Latest Post

BUKITTINGGI (RangkiangNagari) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat resmi melantik kepengurusan baru PWI Kota Bukittinggi 2023-2026 yang diminta segera beraktivitas dan merangkul seluruh wartawan di daerah setempat.

Pelantikan dipimpin Ketua PWI Sumbar, Basril Basyar yang disaksikan oleh Sekdako Bukittinggi, Martias Wanto bersama pimpinan Forkopimda dan berlangsung di Aula Balai Kota Pemkot Bukittinggi, Rabu.
“Selamat kepada pengurus yang baru agar dapat bekerja dengan baik membina wartawan yang ada di Bukittinggi,” kata Basril Basyar.

Ia meminta PWI Bukittinggi tetap menjaga keutuhan organisasi dengan segera merangkul seluruh wartawan yang ada.

“PWI harus bersama saling bersatu, jangan membaca atau melihat ke belakang lagi, susun program dan rangkul semua ,jangan sampai wartawan Bukittinggi pecah, jangan ada isu yang berkembang memecah belah,” kata dia.

Ia berharap PWI Bukittinggi selalu mengarahkan seluruh anggotanya untuk menjaga profesionalitas wartawan termasuk dalam masa kampanye politik.

“Hati-hati, tetap profesional, independen wartawan harus dijaga, jaga kode etik , sesuaikan dengan fakta dan berimbang, jangan terlibat kampanye hitam,” katanya.

Sekdako Bukittinggi, Martias Wanto berharap PWI Bukittinggi dapat segera berkativitas setelah dua bulan lebih terhenti kegiatannya.

“Sudah 75 hari sejak rapat kongres, semoga PWI Bukittinggi segera melaksanakan kegiatan dan konsolidasi dengan cepat, susun program, jangan terlau banyak waktu terbuang,” kata Sekda.

Ia meminta wartawan di Bukittinggi ikut serta mensosialisasikan kegiatan Pemilu untuk mencerdaskan pemilih.

“Melalui karya wartawan agar memberikan motivasi ke masyarakat untuk tidak golput, PWI Bukittinggi ikut serta mencerdaskan pemilih,” kata dia.

Sementara itu, Ketua PWI Bukittinggi terpilih, Ikhwan Salim mengatakan akan segera memulai kerja kepengurusan dengan langkah awal memperbaiki hubungan silaturahmi antar wartawan.

“Kami bertekad mengembalikan kekompakan kembali, kalau ada komunikasi yang salah selama ini akan diperbaiki, semua anggota akan dirangkul lagi, semoga teman wartawan bisa kembali bekerjasama,” katanya.

Ikhwan Salim menggantikan ketua PWI Bukittinggi sebelumnya, Anasrul. Ia dibantu oleh Sekretaris Nurwirsyah dan Bendahara Dina Amrina serta beberapa orang pengurus lainnya.

Pelantikan ini disesuaikan dengan Surat Keputusan PWI Sumbar bernomor No.14.01/SK/PWI-SB/III/2023 dan hasil Konferensi PWI Bukittinggi pada Maret lalu.

 

#Rn

PADANG (Rangkiangnagari) - Kehadiran aplikasi Nagari Digital Masjid (NDM) yang diluncurkan PT Bank Nagari Sumatra Barat beberapa waktu yang lalu telah memberikan banyak manfaat.

Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad mengatakan perjalanan NDM hingga beberapa bulan ini telah memberikan banyak manfaat.

"Alhamdulillah saat ini ada sekitar 4 ribu lebih masjid dan musalla di Provinsi Sumbar yang mempercayakan Bank Nagari untuk melakukan pengelolaan keuangannya dengan total saldo Rp34 miliar lebih," ujarnya

Kini aplikasi NDM telah mampu membantu masjid dan musala dalam mengelola keuangan. Hal ini karenakan aplikasi tersebut telah dilengkapi dengan fitur barcode Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

"Jadi dengan NDM ini masyarakat dapat membayar infaq dan sedekah secara non tunai melalui mobile banking atau sarana bayar digital lainnya yang ada QRIS," kata Irsyad.

Lebih lanjut dijelaskan, melalui aplikasi NDM, masyarakat yang berada di Sumbar maupun yang di perantauan bisa dengan mudah menyumbangkan infaq dan sedekah ke masjid atau musala yang ingin dituju.

Menurutnya aplikasi tersebut juga dapat memuat informasi terkini masjid dan mushola seperti foto masjid, fasilitas, legalitas, posisi keuangan, lokasi berbasis GPS, dan kegiatan masjid atau musala baik religi, sosial, dan lainnya.

Ditambahkannya ke depan Bank Nagari akan semakin memperluas sinergi dan kolaborasi dengan masjid dan musala, seperti kerja sama edukasi dan literasi syariah, sinergi pemasaran dengan para pemuda dan remaja masjid, edukasi dan pembinaan usaha umat, dan kemudahan akses perbankan.

"Sebenarnya NDM ini lahir menyikapi kegiatan masyarakat dan aktivitas perekonomian di tengah dampak pandemi Covid-19. NDM yang melakukan transaksi nontunai, solusi untuk mengurangi penularan Covid-19," ungkapnya.

NDM dan UUS Bank Nagari

Keberadaan NDM ini, kata Irsyad, tidak terlepas dari UUS Bank Nagari. Bicara UUS Bank Nagari ini, asset mencapai Rp2,5 triliun sampai Rp5 triliun.

Hal ini dikarenakan market share Bank Nagari cukup dominan yaitu mencapai kisaran 36 persen dari seluruh perbankan yang beroperasi di Provinsi Sumbar.

Begitu pun market share UUS Bank Nagari juga paling dominan yaitu sekitar 35 persen dari seluruh perbankan syariah yang beroperasi di Provinsi Sumbar.

"UUS Bank Nagari telah terbukti mengambil peran aktif dalam kegiatan ekonomi dan keuangan syariah perbankan di Provinsi Sumbar," jelasnya.

Kemudian hal itu diperkuat dengan adanya kepercayaan yang diberikan oleh DMI Sumbar dan pengurus masjid dan musala di Provinsi Sumbar kepada Bank Nagari sebagai bank tempat pengelolaan keuangan mereka.

Irsyad mengungkapkan, memang salah satu tantangan dalam mengembangkan ekosistem syariah adalah masih rendahnya literasi dan inklusi tentang ekonomi dan keuangan syariah tersebut.

Untuk itu salah satu yang diharapkan peranannya adalah masjid karena masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah saja, tapi juga bisa dioptimalkan untuk kemaslahatan umat dengan menjadi pusat pendidikan, kegiatan seminar, diskusi, dan kegiatan perekonomian untuk UMKM serta wisata religi.( B.*01).

Limapuluh Kota (Rangkiangnagari) - Pancasila merupakan realitas objektif dengan legitimasi kuat baik secara filsafat, politis, historis maupun kultural. Dimana, pengalaman dari setiap nilai-nilai Pancasila perwujudan rasa cinta terhadap tanah air yang bisa membangun bangsa dan negara menjadi lebih baik. Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni memiliki makna bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Tidak hanya menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara ataupun tujuan berbangsa, namun turut menjadikan Pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari. Demikian rangkuman penyampaian Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo selaku inspektur upacara saat membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Peringatan Hari Lahir Pancasila 2023 yang digelar di halaman Kantor Bupati Lima Puluh Kota, Sarilamak, Kamis (01/06/2023). Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengangkat tema “Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global", tema ini mencerminkan komitmen bersama terhadap gotong royong untuk membangun peradaban dan pertumbuhan global.

Upacara Hari Lahir Pancasila turut diikuti oleh Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra, jajaran unsur Forkopimda, Kepala Kemenag Limapuluh Kota Irwan, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan ASN lingkup Pemerintah kabupaten Lima Puluh Kota, TNI, POLRI, tokoh masyarakat, Mahasiswa dan pelajar.

Bupati lebih lanjut menyampaikan, peringatan Hari Lahir Pancasila penting dan memiliki tempat khusus dalam sejarah Indonesia, karena Pancasila telah mendarah daging sebagai dasar negara Indonesia. “Pancasila bukan hanya sekadar ideologi, tetapi merupakan landasan yang kuat bagi negara kita dan menjadi pedoman dalam mengatur kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara”, tutur Bupati Safaruddin. Lebih lanjut disampaikannya, Hari Lahir Pancasila mengajarkan semua untuk senantiasa saling menghargai, memahami, dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, untuk itu Bupati mengajak masyarakat memperkuat semangat persatuan dan kesatuan bangsa, serta memupuk rasa cinta tanah air. "Saya ingin mengajak seluruh Komponen bangsa untuk bersama-sama mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keseharian. Semoga melalui peringatan hari lahir Pancasila, Tanggal 1 Juni 2023 dapat lebih meningkatkan kinerja, membuat prestasi dan terobosan, dan menumbuhkan pembaruan di tahun 2023 dan tahun-tahun yang akan datang," pungkas Bupati Safaruddin. (Rn)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.