LUBUK BASUNG (RangkiangNagari) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Tahun 2026 menggelar pagelaran seni tari tradisional dengan tema " Mengetik Sanubari Lewat Nada Tradisi di Nagari Matua Mudiak, Kabupaten Agam, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini mewadahi penampilan seni dengan menampilkan empat tarian kreasi dari masyarakat setempat, yakni Tari Sumbang 12 yang dibawakan Anak SDN 07 Nagari Matua Mudiak,Tari Alu jo Lasuang Dibawakan oleh Anak SDN 13 Nagari Matua Mudiak,dan Tari Manyilang Tabu dari SDN 24 Nagari Matua Mudiak.Kemudian acara juga dimeriahkan oleh penampilan Hoyak Tambua dari sanggar Tuah Sakato yang merupakan komunitas seni yang ada di Jorong Padang Galanggang,Nagari Matua Mudiak.Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dari program kerja mahasiswa untuk melestarikan kesenian lokal.
Acara yang berlangsung di Kantor Wali Nagari Matua Mudiak ini menarik antusiasme warga, mulai dari anak-anak hingga tokoh masyarakat setempat. Penampilan dibawakan langsung oleh mahasiswa KKN yang sebelumnya berlatih bersama sanggar seni dan pemuda nagari selama beberapa pekan.
Ketua kelompok KKN UNP di Nagari Matua Mudiak,Radhik Novandi, mengatakan kegiatan ini digagas sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjaga warisan budaya yang mulai jarang ditampilkan generasi muda.
"Kami ingin generasi muda di nagari ini kembali mengenal dan bangga dengan tarian tradisional mereka sendiri. Empat tarian yang kami tampilkan punya nilai sejarah dan filosofi yang perlu terus dijaga," ujarnya.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah Tari Alu jo Lasuang, tarian yang menggambarkan aktivitas menumbuk padi menggunakan alu dan lesung, sebagai simbol kehidupan agraris masyarakat Minangkabau. Selain itu, Tari Tambua Tansa yang diiringi alat musik pukul khas turut menambah semarak suasana acara.
Wali Nagari Matua Mudiak,Akmal Hamid,S.Sos, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UNP tersebut. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut meski masa KKN telah berakhir,"Apalagi di Nagari Matua Mudiak ini Kami sangat kekurangan Penggagas-penggagas dari kalangan yang muda untuk merawat serta mencintai tradisi ini agak tidak lapuk dimakan usia,"Ujarnya.
Tidak hanya itu beliau juga menuturkan"Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Semoga ke depan generasi muda di nagari kami semakin peduli untuk melestarikan tari-tari tradisional yang menjadi identitas budaya kita," katanya.
Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Camat,Kecamatan Matur.Beliau juga mengapresiasi Kegiatan yang diwadahi oleh Mahasiswa KKN-T UNP ini.Semoga kegiatan yang ini masih terus berlanjut dan bisa memotivasi kalangan anak muda untuk bisa cinta dengan budaya asli mereka yang ada di Nagari Matua Mudiak ini.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara mahasiswa KKN, perangkat nagari, Peserta festival seni,dan Masyarakat yang hadir. Rangkaian program KKN UNP di Nagari Matua Mudiak sendiri masih akan berlanjut hingga beberapa pekan ke depan dengan sejumlah kegiatan lain di bidang Kesehatan dan lingkungan.
Acara yang berlangsung di Kantor Wali Nagari Matua Mudiak ini menarik antusiasme warga, mulai dari anak-anak hingga tokoh masyarakat setempat. Penampilan dibawakan langsung oleh mahasiswa KKN yang sebelumnya berlatih bersama sanggar seni dan pemuda nagari selama beberapa pekan.
Ketua kelompok KKN UNP di Nagari Matua Mudiak,Radhik Novandi, mengatakan kegiatan ini digagas sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjaga warisan budaya yang mulai jarang ditampilkan generasi muda.
"Kami ingin generasi muda di nagari ini kembali mengenal dan bangga dengan tarian tradisional mereka sendiri. Empat tarian yang kami tampilkan punya nilai sejarah dan filosofi yang perlu terus dijaga," ujarnya.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah Tari Alu jo Lasuang, tarian yang menggambarkan aktivitas menumbuk padi menggunakan alu dan lesung, sebagai simbol kehidupan agraris masyarakat Minangkabau. Selain itu, Tari Tambua Tansa yang diiringi alat musik pukul khas turut menambah semarak suasana acara.
Wali Nagari Matua Mudiak,Akmal Hamid,S.Sos, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UNP tersebut. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut meski masa KKN telah berakhir,"Apalagi di Nagari Matua Mudiak ini Kami sangat kekurangan Penggagas-penggagas dari kalangan yang muda untuk merawat serta mencintai tradisi ini agak tidak lapuk dimakan usia,"Ujarnya.
Tidak hanya itu beliau juga menuturkan"Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Semoga ke depan generasi muda di nagari kami semakin peduli untuk melestarikan tari-tari tradisional yang menjadi identitas budaya kita," katanya.
Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Camat,Kecamatan Matur.Beliau juga mengapresiasi Kegiatan yang diwadahi oleh Mahasiswa KKN-T UNP ini.Semoga kegiatan yang ini masih terus berlanjut dan bisa memotivasi kalangan anak muda untuk bisa cinta dengan budaya asli mereka yang ada di Nagari Matua Mudiak ini.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara mahasiswa KKN, perangkat nagari, Peserta festival seni,dan Masyarakat yang hadir. Rangkaian program KKN UNP di Nagari Matua Mudiak sendiri masih akan berlanjut hingga beberapa pekan ke depan dengan sejumlah kegiatan lain di bidang Kesehatan dan lingkungan.

