Bank Nagari Dorong UMKM Naik Kelas, perkuat digitalisasi melalui pelatihan
PADANG, Rangkiang Nagari ( Okt)– Bank Nagari terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera Barat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan dan Pemberdayaan UMKM Menuju UMKM Berdaya Saing dengan tema “Wujudkan UMKM Berkualitas, Berdaya Saing, dan Berjaya di Era Digital.”
Kegiatan yang dilaksanakan melalui kolaborasi Bank Nagari bersama Rangkiang Peduli Negeri tersebut diikuti oleh pelaku UMKM binaan Bank Nagari dari sejumlah kantor cabang. Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sekaligus memperluas jejaring dalam mengembangkan usaha.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan yang diarahkan pada berbagai aspek penting dalam pengembangan UMKM, mulai dari pengelolaan usaha, akses pembiayaan, pemanfaatan teknologi digital, pemasaran, pengembangan produk, hingga penguatan kapasitas usaha. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua batch. Batch I diikuti oleh nasabah UMKM dari Kantor Cabang Bukittinggi, Kantor Cabang Syariah Bukittinggi, Kantor Cabang Payakumbuh, Kantor Cabang Syariah Payakumbuh, dan Kantor Cabang Lubuk Basung. Sementara Batch II diikuti oleh UMKM dari Kantor Cabang Utama, Kantor Cabang Pasar Raya, Kantor Cabang Siteba, Kantor Cabang Syariah Padang, Kantor Cabang Lubuk Alung, dan Kantor Cabang Pariaman.
Bank Nagari Tidak Hanya Hadir melalui Pembiayaan
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Endrizal, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap langkah Bank Nagari dalam memperkuat pemberdayaan UMKM melalui peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaku usaha. Menurutnya, pengembangan UMKM tidak cukup hanya dilakukan melalui dukungan permodalan, tetapi juga membutuhkan peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan bisnis, terutama menghadapi perubahan lingkungan usaha dan perkembangan teknologi digital. Sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem UMKM yang semakin kuat dan berkelanjutan.
Membangun Kemitraan dengan Pelaku UMKM
Sementara itu, Pemimpin Bank Nagari Cabang Pasar Raya, Hendri Gozari, S.T., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Bank Nagari untuk membangun hubungan yang lebih luas dengan pelaku UMKM. Menurut Hendri, hubungan Bank Nagari dengan pelaku UMKM tidak semata-mata berada dalam konteks hubungan antara bank dan nasabah, tetapi diarahkan menjadi hubungan kemitraan yang dapat saling mendukung dalam pertumbuhan usaha.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan yang diarahkan pada berbagai aspek penting dalam pengembangan UMKM, mulai dari pengelolaan usaha, akses pembiayaan, pemanfaatan teknologi digital, pemasaran, pengembangan produk, hingga penguatan kapasitas usaha. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua batch. Batch I diikuti oleh nasabah UMKM dari Kantor Cabang Bukittinggi, Kantor Cabang Syariah Bukittinggi, Kantor Cabang Payakumbuh, Kantor Cabang Syariah Payakumbuh, dan Kantor Cabang Lubuk Basung. Sementara Batch II diikuti oleh UMKM dari Kantor Cabang Utama, Kantor Cabang Pasar Raya, Kantor Cabang Siteba, Kantor Cabang Syariah Padang, Kantor Cabang Lubuk Alung, dan Kantor Cabang Pariaman.
Bank Nagari Tidak Hanya Hadir melalui Pembiayaan
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Endrizal, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap langkah Bank Nagari dalam memperkuat pemberdayaan UMKM melalui peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaku usaha. Menurutnya, pengembangan UMKM tidak cukup hanya dilakukan melalui dukungan permodalan, tetapi juga membutuhkan peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan bisnis, terutama menghadapi perubahan lingkungan usaha dan perkembangan teknologi digital. Sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem UMKM yang semakin kuat dan berkelanjutan.
Membangun Kemitraan dengan Pelaku UMKM
Sementara itu, Pemimpin Bank Nagari Cabang Pasar Raya, Hendri Gozari, S.T., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Bank Nagari untuk membangun hubungan yang lebih luas dengan pelaku UMKM. Menurut Hendri, hubungan Bank Nagari dengan pelaku UMKM tidak semata-mata berada dalam konteks hubungan antara bank dan nasabah, tetapi diarahkan menjadi hubungan kemitraan yang dapat saling mendukung dalam pertumbuhan usaha.
“Bank Nagari tidak ingin hubungan dengan pelaku UMKM hanya sebatas hubungan antara bank dan nasabah. Kami ingin membangun kemitraan yang saling mendukung, sehingga UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga dapat berkembang dan naik kelas,” ujar Hendri.
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas UMKM menjadi penting karena pelaku usaha saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari literasi digital, pemanfaatan marketplace, branding dan kemasan produk, legalitas usaha, pembayaran digital, pengelolaan keuangan, hingga akses terhadap pembiayaan. Melalui kegiatan tersebut, Bank Nagari berharap peserta dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk diterapkan secara langsung dalam pengelolaan usaha masing-masing.
UMKM Naik Kelas, Ekonomi Daerah Semakin Kuat
Pelatihan dan pemberdayaan UMKM ini juga menjadi bagian dari upaya Bank Nagari dalam menjalankan perannya sebagai bank pembangunan daerah. Bank Nagari memandang bahwa dukungan terhadap UMKM tidak hanya dilakukan melalui penyaluran pembiayaan, tetapi juga melalui pendampingan dan pemberdayaan agar usaha yang dijalankan masyarakat dapat berkembang secara berkelanjutan. Materi pembukaan kegiatan menegaskan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian, membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, UMKM juga menghadapi tantangan dalam menghadapi era digital, sehingga peningkatan kapasitas menjadi kebutuhan penting.
Bank Nagari berharap kegiatan ini dapat mendorong lahirnya UMKM yang semakin tertib dalam mengelola usaha, kreatif dalam mengembangkan produk, luas dalam memasarkan produk, serta siap memanfaatkan teknologi digital. Kolaborasi dengan Rangkiang Peduli Negeri juga diharapkan dapat terus diperkuat sebagai bagian dari sinergi dalam membangun ekosistem UMKM di Sumatera Barat.
“Kami percaya bahwa UMKM yang kuat akan melahirkan ekonomi daerah yang kuat. Karena itu, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan, tetapi dapat menjadi langkah awal bagi UMKM untuk terus bertumbuh, berinovasi, beradaptasi dan meningkatkan daya saingnya,” tutup Hendri.(rel.01).

