Latest Post

Kota Solok - (Rangkiangnagari) - Ratusan pedagang pasar raya Solok menolak untuk laksanakan pengambilan SWAB yang akan dilakukan oleh tim gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 pemerintah kota Solok, Selasa (23/6).

Pengambilan Swab yang akan dilakukan itu merupakan sebuah upaya tindak lanjut dalam pencegahan pecebaran virus Corona dilokasi pasar dan daerah sekitarnya setelah ditetapkannya seorang pedagang pasar tersebut terinfeksi dan ditetapkan menjadi pasien 02 positif Covid-19 Kota Solok pada Sabtu lalu.

Dari informasi yang diberikan oleh juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Pemko Solok, Nurzal Gustim,SSTP.MSi menyampaikan, sesuai giat yang  direncanakan oleh tim gugus tugas, bahwa tepatnya pada hari ini dilaksanakan pengambilan SWAB para pedagang pasar raya Solok.

Dari rencana semula, pengambilan SWAB akan dilakukan kepada 200 sampai dengan 250 orang pedagang, namun dalam pelaksanaannya, tim hanya mampu mengambil sebanyak 71 orang SWAB pedagang yang ada.

" Para pedagang itu tidak memberikan alasan yang pasti tentang penolakannya tersebut, sehingga tim hanya bisa mengambil 71 orang SWAB dari mereka yang ada " ungkap Nurzal Gustim.

Terkait dengan perkembangan penanganan Covid-19 diKota Solok, Nurzal Gustim menyampaikan, pada hari ini kembali terjadi penambahan Pelaku Perjalanan Terjangkit  (PPT) yakni sebanyak 7 (tujuh) orang. 

Dengan demikian total akumulasi PPT sampai hari ini adalah 1.889 orang, yang telah selesai pemantauan sebanyak 1.824 orang, dan yang sedang dalam Pemantauan sebanyak 65 orang.

Untuk Orang Dalam Pantauan (ODP) tidak terjadi penambahan, dengan demikian total akumulasi ODP di Kota Solok berjumlah 147 orang, yang telah selesai pemantauannya sebanyak 142 orang, dan ODP yang masih dalam pemantauan sebanyak 5 orang. 

Untuk Pasien Dalam Pantauan (PDP) berjumlah 7 (tujuh) orang dan dinyatakan negatif setelah melakukan test PCR Swab, sementara itu sampai hari ini
total akumulasi kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Solok masih sebanyak 2 (dua) Orang, satu diantaranya sudah sembuh dan 1 orang lainnya masih menjalani perawatan atau diisolasi di BPP Padang.

(Liza)

LUBUK BASUNG (RangkiangNagari) – Tujuah pendaki asal Bukik Batabuak, Kecamatan Candung Kabupaten Agam diduga tersesat dan hilang di Gunung Marapi, Minggu (21/6).
Informasi yang diperoleh Mingguan Rakyat Sumbar, para pendaki itu awalnya 6 orang yang berangkat dari Bukik Batabuah. Mereka berangkat Sabtu pagi melalui jalur Koto Baru. Kemudian di puncak Marapi bertemu beberapa pendaki lagi asal Bukik Batabuah.
Sebagian pendaki itu turun melalui jalur biasa via Koto Baru, namun tujuh orang lainya turun melalui Badorai, Kecamatan Banuhampu.
Informasi tersesatnya ketujuh pendaki yang lewat jalur Badorai itu diketahui pada Senin pagi setelah salah seorang pendaki mengirim pesan singkat kepada Zul dari Komunitas Agam Palala yang meminta bantuan karena mereka tersesat di Rimbo Kalam. Kemudian Zul  menyampaiikanya kepada walinagari dan warga setempat.
Walinagari Bukik Batabuah Firdaus yang dikonfirmaai Mingguan Rakyat Sumbar membenarkan adanya warganya yang hilang di Gunung Marapi tersebut.
Dijelaskanya,  dari 7 orang yang hilang itu 4 orang diantaranya sudah dipastikan warga Bukik Batabuh, namun yang lain belum di ketahui pasti dari warga dari mana.
Untuk mencari warga yang hilang itu pemuda dan sejunlah warga Bukik Batabuah sejak senin malam sudah melakukan pencarian ke arah Badorai. Bahkan Selasa pagi tim sari KSB Bukik Batabuah juga sudah melakukan pencarian
Selain itu pihaknya juga akan membuat laporan kepada BPBD Agam guna membatu pencarian korban yang hilang tersebut.

#Ryan

PADANG (RangkiangNagari) - TIGA pertandingan membuka pekan 27 Liga Italia 2019-2020. Ketiganya sekaligus menandai comeback Serie A ke hadapan pemirsa usai terhenti sejak pertengahan Maret lalu akibat pandemi Covid-19. Dua laga dimenangi tim tamu, sementara satu lagi berakhir imbang.

Laga antara Fiorentina vs Brescia dan Lecce vs AC Milan digelar bersamaan sebagai pembuka. Pertandingan di Stadion Artemio Franchi berakhir imbang 1-1. Kendati hasil akhir sama kuat, pertandingan tersebut berlangsung sangat keras.Wasit Federico La Penna harus mencabut enam kartu kuning dan satu kartu merah buat Fiorentina. Sedangkan Brescia dihadiahi empat kartu kuning. Tim tamu unggul lebih dulu lewat penalti Alfredo Donnarumma pada menit 17, sebelum dibalas German Pezzella 12 menit berselang.Bergeser ke laga Lecce vs AC Milan, superioritas tim tamu ditandai dengan skor akhir 4-1. I Rossoneri unggul 1-0 di babak pertama berkat gol Samu Castillejo menit 26. Tuan rumah balas menyamakan skor menit 54 lewat penalti Marco Mancosu. Namun, tim tamu lantas menggelontorkan tiga gol lewat Giacomo Bonaventura (55’), Ante Rebic (57’), dan Rafael Leao (72’).SebelumnyaPertandingan antara Bologna vs Juventus menutup laga pekan 27 yang dihelat Selasa (23/6/2020) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo akhirnya membuka rekening golnya sejak kembali merumput dengan sukses mengeksekusi penalti ke gawang Lukasz Skorupski menit 23. Paulo Dybala membuat skor akhir menjadi 2-0 dengan golnya pada menit 36.

Tambahan tiga poin itu membuat Juventus untuk sementara menjauh dari kejaran Lazio di peringkat dua dengan mengemas nilai 66 atau unggul empat angka. Sang pesaing sendiri baru akan tampil pada Kamis 25 Juni 2020 dini hari WIB menghadapi partai berat, tandang ke Stadion Gewiss, markas Atalanta.

#Ryan

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.