Wabup Leli Arni Dorong Kader PKK Dharmasraya Perkuat Ekonomi Keluarga

BUKITTINGGI (RangkiangNagari) - Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni mendorong kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) tidak sekadar aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi mampu menjadi penggerak penguatan keluarga dan ekonomi masyarakat melalui 10 Program Pokok PKK.

Pesan tersebut disampaikan Leli Arni saat menghadiri pembukaan Wirakarya Jambore Kader PKK ke-XXII dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Sumatera Barat di Aula Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Rabu (2/9/2026).

Menurut Leli Arni, PKK memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan karena bersentuhan langsung dengan kehidupan keluarga dan masyarakat.
Ia menilai keberhasilan program PKK tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari sejauh mana program tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap kehidupan keluarga, termasuk dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.
Jambore Kader PKK tingkat Sumatera Barat tersebut diikuti kader PKK dari kabupaten dan kota se-Sumatera Barat dengan mengusung tema “Bersinergi, Berprestasi, Melalui 10 Program Pokok PKK Mewujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045”.
Kegiatan itu dibuka Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi.

Dalam kesempatan tersebut, Leli Arni juga memberikan dukungan kepada kontingen TP-PKK Dharmasraya yang dipimpin Wakil Ketua TP-PKK Dharmasraya Ny. Hj. Rafnelly Rafki Marlon.
Ia meminta seluruh kader yang mengikuti jambore dapat tampil maksimal, menjaga kekompakan, serta membawa nama baik Dharmasraya.
Usai pembukaan, Leli Arni bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dharmasraya Ny. Tezi Medison dan anggota mengunjungi stan UP2K PKK Dharmasraya.

Berbagai produk UMKM hasil binaan Pokja dan mitra TP-PKK Dharmasraya dipamerkan di stan tersebut, mulai dari produk olahan hingga berbagai hasil usaha kader dan pelaku UMKM daerah
Leli Arni mengapresiasi kreativitas kader dan pelaku UMKM yang terus mengembangkan produk lokal.
Menurutnya, pengembangan UP2K PKK dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk memperkuat ekonomi keluarga sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
“Ini merupakan bentuk kreativitas kader dalam mengembangkan potensi lokal. Kita berharap pembinaan dan pengembangan UMKM terus diperkuat agar produk masyarakat semakin berkembang dan memiliki daya saing,” tukasnya.


Labels: , ,
[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.