Pemkab Solsel Himbau Masyarakat Untuk Berhati-Hati di Lokasi Rawan Kecelakaan

Solsel ( Rangkiangnagari ) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan turut berduka atas kecelakaan yang terjadi di embung yang terletak di Kecamatan Pauh Duo jelang akhir pekan                     lalu .  Peristiwa ini menjadi pengingat agar pemerintah juga      masyarakat berhati-hati dalam melakukan kegiatan terutama di wilayah yang rawan terjadi kecelakaan .          

 

Hal  ini disampaikan Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi       dalam Apel Gabungan ASN perdana usai libur lebaran di Halaman Kantor Bupati , Senin (30/3 ).          

   

" Peristiwa kecelakaan yang terjadi di embung Lasuang Batu       Nagari Kapau Alam Pauh Duo Kecamatan Pauh Duo ini        menjadi pengingat untuk kehati-hatian dan mitigasi di wilayah       Solok Selatan, terutama di daerah rawan . Seperti di embung        itu kan terlihat tenang , tapi ternyata menghanyutkan ," kata Yulian pagi ini .     

Sejalan dengan itu , Kepala Pelaksana BPBD Solok Selatan Novi Hendrix mengingatkan kepada masyarakat untuk           selalu berhati-hati dalam melakukan kegiatan di tempat-tempat rawan , seperti embung .         

 

Embung ini merupakan tempat penampungan udara yang memilikinya      tingkat kedalaman yang cukup tinggi sehingga tidak selalu       aman untuk berenang , apalagi jika kemampuan berenang      rendah .  Untuk itu kami menghimbau masyarakat agar berhati-hati dan mempertimbangkan risiko yang mungkin terjadi ,” kata Novi ketika dihubungi secara terpisah .          

    

Dirinya juga menyinggung agar masyarakat bijak dalam      bermedia sosial , jangan mudah terpengaruh dengan godaan      sesaat tanpa mempertimbangkan risiko yang mungkin terjadi .      

 

BPBD  Solok Selatan sebenarnya telah melakukan mitigasi     dan menggambarkan potensi bencana yang tercantum dalam      Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) dan     Kajian Risiko Bencana . Kedua dokumen ini telah      disosialisasikan kepada masyarakat sehingga diharapkan bisa     dipahami dan disesuaikan dengan kondisi yang ada .      

Untuk kasus kali ini murni karena kecelakaan . Untuk itu        Sekali lagi kami ingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada dalam berkegiatan ,” tutupnya .           

 

Pada peristiwa yang terjadi pada Jumat (27/3/2026) pekan       Lalu ,  seorang remaja tenggelam di embung dan baru bisa       Diselamatkan oleh Tim SAR pada malam harinya .     

 

Disinyalir ini terjadi karena ia menerima tantangan dari media sosial dengan keluasan uang untuk menyelam ke dalam                embung . Naas,  dirinya pun tenggelam meski sudah berusaha     Diselamatkan oleh teman-temannya .  

 

Tim SAR yang  juga didampingi oleh BPBD segera turun     ke lapangan untuk melakukan penyelamatan . Namun saat ini      berhasil menyelamatkan , remaja tersebut sudah tak dapa t      lagi . ( DT )  

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.