Latest Post

PADANG (RangkiangNagari) – Pemerintah Kota Padang memastikan pemberlakuan sekolah tatap muka bagi pelajar di daerah itu masih menunggu penurunan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dari level 4 ke level 3.

“Kami masih menunggu dari pemerintah pusat, hingga 6 September 2021 Padang masih berstatus PPKM level 4,” kata Pelaksana Harian Sekda Padang Edi Hasymi di Padang, Kamis (2/9).Menurut dia jika pemerintah menurunkan status PPKM menjadi level 3 maka pembelajaran tatap muka akan dapat dilaksanakan kendati masih terbatas.

“Oleh sebab itu mari sama-sama berdoa agar status Padang turun menjadi level 3 dan tentunya pemerintah pusat punya indikator untuk melakukan penilaian,” kata dia.Sejalan dengan itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Habibul Fuadi juga menyampaikan jika status PPKM turun ke level 3 pembelajaran tatap muka dapat dilakukan dengan secara terbatas.

“Aturannya sama dengan sebelumnya yaitu maksimal 50 persen dan hari pembelajaran diselang-seling,” ujarnya.

Ia memastikan semua perangkat sekolah di Padang sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka termasuk para guru yang sebagian besar juga sudah menjalani vaksinasi COVID-19.

“Tentunya jika sudah melaksanakan sekolah tatap muka protokol kesehatan diterapkan secara ketat mulai dari mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker,” ujarnya.
 
Soal sarana prasarana sekolah, itu sudah dilengkapi dari awal mulai dari pencuci tangan hingga alat cek suhu, artinya protokol kesehatan di sekolah sudah lengkap, hanya saja perlu penekanan lagi, katanya lagi.

Sementara berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kota Padang pada 1 September 2021 terdapat penambahan 91 warga terpapar COVID-19 dan 162 kasus sembuh.

Hingga 1 September total warga yang terpapar COVID-19 mencapai 41.141 orang, sembuh 39.361 orang dan meninggal dunia 525 orang.

 

#Rn

Lubuk Basung (RangkiangNagari) – Seekor satwa langka dan dilindungi jenis Kura kura kaki gajah atau Baning coklat (Manouria emys) diserahkan oleh Uzi M Fikri (37 tahun), warga Jorong Malabur Nagari Bawan Kecamatan Ampek Nagari kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melalui Resor Agam, Selasa (31/8).

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melalui Resor Agam, Ade Putra menjelaskan, satwa tersebut diperoleh warga ketika melihat beberapa warga membawa hewan langka tersebut.“Karena kasihan satwa tersebut dijadikan mainan, Uzi memintanya dan merawatnya beberapa hari serta melaporkannya kepada BKSDA mengingat satwa tersebut adalah satwa tersebut adalah satwa langka dan dilindungi undang-undang,” katanya.

“Petugas BKSDA langsung melakukan identifikasi terhadap satwa reptil tersebut,”katanya.

Berdasarkan hasil identifikasi, diketahui jenisnya adalah Kura kura kaki Gajah atau Baning Coklat (Manouria emys) berkelamin jantan dengan ukuran cangkang/karapas 50 cm x 44 cm, berat mencapai 10 kilogram dan termasuk dalam jenis satwa dilindungi.Selanjutnya satwa dievakuasi petugas Blke kantor resor KSDA Agam untuk diobservasi.

BKSDA mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pelapor yang telah peduli dan membantu dalam upaya penyelamatan jenis satwa langka dan dilindungi.

“Dalam waktu dekat BKSDA akan segera melepaskan kembali satwa langka dan dilindungi itu ke habitatnya di kawasan hutan cagar alam Maninjau,” katanya.

Satwa Baning Coklat (manouria emys) atau kura-kura kaki gajah iterus mengalami penurunan jumlah populasi di alam. Karena alasan itulah, maka organisasi konservasi dunia, IUCN semenjak tahun 2000 menempatkan baning cokelat ini ke dalam status Terancam Kepunahan Sedangkan di Indonesia dimasukan ke dalam jenis satwa liar dilindungi sesuai dengan Undang undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor.P.106 tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar Dilindungi.

Kura kura kaki Gajah atau Baning Coklat memiliki ciri khas kakinya besar-besar menyerupai kaki gajah, dengan jari-jari yang tidak tampak jelas. Kaki belakang berkuku lima dan kaki depan berkuku empat, berbentuk meruncing; sisik-sisik di kaki menebal serupa kuku serupa perisai.

“Kita berharap jika warga ada yang menemukan satwa liar agar segera menghubungi dan melaporkannya ke petugas BKSDA setempat atau ke call center BKSDA SUMBAR di nomor 081266131222,” katanya.

 

#Rn

JAKARTA (RangkiangNagari) – Mega bintang Portugal Cristiano Ronaldo berhasil memecahkan rekor sebagai pencetak gol internasional terbanyak sepanjang masa yang sebelumnya dipegang oleh penyerang Iran Ali Daei.

Dikutip dari Sky Sports, Kamis, Ronaldo berhasil mencetak dua gol ketika Portugal menang 2-1 atas Republik Irlandia di Stadion Algarve, Almancil, Portugal, dini hari waktu Indonesia.Pada laga ini Cristiano Ronaldo berhasil mencetak dua gol sundulan ke gawang Republik Irlandia yang merupakan gol ke-110 dan 111 sepanjang karier internasionalnya bersama Portugal.

Kemenangan ini juga turut membuat timnas Portugal menduduki puncak klasemen dari Grup A kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa dengan raihan 10 poin dari empat pertandingan.
 
Ronaldo mengakui dirinya sangat senang bisa bisa memecahkan rekor ini serta mendapatkan momen spesial yang dimiliki bersama timnas Portugal.

Pemain berusia 36 tahun itu melanjutkan jika dua gol yang ia cetak di menit-menit akhir pertandingan adalah hasil dari kepercayaan timnya dan suporter hingga waktu terakhir.

“Saya sangat senang, bukan hanya karena saya memecahkan rekor, tapi untuk momen spesial yang kami miliki. Dua gol di akhir pertandingan, itu cukup sulit tapi saya harus mengapresiasi apa yang tim lakukan. Kami percaya hingga akhir, suporter juga. Saya sangat senang,” jelas Ronaldo.

Tambahan dua golnya ini membuat Ronaldo berada di puncak daftar pencetak gol internasional terbanyak sepanjang waktu dengan raihan 111 gol.

Dibawahnya ada mantan penyerang timnas Iran Ali Daei yang mencetak 109 gol dan mantan penyerang timnas Malaysia Mokhtar Dahari yang mencetak 89 gol.

 

#Rn

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.