BATUSANGKAR (RangkiangNagari) - Sebanyak 744 kafilah dari 14 kecamatan siap berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-43 tingkat Kabupaten Tanah Datar yang digelar di Kecamatan Pariangan.
MTQ ke-43 ini akan berlangsung selama lima hari, dimulai Jumat 19 hingga 23 Juni mengusung tema “MTQ Nasional sebagai Wahana Membumikan Alquran, Mempererat Ukhuwah Islamiyah dan Melahirkan Generasi Qurani yang Berprestasi".
Camat Pariangan Miza Azis selaku ketua panitia menyampaikan, pelaksanaan MTQ tahun ini akan mempertandingkan berbagai cabang lomba yang tersebar di 12 venue.
Untuk Venue utama berada di lapangan sepakbola Nagari Simabur, sementara 11 venue lainnya tersebar di enam nagari di Kecamatan Pariangan.
“Melalui MTQ ini kita ingin menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup masyarakat, memperkuat persaudaraan umat Islam, sekaligus melahirkan generasi muda yang berprestasi dan berakhlak Qurani,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menegaskan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan transparansi dalam pelaksanaan MTQ, khususnya dalam proses penilaian.
“MTQ harus dilaksanakan secara jujur, transparan dan profesional. Nilai peserta harus ditampilkan secara terbuka sehingga seluruh pihak dapat melihat hasil penilaian dengan jelas. Jangan ada sedikit pun kecurangan dalam pelaksanaannya supaya tidak timbul prasangka buruk dari para kafilah yang tampil,” tegas Bupati.
Bupati juga mengingatkan para peserta agar mempersiapkan diri dengan maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik selama perlombaan berlangsung.
Ketua DPRD Tanah Datar turut memberikan apresiasi kepada Pemkab, panitia pelaksana, pengurus LPTQ, ulama, tokoh masyarakat dan seluruh kafilah yang telah berpartisipasi menyukseskan MTQ ke-43.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sumatera Barat Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Jasman Rizal menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan masyarakat Pariangan khususnya tuan rumah Simabur dalam menyukseskan syiar Islam melalui MTQ.

