Kuraitaji (Rangkiangnagari) - Berdasarkan rapat musyawarah stunting tahun 2025, di kantor walinagari Kuraitaji, ketua Bamus nagari Kuraitaji Khairul Koto, S. I. Kom yang didampingi pemuka masyarakat korong Muaro Joniswan langsung berkunjung ke rumah anak penderita jantung bocor dan stunting yang tinggal di korong Muaro nagari Kuraitaji, kecamatan nan Sabaris, kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Kamis 28/08/2025.
Ade Ramadani,28 tahun dan Afrizal 31 tahun, adalah orang tua dari Arsila,2,7 tahun penderita jantung bocor dan stunting.
Ade Ramadani membenarkan melalui media ini,"Berdasarkan hasil pemeriksaan dari dokter yang bertugas di rumah sakit M Djamil Padang, anak saya Arsila sedari dalam kandungan sudah mengalami cacat, yaitu jantungnya bocor dua titik.
Kelahirannya yang di operasi, hanya beratnya 1,4 kilogram, yang sempat dipanaskan di angkubator, semenjak itu pulalah kesehatan dan kondisi perkembangan badannya terhambat, sehingga diusianya yang sudah 2,7 tahun, berat badanya hanya 7,5 kilogram, bahkan sampai sekarang ia belum bisa berdiri dan berjalan sendiri, jelas Ade.
Pengakuan ibu dari Arsila ini, bantuan dan perhatian dari pemerintah, khususnya dari kesehatan di kecamatan dan nagari sudah ada, walaupun tidak mencukupi, namun saya sangat berharap kepada pemerintah melalui dokter dari RSUD M Djamil Padang, kalau untuk penyembuhan jantung bocor anak saya, agar secepatnya berobat dan dioperasi ke jakarta.
Namun harapan agar anak saya lekas sembuh itu banyak kendala, walaupun saya memiliki BPJS untuk menebus obat keseharian ini, namun itu tidak termasuk pembiayaan saya untuk Keberangkatan ke jakarta juga biaya operasinya, sedangkan suami saya hanya memiliki pekerjaan serabutan dalam mencari uang untuk memenuhi kebutuhan keseharian dan saya hanya sebagai ibu rumah tangga.
Kami sangat berharap kepada pemerintah, instansi lainnya juga masyarakat yang merasa berkelebihan rezekinya, bisa peduli dan memperhatikan nasib anak saya ini bisa berobat ke jakarta dan terbebas dari penyakit yang dideritanya, sehingga nasa depannya cerah seperti anak anak yang lainnya, harapan. Ade Ramadani.
ketua Bamus nagari Kuraitaji Khairul Koto S. I. Kom,"dengan meningkatnya kasus anak stunting di nagari Kuraitaji, kami lembaga Bamus beserta pemerintahan nagari Kuraitaji di sidang RKP 2026 berupaya dan serius memprioritaskan anggaran untuk pencegahan anak stunting di nagari Kuraitaji, tegas Khairul Koto.(Kk)