Latest Post

LUBUK BASUNG (RangkiangNagari) – Dampak hujan lebat terjadi tanah longsor di Kelok 9 dan 10 Jorong Pasa Maninjau Kecamatan Tanjung Raya, Minggu (26/9) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Agam Muhammad Luthfi menjelaskan, akibat kejadian tersebut, di Kelok 9 material longsor menutupi sebahagian akses jalan dengan sepanjang 10 meter dengan ketinggian 50 cm – 2 meter, sehingga akses jalan bisa dilewati kendaraan dengan sistem buka tutup.“Sedangkan di Kelok 10 terjadi jalan amblas sepanjang 10 meter,” katanya.

Dalam mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut Satgas BPBD Kabupaten Agam bersama Pemerintah Kecamatan, Nagari dan TKSK melakukan pendataan dan Pembersihan material longsor dengan sistem gotong royong.

“Untuk pembersihan sisa material yang berada ditepi jalan BPBD Sudah dikoordinasikan dengan PUTR Provinsi dan PUTR Kabupaten Agam,” katanya.

Setelah dilakukan pembersihan material di lokasi kejadian, akses jalan kembali normal pada pukul 22.50 WIB.

“Meski demikian, kita tetap mengajak pengguna jalan waspada terhadap kondisi yang terjadi, agar terhindar dari musibah,”katanya.

 

#Rn

Painan (Rangkiangnagari) - Masih dalam suasana HUT ke-20 Tahun Partai Demokrat dan sekaligus dalam rangka Kundapil VIII tahun 2021/2022. Anggota DPR RI Komisi 1 H. Darizal Basir kembali berbagi dengan konsituenya di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Barat (Sumbar)1. 

Adapun bantuan yang diberikan antara lain, sembako, bantuan untuk rumah ibadah, bedah rumah dan posko Nelayan, bantuan kebutuhan harian panti asuhan Muhammadiyah Painan. Bantuan sembako diberikan untuk sejumlah guru honor SMA dan sejumlah insan pers. 

Sebelumnya, mantan Bupati Pesisir Selatan 1995-2005 tersebut, juga telah memberikan bantuan sembako 9000 lebih paket sembako. Ada juga bantuan dana UMKM, internet gratis, Vaksin Covid gratis, jalan usaha tani. Selain itu juga banyak bantuan lain yang sudah di berikan untuk warga yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Partai Demokrat berkoalisi dengan rakyat, justru itu kami hadir ke tengah masyarakat, untuk membantu beban pemerintah dalam meringankan penderitaan rakyat," ucap H.Darizal Basir  pada sejumlah wartawan Sabtu (25/9/2021).

Dikatakannya, wabah pandemi Covid-19 saat ini telah melanda seluruh dunia, termasuk Bangsa Indonesia. Kondisi tersebut menurutnya telah melumpuhkan perekonomian masyarakat, termasuk di daerah ini. Justru itu sangat diharapkan kepedulian semua pihak, termasuk pemerintah serta partai politik.

"Kita menyadari betapa sulit perekonomian masyarakat akibat wabah pandemi ini. Jutaan warga kehilangan mata pencarian, seperti buruh pabrik, pengusaha, pedagang, dan lainya. Kesulitan yang mereka rasakan itu perlu menjadi perhatian kita bersama," tambah H. Darizal Basir.

Dalam kesempatan itu dia juga berpesan, agar masyarakat untuk bisa menjaga kesehatan dengan baik. Dengan terus berupaya menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

"Kepada masyarakat kita mengingatkan agar senantiasa menjalankan protokol kesehatan dan terus berikhtiar. Harapan kita semoga pandemi Covid-19 cepat berlalu dan aktivitas warga bisa kembali normal," harap Darizal Basir.

Sementara itu, Pengurus TK Nurul Ibadah Nanggalo Tarusan, Dewi Sartika. Mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPR RI H.Darizal Basir atas perhatiannya untuk masyarakat. Ia juga turut mengucapkan selamat HUT Ke-20 Tahun Partai Demokrat.

"Atas nama Pengurus TK Nurul Ibadah Nanggalo Tarusan saya mengucapkan terima kasih pada Bapak Darizal dan Partai Demokrat yang telah peduli dengan warga selama ini," ungkap Dewi Sartika.

Sementara itu, Pengurus Panti Asuhan Muhamadiyah Painan, Buya Aprinal, juga turut berterima kasih pada H. Darizal Basir serta Partai Demokrat atas bantuan yang diserahkan. 

"Kami segenap pengurus dan anak panti mengucapkan terima kasih kepada Bapak DB dan Partai Demokrat. Semoga beliau sehat dan sukses selalu," pungkas Buya Aprinal. (Dodi)

Arosuka (Rangkiangnagari) - Bupati Solok Epyardi Asda gelar jumpa pers dengan awak media terkait tanggapannya soal keluarnya ia dari sidang paripurna pengesahan anggaran perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok.

Jumpa pers tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Solok,Jumat (24/9) di hadiri oleh Sekretaris Daerah Plh Sekda Edisar, Asisten II Medison, Kabag Prokomp Syofiar Syam,Kadishub Kab Solok Muhamad Joni dan Kabag Umum DPRD Nofrizal.

Dalam keterangannya Epyardi Asda menjelaskan, ia meninggalkan ruang sidang untuk menjaga kondusifitas di dalam sidang paripurna. Dalam sidang tersebut ia diundang dalam jadwal paripurna pengesahan anggaran perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021. 

“Dalam jadwal saya diundang jam 9 pagi tentang pengesahan anggaran perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021. Saya pagi sudah di kantor saya tunggu belum juga dimulai padahal jadwal saya untuk program masyarakat padat. Pada jam 2 habis salat jumat baru dimulai. Tetapi yang dibahas malah masalah internal DPRD atau tidak sesuai substansi,”tuturnya.

Lebih lanjut di sampaikan bupati Solok bahwasanya dalam sidang paripurna tersebut ia meminta waktu pada pimpinan sidang guna mempertanyakan apakah sidang tersebut membahas pengesahan perubahan anggaran 2021 atau masalah internal.

 “Terus terang saya tidak punya wewenang dalam masalah DPRD. Maka saya minta izin dulu saya tanya apakah ini membahas pengesahan anggaran perubahan 2021 atau masalah internal DPRD. Kalau masalah internal selasaikanlah dulu kalau udah selesai baru saya masuk lagi,”katanya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Solok juga menyampaikan “Selama ini saya tidak mau berkomentar masalah ini. Tapi kali ini sudah kelewatan. Kenapa membahas masalah internalnya di depan saya. Kalau mau ribut di ruang itu jangan di depan saya. Saya hanya diundang ke sana,”ucapnya.

Bupati Solok dengan tegas menyampaikan  perubahan anggaran itu termasuk penting karena menyangkut melakukan pembangunan di Kabupaten Solok. Karena saat ini waktunya sudah mepet maka pengesahan harus segera dilakukan. 

“Saya juga sudah sampaikan, kalau mau mengesahkan silakan sahkan kalau tidak mau juga tidak apa-apa. Padalah saat pembahasan sebelumnya semua sudah setuju tapi kenapa saat di paripurna malah bahas yang lain?,”ucapnya.

“Saya heran juga kenapa mereka membahas internalnya di depan saya sebagai bupati. Kan ada etikanya. Dan saya lihat hanya ada satu oknum yang selalu membahas di luar substansi itu,”kata Epyardi.

“Oknum ini selalu menjadi biang kerok terus. Itu memang hak dewan tapi kan ada etikanya ada tatibnya. Yang selalu menghambat pembangunan di kabupaten ya oknum satu itu,”ucapnya.

Epyardi juga mempertanyakan maksud oknum tersebut selalu membuat gaduh dalam persidangan dengan pihak eksekutif. 

“Apa maksud oknum ini?. Makanya saya tadi pertanyakan apakah ini dilanjutkan (sidang paripurna) atau tidak. Jangan disandera saya di sana. Selesaikan lah masalah internal itu. Karena saya lihat sudah tidak etis maka saya keluar. Biar masyarakat Kabupaten Solok tahu semuanya,”ucapnya. 

Epyardi menyampaikan biar masyarakat di kampung dan di rantau tahu apa yang terjadi saat ini. 

Disampaikannya, selama ini merasa ada yang menuduhnya ikut campur internal DPRD. Namun, saat sidang yang ia hadiri tadi, dapat dilihat bahwa maksud baiknya dalam membahas pengesahan pembangunan untuk masyarakat malah diduga sengaja dijegal atau diundur oleh seorang oknum dengan berbagai cara.

“Saya 15 tahun di DPRD, di situ ada tatib. Siapa oknum ini, kenapa ia selalu membuat ricuh. Saya di Kabupaten Solok ini membangun maka ada yang perlu saya benahi,”ucapnya.

Epyardi menyampaikan, selama ini hubungan dengan anggota DPRD berjalan baik. Namun, hanya satu atau dua orang yang ia lihat sengaja ingin mengganggu hubungan eksekutif dengan legislativ

Di akhir jumpa pers dengan awak media Bupati Solok berharap agar kita saling bekerjasama untuk membangun kabupaten Solok yang lebih baik lagi.(Liza)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.