Latest Post


(RangkiangNagari) - Berkembangnya busana muslim di Indonesia membuat semakin banyak yang memilih busana modest wear ini. Sehingga banyak para hijabers yang semakin stylist dan fashionable saat mengenakan busana tersebut. Di Ramadhan 2017 ini, tren model hijab saat ini mengarah pada busana yang simple, modern dan tentunya elegan saat dipakai.

Pemilihan warna dasar, pastel atau bold, motif floral, garis, kotak serta potongan yang lebar tetap menjadi pilihan para hijabers. Untuk kamu para cewek muslimah yang ingin tampil modis dengan hijab di Ramadhan 2017. Simpel banget sehingga selain modis kamu mengenakan busana muslim yang lagi tren. 

Berikut ini adalah berbagai aneka busana hijab yang masih tren di tahun 2017 dan bisa kamu pakai.

1. Motif printing
Untuk hijabers yang ingin tampil trendi dengan memakai busana muslim, pilih motif printing yang ramai. Sehingga dengan memakai pakaian ini kamu bisa menjadi pusat perhatian.


2. Gamis
Sekarang ini memakai gamis lagi happening di kalangan hijabers. Kini kamu bisa tampil lebih gaya dengan memakai gamis untuk tampil modern, elegan dan tentunya sangat simple.


3. Long vest
Luaran model satu ini masih menjadi incaran para hijabers. Karena long vest sangat aman digunakan dan tentunya tetap menutupi bentuk tubuh kamu, sehingga kamu akan merasa nyaman.


4. Warna pastel
Memakai busana dengan warna pastel membuat kamu terlihat sangat feminin dan modis. Maka dari itu, warna pastel masih menjadi incaran para hijabers.



5. Kerudung segi empat
Jilbab ini menjadi favorit banyak hijabers, saat dipakai terasa nyaman karena bahannya yang tipis. Bisa kamu memakainya dengan kerudung motif atau polos asalkan pas sama busana yang kamu pakai.



Beragamnya tren pilihan busana muslim sekarang ini yang paling terpenting nyaman saat dikenakan ya.

Info Film India Apik 'Lion'

(RangkiangNagari) Bagi Anda Penggemar Film India, Film Lion adalah terbaru dan apik buat tontonan keluarga.

Release: 6 January 2017 (USA)

Cast: Dev Patel, Nicole Kidman, Rooney Mara

Synopsis: Seorang anak India lima tahun hilang di jalan-jalan Kalkuta, ribuan kilometer dari rumah. Dia bertahan banyak tantangan sebelum diadopsi oleh pasangan di Australia; 25 tahun kemudian, ia menetapkan untuk menemukan keluarganya yang hilang.

Director: Garth Davis
Writers: Luke Davies
Stars: Dev Patel, Nicole Kidman, Rooney Mara, Nawazuddin Siddiqui, David Wenham, Divian Ladwa, Priyanka Bose, Tannishtha Chatterjee, Deepti Naval


Sinopsis Lengkap Mengenai Film Lion 2016
Film drama barat berjudul “Lion” ini merupakan film yang diangkat dari kisah nyata di mana seorang bocah lelaki yang berusia 5 tahun bernama Saroo ( Dev Patel ) yang tersesat saat melakukan perjalanan di kereta dari rumahnya di India Utara.  Saroo yang masih kecil pun ketakutan san bingung untuk menuju perjalanan menuju ke Kalkuta.

Hingga akhirnya Saroo pun harus berada di sebuah panti asuhan dan kemudian Saroo diadopsi oleh pasangan suami istri dari Australia yang begitu amat menyayangi dan memberikan perlindungan kepada Saroo.

Setelah dewasa, 25 tahun kemudian Saroo yang berusaha menutup masa lalunya tetap memiliki keinginan untuk menemukan keluarganya. Dengan berbagai cara agar tidak menyakiti perasaan orang tua angkatnya Saroo mencoba dengan rahasia yang tidak diketahui mereka. Dengan bantuan teknologi Google Earth, Saroo mencoba mencari berbagai petunjuk.

Jadwal Tayang :
- Movie Tayang: November 2016
- Movie Theaters: 25 November 2016
- Genre: Drama
- Companies: The Weinstein Company
- Official: lionmovie.com
- MPAA Rating: PG-13

Trailer Film Lion 2016





#Gan

SUMBAR.RS.- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Geofisika Padang Panjang merilis, aktivitas kegempaan di wilayah laut Pesisir Sumatera Barat meningkat. Selama April 2017 telah terjadi sebanyak 42 kali gempa bumi dan tiga di antaranya berdampak dirasakan oleh warga.

Berdasarkan hasil analisa, gempa bumi yang terjadi di Sumatera Barat tersebut disebabkan oleh aktivitas subduksi, aktivitas sesar Mentawai dan akitivitas sesar Sumatera.

Gempa bumi yang terjadi pada tanggal 21 April 2017 yang terjadi di sekitar Pulau Sipora dengan kekuatan 5,3 Skala Richter (SR) dan pada kedalaman 14 kilometer dan dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di Pulau Sipora dan sekitarnya ini disebabkan oleh adanya aktivitas subduksi tumbukan lempeng tektonik pada kedalaman 14 kilometer.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang, Rahmat Triyono, mengatakan yang perlu mendapatkan perhatian dari kejadian gempa bumi pada periode April 2017 ini adalah meningkatnya aktivitas kegempaan di laut bagian barat Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat.

Menurut dia, pada periode April 2017 di zona ini telah terjadi 15 kali gempa bumi walaupun gempa-gempa tersebut tidak berdampak dirasakan oleh masyarakat di sekitar pesisir selatan karena kekuatannya relatif kecil, kurang dari 5 SR.

Dari catatan BMKG Padang Panjang pada zona itu tanggal 05 April 2017 terjadi 1 kali gempa, 09 April 2017 terjadi 1 kali gempa, 10 April 2017 terjadi 1 kali gempa, 15 April 2017 terjadi 1 kali gempa, 16 April 2017 terjadi 1 kali gempa, 22 April 2017 meningkat menjadi 4 kali gempa, 23 terjadi 1 kali gempa, 24 terjadi 2 kali gempa dan 26 April 2017 terjadi 2 kali, serta 27 April 1 kali.

"Sebelumnya pada tanggal 2 Juni 2016 di wilayah pesisir selatan juga terjadi gempa bumi dengan kekuatan 6,5 SR yang menyebabkan kerusakan bangunan mencapai ratusan rumah, akibat gempa bumi tersebut terjadi sebanyak lima kali gempa susulan selama satu minggu," kata Rahmat, Minggu 30 April 2017.

Ia menambahkan, di setiap kali kejadian gempa bumi significant/besar atau yang disebut gempa bumi utama atau mainshock, selalu diikuti oleh gempa susulan atau aftershock yang frekuensi dan kekuatannya semakin menurun atau mengecil.

"Ada juga istilah gempa bumi pendahuluan atau sering disebut foreshock yaitu gempa bumi yang terjadi sebelum terjadinya gempa bumi yang besar (mainshock) gempa bumi utama," jelasnya.

Dari hasil monitoring gempa bumi periode April 2017 oleh BMKG Padang Panjang, jelas Rahmat, dapat disimpulkan bahwa wilayah Sumatera Barat merupakan wilayah yang tingkat aktivitas kegempaannya tinggi, pada bulan-bulan sebelumnya periode Januari-Maret 2017 total kejadian gempa bumi di wilayah Sumatera Barat sebanyak 120 kali kejadian gempa bumi, sehingga sampai akhir April 2017 telah terjadi sebanyak 164 kali gempa bumi di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya.

BMKG mengimbau terkait adanya peningkatan aktivitas kegempaan di zona laut di sekitar Kabupaten Pesisir Selatan, tentunya perlu menjadi perhatian semua pihak agar dapat selalu meningkatkan kewaspadaan.

Kewaspadaan ini tidak hanya pada daerah yang terjadi peningkatan aktivitas kegempaan tapi juga wilayah-wilayah lain di Sumatera Barat agar tetap selalu mewaspadai bahwa gempa bumi belum bisa diprediksi dan sewaktu-waktu dapat terjadi, mengingat di Sumatera Barat terdapat tiga sumber ancaman gempa bumi yaitu, sesar Sumatera, Sesar Mentawai dan subduksi lempeng di Samudera Hindia sebelah Barat Pulau Sumatera.






#Viva co id/Antara

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.