan melakukan balik nama kendaraan.
Menurutnya, langkah ini diharapkan mampu menekan angka tunggakan pajak sekaligus mendorong tertib administrasi kendaraan secara bertahap.

Sementara itu, Dirlantas Polda Sumbar menegaskan inovasi pelayanan harus tetap memperhatikan aspek keamanan dan kepatuhan hukum.
“Kemudahan layanan menjadi prioritas, namun tetap harus memperhatikan aspek safety dan kepatuhan hukum,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Jasa Raharja Sumbar menyampaikan adanya program Gebyar Pajak sebagai stimulus bagi wajib pajak agar lebih disiplin.
“Kami memberikan stimulus berupa undian emas dan helm bagi wajib pajak yang taat,” katanya.
Program tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara Bapenda Sumbar dan mitra dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat membayar pajak kendaraan.

Penghargaan

Selain itu, Rakor juga memberikan apresiasi kepada sejumlah unit pelayanan Samsat berprestasi, di antaranya Samsat Padang sebagai inovasi terbaik dan Samsat Bukittinggi sebagai kategori tersolid.
Melalui penguatan sinergi dan kebijakan adaptif ini, Pemprov Sumbar optimistis kualitas pelayanan Samsat akan semakin meningkat dan berdampak pada peningkatan kepatuhan wajib pajak.

Penghargaan Kinerja Samsat Sebagai bagian dari evaluasi, Tim Pembina Samsat juga memberikan apresiasi kepada unit pelayanan berprestasi:

Kategori Samsat Inovasi Terbaik Peringkat

I: Samsat Padang Peringkat
II: Samsat Kota Pariaman Peringkat
III: Samsat Solok

Kategori Samsat Tersolid Peringkat

I: Samsat Bukittinggi Peringkat
II: Samsat Painan Peringkat
III: Samsat Simpang Ampek

Kategori Realisasi Pendapatan Tertinggi Peringkat

I: Samsat Padang Aro Peringkat
II: Samsat Pulau Punjung Peringkat
III: Samsat Lubuk Sikaping

Dengan penguatan sinergi dan lahirnya kebijakan yang lebih adaptif tersebut, Samsat Sumbar diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak di seluruh wilayah.

 

#Rn

PADANG (RangkiangNagari) – Kabar gembira datang bagi masyarakat Sumatera Barat. Event balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) dipastikan kembali digelar pada tahun 2027 setelah sempat vakum akibat pandemi Covid-19.
Kepastian tersebut disampaikan Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto, saat kunjungan kerja di Sumbar selama dua hari. Ia menyebut TdS merupakan ikon pariwisata daerah yang diinisiasi bersama Pemerintah Provinsi Sumbar dan Kementerian Pariwisata.

Disampaikannya, kehadiran pihaknya ke Sumbar untuk memastikan kesiapan pelaksanaan TdS sebagai event berskala nasional yang telah dikenal di tingkat internasional. “Kehadiran kita di Sumbar selama dua hari ini ingin memastikan kembali TdS bakal hadir kembali sebagai ikon event di Sumbar yang berskala nasional dan dikenal internasional,” katanya.

Menurutnya, persiapan infrastruktur menjadi perhatian utama menjelang penyelenggaraan TdS. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat, terutama pada aspek atraksi, amenitas, dan aksesibilitas pascabencana.
Dijelaskannya, kondisi kebencanaan justru menjadi momentum penguatan sektor pariwisata Sumbar. Pemerintah pusat, kata dia, melakukan verifikasi data sekaligus menyiapkan langkah strategis secara kolaboratif antar kementerian dan lembaga. “Data yang sudah ada akan kita kroscek dan ambil langkah strategis yang kolaboratif,” katanya.
Dorongan penyelenggaraan kembali TdS juga datang dari Anggota DPD RI asal Sumbar, Irman Gusman. Saat mendampingi kunjungan Menteri Pariwisata, ia menyampaikan pentingnya TdS sebagai upaya rebranding pariwisata daerah.

Menurutnya, TdS memiliki dampak besar dalam mengangkat citra Sumbar di tingkat global. “Mudah-mudahan tahun 2027 bisa dilaksanakan melalui deputi Kementerian Pariwisata,” katanya.
Irman juga berharap pembenahan infrastruktur pariwisata mendapat dukungan lintas kementerian sehingga Sumbar menjadi prioritas pembangunan sektor pariwisata nasional.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh penyelenggaraan TdS 2027. Ia memastikan agenda tersebut telah masuk dalam perencanaan daerah. “Kita sudah agendakan TdS tahun 2027. Insya Allah sudah kita agendakan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Lila Yanwar, menyebut pelaksanaan TdS 2027 merupakan hasil kesepakatan bersama sembilan pemerintah kabupaten dan kota di Sumbar.
Diungkapkannya, rencana tersebut sempat tertunda akibat bencana. Namun, seluruh daerah telah menyiapkan anggaran untuk mendukung pelaksanaan event internasional tersebut.

“Sebanyak sembilan kabupaten kota sudah menyiapkan anggaran. Kita juga telah mengirim data ruas jalan yang akan diperbaiki kepada Dinas BMCKTR Sumbar dan sudah diakomodir,” katanya.
Lila menambahkan, konsep TdS 2027 akan berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Event tersebut akan menghadirkan lebih banyak kegiatan hiburan dan pertunjukan budaya sebagai daya tarik tambahan.

“Tahun 2027 lebih banyak acara fun, termasuk pertunjukan budaya. TdS menjadi momen branding pariwisata Sumbar,” katanya.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai TdS memiliki dampak besar terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, baik nasional maupun internasional.
Menurutnya, Kota Padang siap menjadi pintu masuk utama wisatawan menuju Sumbar. “Kita akan mendukung inisiasi kembali hidupkan TdS. Multiplier efeknya luar biasa terhadap kunjungan wisata,” katanya.

Terkait infrastruktur, Fadly menyebut pembangunan di Kota Padang terus mengalami peningkatan setiap tahun melalui berbagai sumber pendanaan, termasuk dukungan pemerintah pusat.

Ia mengungkapkan, Kota Padang mendapatkan alokasi besar dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang mencapai Rp3 triliun.

“Dengan dukungan anggaran tersebut, menghadapi TdS nanti, Padang memiliki kemampuan mempersiapkan sebaik-baiknya,” 


#Rn

JAKARTA (RangkiangNagari) - Arsenal mengimbangi Atletico Madrid dengan skor 1-1 pada leg pertama semifinal Liga Champions di Stadion Metropolitano, Madrid, Rabu waktu setempat.
Pada pertandingan ini Arsenal sempat unggul terlebih dahulu melalui penalti Viktor Gyokeres, namun Atletico Madrid dapat menyamakan kedudukan lewat penalti Julian Alvarez, demikian catatan UEFA.

Hasil imbang ini membuat Arsenal dan Atletico Madrid wajib mengemas kemenangan dengan skor berapapun pada leg kedua semifinal Liga Champions.
Leg kedua semifinal Liga Champions antara Arsenal menghadapi Atletico Madrid dijadwalkan digelar di Stadion Emirates, London, Rabu (6/5) pukul 02.00 WIB.

Pertandingan dimulai dengan tempo sedang dan baik Atletico serta Arsenal gagal menciptakan peluang berbahaya ke gawang lawan-lawannya.
Setelah tidak ada peluang yang berbahaya dari kedua tim, Arsenal memiliki kesempatan untuk unggul terlebih dahulu setelah mendapatkan hadiah tendangan penalti.

Viktor Gyokeres yang maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dengan baik setelah tendangannya tak dapat dihentikan kiper Atletico Jan Oblak sehingga skor berubah menjadi 1-0 pada menit 44.
Memasuki babak kedua, Atletico meningkatkan intensitas serangan mereka untuk mencari gol penyeimbang, salah satunya melalui tembakan Julian Alvarez yang melebar dari gawang Arsenal.

Atletico mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan setelah diberikan hadiah tendangan penalti oleh wasit karena bek sayap Arsenal Ben White melakukan handsball di kotak terlarang.
Alvarez yang maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dengan baik sebab tembakannya tak dapat dihentikan oleh kiper Arsenal David Raya.

Antoine Griezmann sempat memiliki peluang untuk membalikkan keadaan melalui tendangan yang ia lepaskan, namun bola masih belum membobol gawang Arsenal.
Atletico kembali memiliki peluang lewat tendangan Nahuel Molina, namun tembakan yang ia lepaskan masih melambung tipis di atas mistar gawang Arsenal.
Pada waktu yang tersisa, Atletico lebih sering menggempur lini pertahanan Arsenal, namun hingga laga usai, skor 1-1 untuk kedua tim tetap bertahan.

 

#Rn

Payakumbuh (RangkiangNagari) – Pemerintah Kota Payakumbuh terus melakukan percepatan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dengan menggelar kegiatan Capacity Building ETPD bagi Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPKeu) dan Bendahara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Aula Josrizal Zain, Balaikota Payakumbuh, Rabu (29/04/2026).

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut atas komitmen Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta dan Wakil Wali Kota, Elzadaswarman dalam mempercepat implementasi ETPD di Kota Payakumbuh untuk mendorong efisiensi belanja, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mewujudkan transformasi digital tata kelola keuangan daerah yang memperkuat integrasi ekonomi sesuai arahan Presiden Prabowo.

Implementasi ETPD merupakan perubahan mekanisme transaksi pendapatan dan belanja daerah dari tunai menjadi non-tunai berbasis digital untuk meningkatkan transparansi, tata kelola, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Program ini didorong melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di seluruh Indonesia.

Wali Kota Zulmaeta melalui Sekretaris Badan Keuangan Daerah Kota Payakumbuh, Arif Siswandi menegaskan transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah bukan lagi sebuah pilihan, tetapi sebuah keharusan.

Hal itu disampaikan saat membuka secara resmi kegiatan Capacity Building ETPD yang berfokus pada penerapan Sistem Layanan SP2D Online dan pelaksanaan Rekonsiliasi Online Periode Triwulan I tahun 2026 melalui Aplikasi SMART.

“Melalui kegiatan Capacity Building ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh PPKeu SKPD dan Bendahara memiliki pemahaman dan keterampilan yang sama dalam mengoperasikan SP2D Online dan Aplikasi SMART,” ungkap Arif didampingi Kabid Akuntansi, Fitra Liza, serta Kepala Sub. Bidang Pengembangan dan IKD bersama Tim Bidang Akuntansi Badan Keuangan Daerah.

Lebih lanjut, Arif mengatakan rekonsiliasi online yang tertib dan tepat waktu adalah kunci utama untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

“Sesuai arahan Wali Kota, Zulmaeta, bahwa layanan yang diberikan khususnya untuk SP2D online segera diterapkan dan rekonsiliasi tersistim online dapat mempermudah pengelolaan keuangan di OPD, semua sudah didesain untuk terintegrasi secara digital,” ujar Arif Siswandi.

Arif juga mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemko Payakumbuh dalam mendorong transformasi tata kelola keuangan daerah menuju sistem yang semakin digital, transparan, akuntabel, cepat, dan efisien.

“Upaya ini tidak hanya mendukung percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pengawasan keuangan, serta mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang modern dan terpercaya” kata Arif.

Sementara itu, Pemsie Marketing Bank Nagari, Diwine Rosheva Rosheli menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh pihak perbankan terhadap langkah progresif Pemeko Payakumbuh.

“Bank Nagari berkomitmen untuk selalu mendampingi dan memfasilitasi percepatan ETPD di seluruh daerah mitra kerja kami, termasuk Kota Payakumbuh,” sampainya.

Dengan sistem SP2D Online, Dwinie ungkapkan proses transfer dana ke rekening rekanan atau pihak ketiga dapat dilakukan lebih cepat, real-time, dan tentunya lebih aman.

Dwinie juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang modern, efisien, dan bebas dari praktik-praktik konvensional yang menghambat.

 

#Rn

Payakumbuh (RangkiangNagari) - Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melepas secara resmi 175 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Payakumbuh tahun 1447 H / 2026 M, ditandai dengan penyerahan bendera pataka di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, Kamis (30/04/2026).

“Alhamdulillah, setiap tahun Pemko Payakumbuh memfasilitasi keberangkatan dan kepulangan jemaah haji, mulai dari penyediaan bus menuju Bandara Internasional Minangkabau beserta dengan pengawalan,” ungkap Wali Kota Zulmaeta

Selain itu, lanjut Zulmaeta, Pemko Payakumbuh juga menyiapkan truk untuk pengangkutan barang jemaah serta konsumsi makan malam bagi seluruh jamaah sebelum bertolak.

Zulmaeta turut berpesan kepada seluruh jemaah agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta meluruskan niat dan keikhlasan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Fokuskan hati untuk beribadah, jangan terlena dengan urusan duniawi. Doakan kami agar juga dapat memenuhi panggilan Allah ke Tanah Suci,” tambahnya.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada para ketua kloter, ketua rombongan, dan ketua regu agar senantiasa memberikan pendampingan serta pelayanan maksimal demi kelancaran ibadah para jemaah.

“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Payakumbuh, Endra Rinaldi, menyampaikan bahwa jemaah haji tahun ini terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter).

JCH Kloter 13 yang berjumlah 161 orang dijadwalkan masuk Asrama Haji Embarkasi Padang pada Kamis (07/05/2026), kemudian diberangkatkan ke Tanah Suci pada Jumat (08/05/2026) pukul 07.10 WIB, dan diperkirakan tiba di Jeddah pukul 12.00 Waktu Standar Arab Saudi (WAS) dengan nomor penerbangan GIA 3513.

Sedangkan JCH 14 yang terdiri dari 14 orang akan diberangkatkan ke Asrama Haji pada hari yang sama, dan selanjutnya terbang ke Tanah Suci pada Sabtu (09/05/2026) pukul 10.45 WIB, dengan estimasi tiba di Jeddah pukul 14.55 WAS menggunakan penerbangan GIA 3514.

“Untuk jadwal kepulangan jemaah Haji Kloter 13 direncanakan bertolak dari Madinah pada 17 Juni 2026 pukul 19.00 WAS dan tiba di Padang pada 18 Juni 2026 pukul 10.30 WIB dengan penerbangan GIA 3813.” Bebernya

Sementara itu, untuk kepulangan jemaah Haji Kloter 14 dijadwalkan kembali dari Madinah pada 19 Juni 2026 pukul 13.20 WAS dan tiba di Padang pada 20 Juni 2026 pukul 04.50 WIB dengan penerbangan GIA 3814.

Endra menyebutkan, total jemaah haji Kota Payakumbuh tahun ini berjumlah 175 orang, terdiri dari 84 laki-laki dan 91 perempuan.

“Jemaah tertua tercatat atas nama Syahilfa Sainun Jubai , usia 78 tahun, sementara jemaah termuda adalah Mohammad Luthfi, usia 18 tahun,” jelasnya.

 

#Rn

Payakumbuh (RangkiangNagari) - Dinas Sosial Kota Payakumbuh mencanangkan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Satu rupiah bantuan yang diselewengkan, atau satu prosedur yang dipersulit, adalah pengkhianatan terhadap amanah rakyat,” Ujar Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat memberkan sambutan dalam acara pencanangan ZI menuju WBK dan WBBM Dinas Sosial di Aula Kantor Dinas Sosial Kota Payakumbuh, Kamis (30/04/2026).

Ia menekankan bahwa Dinas Sosial merupakan wajah kemanusiaan pemerintah daerah, karena berhadapan langsung dengan masyarakat rentan. Oleh karena itu, integritas dalam pelayanan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

“Pencanangan ini adalah ikrar publik bahwa Dinas Sosial siap bertransformasi menjadi institusi yang memberikan pelayanan prima, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial,” ujar Zulmaeta.

Zulmaeta mengingatkan sejumlah komitmen penting dalam mewujudkan WBK dan WBBM, di antaranya memastikan data kemiskinan yang akurat dan transparan, meniadakan pungutan liar dalam penyaluran bantuan sosial, serta memberikan pelayanan yang cepat, empatik, dan tanpa diskriminasi.

Zulmaeta menekankan pencanangan Zona Integritas bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen nyata untuk menghadirkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Selain itu, Zulmaeta menginstruksikan seluruh jajaran Dinas Sosial untuk melakukan perubahan nyata melalui enam area utama pembangunan Zona Integritas, yakni manajemen perubahan, penataan tata laksana berbasis digital, penguatan sistem manajemen SDM, peningkatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Predikat WBK dan WBBM bukan tujuan akhir. Tujuan utamanya adalah kepuasan dan kesejahteraan masyarakat Kota Payakumbuh,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Payakumbuh, Yonrefli, menyampaikan bahwa pelaksanaan Zona Integritas merupakan kewajiban dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, bebas dari korupsi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Dinas Sosial memiliki tugas membantu Wali Kota dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang sosial, dengan indikator utama kinerja berupa penurunan angka kemiskinan.

“Kami melayani 26 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), di antaranya penyandang disabilitas, fakir miskin, lansia terlantar, gelandangan dan pengemis, serta korban bencana,” jelas Yonrefli.

Yonrefli menegaskan komitmen seluruh jajaran Dinas Sosial bersama para pilar sosial untuk menandatangani komitmen pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Payakumbuh yang turut menandatangani komitmen tersebut sebagai bentuk dukungan dan arahan agar seluruh aparatur menjauhi praktik korupsi serta fokus pada pelayanan kepada masyarakat.

“Ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan,” pungkasnya.

Dengan pencanangan ini, diharapkan Dinas Sosial Kota Payakumbuh mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin transparan, akuntabel, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. 


#Rn

Payakumbuh (RangkiangNagari) – Pemko Payakumbuh mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026 akibat fenomena El Nino berkekuatan besar atau yang dikenal sebagai “El Nino Godzilla”.

“Fenomena El Nino ‘Godzilla’ diprediksi melanda Indonesia pada April hingga Oktober 2026 dan berpotensi memicu kemarau panjang, suhu panas ekstrem, kekeringan, hingga risiko kebakaran hutan,” kata Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dalam Surat Edaran Nomor: 17/ED/WK.PYK/2026.

Ia menjelaskan, istilah “Godzilla El Nino” merujuk pada kondisi pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang mencapai 2–3 derajat Celsius di atas normal dan berpotensi memperparah kekeringan.

“Kondisi ini harus kita waspadai bersama karena dampaknya bisa meluas, mulai dari sektor pertanian hingga kesehatan masyarakat,” ujarnya, Kamis (30/04/2026).

Berdasarkan hasil video conference koordinasi nasional pada 14 April 2026, pemerintah memprediksi musim kemarau di Sumatera Barat mulai terjadi pada Juni dan mencapai puncaknya pada Agustus 2026.

“Kita tidak boleh menunggu dampaknya terasa. Semua pihak harus bergerak sejak sekarang untuk melakukan mitigasi,” tegasnya.

Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah mengoptimalkan posko siaga bencana serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Posko siaga harus aktif, koordinasi harus berjalan, dan langkah mitigasi harus dilakukan secara terukur,” katanya.

Pemko Payakumbuh juga mengarahkan instansi teknis melakukan audit saluran irigasi dan normalisasi embung guna menjaga cadangan air.

“Ketersediaan air menjadi kunci. Karena itu, kita harus pastikan irigasi berfungsi optimal dan cadangan air tetap terjaga,” ujarnya.

Di sektor pangan, pemerintah mendorong pemantauan rutin stok di pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga serta mengimbau petani mempercepat jadwal tanam.

“Kita ingin produksi tetap terjaga, sehingga perlu percepatan tanam sebelum debit air turun drastis,” kata Zulmaeta.

Selain itu, petani didorong menggunakan varietas genjah dan memprioritaskan distribusi air pada fase kritis tanaman dengan dukungan pompanisasi.

“Varietas cepat panen menjadi solusi agar petani tetap bisa berproduksi di tengah ancaman kemarau panjang,” ujarnya.

Di bidang kesehatan, pemerintah mengingatkan potensi peningkatan kasus ISPA, dehidrasi ekstrem, serta penyakit menular, sekaligus meminta masyarakat menjaga sanitasi.

“Kita harus waspada terhadap dampak kesehatan, terutama ISPA dan dehidrasi, serta terus menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Kepada masyarakat dan sektor swasta, Pemko Payakumbuh mengajak untuk membudayakan penghematan air dan energi listrik serta mengonsumsi pangan lokal non-beras.

“Langkah sederhana seperti hemat air dan energi akan sangat membantu menghadapi kondisi ini,” ujar Zulmaeta.

Pemerintah juga menegaskan larangan pembukaan lahan dengan cara membakar, termasuk pembakaran sampah dan pembuangan puntung rokok sembarangan.

“Kami tegaskan, tidak boleh ada pembakaran lahan maupun sampah karena berisiko memicu kebakaran yang lebih besar,” katanya.

Zulmaeta berharap seluruh pemangku kepentingan menjalankan langkah antisipatif secara disiplin dan bertanggung jawab.

“Jika kita bergerak bersama sejak dini, dampak El Nino ekstrem ini bisa kita tekan semaksimal mungkin,” pungkasnya.

 

#Rn

Solsel ( Rangkiangnagari ) - Kabupaten Solok Selatan bakal      segera memiliki satu pemeriksaan laboratorium lengkap . Ini      menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk     menyediakan pelayanan kesehatan yang lengkap dan     berkualitas .

 

Kepala Dinas Kesehatan melalui Kepala Bidang Pelayanan      Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan dr. Riana Yoseferta      mengatakan saat ini dinas sedang mempersiapkan operasional      laboratorium ,  termasuk menyediakan perizinan serta pengadaan    sarana dan prasarana pendukung .   

 

" Bangunan sudah selesai , sekarang kita fokus pada      adanya izin operasional serta melengkapi peralatan . Saat      ini masih dalam proses pengada an ,” kata Riana, Rabu (29/4 ).      

 

Selain proses pengadaan peralatan , Riana juga menyebut proses perizinan juga dikebut untuk memastikan laboratorium           ini bisa segera beroperasi pada tahun ini .      

Laboratorium yang diberi nama Laboratorium Kesehatan     Masyarakat ini nantinya akan melayani berbagai pemeriksaan      Kesehatan ,  seperti pemeriksaan kesehatan menyeluruh (medical check up /MCU). Pemeriksaan ini bisa dilakukan secara mandiri           maupun dengan rekomendasi dokter.   

Untuk memastikan seluruh pelayanan dapat dirasakan oleh      masyarakat ,  lanjut Riana, ke depan juga akan dilakukan kerja       sama dengan BPJS Kesehatan .   

Saat ini pemerintah kabupaten tengah mempersiapkan peraturan terkait tarif layanan laboratorium ini . ​Sehingga tak             hanya untuk memberikan pelayanan kesehatan , lab ini juga      akan memberikan pendapatan bagi daerah .    

Targetnya ke depan lab ini tak hanya digunakan untuk        pemeriksaan Kesehatan saja , namun juga akan digunakan      sebagai tempat pemeriksaan berbagai sampel seperti udara dan       makanan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan lingkungan .      

 

Dengan hadirnya Labkesmas ini , diharapkan masyarakat     Solok Selatan dapat memperoleh layanan pemeriksaan     kesehatan yang lebih mudah , cepat , dan terjangkau , sekaligus       Mendukung deteksi dini berbagai penyakit .    

 

Perlu diketahui , pembangunan laboratorium yang berlokasi di Lubuk Gadang Kecamatan Sangir ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kementerian Kesehatan dengan                     nilai bangunan mencapai Rp 14 miliar . Sedangkan untuk       pengadaan berbagai peralatan penunjang , telah dialokasikan     dana sebesar Rp 700 juta .    

 

Saat ini , terdapat 11 Labkesmas di seluruh Sumatera Barat.       Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya pemerintah       dalam memperkuat aspek promotif dan preventif kesehatan      masyarakat di seluruh kabupaten dan kota , termasuk di Solok Selatan. (D T )         

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.