Juli 2026

JAKARTA (RangkiangNagari) - Pelatih timnas Maroko Mohamed Ouahbi mengakui keunggulan kualitas pemain-pemain Prancis setelah timnya kalah 0-2 pada laga perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion Boston Stadium, Amerika Serikat, Jumat.

Meski mampu meredam serangan Prancis di babak pertama, namun gol dari Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele membuat Maroko harus menerima kekalahan mereka.

"Kami harus mengakui bahwa kami menghadapi lawan yang sangat bagus. Kami sangat kesulitan pada babak pertama, dan penyelamatan penalti Bounou membuat kami tetap bertahan dalam pertandingan. Pada babak kedua kami bertahan lebih baik dan lebih tenang saat menguasai bola. Pada akhirnya, itu ditentukan oleh aksi individu luar biasa dari Mbappe," ujar Ouahbi yang dilansir dari FIFA.

Ouahbi mengaku kecewa dengan hasil tersebut, tetapi menilai timnya telah memberikan kemampuan terbaik di tengah keterbatasan skuad.
Ia menyoroti minimnya opsi pemain di bangku cadangan ketika tim diterpa cedera, absennya sejumlah pemain, serta kelelahan akibat padatnya jadwal pertandingan.
Meski langkah Maroko terhenti di perempat final, Ouahbi optimistis masa depan sepak bola negaranya tetap cerah apabila perkembangan tim terus berlanjut.

Ia menegaskan timnya datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi menjadi juara, tetapi harus menerima kenyataan kalah dari salah satu tim unggulan.

"Tentu kami ingin menang dan sudah melakukan segalanya, tetapi kami menghadapi lawan yang sangat sulit," ucap Ouahbi.
Pelatih berusia 48 tahun itu juga menegaskan bahwa perjuangan Maroko tidak hanya mewakili negaranya, tetapi juga membawa harapan masyarakat Maroko serta banyak pendukung dari Asia dan Afrika.

"Banyak orang melihat diri mereka pada tim ini, dan kami akan terus bekerja untuk memenangkan gelar di masa depan," tutur Ouahbi.


JAKARTA (RangkiangNagari) - Timnas Prancis memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Maroko dengan skor 2-0 pada laga perempat final di Stadoin Boston, Amerika Serikat pada Jumat WIB.

Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele menjadi pahlawan kemenangan Les Bleus lewat gol-gol mereka pada babak kedua.

Kemenangan 2-0 memastikan Prancis menjadi tim pertama yang melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026. Les Bleus kini tinggal menunggu pemenang laga Spanyol kontra Belgia untuk memperebutkan tiket ke partai final.
Pada pertandingan tersebut, Prancis langsung mengancam sejak awal laga. Tembakan keras Mbappe pada menit ke-3 masih bisa ditepis Bounou, sebelum kiper Maroko itu kembali melakukan penyelamatan gemilang saat menggagalkan sundulan Dayot Upamecano dari situasi sepak pojok.

Prancis memperoleh hadiah penalti pada menit ke-25 setelah Mbappe dijatuhkan Noussair Mazraoui di kotak terlarang. Namun, eksekusi Mbappe ke sisi kiri bawah gawang terlalu lemah sehingga dapat ditangkap Bounou.
Menjelang turun minum, Les Bleus terus menekan. Upaya Desire Doue kembali digagalkan Bounou, sementara tendangan lambung Lucas Digne pada menit ke-45 hanya membentur mistar gawang. Skor tanpa gol bertahan hingga jeda.

Selepas turun minum, Prancis mempertahankan intensitas serangan. Setelah peluang Doue kembali dimentahkan Bounou, Mbappe akhirnya membawa timnya unggul pada menit ke-60 lewat tembakan dari dekat kotak penalti yang bersarang di sudut gawang Maroko.
Keunggulan Prancis bertambah enam menit kemudian. Dembele melakukan penetrasi sebelum melepaskan tendangan kaki kanan mendatar dari luar kotak penalti yang menggetarkan gawang Bounou untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Maroko berusaha bangkit pada sisa pertandingan. Peluang terbaik mereka hadir melalui tembakan Azzedine Ounahi pada menit ke-82, tetapi masih mampu ditepis Mike Maignan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Singa Atlas gagal mencetak gol dan harus mengakui keunggulan dua gol Prancis.


PADANG (RangkiangNagari) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mengawal percepatan pemulihan distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul gangguan infrastruktur yang berdampak terhadap kelancaran pasokan dan mobilitas masyarakat di sejumlah daerah.

Berbagai langkah terpadu dilakukan bersama instansi terkait untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan pemerintah telah mengerahkan seluruh perangkat yang berwenang guna mengatasi antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor agar distribusi BBM kembali normal.
"Ini merupakan langkah konkret yang kami lakukan untuk mempercepat pemulihan kondisi antrean di SPBU," ujar Mahyeldi, Kamis (9/7).

Menurutnya, penanganan tidak hanya difokuskan pada penguraian antrean kendaraan, tetapi juga memperlancar akses transportasi yang menjadi jalur distribusi BBM dan logistik.
Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan Bungus yang merupakan lintasan utama mobil tangki menuju berbagai daerah di Sumbar.

Untuk mendukung percepatan distribusi, pemerintah menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut.

Selain itu, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) diminta mempercepat penyelesaian pembangunan Jembatan Jurai melalui penambahan jam kerja serta penggunaan material beton yang lebih cepat mengering.

Mahyeldi menjelaskan, Pertamina Patra Niaga juga telah melakukan sejumlah langkah pemulihan sejak 26 Juni 2026.
Di antaranya mengoperasikan Terminal BBM Teluk Kabung selama 24 jam, mengoptimalkan pengisian mobil tangki pada waktu lalu lintas lengang, serta memprioritaskan kendaraan pengangkut BBM melintasi jalur yang tersedia agar pasokan ke SPBU tetap terjaga.

Pemerintah Provinsi Sumbar juga meminta pengelola SPBU menambah jam operasional pengisian selama dua hingga tiga jam guna membantu mengurangi kepadatan antrean masyarakat.

"Seluruh upaya ini akan terus kami evaluasi bersama Pertamina dan seluruh pemangku kepentingan agar proses pemulihan berjalan sesuai target," katanya.
Ia turut menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota di Sumatera Barat agar aktif melakukan pengawasan dan pengaturan antrean BBM di wilayah masing-masing serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait.

Mahyeldi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Menurutnya, pemerintah bersama seluruh pihak terkait terus berupaya memastikan distribusi BBM kembali normal secara bertahap.

"Pemerintah akan terus hadir memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Kami mengajak masyarakat mendukung proses pemulihan yang sedang dilakukan sehingga kondisi dapat segera kembali normal," tutupnya.

JAKARTA (RangkiangNagari) - Ketua Perwasitan FIFA Pierluigi Collina menilai keputusan wasit Francois Letexier pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina menghadapi Mesir sudah tepat.

Dikutip dari laman resmi FIFA, Kamis, Collina menilai Letexier sudah mengambil keputusan yang tepat pada beberapa kejadian yang terjadi pada pertandingan tersebut.

Collina menegaskan setiap keputusan yang diambil wasit pada sebuah pertandingan, terutama sebuah gol sudah melalui peninjauan panjang dan ia mengambil contoh ketika gol penyerang Mesir Mostafa Zico bisa dianulir.

Sosok berkebangsaan Italia tersebut menjelaskan tidak ada batasan yang ditentukan mengenai jarak dari gawang atau durasi antara insiden dan gol.
"Contohnya terjadi pada pertandingan Argentina melawan Mesir di mana pemain nomor 19 Mesir, Marwan Attia, jelas menginjak kaki pemain nomor 6 Argentina, Lisandro Martínez," jelas Collina.
"Kami berpendapat bahwa pelanggaran tetaplah pelanggaran. Terlepas dari apakah pelanggaran tersebut tampak 'jelas' atau tidak, jika wasit tidak melihatnya di lapangan, VAR dapat melakukan intervensi," sambung dia.

Collina juga mengambil contoh bagaimana keputusan wasit Letexier sudah tepat mengenai tidak menganggap Mohamed Salah dilanggar di kotak penalti sebelum terjadinya gol ketiga Argentina pada laga itu.

Dirinya menilai hal tersebut tidak dapat dinilai sebagai pelanggaran sebab Julian Alvarez mengenai bola terlebih dahulu sebelum melakukan kontak dengan Mohamed Salah.
"Sekali lagi, contoh kejadian ini terlihat di akhir pertandingan yang sama; wasit dan VAR menilai kontak fisik antara pemain nomor punggung 10 Mesir, Mohamed Salah, dan pemain nomor punggung 9 Argentina, Julián Alvarez, sebagai kontak yang wajar dalam permainan sepak bola," ungkap Collina.

Collina melanjutkan selalu ada subjektivitas dalam beberapa keputusan, akan tetapi dirinya cukup senang bagaimana prinsip-prinsip utama dapat diterapkan dalam turnamen Piala Dunia 2026.
Selanjutnya Collina tidak melarang orang untuk melakukan diskusi konstruktif mengenai keputusan dari wasit, namun ia menentang hal-hal yang sudah melalui batas kewajaran.
"Tentu saja, diskusi yang membangun mengenai keputusan akan selalu menjadi bagian dari sepak bola, namun tuduhan tak berdasar tidak memiliki tempat dalam olahraga kita," tegas Collina.
"Tidak ada seorang pun yang boleh mempertanyakan integritas perangkat pertandingan Piala Dunia FIFA. Hal semacam itu dapat memicu reaksi yang berujung pada ancaman terhadap mereka dan keluarga mereka. Ini adalah hal yang tidak dibenarkan," pungkasnya.


JAKARTA (RangkiangNagari) - Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) membenarka pelatih tim nasional Roberto Martinez mundur setelah Portugal tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 karena kalah 0-1 dari Spanyol.

Martinez sebelumnya telah menyatakan mundur dari jabatanya yang sudah diisinya sejak Januari 2023.

"Dengan ini Federasi Sepak Bola Portugal mengumumkan telah secara resmi mengakhiri hubungan kontrak dengan pelatih tim nasional Roberto Martinez beserta staf kepelatihannya pada Rabu ini," kata FPF dalam laman pada Rabu.
Selecao terhenti akibat kalah tipis 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar. Usai pertandingan, Martinez menegaskan keputusannya untuk mengakhiri tugas bersama Portugal.
"Saya datang ke Portugal dengan tujuan memenangkan Piala Dunia. Karena saya gagal mewujudkannya, tidak masuk akal bagi saya untuk terus lanjut (melatih). Kontrak saya berakhir hari ini," ujar pelatih berusia 52 tahun tersebut.

Selama menangani Portugal, Martinez mempersembahkan gelar UEFA Nations League 2025. Namun gagal membawa tim melangkah lebih jauh di Euro 2024 setelah disingkirkan Prancis melalui adu penalti di perempat final.

Solok Selatan (Rangkiangnagari)Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Solok Selatan turun langsung ke lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Batang Bangko, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Pidum Satreskrim Polres Solok Selatan, Ipda Akmal Dhafullah Bakti, S.Tr.IK, bersama personel URC Satreskrim.

Kapolres Solok Selatan AKBP M. Faisal Perdana, SIK, melalui Kasat Reskrim AKP M. Yogie Biantoro, S.Tr.K., SIK, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan tersebut.

Meski harus menempuh lokasi yang cukup jauh dengan kondisi medan berlumpur dan berbatu, hal tersebut tidak menyurutkan semangat personel untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya aktivitas penambangan saat pelaksanaan kegiatan. Namun demikian, personel tetap melakukan tindakan kepolisian berupa pemasangan garis polisi (police line) serta penutupan lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat aktivitas penambangan emas ilegal.

Polres Solok Selatan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau menemukan adanya aktivitas penambangan emas tanpa izin di wilayahnya.

Aktivitas penambangan emas ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menimbulkan dampak yang sangat berbahaya terhadap kelestarian alam dan lingkungan, seperti pencemaran sungai, kerusakan hutan, serta berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Polres Solok Selatan berkomitmen untuk terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk aktivitas pertambangan ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. 

Solsel (Rangkaiannagari)  - Masyarakat Kabupaten Solok Selatan yang saat ini    ini masih belum memiliki hunian tetap , kini mendapatkan       kesempatan emas . Pemerintah Kabupaten akan memberikan     fasilitas subsidi bagi masyarakat sebagai bagian      dari program tiga juta rumah pemerintah pusat .      

 

Bagi masyarakat yang berminat untuk berpartisipasi      mendapatkan fasilitas ini bisa mengisi formulir pada tautan       https://bit.ly/4vTbYyi . Data yang  harus diisi meliputi  identitas ,  pekerjaan ,  alamat ,  penghasilan , status  kepemilikanrumah saat ini , serta surat pernyataan berminat mengikuti program.       

 

Pendataan ini bukan berarti masyarakat secara langsung     mendapatkan rumah . Data yang terkumpul nantinya akan     digunakan untuk menghitung kebutuhan rumah serta     berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait .   

 

Tapi jangan lupa , ada batas waktu pengisian data ini . Paling lambat hingga 15 Juli 2026 nanti .               

Sebagai informasi , perumahan yang disediakan oleh     pemerintah ini akan berlokasi di Golden Arm, Kecamatan     Sangir .

 

Hunian yang akan difasilitasi pemerintah ini akan berupa       rumah tapak . Lahan pembangunan nantinya akan disediakan      pemerintah ,  sehingga harga jualnya akan jauh lebih terjangkau      karena tak lagi masuk biaya pembelian tanah .      

 

Rencananya ,  penyediaan rumah ini menggunakan skema    Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari     Tapera . (DT) 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.